Perhutani Bogor Lakukan Diskusi dengan Tim CIFOR Indonesia-India

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan diskusi dengan Tim Center for International Forestry Research (CIFOR) Indonesia-India bertempat di Kantor Perhutani KPH Bogor pada Senin (10/06/24). 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto beserta Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata M. Edwin Hafidz dan Tim CIFOR Indonesia-India Mr. Manoj Dabas dan rekan. 

Pada kesempatan tersebut Ade Sugiharto menyampaikan sambutan baik diskusi pihaknya dengan Tim CIFOR Indonesia-India. 

“Diskusi ini dalam rangka menumbuh kembangkan kembali industri kayu keras di India dengan Program TOFI (Trees Outside Forests in India) dengan peningkatan jumlah pohon di luar kawasan hutan. TOFI ini sendiri merupakan inisiatif kerjasama antara the United States Agency for International Development (USAID) dan Pemerintah India”, tuturnya. 

Sementara Manoj Dabas menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya diskusi ini dan menjelaskan bahwa CIFOR adalah sebuah organisasi riset nirlaba internasional dengan Kantor pusat berada di Bogor, Indonesia, yang merupakan bagian dari Pusat Penelitian CGIAR (Consortium Group of International Agricultural Research) guna meningkatkan kesejahteraan manusia, kesetaraan dan integritas lingkungan dengan melakukan penelitian inovatif, mengembangkan kapasitas para mitra, dan terlibat secara aktif dalam dialog dengan semua pemangku kepentingan untuk memberi masukan terhadap berbagai kebijakan dan praktik yang memengaruhi hutan dan masyarakat.

“India merupakan salah satu negara di mana CIFOR juga beroperasi. Salah satu program utama yang kami kerjakan adalah Trees Outside Forests in India (TOFI). Melalui program ini industri kayu keras di India diharapkan dapat tumbuh dan berkembang kembali”, jelasnya. 

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Bogor Bersinergi dengan Masyarakat Sekitar Hutan

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor bersinergi dengan masyarakat desa sekitar hutan tepatnya Kampung Talaga, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, dengan bergotong royong membantu membangun gubuk kerja/saung pada Minggu (09/06/24). 

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jonggol Agus Abdurachman berserta Mandor Sadap RPH Cariu, para penyadap getah pinus petak 5/6 dan warga masyarakat sekitar hutan Kp. Talaga. 

Pada kesempatan tersebut Agus Abdurachman mewakili Administratur/KKPH Bogor menyampaikan rasa bahagianya atas antusiasme warga masyarakat sekitar hutan Kp. Talaga dalam membantu  pembuatan gubuk kerja untuk  penyadap getah pinus. 

“Selama ini penyadap petak 5/6 sementara sudah kami kontrakan rumah di kampung, gubuk kerja ini rencananya digunakan untuk penyadap luar daerah yang menyadap di petak 5 dan 6 RPH Cariu BKPH Jonggol, diharapkan gubuk kerja ini dapat menunjang pekerjaan penyadap sehingga pekerjaan penyadapan getah pinus menjadi lebih lancar dan efektif”, jelasnya. 

Sementara itu, Karna salah satu warga masyarakat Talaga mengatakan bahwa pihaknya beserta warga lainnya turut serta bergotong royong dalam membangun gubuk kerja untuk penyadap karena hubungan yang baik dengan pihak Perhutani.

 “Semoga sadapannya berhasil, getahnya melimpah dan masyarakat dengan perhutani dapat terus bersinergi dengan baik”, ujarnya. 

Reporter    : Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Bogor Lakukan Pendampingan Mahasiswa UNB Praktek Lapangan

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan pendampingan Universitas Nusa Bangsa (UNB) praktek kuliah lapangan di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Parung Panjang, pada Sabtu 8 Juni 2024. Minggu (09/06/24). 

