Kapolsek Dramaga Gelar Operasi Premanisme dan Pungli, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana, S.H., M.H., bersama Piket Bawas dan anggota Polsek Dramaga melaksanakan Operasi Premanisme dan Pungutan Liar (Pungli) pada Kamis, 19 Juni 2025, pukul 10.00 WIB. Operasi ini digelar di wilayah hukum Polsek Dramaga sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang meminta seluruh jajaran untuk terus menjaga kondusifitas wilayah, dengan melibatkan sinergi antarinstansi serta masyarakat.

Dalam keterangannya, Kapolsek Dramaga menegaskan bahwa segala bentuk premanisme dan pungli yang meresahkan, termasuk yang melibatkan ormas tertentu, matel (mandor terminal liar), maupun geng motor, akan ditindak tegas. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden RI yang mendorong sinergi Polri-TNI dalam memberantas segala bentuk gangguan kamtibmas.

Pada operasi tersebut, petugas melakukan edukasi dan pembinaan terhadap seorang individu yang diduga melakukan pungli di jalan raya. Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai sebesar Rp7.000. Kepada pelaku, petugas memberikan pembinaan dan peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya, yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman serta merespons aduan masyarakat secara cepat dan tepat,” ujar IPTU Desi Triana.

Ia juga menegaskan bahwa operasi serupa akan terus digelar. “Kami akan menindak tegas semua bentuk premanisme, pungli jalanan, matel, hingga debt collector ilegal yang meresahkan. Masyarakat diminta untuk segera melapor jika menemukan praktik serupa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat. “Kedekatan antara anggota Polri dan warga sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif. Dengan komunikasi yang terbuka, informasi dari masyarakat dapat cepat ditindaklanjuti,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, SH, juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor apabila menemukan tindak kriminal lainnya, termasuk perekrutan tenaga kerja ilegal yang tidak memiliki dasar hukum dan masuk dalam kategori Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Laporan masyarakat dapat disampaikan melalui Call Center Polri di nomor 110 (aktif 24 jam) atau melalui layanan aduan Polres Bogor di nomor WhatsApp 0812-1280-5587.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor Pimpin KRYD, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Premanisme di Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com — Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam, 14 Juni 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi premanisme dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Minggu (15/6)

KRYD dilaksanakan secara terpadu oleh jajaran Polres Bogor, dengan menyasar sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi aktivitas premanisme, balap liar, dan peredaran minuman keras ilegal. Patroli gabungan digelar secara mobile melibatkan personel lintas satuan di lingkungan Polres Bogor.

Kapolres Bogor menegaskan bahwa premanisme merupakan salah satu ancaman nyata bagi keamanan masyarakat dan tidak akan diberi ruang untuk berkembang di wilayah hukum Polres Bogor.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Premanisme adalah salah satu ancaman yang harus dicegah dan diberantas bersama. Polres Bogor berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Selama patroli berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan kendaraan, memberikan imbauan kamtibmas secara humanis, serta berdialog langsung dengan warga di sejumlah lokasi. Kehadiran aparat mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang berharap wilayahnya tetap aman dari aksi kriminalitas dan premanisme.

Kapolres Bogor juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berperan serta dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan tindakan premanisme atau tindak kejahatan lainnya. Sinergi antara polisi dan masyarakat adalah kunci terciptanya keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Dengan pelaksanaan KRYD ini, Polres Bogor menunjukkan keseriusannya dalam menjaga stabilitas kamtibmas demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cileungsi Amankan Delapan Pelaku Premanisme dan Anak Punk Pasca Laporan Perampasan Sepeda Motor

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka operasi pemberantasan premanisme, Polsek Cileungsi, Polres Bogor, berhasil mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam tindakan meresahkan masyarakat. Mereka terdiri dari tujuh debt collector dan satu pengamen anak punk yang kerap mengganggu pengguna jalan di wilayah Kecamatan Cileungsi. Jumat (30/5)

Pengamanan ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan perampasan sepeda motor yang terjadi di kawasan Metland, Cileungsi, pada Sabtu siang (24/5/2025). Korban melaporkan bahwa saat hendak menuju rumah sakit untuk menjenguk adiknya yang sedang sakit, ia dihentikan oleh sekitar tujuh orang debt collector dan sepeda motornya dirampas secara paksa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, bersama anggota dengan dukungan Danramil Cileungsi, langsung bergerak cepat menuju kantor operasional para debt collector yang berada di Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi.
Dalam kegiatan tersebut, korban turut dibawa untuk melakukan klarifikasi dan konfirmasi terhadap para terduga pelaku.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa sepeda motor korban, yakni Honda Scoopy, benar telah dibawa oleh para debt collector tersebut. Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi, polisi mengamankan ketujuh debt collector serta satu orang pengamen anak punk yang juga dilaporkan sering mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, sepeda motor korban turut diamankan sebagai barang bukti. Sementara itu, korban difasilitasi menggunakan mobil patroli Polsek Cileungsi untuk melanjutkan perjalanannya menjenguk sang adik di rumah sakit.

