Perhutani Dukung Kegiatan Baksos dan Penanaman Pohon Mangrove oleh Kemenkeu di Bekasi

BEKASI.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendukung kegiatan bakti sosial dan penanaman pohon mangrove yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (21/09/24). 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur KPH Bogor yang diwakili oleh Kepala Subseksi Pembinaan Sumber Daya Hutan Herniwan beserta jajaran BKPH Ujungkrawang, Direktur Jenderal Anggaran beserta para Pejabat Eslon 1 Kemenkeu dan BOD, Sekretaris Direktorat Jenderal Anggaran Robi Toni dan jajaran serta Camat Muara Gembong dan Kepala Desa Pantai Bahagia. 

Dalam keterangannya Herniwan menyampaikan bahwa giat ini adalah giat yang dilakukan oleh Kemenkeu RI dalam rangka HORI ke-78 atau Hari Oeang Republik Indonesia yang ke-78 yang diisi dengan bakti sosial dan penanaman pohon mangrove di petak 3 RPH Singkil BKPH Parung Panjang KPH Bogor dengan jumlah bibit sebanyak 7.800 plances dan pada kegiatan ini dilakukan penanaman secara simbolis. 

“Kami mendukung kegiatan penanaman bersama bibit mangrove yang menjadi salah satu rangkaian dalam kegiatan Bakti Sosial Kemenkeu, kegiatan yang positif serta bermanfaat baik untuk ekologi maupun ekonomi dalam kerangka keberkelanjutan”, jelasnya.

Sementara Robi Toni menyampaikan ucapan terima kasih atas dapat terselenggaranya kegiatan penanaman pohon atau bibit mangrove di wilayah Perhutani KPH Bogor, BKPH Ujungkrawang dalam rangkaian Bakti Sosial Kemenkeu Peduli yang diisi dengan Dialog/Tanya Jawab bersama Dirjen Anggaran, Pemeriksaan Kesehatan, pameran UMKM setempat, pembagian sembako dan pembagian donasi barang.

Kegiatan ini dalam rangka memperingati HORI ke-78 pada tahun ini yang diperingati dengan suasana penuh harapan sesuai dengan tema “Tulus Melayani, Transformasi Berkelanjutan. 

Reporter  : Maulana

Redaktur  : Rizal

Perhutani Memberi Akses Penelitian Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Hidup IPB

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor berikan akses kepada Mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam rangka penyusunan dan penulisan Tesis untuk penelitian di BKPH Jonggol, pada Kamis (22/08/2024) bertempat di Kantor BKPH Jonggol, Kabupaten Bogor. 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Muhadi, Asisten Perhutani BKPH Jonggol Agus Abdurachman, KRPH Gunung Karang Bagja, KRPH Cariu Ahmad Supandi, Kepala Urusan BKPH Jonggol beserta jajaran BKPH Jonggol dan Mahasiswa Program Magister Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB Hafidz Suri’a Maulana. 

Dalam kesempatan tersebut Muhadi menyampaikan bahwa giat mahasiswa ini dalam rangka penelitian Tesis dengan judul Model Simulasi Pengembangan Kawasan Multiusaha Kehutanan Berbasis Teknologi Smart pada Lahan Kritis di BKPH Jonggol, yang sudah berlangsung dari bulan Juli dan rencananya akan selesai di akhir Agustus.

“Kami harap penelitian ini dapat bermanfaat untuk Perhutani khususnya KPH Bogor, IPB Fakultas Kehutanan dan Saudara Hafidz yang melakukan penelitian guna penyelesaiannya tesisnya dan kami meminta setelah selesai hasilnya dapat diberikan juga ke Perhutani”, ujarnya. 

Sementara Hafidz Suri’a Maulana menyampaikan ucapan terima kasihnya atas diberikannya akses dalam penelitiannya, sehingga dapat mengumpulkan data baik primer maupun sekunder. 

“Terima kasih atas bantuan dan dukungan dari Perhutani KPH Bogor khususnya BKPH Jonggol, jajaran Asper, semoga Perhutani lebih baik dan dan maju dalam pengelolaan hutan yang lestari”, ungkapnya. 

Reporter  : Maulana

Redaktur  : Dewi

Perhutani Dukung Giat Jambore Ranting Tingkat Kecamatan Leuwiliang

BOGOR.radarinformasi.com – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Leuwiliang Cabang Kabupaten Bogor menyelenggarakan Kegiatan Jambore Ranting yang diselenggarakan dari tanggal 14 hingga 16 Agustus 2024. Bertempat di Bumi Perkemahan Panorama Pabangbon petak 22 RPH Leuwiliang BKPH Jasinga Leuwiliang KPH Bogor, administratif Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Jumat (16/8)

Jambore ranting merupakan kegiatan pertemuan peserta didik berumur 11-15 tahun atau lebih dikenal dengan golongan Penggalang pada Gerakan Pramuka.

Hadir dalam acara Jamran yaitu Camat Leuwiliang W.R. Pelitawan selaku Majelis Pembimbing Ranting beserta Forkompincam Leuwiliang, Asper/KBKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma, Ketua Kwaran Leuwiliang Zaini Haruman, Para Kepala Sekolah & Pembina lingkup Kecamatan Leuwiliang, Kepala Desa Pabangbon dan Ketua LMDH Tunas Karya Rohman.

Dalam pernyataannya, Zaini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perhutani yang telah memberikan izin sehingga kegiatan dapat terselenggara dan mengharapkan kerjasama dalam pembinaan generasi muda khususnya anggota gerakan Pramuka dapat terus dilaksanakan.

Selanjutnya Asper/KBKPH Ade Soma dalam arahannya menyampaikan motto kegiatan di alam bebas yaitu jangan membunuh sesuatu kecuali waktu, jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak kaki serta jangan mengambil sesuatu kecuali photo, serta mengajak seluruh peserta untuk berterimakasih kepada Sang Pencipta, berterimakasih kepala alam, tanah, udara, pohon dan air.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Lakukan Giat Gukamhut di Parung Panjang

BOGOR.radarinformasi.com- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan giat Gangguan Keamanan Hutan di Wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Parung Panjang dengan Pos Keamanan di Tambesu di Pos Hutan Tembesu petak 27, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Maribaya pada Rabu (12/06).

Kegiatan dipimpin oleh Komandan Regu Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) Endi Kuswandi beserta anggota Polhut dan Kepala Resor Pemangkuan Hutan Maribaya Dudung Supriyatna beserta Mandor Polisi Teritorial. 

Dalam keterangannya Kepala Subseksi Komunikasi Perusahaan Syafrilis mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin dari Anggota Polhut dan jajaran lapangan guna menangani dan mengantisipasi gangguan keamanan hutan seperti pencurian pohon, perambahan hutan, perusakan tanaman, pengembalaan liar, kebakaran hutan dan bencana alam.

Reporter    : Maulana

Redaktur    : Dewi

Perhutani Bogor Mendapat Bantuan Pendidikan YKP3JS 

Radatinformasi.com l Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendapat bantuan pendidikan dari Yayasan Kesejahteraan Pegawai Perum Perhutani Jati Sejatera (YKP3JS) yang diberikan kepada anak karyawan berprestasi, bertempat Wisata Wonderful Citamiang, Desa Tugu Utara, Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor pada Rabu (05/06). 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, Wakil Administratur/KSKPH Bogor Erlandi, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Sumber Daya Hutan Agus Darmaya, Kasi Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum Wanti Hadi Kusumawati, Kasi Produksi dan Ekowisata M. Edwin Hafidz, Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Endang Rusmaya beserta karyawan yang mendapat bantuan pendidikan anak berprestasi diantaranya Endang Saripudin, Deni A. Royani, Budi Susilo, Reni Handayani, Ayi Hendrasyah, Krisna Gunawan, Sandi Hermana, Sulihati, Rinto Iswanto, Buddhiati Setianingsih, Ade Kurnia, Asep Wisesa, Yani Sumarni, Endah Laolah, Dimyati dan Wahyu M.  