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Jagabaya Suhendi Aryadinata, Kepala Urusan Teknik Kehutanan Aceng Gunawan beserta jajaran Mandor RPH Jagabaya dan para mahasiswa praktek Fakultas Kehutanan UNB. 

Dalam keterangannya Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan mewakili Administratur/KKPH Bogor menyatakan bahwa kegiatan tersebut adalah praktikum lapangan mahasiswa di Perhutani KPH Bogor, permohonan dari Fakultas Kehutanan UNB untuk materi praktek teknik penebangan hutan (pemanenan hasil hutan), pengenalan Pal Batas dan teknik pendugaan potensi hutan atau manajemen hutan. 

“Diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat untuk kedua belah pihak, baik itu Perhutani maupun UNB dalam konteks kolaborasi yang sinergis dimana Perhutani sebagai suatu Perusahaan dan UNB sebagai Perguruan Tinggi”, tuturnya.

Sementara Ragis Esaa Putra yang merupakan salah satu mahasiswa praktek mengucapkan terima kasih atas izin dan pendampingan kegiatan praktek yang dilakukan di Perhutani KPH Bogor.

“Kami harap dengan praktek ini, akan bisa mengetahui terkait teori-teori atau materi yang diajarkan dalam kelas dengan kondisi di lapangan, tentunya hal ini merupakan pengalaman yang berharga terkait implementasinya”, ucapnya.

Reporter    : Maulana

Redaktur    : Dewi

Perhutani Bogor dan PT. Palawi Risorsis Lakukan Sosialisasi dan Rekonsiliasi Spin Off Wisata

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor dan PT. Palawi Risorsis (Perhutani Alam Wisata) lakukan sosialisasi dan rekonsiliasi Spin Off kelola wisata bertempat di Aula Kantor Perhutani KPH Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (06/06). 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata M. Edwin Hafidz, General Manager Ekowisata Wilayah Barat Nuryanti Tripawestri beserta jajaran, Kepala Seksi Utama Hukum, Kepatuhan dan Agraria Divisi Regional Jawa Barat dan Banten (Divre Janten) Yayu Yuniarti, (Plt) Kepala Seksi Utama Ekowisata Divre Janten Eris Mulyana, Kepala Seksi Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum Wanti Hadi Kusumawati dan jajaran Kepala Subseksi KPH Bogor. 

Pada kesempatan tersebut Ade Sugiharto menyampaikan pihaknya siap membantu dan menyambut baik kegiatan sosialisasi dan rekonsiliasi data spin off 4 (empat) lokasi wisata yaitu Curug Cipamingkis, Curug Ciherang, Telaga Saat dan Gunung Dago yang selanjutnya nanti akan dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Fisik kepada PT. Palawi Risorsis. 

“Semoga dengan adanya spin off, pengalihan kelola wisata, pengelolaan menjadi lebih fokus serta profesional dan wisata semakin berkembang maju yang implikasinya pada peningkatan pendapatan PT. Palawi yang akhirnya berkontribusi juga pada Perhutani Group”, jelasnya. 

Sementara Nuryanti Tripawestri menyampaikan bahwa PT. Palawi Risorsis merupakan anak Perusahaan Perhutani Group. “Sosialisasi dan rekonsiliasi ini dilakukan agar proses peralihan atau spin off berjalan dengan lancar dan sebagaimana mestinya sehingga proses bisnis tetap berjalan dengan baik”, tuturnya. 

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Bogor Lakukan Promosi dan Mutasi 

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan promosi dan mutasi jenjang jabatan V dan IV pada Rabu (05/06) bertempat di Wisata Wonderful Citamiang, Desa Tugu Utara, Cisarua Puncak, Kabupaten Bogor. 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, Wakil Administratur/KSKPH Bogor Erlandi, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Sumber Daya Hutan Agus Darmaya, Kasi Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum Wanti Hadi Kusumawati, Kasi Produksi dan Ekowisata M. Edwin Hafidz, Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Endang Rusmaya beserta para pejabat yang dilantik.

