Pemdes Sukamahi Realisasikan Sejumlah Pembangunan, Betonisasi, Pengaspalan hingga Kampung Dayeuh

BOGOR.radarinformasi.com — Pemerintah Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, tengah merealisasikan sejumlah pembangunan di beberapa wilayah desa. Kegiatan tersebut mencakup betonisasi jalan, pengaspalan, hingga pembangunan Kampung Dayeuh Pajajaran.

Salah satu pekerjaan yang tengah berlangsung berada di Kampung Blendung RW 05, berupa betonisasi jalan poros desa dan kelengkapannya.

Berdasarkan papan informasi kegiatan, pekerjaan tersebut memiliki volume sepanjang 430 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 15 sentimeter.

Kegiatan betonisasi tersebut bersumber dari Bankeu Akselerasi Khusus Kabupaten Bogor Tahun 2026 dan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sukamahi.

Anggaran pekerjaan terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama tercantum sebesar Rp261.570.000, sedangkan tahap kedua sebesar Rp273.400.000. Dengan demikian, total anggaran kedua tahap mencapai Rp534.970.000, termasuk upah pekerja dan pajak.

Selain betonisasi di Kampung Blendung, pembangunan juga berlangsung di Kampung Bojong Kaso RW 04 berupa pengaspalan jalan sepanjang 500 meter, dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter.

Di wilayah Bojong Kaso RW 04 tersebut, terdapat pula kegiatan lain yang berjalan secara terpisah, yakni pembangunan Kampung Dayeuh Pajajaran.

Pembangunan Kampung Dayeuh Pajajaran dilakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi serta kebutuhan di lapangan. Program tersebut merupakan bagian dari penataan kawasan lingkungan masyarakat yang berjalan di wilayah tersebut.

Kepala Desa Sukamahi, Budi Mamat, SE, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor atas dukungan yang diberikan melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Akselerasi.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan di tingkat desa, khususnya untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur yang menjadi kepentingan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Desa Sukamahi, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor atas bantuan yang telah diberikan melalui Bantuan Keuangan Akselerasi. Bantuan ini sangat membantu dalam merealisasikan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa KBM.

Selain itu, ia juga berharap pembangunan jalan poros tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mengingat ruas jalan itu menjadi akses penghubung dengan wilayah Desa Bendungan dan Desa Banjarsari.

“Harapan kami, pembangunan jalan poros ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, karena akses ini berbatasan dan menjadi penghubung dengan Desa Bendungan serta Desa Banjarsari. Mudah-mudahan dengan kondisi jalan yang semakin baik, mobilitas masyarakat juga semakin lancar,” pungkasnya.

Dengan adanya sejumlah kegiatan tersebut, pembangunan di Desa Sukamahi tidak hanya difokuskan pada peningkatan akses jalan melalui betonisasi dan pengaspalan, tetapi juga menyasar penataan lingkungan permukiman masyarakat.

Red

Proyek Betonisasi Jalan Lingkungan di Desa Sukamahi Rampung, Warga Sambut Antusias

BOGOR.radarinformasi.com — Pemerintah Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, resmi merampungkan pekerjaan Betonisasi Jalan Lingkungan beserta kelengkapannya di Kampung Jami RT 004 RW 005, Dusun III. Pembangunan sepanjang 150 meter, lebar 1 meter, dan ketebalan 10 sentimeter ini kini telah selesai dan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat.

Proyek dengan nilai anggaran Rp 98.000.000 yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025 tersebut dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sukamahi dan diselesaikan tepat waktu sesuai standar teknis. Pembangunan ini menjadi salah satu bentuk komitmen desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar untuk masyarakat.

Dengan selesainya betonisasi ini, mobilitas warga menjadi jauh lebih lancar. Akses menuju permukiman serta aktivitas harian masyarakat kini lebih aman dan nyaman berkat perbaikan jalan yang sebelumnya dinilai kurang memadai.

Maman Maulana, selaku RT setempat, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pengerjaan yang telah diselesaikan oleh pihak Pemdes Sukamahi. “Jalan ini sangat vital bagi warga, dan kami benar-benar merasakan manfaatnya. Terima kasih kepada pemerintah desa yang sudah memperhatikan kebutuhan lingkungan kami,” ujarnya.

Kepala Desa Sukamahi, Budi Mamat, SE, juga memberikan apresiasi atas terselesaikannya proyek tersebut. “Alhamdulillah pembangunan ini dapat selesai dengan baik. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas dukungan anggaran, serta seluruh warga yang ikut menjaga kelancaran proses pekerjaan. Semoga infrastruktur ini membawa manfaat besar dan mendukung kenyamanan masyarakat dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Pemerintah Desa Sukamahi berharap hasil pembangunan ini turut memperkuat semangat desa menuju lingkungan yang Gemah, Ripah, Repeh Rapih.

Rizal

Masyarakat Desa Sukamahi tampak Sumringah terima Bansos Pangan 2023

BOGOR.radarinformasi.com- Bansos Pangan 2023 berupa bantuan beras 10 kg sudah disalurkan pemerintah melalui PT Pos Indonesia mulai 5 April 2023 silam, untuk jumlah keseluruhannya, pada tahap kali ini, PT Pos Indonesia akan menyalurkan bantuan beras 10 kg kepada 13 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari total target penerima 21,3 juta KPM, Selasa (09/05/23).

Begitu pula dengan warga Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, sebanyak 798 KPM tampak berbondong-bondong antri di Aula Kantor Desa guna mengambil bantuan pangan tersebut, untuk warga penerima bantuan beras 10 kg merupakan warga yang terdaftar sebagai KPM dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.


“Untuk KPM penerima Bansos Pangan ini merupakan KPM BPNT dan ada beberapa tambahan KPM baru, masyarakat sangat terbantu dengan adanya Bansos Pangan ini, meskipun kadang-kadang sebagai Kepala Desa juga bingung mengjadapi masyarakat yang protes saat tidak mendapatkan”, ujar Budi Mamat,S.E selaku Kepala Desa.

“Kita berharap untuk bantuan yang dikucurkan pemerintah dapat tepat sasaran sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial”, pungkasnya.