Kedelapan terduga pelaku saat ini telah dibawa ke Mapolsek Cileungsi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek Cileungsi menegaskan komitmennya dalam memberantas segala bentuk premanisme di wilayah hukum Polsek Cileungsi.

“Kami akan terus menindak tegas segala bentuk gangguan keamanan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” ujar Kompol Edison.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor, TNI dan Satpol PP Gelar Razia Premanisme, 10 Orang Diamankan

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif, Polres Bogor menggelar operasi gabungan untuk menanggulangi aksi premanisme di wilayah hukumnya, khususnya di Kecamatan Cibinong dan sekitarnya. Operasi ini berlangsung pada Senin (19/5) mulai pukul 13.10 hingga 17.55 WIB. Selasa (20/5)

Operasi dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Rizka Fadhila, S.H., S.I.K., M.H., serta para pejabat utama dari berbagai satuan fungsi Polres Bogor. Kegiatan juga melibatkan unsur TNI dan Satpol PP Kabupaten Bogor sebagai bentuk sinergi antarinstansi.

Razia menyasar sejumlah titik rawan yang berdasarkan pemetaan dan laporan masyarakat sering terjadi aktivitas premanisme. Titik-titik tersebut meliputi kawasan Sukaraja, Jalan Karadenan, Jalan Raya Bogor, Jalan Bakos, dan Simpang CCM.

Sebanyak 122 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari anggota Sat Samapta, Lalu Lintas, Reserse Kriminal, Intelkam, Narkoba, Binmas, Humas, dan Propam. Mereka diperkuat oleh satu regu TNI dan personel Satpol PP.

Dalam pelaksanaan operasi, petugas berhasil mengamankan 10 orang yang diduga terlibat dalam aktivitas premanisme. Mereka kemudian dibawa ke Mako Polres Bogor untuk didata dan diperiksa. Selanjutnya, para terduga diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Bogor untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi praktik-praktik premanisme yang dapat meresahkan masyarakat.

“Operasi ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. Kegiatan serupa akan terus kami lakukan secara berkala,” ujar Kapolres.

Operasi berjalan lancar dan ditutup dalam situasi aman dan tertib. Polres Bogor juga mengimbau masyarakat untuk berani melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan premanisme di lingkungan sekitar.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Gelar Razia Gabungan Anti Premanisme, Polres Bogor dan Polsek Jajaran Amankan Puluhan Pelaku

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam upaya menciptakan situasi yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan premanisme, Polres Bogor bersama TNI, Satpol PP, dan Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Operasi Gabungan Anti Premanisme pada Jumat (16/05/2025). Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dipimpin Kabag Ops Polres Bogor, AKP Nur Istiono, S.I.K., di halaman Mapolres Bogor.

Operasi ini melibatkan ratusan personel gabungan dari Polres Bogor, Kodim 0621, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor yang disebar ke sejumlah titik rawan. Lokasi yang menjadi sasaran antara lain Simpang CCM, Simpang HKBP, Flyover Cibinong, Jalur Ciriung, Pasar Citeureup, Kawasan Sentul, dan bundaran Pakansari.

Dalam amanatnya, AKP Nur Istiono menekankan pentingnya kehadiran aparat di tengah masyarakat sebagai langkah preventif untuk menekan angka premanisme dan memberikan rasa aman kepada warga.

Dari hasil operasi, sebanyak 23 orang diamankan dan dibawa ke Mapolres Bogor untuk dilakukan pendataan dan pembinaan awal. Selanjutnya, mereka akan diserahkan kepada Dinas Sosial guna menjalani program pembinaan sosial.

Di waktu yang sama, Polsek Gunung Putri juga berhasil mengamankan 17 pelaku premanisme di kawasan PT. Tirta Murni Pratama, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri. Para pelaku diketahui melakukan aksi penggembokan pintu gerbang perusahaan dari luar menggunakan rantai dan gembok, yang menyebabkan terganggunya akses masuk karyawan serta terhentinya operasional perusahaan.