Pada kesempatan tersebut Ade Sugiharto menyampaikan bahwa bantuan pendidikan tersebut agar dimanfaatkan dengan baik dan digunakan untuk memotivasi anak karyawan dan pensiunan Perhutani KPH Bogor yang berprestasi dalam menunjang pendidikannya. 

“Diharapkan dengan adanya ini, dapat memotivasi karyawan Perum Perhutani KPH Bogor agar anaknya dapat berprestasi dalam jenjang pendidikannya sehingga dapat membanggakan orangtuanya dan wujud kepedulian terhadap pendidikan”, tuturnya.

Sementara Reni Handayani mengucapkan terima kasih atas bantuan Pendidikan yang diberikan oleh YKP3JS. 

“Semoga ke depan lebih banyak lagi anak karyawan-karyawati Perhutani yang mendapat bantuan pendidikan ini sehingga bisa dirasakan manfaatnya”, ucapnya. 

Reporter    : Maulana

Redaktur    : Dewi

Perhutani Berikan TJSL Non PUMK ke Wisata Grand Canyon di Bogor

Radar informasi.com I Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor berikan bantuan TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) Non Pendanaan Usaha Mikro & Usaha Kecil (PUMK) berupa uang senilai Rp 20.000.000,- untuk sarana dan prasarana wisata Grand Canyon di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, pada Senin (03/06) bertempat di Kantor BKPH Jonggol Jl. Letkol Murlin No.18, Kecamatan Sukamaju. 

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Seksi Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Umum Wanti Hadi Kusumawati, Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jonggol Agus Abdurachman beserta jajaran, Kepala Subseksi (KSS) Keuangan Ali Mansyur, KSS Agroforestri dan Ekowisata Agustin Darsono dan Pengelola Wisata Grand Canyon yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Cikutamahi Warta Wijaya. 

Pada kesempatan tersebut mewakili Administratur/KKPH Bogor Wanti Hadi Kusumawati menyampaikan bahwa bantuan TJSL Non PUMK dalam rangka perbaikan atau peningkatan fasilitas wisata.

 “Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan, dipergunakan sebagaimana mestinya sehingga dapat meningkatkan pendapatan wisata Green Canyon”, tuturnya. 

Sementara Warta Wijaya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesarnya-besarnya kepada Perhutani KPH Bogor dengan pemberian batuan TJSL untuk wisata Green Canyon. 

“Semoga ke depan wisata ini, yang berada di Cikutamahi, Cariu, ini lebih maju dan banyak pengunjung”, ucapnya.

Reporter    : Maulana

Redaktur    : Dewi

Perhutani Mendorong Peningkatan Daya Tarik Wisata PAPA di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan komunikasi dan pendampingan kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LEMAH, dalam upaya mendorong  peningkatan daya tarik wisata PAPA (Panorama Pabangbon) yang dikelola LMDH Tunas Karya yang bertempat di Desa Pabangbon, Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Rabu (29/05). 

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma beserta Kepala Subseksi Ekowisata Agustin Darsono, Ketua LMDH Tunas Karya Rohman beserta pengurus LMDH Tunas Karya. 

Pada kesempatan tersebut Ade Soma mewakili Administratur/KKPH Bogor menyampaikan bahwa Wisata Papa sudah cukup lama vakum atau belum bisa berkontribusi terhadap Perhutani KPH Bogor pasca pulih dari pandemi.

 “Pihak LMDH tentunya pun, pasti ingin adanya pendapatan dari wisata ini. Dalam hal ini maka perlu adanya inovasi dalam perencanaan dan pengembangan guna menarik minat wisatawan berkunjung”, ujarnya. 