Hadiwinata promosi menjadi Penguji Tingkat I, Yusep Dimyati mutasi menjadi Kepala Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Babakan Madang, Enar R mutasi menjadi Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) BKPH Jonggol, Ade Kurnia mutasi menjadi Kepala TPK Jagabaya, Sendy Rochiman mutasi menjadi Kaur TU BKPH Parung Panjang, Bagja mutasi menjadi KRPH Gunung Karang dan Taufik Hidayat mutasi menjadi KRPH Cipayung. 

Dalam sambutan Ade Sugiharto menyampaikan bahwa promosi dan mutasi dalam lingkup pekerjaan merupakan hal lumrah dan merupakan kebutuhan perusahaan dalam pencapaian tujuan perusahaan menyesuaikan dinamika yang ada serta dalam rangka pengembangan jenjang karir.

“Semoga dengan jabatan baru yang diemban ini, dapat dijalankan dengan amanah, rasa optimisme dan penuh tanggung jawab dalam pelaksanaanya, sehingga target-target yang diberikan perusahaan bisa dicapai dan diharapkan dapat terlampaui”, tuturnya.

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Mendorong Peningkatan Daya Tarik Wisata PAPA di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan komunikasi dan pendampingan kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LEMAH, dalam upaya mendorong  peningkatan daya tarik wisata PAPA (Panorama Pabangbon) yang dikelola LMDH Tunas Karya yang bertempat di Desa Pabangbon, Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Rabu (29/05). 

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma beserta Kepala Subseksi Ekowisata Agustin Darsono, Ketua LMDH Tunas Karya Rohman beserta pengurus LMDH Tunas Karya. 

Pada kesempatan tersebut Ade Soma mewakili Administratur/KKPH Bogor menyampaikan bahwa Wisata Papa sudah cukup lama vakum atau belum bisa berkontribusi terhadap Perhutani KPH Bogor pasca pulih dari pandemi.

 “Pihak LMDH tentunya pun, pasti ingin adanya pendapatan dari wisata ini. Dalam hal ini maka perlu adanya inovasi dalam perencanaan dan pengembangan guna menarik minat wisatawan berkunjung”, ujarnya. 

“Selain faktor finansial, dalam proses perencanaan pengembangan agar dapat menyatukan persepsi dan soliditas dalam pelaksanaan teknisnya. Selanjutnya ada beberapa catatan dalam pengembangan wisata ini yaitu maksimalkan potensi yang bisa menjadi tambahan daya tarik, sasaran/segmen pengunjung karena terkait fasilitas dan aktivitas penunjang di dalamnya, mencari rujukan wisata lain yang maju dan dikarenakan ini wisata panorama maka perlu adanya wahana seperti spot ikonik dan spot-spot intagenic yang sifatnya temporer agar pengunjung tidak bosan”, jelasnya.

Sementara Rohman mengatakan bahwa sepinya pengujung wisata Panorama Pabangbon utamanya dikarenakan pandemi dan tidak adanya wahana baru. 

“Langkah konkrit yang akan kami lakukan adalah upaya swadaya LMDH dalam menata kembali dan menambah daya tarik dengan bergotong royong”, ungkapnya.

Reporter   : Maulana

Redaktue  : Dewi

Perhutani Hadiri Forum Wisata dan Lingkungan Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor hadiri Forum Wisata dan Lingkungan Bogor dengan tajuk “Ayo Membangun Pariwisata Berkelanjutan Bogor” yang diprakarsai oleh Bogor Eco and Sustainable Tourism (BEST) bertempat di Kampung Wisata Cinangneng, Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Selasa (28/05/24). 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Kepala Subseksi Ekowisata dan Agroforestri Agustin Darsono, Narasumber Pemerhati Wisata Institut Pertanian Bogor (IPB) Harini Muntasib, Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor, Balai Taman Nasional Gunung (TNG) Halimun Salak, Balai TNG Gede Pangrango, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Bogor, Pelaku Usaha Wisata Kabupaten Bogor, Travel Agen, serta  Budayawan Bogor dan segenap tamu undangan lainnya yang terkait. 

Dalam keterangannnya Agustin Darsono menyampaikan bahwa pihaknya hadir sebagai tamu undangan dalam forum diskusi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Bogor karena Perhutani KPH Bogor memiliki cukup banyak destinasi wisata alam yang tersebar di Kabupaten Bogor. 

“Tema berkelanjutan memang sudah menjadi suatu yang perlu diimplementasikan karena terkait dengan keberlangsungan secara kontinuitas dimana adanya sinergi antara manusia dan lingkungannya untuk dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal secara ekonomi. Di Perhutani sendiri keberlanjutan merupakan prinsip dalam pengelolaan hutan yang lestari dimana adanya integrasi antara planet yaitu lingkungan, profit (keuntungan) dan people (manusia/masyarakat) sehingga keseimbangan terjaga secara ekologis”, jelasnya. 

Sementara Harini Muntasib mengatakan bahwa tujuan dari forum diskusi ini adalah untuk menghasilkan keuntungan bagi semua lapisan masyarakat, efektivitas biaya dari semua kegiatan ekonomi serta pemberdayaan, peningkatan kehidupan kualitas masyarakat lokal, menjaga kesetaraan dan keadilan hingga generasi yang akan datang dengan mempertahankan kualitas lingkungan, menjaga sistem ekologi serta integritas budaya dan sosial. 

“Disamping aspek lingkungan, ekonomi dan sosial tersebut, selanjutnya perlu diperhatikan adalah penciptaan nilai pariwisata (tourism value creation) dan manajemen serta kebijakan yang integral sehingga dapat terciptanya harmoni dengan tujuan memberikan fasilitas yang baik, terstandar kepada wisatawan sehingga memiliki pengalaman berharga dalam berwisata”, tuturnya. 

Reporter   :  Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Bogor Teken 5 Perjanjian Kerjasama Kemitraan dengan KTH

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan penandatanganan Kerjasama Kemitraan Produktif dengan 5 (lima) KTH (Kelompok Tani Hutan) bertempat di Kantor Perhutani KPH Bogor Jl. KSR. Dadi Kusmayadi Komplek Perkantoran Cibinong, Bogor, pada Senin (27/05). 

Penandatangan dilakukan oleh Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto dengan 5 Ketua KTH diantaranya Misdiyanto dari KTH Arcawangi, Arip dari KTH Silih Asih, Rosidin dari KTH Jabal Mulya Datar Tepus, Udeng dari KTH Cibeet dan Setyo Budi Heri Sasmito dari KTH Wangun Alam Lestari yang disaksikan oleh Wakil Administratur/KSKPH Erlandi, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Endang Rusmaya, Kepala Seksi Pembinaan Sumberdaya Hutan Agus Darmaya, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata M. Edwin Hafidz, Kepada Seksi Sumberdaya Manusia, Keuangan dan Umum Wanti Hadi Kusumawati beserta Kepala Subseksi terkait. 

Dalam kesempatan tersebut Ade Sugiharto bahwa kerjasama ini merupakan transformasi dari program PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat) menjadi Kerjasama Kemitraan Perhutani yang berpedoman pada Peraturan Direksi No. 13 Tahun 2023 dalam rangka optimalisasi potensi lahan hutan untuk kegiatan pemanfaatan hutan, rehabilitasi, perlindungan dan pengolahan hasil hutan. 

“Diharapkan dan Perhutani akan melakukan pendampingan dalam hal terkait pengelolaan hutan agar KTH menjadi produktif serta ke depan, untuk kerjasama selanjutnya bisa bertransformasi menjadi entitas bisnis berupa badan usaha berbadan hukum misalnya koperasi atau bentuk lainnya, karena ke depan Perhutani bekerjasama, akan menggunakan skema B2B (business to business)”, tuturnya. 

Sementara Misdiyanto mewakili KTH yang bekerjasama menyampaikan terima kasih atas telah dilakukannya penandatangan kerjasama kemitraan dengan Perhutani KPH Bogor. 

“Kami harap kerjasama berjalan baik dan diharapkan pendampingannya dalam pengembangan usaha dan penanganan pasca panen”, ujarnya. 

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Bogor Hadiri Kuliah Umum di IPB

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor menghadiri undangan Kuliah Umum di Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Rabu (22/05). 

Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto hadir sebagai pembicara dalam kuliah umum Perlindungan Hutan dengan materi Gangguan Hutan di Perum Perhutani bertempat di di Ruang Smart Class Room Wing-R Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB.

Dalam keterangannya Ade Sugiharto mengatakan bahwa pihaknya diundang untuk menjadi pemateri Gangguan Hutan di Perhutani untuk mahasiswa Program Studi Silvikultur, Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB.

“Undangan ini merupakan bagian dari kepercayaan dari pihak civitas akademika Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB kepada Perhutani KPH Bogor serta eksistensi dari Perhutani itu sendiri dalam pengelolaan kawasan hutan yang diembannya, semoga hubungan ini dapat terus terjalin dan senantiasa bersinergi”, tuturnya.

Sementara Ketua Departemen Silvikurtur Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB diwakili oleh Dosen Kebakaran Hutan Ati Dwi Nurhayati mengucapkan terima kasih dan apresiasinya atas berkenan hadir menjadi pembicara dalam Mata Kuliah Program Studi Silvikultur dengan materi Gangguan Hutan di Perum Perhutani, kegiatan ini merupakan bagian dari program praktisi mengajar.

“Semoga ke depan kerjasama semakin terjalin baik, dalam kerangka hubungan Korporasi dengan Perguruan Tinggi”, tuturnya. 

Reporter    : Maulana

Redaktur    : Dewi

YKP3JS Berikan Bantuan Pinjaman Perumahan Kepada 11 Karyawan Perum Perhutani KPH Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendapat pinjaman perumahan dari Yayasan Kesejahteraan Pegawai Perum Perhutani Jati Sejatera (YKP3JS) yang diberikan kepada kepada 11 karyawan sebesar Rp 110 juta, masing-masing sebesar Rp 10 juta, pada Jumat (17/05) bertempat di Kantor Perhutani KPH Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Penyerahan pinjaman perumahan dilakukan oleh Kepala Seksi Pengembangan dan Perencanaan Bisnis Endang Rusmaya bersama Kepala Subseksi Sumber Daya Manusia dan Umum Tomi Wahyudi kepada 11 orang karyawan Perhutani KPH Bogor dari Kantor KPH dan BKPH lingkup KPH Bogor.

Pada kesempatan tersebut mewakili Administratur/KKPH Bogor Endang Rusmaya menyampaikan bahwa penyaluran dana bantuan pemilikan rumah ini diberikan atau diserahkan oleh YKP3JS kepada Perum Perhutani Pusat, didistribusikan serta diberikan secara selektif untuk seluruh wilayah kerja Perum Perhutani dan KPH Bogor menjadi salah satunya. Bantuan ini diberikan secara regular setiap dua tahun, diberikan dalam bentuk pinjaman tanpa bunga yang pengembaliannya diangsur dalam waktu lima tahun.

Ketika karyawan memasuki masa pensiun atau jika ada yang meninggal dunia sebelum waktu pensiun, pengembalian iuran perumahan akan diterima, nilainya sesuai dengan akumulasi iuran pemilikan rumah yang telah disetorkan kepada YKP3JS.

“Semoga pinjaman bantuan perumahan YKP3JS dapat dimanfaatkan dan dipergunakan dengan baik” jelasnya. 

Reporter    : Maulana

Redaktur    :