Kapolsek Gunung Putri, AKP Aulia Robby Kartika Putra, S.I.K., M.I.K., memimpin langsung penindakan di lokasi setelah menerima laporan dari pihak perusahaan. Saat petugas tiba di tempat kejadian, para pelaku masih berada di sekitar area perusahaan dan langsung diamankan.

Mereka kemudian dibawa ke Polsek Gunung Putri untuk dilakukan pemeriksaan, pendataan, serta pembinaan awal. Proses hukum selanjutnya akan dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Operasi gabungan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Bogor bersama Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah dan menunjukkan sikap tegas dalam memberantas segala bentuk premanisme di Kabupaten Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor Lakukan Patroli Gabungan Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Premanisme

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung patroli gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sekaligus dalam pelaksanaan ops pekat lodaya 2025. Kegiatan dimulai dari pukul 22.00 hingga dini hari yang mana ini menyasar sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan mencegah terjadinya premanisme di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor. Minggu (11/05)

Didampingi Kabag Ops Polres Bogor, Kompol Nur Istiono, S.I.K., M.H., dan Kasat Samapta AKP Yogi Nugraha, S.E., M.H., Kapolres turun langsung ke lapangan guna memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Kegiatan ini melibatkan personel dari berbagai satuan kepolisian dan menyasar aksi gengster, premanisme, hingga balap liar yang meresahkan warga.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, serta menekan potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro di sela kegiatan.

Kapolres Bogor juga mengatakan  personel  harus semakin sigap dalam menjaga ketertiban di wilayah Kabupaten Bogor ini. Ia juga menegaskan bahwa patroli akan terus ditingkatkan secara berkala.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, IPDA Yulista Mega Stefani, SH, mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan tindak kriminalitas atau perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki dasar hukum yang sah. “Hal tersebut termasuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” tegasnya.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Call Center Polri di (021) 110 yang aktif 24 jam, atau melalui nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

3.326 Kasus Premanisme Ditindak, Legislator: Kapolri Tegas Jawab Keresahan Publik

JAKARTA.radarinformasi.com – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Soedeson Tandra, mengapresiasi langkah Polri yang berhasil menindak 3.326 kasus premanisme dalam Operasi Kepolisian Kewilayahan yang digelar secara nasional. Ia menilai operasi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Sabtu (10/5)

“Sejak operasi dimulai pada 1 Mei 2025, Polri telah menangani 3.326 kasus premanisme di berbagai wilayah Indonesia. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga ketertiban,” ujar Tandra, Sabtu (10/5/2025).

Tandra menegaskan bahwa langkah tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sangat diperlukan untuk menjawab keresahan publik. Menurutnya, tindakan premanisme harus diberantas hingga ke akar.

“Kapolri telah menunjukkan kepemimpinan yang tegas, cepat, dan responsif. Ini penting untuk merespons berbagai bentuk gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, Tandra juga mengapresiasi keberhasilan Polri dalam memberantas kejahatan lainnya, termasuk upaya menggagalkan penyelundupan 71 kg sabu di Jambi pada awal Mei 2025. Ia pun mendukung penuh pembentukan Desk Pemberantasan Judi Online.

“Sejak dibentuk pada 4 November 2024, desk ini telah menangani 1.271 kasus. Bahkan dalam kasus terbaru, polisi berhasil menyita dana sebesar Rp 530 miliar dari ribuan rekening bank. Ini pencapaian yang luar biasa,” ungkapnya.

Tandra juga menyoroti pengungkapan perdagangan ilegal 494,4 ton sianida yang diimpor dari China menggunakan perusahaan fiktif. Ia menyebut nilai omzet kasus tersebut mencapai Rp 59 miliar.

“Ini menunjukkan respons cepat Polri terhadap kejahatan lintas negara. Kinerja seperti ini patut didukung semua pihak, karena ini bukan hanya soal penegakan hukum, tapi juga perlindungan terhadap rakyat,” tegasnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyatakan Operasi Kepolisian Kewilayahan ini merupakan langkah konkret untuk menumpas praktik premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Operasi ini adalah bentuk nyata upaya Polri memberantas premanisme yang mengganggu rasa aman masyarakat dan menghambat iklim investasi,” ujar Kadiv Humas.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pimpinan Komisi III DPR Apresiasi Polri Tindak 3.326 Kasus Premanisme

JAKARTA.radarinformasi.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh Rano Alfath, memberikan apresiasi tinggi kepada Polri atas keberhasilan mengungkap 3.326 kasus premanisme di berbagai wilayah Indonesia selama periode 1–9 Mei 2025. Menurut Rano, capaian ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat. Sabtu (10/5)

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia atas kinerja luar biasa selama operasi ini. Penanganan aksi premanisme ini tidak hanya menunjukkan efektivitas aparat dalam penegakan hukum, tetapi juga memperkuat persepsi publik terhadap supremasi hukum di Indonesia,” ujar Rano, Sabtu (10/5/2025).