“Selain faktor finansial, dalam proses perencanaan pengembangan agar dapat menyatukan persepsi dan soliditas dalam pelaksanaan teknisnya. Selanjutnya ada beberapa catatan dalam pengembangan wisata ini yaitu maksimalkan potensi yang bisa menjadi tambahan daya tarik, sasaran/segmen pengunjung karena terkait fasilitas dan aktivitas penunjang di dalamnya, mencari rujukan wisata lain yang maju dan dikarenakan ini wisata panorama maka perlu adanya wahana seperti spot ikonik dan spot-spot intagenic yang sifatnya temporer agar pengunjung tidak bosan”, jelasnya.

Sementara Rohman mengatakan bahwa sepinya pengujung wisata Panorama Pabangbon utamanya dikarenakan pandemi dan tidak adanya wahana baru. 

“Langkah konkrit yang akan kami lakukan adalah upaya swadaya LMDH dalam menata kembali dan menambah daya tarik dengan bergotong royong”, ungkapnya.

Reporter   : Maulana

Redaktue  : Dewi

Perhutani Hadiri Forum Wisata dan Lingkungan Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor hadiri Forum Wisata dan Lingkungan Bogor dengan tajuk “Ayo Membangun Pariwisata Berkelanjutan Bogor” yang diprakarsai oleh Bogor Eco and Sustainable Tourism (BEST) bertempat di Kampung Wisata Cinangneng, Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Selasa (28/05/24). 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Kepala Subseksi Ekowisata dan Agroforestri Agustin Darsono, Narasumber Pemerhati Wisata Institut Pertanian Bogor (IPB) Harini Muntasib, Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor, Balai Taman Nasional Gunung (TNG) Halimun Salak, Balai TNG Gede Pangrango, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Bogor, Pelaku Usaha Wisata Kabupaten Bogor, Travel Agen, serta  Budayawan Bogor dan segenap tamu undangan lainnya yang terkait. 

Dalam keterangannnya Agustin Darsono menyampaikan bahwa pihaknya hadir sebagai tamu undangan dalam forum diskusi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Bogor karena Perhutani KPH Bogor memiliki cukup banyak destinasi wisata alam yang tersebar di Kabupaten Bogor. 

“Tema berkelanjutan memang sudah menjadi suatu yang perlu diimplementasikan karena terkait dengan keberlangsungan secara kontinuitas dimana adanya sinergi antara manusia dan lingkungannya untuk dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal secara ekonomi. Di Perhutani sendiri keberlanjutan merupakan prinsip dalam pengelolaan hutan yang lestari dimana adanya integrasi antara planet yaitu lingkungan, profit (keuntungan) dan people (manusia/masyarakat) sehingga keseimbangan terjaga secara ekologis”, jelasnya. 

Sementara Harini Muntasib mengatakan bahwa tujuan dari forum diskusi ini adalah untuk menghasilkan keuntungan bagi semua lapisan masyarakat, efektivitas biaya dari semua kegiatan ekonomi serta pemberdayaan, peningkatan kehidupan kualitas masyarakat lokal, menjaga kesetaraan dan keadilan hingga generasi yang akan datang dengan mempertahankan kualitas lingkungan, menjaga sistem ekologi serta integritas budaya dan sosial. 

“Disamping aspek lingkungan, ekonomi dan sosial tersebut, selanjutnya perlu diperhatikan adalah penciptaan nilai pariwisata (tourism value creation) dan manajemen serta kebijakan yang integral sehingga dapat terciptanya harmoni dengan tujuan memberikan fasilitas yang baik, terstandar kepada wisatawan sehingga memiliki pengalaman berharga dalam berwisata”, tuturnya. 

