
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pengembangan industri petrokimia di Kabupaten Indramayu memasuki babak baru. PT Polytama Propindo resmi memulai pekerjaan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk Proyek Polypropylene Plant Balongan (PPB) yang digadang-gadang menjadi salah satu penggerak pertumbuhan industri dan ekonomi daerah.
Peresmian dimulainya proyek tersebut ditandai melalui kegiatan launching yang berlangsung di area pabrik PT Polytama Propindo, Indramayu, Senin (22/6/2026).
Presiden Direktur PT Polytama Propindo, Permono Avianto, mengatakan proyek Polypropylene Plant Balongan merupakan tonggak penting bagi perusahaan dalam meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat industri petrokimia nasional.
“Hari ini merupakan momen yang sangat penting bagi PT Polytama karena diberikan kepercayaan untuk menjalankan proyek ini. Kami menyadari keberhasilan proyek membutuhkan niat, komitmen, dan kerja sama yang kuat dari seluruh pihak agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang luas,” ujarnya.
Menurut Avianto, peningkatan kapasitas produksi melalui proyek tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri pendukung maupun industri hilir yang memanfaatkan produk petrokimia, sehingga menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah maupun nasional.
Sementara itu, Direktur Utama PT Tuban Petrochemical Industries (Tuban Petro), Sukriyanto, menilai pembangunan pabrik kedua tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan industri petrokimia dan industri turunannya di kawasan industri Balongan.
Ia menjelaskan bahwa proyek PPB merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kerja sama dan komitmen berbagai pihak.
“Kami berharap seluruh tim proyek terus bekerja secara optimal di lapangan. Apa yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik, dan apabila terdapat kendala dapat segera dievaluasi bersama sehingga tidak terjadi stagnasi. Ini merupakan langkah besar yang akan berkontribusi terhadap penguatan industri nasional,” katanya.
Di sisi lain, Project Manager Wuhuan Engineering Co., Ltd., Xue Jin Yong, menyampaikan bahwa proyek Polypropylene Plant Balongan kini resmi memasuki tahap konstruksi. Pihaknya menargetkan proyek tersebut selesai sesuai jadwal dengan standar kualitas tinggi, operasional yang andal, serta biaya perawatan yang efisien.
Xue optimistis target tersebut dapat tercapai melalui pengawasan yang ketat dan kolaborasi yang solid antara PT Polytama Propindo, PT Tuban Petrochemical Industries, Pertamina, serta seluruh mitra yang terlibat dalam pelaksanaan proyek.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, turut mengapresiasi dimulainya proyek yang dinilai menjadi bagian penting dalam penguatan sektor industri strategis nasional.
Menurutnya, investasi besar di sektor petrokimia akan menjadi magnet bagi tumbuhnya berbagai industri turunan yang mampu menciptakan nilai tambah sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
Bupati Lucky Hakim meyakini kehadiran proyek tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari terbukanya peluang usaha baru, meningkatnya kesempatan kerja, hingga transfer pengetahuan dan keterampilan bagi sumber daya manusia lokal.
“Hadirnya investasi dan industri seperti ini, kami berharap semakin banyak kesempatan kerja tersedia di daerah. Saya juga berharap seluruh pihak terus menjaga komitmen dan komunikasi yang baik agar proyek berjalan lancar serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya.
Dengan dimulainya tahap konstruksi Proyek Polypropylene Plant Balongan, Kabupaten Indramayu diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai kawasan industri strategis. Selain mendukung ketahanan industri petrokimia nasional, proyek ini juga berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru melalui peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, dan berkembangnya industri turunan di masa mendatang.
Sumber Diskominfo Indramayu
Andika
