Polsek Parung Panjang Mengamankan Segerombolan Pelajar Diduga Akan Tawuran

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Parung Panjang telah mengamankan para pelajar yang diduga akan melakukan aksi tawuran pada Senin 06 Maret 2023, diketahui sekirtar 16.30 WIB di Warung Jaya (WarJa) Kp. Cikabon Desa Cibunar Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor, tempat  berkumpulnya para pelajar tersebut, Selasa (07/03/2023).

Kapolsek Parung Panjang AKP Dr. Suharto, S.H,.M.H mengatakan bahwa benar telah mengamankan para pelajar yang diduga akan melakukan aksi tawuran dan mereka berkumpul di Warung Jaya (WarJa ) yang merupakan wilayah hukum Polsek Parung Panjang.

Dari para pelajar yang diamankan sebanyak kurang lebih 22 orang pelajar laki laki, diantaranya diketahui masih dibawah umur dan berstatus masih sekolah di SMK YASTRIF 2, diantaranya sebagai berikut : SF Bin T als C (18), NF Bin RM (17), RDH Bin S (16), IPP Bin M (18), A Bin M (16), ZS Bin US (17), GG Bin US (19), MZ Bin H (18), SWS Bin S (19), N Bin M (19), MRA Bin AD (19), G Bin R (19), A Bin S (19), I Bin J (19), JA Bin S (18), IR Bin W (18), RA Bin IS (19), PR Bin SB (19), A Bin M (17), IJ Bin K (18), NA (18), ADP (17).

“Diketahui adanya segerombolan para pelajar yang diduga akan melakukan aksi tawuran tersebut berawal dari Aulia salahsatu seorang guru yang melihat segerombolan pelajar tersebut di Warung Jaya (Warja) dan langsung melaporkan kepada satgas pelajar dan juga kepada pihak Kepolisian Polsek Parung Panjang, kemudian personil Polsek Parung Panjang bersama Satgas Pelajar langsung mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap para pelajar tersebut, lalu segera diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Parung Panjang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan dilakukan pembinaan dengan memanggil pihak sekolah dan juga orangtua masing- masing dari para pelajar tersebut”, tutup Kapolsek Parung Panjang Akp Dr. Suharto.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Ratusan Pelajar Siap Menjadi Pelopor Moderasi di Kalangan Milenial

Ratusan Pelajar Siap Menjadi Pelopor Moderasi di Kalangan Milenial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Provinsi Jawa Barat bersama Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat mengadakan kegiatan Kelas Moderasi Milenial diikuti oleh ratusan peserta MAN se-Jawa Barat bertempat di Asrama Haji Indramayu, Jumat (27/1/2023).

Pembukaan berlangsung dengan khidmat dihadiri oleh Ketua PWNU Provinsi Jawa Barat KH. Juhadi Muhammad, Kabag TU Kanwil Kemenag Jabar Drs. M. Ali Abdul Latif, Kepala Kemenag Kabupaten Indramayu Drs. H. Moh. Mulyadi, M. M. Pd, dan Ketua PW IPNU Jawa Barat Ahmad Regi Maulana.

Dalam sambutannya Regi selaku Ketua PW IPNU Jabar menyampaikan bahwasanya kegiatan kelas moderasi milenial ini sebagai bentuk singkronisasi program antara PW IPNU Jabar dan Kanwil Jabar dalam hal Moderasi Beragama khususnya di kalangan Milenial.

“Alhamdulilah kita bisa melaksanakan program ini dengan menghadirkan peserta Siswa siswi MAN se-Jawa Barat dan kegiatan ini akan menjadi motor gerakan dan pelopor moderasi dikalangan milenial,” ucap Regi.

Kelas moderasi milenial ini akan berlanjut di tingkat kabupaten/kota yang berada di Jawa Barat, Regi menilai bahwa hari ini penguatan nilai – nilai moderasi sangatlah tepat bagi kaum milenial.

Akselerasi teknologi yang mempengaruhi gaya hidup dan pola pikir kita, kalau tidak kita filter sejak dini akan sangat rentan dan mudah masuk faham – faham radikalisme di kalangan milenial.

“Makanya kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman berbangsa dan beragama yang relevan dan mampu memberikan pengaruh yang positif bagi kalangan pelajar, karena dari beberapa kajian yang kita lakukan, kalangan pelajar atau milenial masih banyak yang terpapar oleh paham-paham yang tidak sesuai dengan landasan agama dan negara,” terangnya.

Kabag TU Kanwil Jabar mengatakan kami sangat mendukung penuh apa yang dilakukan oleh PW IPNU Jawa Barat dalam mengawal pelajar milenial ini, dengan memberikan pemahaman moderasi yang baik ditengah-tengah adanya perubahan yang terjadi di sekitaran kita.

“Dengan harapan semua peserta bisa berdiskusi memahami apa itu moderasi dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menjadi pelajar atau milenial yang berguna bagi agama, bangsa dan negara,” ucapnya.

Sementara itu, KH. Juhadi Muhammad Selaku ketua PWNU Jawa Barat yang hadir turut memberikan sambutan sekaligus membuka acara mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada PW IPNU Jawa Barat, yang telah menginisiasi terlaksana nya acara kelas moderasi milenial ini.

“Saya berpesan agar semua peserta bisa memetik hasil dari kegiatan ini dengan menjadi ummat Nabi yang moderat dan berpengaruh baik bagi kehidupan bermasyarakat,” harapnya.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi Pelangi

13 Pelajar Diamankan Kepolisian Saat Akan Gelar Aksi TawuranPol

13 Pelajar Diamankan Kepolisian Saat Akan Gelar Aksi Tawuran

BOGOR.radarinformasi.com – Sebanyak 13 orang anak remaja diamankan pihak kepolisian dari Polsek Cileungsi Polres Bogor, Para remaja tersebut diamankan saat akan menggelar aksi tawuran di wilayah Jalan raya Satu Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Rabu malam (18/01/2023).

Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen S.H., S.I.K., M.I.K Mengatakan bahwa para remaja yang kita amankan ini merupakan Para remaja yang berasal dari dua SMK berbeda yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi.

Jadi kedua kelompok pelajar SMK ini berjanjian untuk menggelar aksi tawuran dengan titik temu di Jalan Raya Narogong Pangkalan Tujuh, Limus Nunggal Kecamatan Cileungsi ini.

“Kami yang menerima informasi terkait akan digelarnya aksi tawuran remaja tersebut bergerak cepat dengan langsung Mengamankan 13 orang remaja yang berstatus sebagai pelajar ini, berikut barang bukti tiga buahnya senjata tajam jenis celurit dan sembilan unit kendaraan roda dua”.

“Hingga saat ini proses pemeriksaan terhadap para pelajar tersebut pun masih kita lakukan. Sementara itu kepada orang tua dari masing-masing remaja maupun pihak sekolah Kita langsung lakukan pemanggilan”, ungkapnya.

Red