Perhutani Bogor Hadiri Gelaran Pasar Pasisian Leuweung di Bekasi

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor turut hadiri gelaran Pasar Pasisian Leuweung di Bekasi tepatnya di Hutan Kota Eduforest, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, pada Minggu (26/05).

Gelaran yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Dinas Kehutanan, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I, dibuka oleh Penjabat (PJ) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, PJ. Bupati Bekasi Dani Ramdan dan Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat. Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Ujungkrawang Edi Sunardi, Kepala Dinas terkait, Muspika setempat dan segenap para tamu undangan. 

Dalam keterangannya mewakili Administratur/KKPH Bogor Edi Sunardi menyampaikan apresiasi serta dukungannya terhadap Gelaran Pasar Pasisian Leuweung yang diadakan oleh Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I di Hutan Kota Eduforest Bekasi. 

“Kegiatan ini diisi dengan beragam acara yang menarik sehingga adanya antusiasme masyarakat dan sangat bermanfaat khususnya untuk produsen yaitu petani lokal dalam memasarkan produknya serta untuk konsumen harga menjadi lebih terjangkau karena bertemunya langsung antara produsen dan konsumen sehingga memotong rantai distribusi. Ke depan diharapkan Perhutani dapat berpartisasi dengan ikut serta dalam gelaran ini untuk memperkenalkan dan memasarkan produk Perhutani”, ujarnya.

Sementara Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Iding Supriatna mengatakan bahwa gelaran ini dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat khususnya masyarakat sekitar hutan, kegiatan ini merupakan salah satu inovasi yang mengkolaborasikan para pihak dalam aspek pemasaran produk hasil hutan dan pertanian sekaligus mempromosikan pariwisata alam.

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Bogor Hadiri Pasar Pasisian Leuweung di Kabupaten Bekasi


BOGOR.radarinformasi.com– Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor, pada Minggu 8 Oktober 2023 menghadiri kegiatan Pasar Pasisian Leuweung di Hutan Kota Setu Ajarwana, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Selasa (10/10/2023).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Kelompok Tani Hutan (KTH), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Tamansari, Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah I.

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Ujungkrawang Denih Sutisna dan jajaran serta tamu undangan diantaranya Plt. Bupati Bekasi Dani Ramdan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian, Kepala CDK Wilayah I Iding Supriatna, segenap tamu undangan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Dinas terkait di Kabupaten Bekasi serta Pimpinan Perusahaan Swasta di Kabupaten Bekasi.

Mewakili Administratur/KKPH Bogor, Denih Sutisna menyampaikan bahwa melalui program Pasar Pasisian Leuweng terdapat harapan dan peluang besar untuk mempromosikan hasil produk andalan Pelaku UMKM, Petani Milenial dan Kelompok Tani Hutan di sekitar Kawasan Hutan Muaragembong melalui skema pemanfaatan kawasan hutan.

“Terdapat 3 (tiga) potensi peluang  usaha yang dapat dikembangkan, yaitu (1) Budidaya Perikanan Pola Silvofishery (2)  Jasa Lingkungan Usaha Wisata Hutan Mangrove (3) Produksi pangan dari bahan buah Mangrove. Dari ketiga potensi usaha tersebut sejalan serta turut mendukung upaya pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan atau yang disebut Green Economy”, tuturnya.

Sementara Dani Ramdan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat atas penyelenggaraan Pasar Leuweng di Kabupaten Bekasi dan momen ini mudah-mudahan akan menjadi motivasi bagi Pelaku UMKM, Petani Milenial dan Kelompok Tani Hutan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Selaku Bupati, kami dan dinas terkait akan selalu mengawal program-program produktif dari Pemprov untuk diterapkan dan disosialisasikan kepada semua pihak terkait, para pelaku usaha di bidangnya masing masing, karena Kabupaten Bekasi potensial bagi pengembangan usaha seperti UMKM pertanian, usaha wisata, perikanan dan usaha pemasaran digitalisasi”, tuturnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi