Desa Kuta Mantapkan Infrastruktur: Pembangunan TPT Tahap Lanjutan Hadir Lebih Kokoh

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Kuta terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa melalui program Bantuan Samisade Tahun Anggaran 2025. Tahun ini, anggaran Samisade dialokasikan untuk tiga titik pembangunan, salah satunya pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Tari Kolot RT 001 RW 004. Proyek ini merupakan lanjutan dari pembangunan tahap pertama yang sebelumnya telah memberikan dampak positif terhadap akses dan keamanan lingkungan warga.

Pada tahap lanjutan ini, pembangunan TPT dikerjakan dengan volume P. 30 meter x L. 0,30 meter x T. 5 meter, menggunakan anggaran sebesar Rp120.000.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor. Demi memperkuat struktur bangunan, pemasangan TPT dilakukan dengan sistem terasering, menyesuaikan dengan kondisi lokasi yang terjal sehingga konstruksi menjadi lebih kokoh, stabil, dan tahan terhadap tekanan tanah. Seluruh pekerjaan dilaksanakan oleh TPK Desa Kuta bersama masyarakat dengan target penyelesaian 12 hari kalender.

Ketua TPK Desa Kuta, Budi, menyampaikan bahwa metode terasering dipilih agar bangunan benar-benar aman dan efektif. “Kami berupaya menerapkan konstruksi terbaik, termasuk sistem terasering, supaya TPT lebih kuat menahan tekanan tanah di lokasi yang cukup curam. Bersama masyarakat, kami bekerja semaksimal mungkin agar pembangunan ini memberi manfaat jangka panjang,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (5/12/2025).

Sementara itu, salah satu warga Kampung Tari Kolot, Ervan, turut mengapresiasi pembangunan tersebut. “Terima kasih kepada pemerintah desa dan program Samisade. Pembangunan TPT ini sangat terasa manfaatnya bagi warga, terutama dalam menjaga keamanan lingkungan. Semoga pembangunan lainnya juga terus berjalan lancar,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya pembangunan di tiga titik ini, Pemerintah Desa Kuta berharap peningkatan infrastruktur dapat semakin memperkuat keamanan lingkungan, memperlancar mobilitas warga, dan memberikan dampak positif bagi aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat setempat.

Rizal

Pemdes Kuta Salurkan BanKeu 2025 untuk Pembangunan Infrastruktur

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor mulai merealisasikan Bantuan Keuangan (BanKeu) tahap 1 Tahun Anggaran 2025. Sejumlah program pembangunan infrastruktur dilaksanakan di empat RW, mencakup pembangunan tembok penahan tanah (TPT) dan betonisasi jalan desa.

Berdasarkan papan kegiatan yang terpasang di lokasi, anggaran pembangunan bersumber dari APBD Kabupaten Bogor dengan nilai 120.000.000 rupiah termasuk pajak. Pelaksanaan pekerjaan dikerjakan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Kuta yang diketuai Budi, bersama masyarakat setempat. Salah satunya pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di RT 01, Kp. Goleah.

Adapun rincian kegiatan pembangunan meliputi:

RW 1 (RT 01 Kp. Goleah): Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT)

RW 2: Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT)

RW 3: Betonisasi jalan desa

RW 4: Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT)

Ketua TPK Desa Kuta, Budi, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan pembangunan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami berupaya melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan ini agar manfaatnya bisa langsung dirasakan. Selain itu, pengerjaan juga mengikuti spesifikasi teknis yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Budi juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pemdes Kuta serta Pemerintah Kabupaten Bogor atas dukungan penuh terhadap pembangunan di desanya.

“Atas nama TPK dan masyarakat Desa Kuta, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemdes Kuta dan khususnya Pemkab Bogor yang telah memberikan bantuan keuangan ini. Dukungan ini sangat berarti untuk memperkuat infrastruktur desa dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tambahnya.

Selain itu, Budi juga menyampaikan bahwa pihak pemerintah desa berkomitmen menyalurkan bantuan keuangan secara tepat sasaran. “Pembangunan ini bukan hanya fisik, tapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Pengerjaan pembangunan dijadwalkan selesai dalam waktu yang telah ditentukan sesuai kalender kerja. Dengan adanya program BanKeu 2025, Pemdes Kuta berharap hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah desa.

Reporter : Bule