Banjir Rezeki, Pasar Sandang Jatibarang Diserbu Pembeli

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Memasuki awal Ramadan, geliat ekonomi mulai terasa di sejumlah pusat perbelanjaan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Salah satu yang paling ramai diserbu warga yakni Pasar Sandang Jatibarang yang berlokasi di kawasan Jalan Mayor Dasuki, Kecamatan Jatibarang.

Pasar yang dikenal sebagai Pasar Minggonan ini hanya digelar setiap Rabu dan Minggu. 

Meski demikian, antusiasme pembeli tak pernah surut, terutama menjelang Lebaran. 

Beragam jenis pakaian ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari busana muslim, baju koko, gamis, hingga pakaian anak-anak dan pakaian tidur.

Tak heran jika pasar ini menjadi primadona warga yang berburu baju Lebaran dengan kualitas baik namun harga bersahabat. 

Bahkan, pembeli tak hanya datang dari wilayah Indramayu, tetapi juga dari luar daerah seperti Kabupaten Subang dan Kabupaten Majalengka.

Salah satunya Neni, warga Kecamatan Jatitujuh, Majalengka. Ia datang bersama anak dan adiknya menggunakan sepeda motor untuk berbelanja kebutuhan Lebaran.

“Saya biasanya belanja di minggu awal dan akhir Ramadan. Selain untuk keluarga, saya juga beli buat oleh-oleh sanak saudara,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, pilihan pakaian di Pasar Sandang sangat beragam dan harganya relatif murah sehingga sudah menjadi langganan setiap tahun.

Hal serupa disampaikan Ito, warga Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu. 

Ia mengaku sudah tiga tahun terakhir rutin membeli kebutuhan pakaian Lebaran di pasar tersebut.

“Selain kualitasnya bagus, harganya juga terjangkau untuk wong cilik. Lebih baik beli di sini karena lebih hemat,” katanya.

Ito menyiapkan anggaran belanja sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu setiap kali datang. 

Dengan nominal tersebut, ia bisa membawa pulang beberapa potong pakaian, mulai dari celana, baju muslim, hingga pakaian anak.

Ia menambahkan, harga pakaian di Pasar Sandang Jatibarang bahkan bisa lebih murah hingga 50 persen dibandingkan pasar modern.

Variasi model dan pilihan pedagang yang beragam menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Ramainya aktivitas jual beli di pasar ini menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang, sekaligus menandakan meningkatnya daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Polisi Sidak Distributor, Pasar Modern dan Tradisional, Pastikan Stok Minyak Goreng di Indramayu Aman

Polisi Sidak Distributor, Pasar Modern dan Tradisional, Pastikan Stok Minyak Goreng di Indramayu Aman

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu bersama Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopdagin) melakukan inspeksi mendadak (sidak) komoditas minyak goreng ke sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (16/03/2022).

Sidak tersebut dilakukan mulai dari tingkat distributor, pasar modern, sampai ke pasar tradisional dalam rangka pengawasan serta memastikan ketersediaan stok minyak di wilayah Indramayu aman.

“Stok dari salahsatu distributor yang tadi sudah kami kunjungi ada sekitar 1.400 karton. Dengan demikian, diketahui di wilayah Indramayu minyak goreng aman dan tidak ada kelangkaan,” kata Kanit II Satreskrim Polres Indramayu, Iptu Suripto, disela kegiatan sidak.

Selain melakukan pengecekan pada distributor, Iptu Suripto menyampaikan, bahwa pihaknya juga telah melakukan pengecekan ke Pasar modern dan Pasar tradisional.

“Ternyata stok minyak goreng dalam kemasan di Pasar modern banyak dan stok minyak goreng curah di Pasar tradisional pun ada. Sehingga kami bersama Diskopdagin ini bisa menyimpulkan bahwa memang di Indramayu tidak ada kelangkaan minyak,” ujarnya.

Sementara, Staf Pengawasan Bidang Perdagangan Diskopdagin Indramayu, Casmad mengungkapkan, soal kelangkaan dan harga minyak di wilayah Kabupaten Indramayu, Dinas Bidang Perdagangan sebelumnya telah melakukan pengendalian, diantaranya, melalui pengawas dan monitoring di setiap toko modern serta pasar tradisional.

“Bahwasanya, Dinas Bidang Perdagangan bersama Polres Indramayu telah melakukan pengecekkan di lapangan dan pengendalian serta mengantisipasi harga minyak melalui pengadaan pasar murah di beberapa pasar bekerja sama dengan Bulog,” ungkapnya.

Reporter : Slamet Hidayat
Reporter : Dewi Pelangi