Reporter   :  Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Bogor Hadiri Gelaran Pasar Pasisian Leuweung di Bekasi

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor turut hadiri gelaran Pasar Pasisian Leuweung di Bekasi tepatnya di Hutan Kota Eduforest, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, pada Minggu (26/05).

Gelaran yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Dinas Kehutanan, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I, dibuka oleh Penjabat (PJ) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, PJ. Bupati Bekasi Dani Ramdan dan Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat. Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Ujungkrawang Edi Sunardi, Kepala Dinas terkait, Muspika setempat dan segenap para tamu undangan. 

Dalam keterangannya mewakili Administratur/KKPH Bogor Edi Sunardi menyampaikan apresiasi serta dukungannya terhadap Gelaran Pasar Pasisian Leuweung yang diadakan oleh Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I di Hutan Kota Eduforest Bekasi. 

“Kegiatan ini diisi dengan beragam acara yang menarik sehingga adanya antusiasme masyarakat dan sangat bermanfaat khususnya untuk produsen yaitu petani lokal dalam memasarkan produknya serta untuk konsumen harga menjadi lebih terjangkau karena bertemunya langsung antara produsen dan konsumen sehingga memotong rantai distribusi. Ke depan diharapkan Perhutani dapat berpartisasi dengan ikut serta dalam gelaran ini untuk memperkenalkan dan memasarkan produk Perhutani”, ujarnya.

Sementara Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Iding Supriatna mengatakan bahwa gelaran ini dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat khususnya masyarakat sekitar hutan, kegiatan ini merupakan salah satu inovasi yang mengkolaborasikan para pihak dalam aspek pemasaran produk hasil hutan dan pertanian sekaligus mempromosikan pariwisata alam.

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

Perpanjangan Kerja Sama antara Perhutani Bogor dengan PT. Gistec Prima

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor bersama LMDH Wana Sejahtera dan PT. Gistec Prima lakukan penandatanganan perpanjangan kerjasama tripartit kemitraan agroforestri tanaman macademia di Kantor Perhutani KPH Bogor di Jl. KSR. Dadi Kusmayadi Komplek Perkantoran Pemda, Cibinong, Bogor, pada Senin 13 Mei 2024. Selasa (14/05/24).

Penandatanganan dilakukan oleh Administratur/KPPH Bogor Ade Sugiharto, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Sejahtera H. Suheri dan Direktur PT. Gistec Prima Juliati Widjaja disaksikan oleh Kepala Subseksi Kemitraaan Perhutani Produktif Endang Rosadi Mulya dan jajaran dari PT. Gistec Prima. 

Dalam kesempatan tersebut Ade Sugiharto menjelaskan bahwa kegiatan perpanjangan kerjasama ini dalam rangka keberlanjutan yang merupakan bagian dari pengelolaan hutan untuk optimalisasi kegiatan usaha pemanfaatan hutan dengan komoditi tanaman macademia menggunakan pola agroforestri berkerjasama dengan PT. Gistec Prima yang secara partisipatif turut melibatkan masyarakat desa hutan melalui wadah LMDH Wana Sejahtera dalam kegiatannya. 

“Diharapkan dengan kerjasama ini dapat saling menguntungkan dan berkontribusi untuk KPH Bogor, PT. Gistec serta memberdayakan masyarakat desa hutan dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian kawasan hutan”, tuturnya. 

Dalam sambutannya Juliati Widjaja menyampaikan terima kasih atas kelanjutan kerjasama tanaman macademia.

 “Kami berharap kerjasama ini ke depan akan semakin lebih baik lagi dan harapannya mendapat dukungan dari Perhutani dalam upaya pemberdayaan masyarakat secara produktif untuk menunjang kegiatan kerjasama”, tuturnya.

Sementara Suheri mengatakan terima kasih atas kerjasama yang melibatkan LMDH.

“Semoga dapat bersinergi dalam pemberdayaan dan dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat desa hutan”, ungkapnya.

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi