Rusdan Pelaksana PT. Nuansa Jaya Perkasa : Semua Betonisasi Di Kabupaten Bogor Pasti Ada Keretakan

No

Rusdan Pelaksana PT. Nuansa Jaya Perkasa : Semua Betonisasi Di Kabupaten Bogor Pasti Ada Keretakan

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Bogor, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, telah menggelontorkan dana dalam jumlah yang cukup fantastis demi menunjang kelancaran barang dan jasa melalui program penyelenggaraan jalan baik kabupaten maupun kota, Jum’at (21/10/22).

Seperti halnya anggaran sebesar Rp.2.983.714.500,00 yang telah digelontorkan untuk peningkatan jalan SPN Lido-Srogol, Kecamatan Cigombong, namun sangat disayangkan, pekerjaan rekontruksi jalan yang di laksanakan oleh PT.Nuansa Jaya Perkasa dengan Konsultan PT. Bina Index Consult tersebut diduga dikerjakan asal-asalan, sehingga menyebabkan kerugian bagi masyarakat ataupun negara.

Pekerjaan yang dilaksanakan dalam 150 hari kalender tersebut menjadi sorotan masyarakat, pasalnya beton yang dikerjakan terlihat banyak retakan dibeberapa titik, sehingga di khawatirkan tidak akan bertahan lama.

Saat radarinformasi mencoba mengklarifikasi ke pihak pelaksana via seluler, Pelaksana menjelaskan bahwa, “Untuk beton pelaksanaannya sudah sesuai yang di RKS, hasilnya sudah di uji dan untuk mutunya juga udah di uji”.

“Terkait retak coba saya minta betonisasi di Kabupaten Bogor mana sih yang ga retak, biar untuk saya studi, intinya semua sudah sesuai prosedur”, ujar Rusdan selaku Pelaksana.

Dewi/red

Proyek Jalan Senilai Milyaran di Kecamatan Cisarua diduga dikerjakan Asal-asalan

Proyek Jalan Senilai Milyaran di Kecamatan Cisarua diduga dikerjakan Asal-asalan

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Bogor Jawa Barat, telah menggelontorkan anggaran yang cukup fantastis nilainya untuk program pembangunan jalan guna memperlancar mobilitas, sehingga diharapkan kedepannya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, Senin (19/09/22).

Salahsatunya adalah proyek Peningkatan Jalan Cilember – Batulayang, Kecamatan Cisarua, program penyelenggaraan jalan yang menelan anggaran sebesar Rp. 1.928.996.000 tersebut dikerjakan oleh CV.Rajanska Banguntama dengan Konsultan Pengawas oleh PT. Nasuma Putra, akan tetapi ada yang janggal dalam pekerjaannya dan menjadi perguncingan di masyarakat.

Bagaimana tidak, proyek yang belum selesai dilaksanakan tersebut sudah tampak retak-retak dibeberapa tempat dan pengelupasan dimana-mana, hal tersebut diduga karena adanya gagal kontruksi dan juga lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

Dona selaku Ritasi saat dikonfirmasi Ia mengatakan bahwa, “Kerusakan tersebut sudah diperbaiki pada hari Jum’at kemarin, langsung dari pihak betonnya, langsung yang mengerjakan disaksikan oleh Dinas UPT dan Konsultan Pengawas”.

“Maaf sebenernya kalau saya cuma orang ritasi aja, untuk masalah tekhnik lebih baik langsung dengan direkturnya, karena sebetulnya bukan kapasitas saya untuk menerangkan”, ujar Dona.

Sementara itu, Warga sekitar mengatakan meskipun sudah diperbaiki, akan tetapi masih banyak retakan-retakan kecil yang ada.

“Ini proyek belum selesai, tapi ga tau kenapa udah pada retak dan betonnya juga ngelupas tergerus air, mungkin kurang semen atau apalah, saya juga ga paham”, ujar salahsatu Warga yang enggan di sebutkan namanya.

Dewi/red