Politikus muda dari Fraksi PKB ini menegaskan bahwa premanisme merupakan ancaman serius terhadap stabilitas sosial dan ekonomi, karena menyasar ruang publik strategis seperti kawasan industri, tempat usaha, dan aktivitas masyarakat kecil. Ia menilai operasi yang digelar Polri sebagai respons cepat dan relevan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Dalam konteks akademis, premanisme merupakan bentuk kriminalitas terorganisir yang bisa berkembang menjadi kejahatan lebih kompleks bila tidak ditangani dengan segera. Karena itu, pendekatan Polri melalui deteksi dini, tindakan preemtif, hingga represif adalah contoh praktik baik dalam tata kelola keamanan nasional,” jelas Rano.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil dalam membentuk sistem ketahanan sosial yang kuat. Masyarakat, menurutnya, harus berani melaporkan aksi premanisme dan mendapatkan jaminan perlindungan hukum atas pengaduan tersebut.

“Upaya kolektif dalam memberantas premanisme adalah bagian dari pembangunan peradaban hukum. Saya mendukung penuh tindakan tegas Polri terhadap pelaku maupun oknum yang mencoba bersembunyi di balik organisasi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Polri mencatat telah menangani 3.326 kasus dalam Operasi Kepolisian Kewilayahan yang menyasar praktik premanisme di seluruh Indonesia. Operasi ini dimulai pada 1 Mei 2025.

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyatakan operasi ini merupakan langkah konkret untuk menumpas premanisme yang meresahkan masyarakat dan menghambat iklim investasi.

“Operasi ini adalah upaya nyata Polri dalam menjaga rasa aman masyarakat dan mendukung iklim usaha yang sehat,” ujar Kadiv Humas.

Beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap dalam operasi ini antara lain: Polres Subang mengamankan 9 pelaku premanisme di kawasan industri; Polresta Tangerang menangkap 85 pelaku; Polda Banten mengamankan 146 orang pelaku; Polda Kalimantan Tengah memanggil Ketua GRIB Kalteng terkait penutupan PT BAP; dan Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan 10 orang yang membawa senjata tajam dan senjata api.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Megamendung Amankan 2 Orang Terduga Pelaku Premanisme Di Puncak Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Pihak kepolisian Polsek Megamendung Polres Bogor menindaklanjuti adanya dugaan aksi premanisme dan pemalakan terhadap Pedagang asongan di wilayah Jalan Raya Puncak, tepat di SPBU Cibogo, Kecamatan Megamendung, pada Senin 30 Oktober 2023. Selasa (31/10/2023).

Aksi premanisme yang terekam oleh handphone milik korban tersebut pun viral di media sosial. Terkait kejadian tersbut Polsek Megamendung Polres Bogor langsung menindaklanjuti hal tersebut dan berhasil mengamankan pelaku yang diduga melakukan tindakan premanisme tersebut.

Kapolsek Megamendung Polres Bogor AKP Dedi Hermawan, S.H mengatakan bahwa, “Dari penyelidikan yang kita lakukan berhasil kita amankan dua orang terduga pelaku aksi premanisme berinisial ACN (34) dan RFD (26) dan saat ini terhadap keduanya masih dilakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut, apakah cukup bukti atau tidak untuk dilakukan penyidikan”, terangnya.

Dikesempatan lain Kasi Humas Polres Bogor IPTU Desi Triana, SH menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya dan adanya perekrutan Tenaga kerja Ilegal dengan Menjanjikan Gaji besar akan tetapi tidak resmi payung hukumnya masuk dalam tindak pidana perdagangan orang TPPO segera adukan laporkan ke Call Center (021) 110 operator kami melayani 24 jam aduan serta laporan masyarakat ataupun nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5577,
dan akan ditindak lanjuttin baik dari Polsek terdekat maupun Polres Bogor langsung.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule