Tak Butuh Waktu Lama, PJ Bupati Mulai Wujudkan Impian Masyarakat Mubar

Tak Butuh Waktu Lama, PJ Bupati Mulai Wujudkan Impian Masyarakat Mubar

MUNABARAT.radarinformasi.com- DR. Bahri. S.STP., M.SI. selaku Penjabat (PJ) Bupati Muna Barat, dalam waktu singkat mulai wujudkan harapan Masyarakat Kabupaten Muna barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara, Jum’at (24/06/2022).

Fajar Hariki, selaku juru bicara PJ Bupati Muna barat mengatakan, Dr Bahri belum cukup sebulan menjalankan tugas sebagai Penjabat (PJ) Bupati Muna barat (Mubar) yang dipercayai oleh presiden melalui Menteri Dalam Negri (Mendagri) Tito Karnavian untuk menakhodai Kabupaten Muna Barat (Mubar)
menjadi motorik pemerintahan plus pembangunan di bumi Tercinta Laworo, sang birokrat muda dengan karir cemerlang di Kemendagri ini, telah menunjukan langkah progtesivitanya untuk membangun Daerah Muna Barat.

“Langkah dan terobosan – terobosan pembangunan yang dilakukan dengan energi gas full tampaknya telah menjadi style dan gaya tersendiri untuk mendrive pemerintahan dan pembangunan di Wilayah Lawa Tiworo Kusambi (Laworoku). DR. Bahri, Selaku Penjabat (PJ) Bupati Muna barat (Mubar), baru sepekan dilantik menjadi pemimipin pemerintahan di bumi Laworo sudah melakukan langkah terobosan berupa percepatan pembangunan, diantaranya pembangunan Rumah jabatan Bupati (Rujab) juga pimpinan DPRD serta Mol Pelayanan perizinan, serta peningkatan kesejahteraan dan pendapatan para Pegawai( TPP) rencana implementasi pembangunan serta peningkatan kesejatraan ASN.

“Ini tentu telah mulai terwujud dan ini bukan janji politik karena semua rencana tertuang secara tekstual dalam dokumen pelaksanaan pembangunan yang disebut RPD, dokumen pembangunan ini biasa disebut RPJM transisi, yang menjadi pedoman atau rujukan Penjabat (PJ) Bupati dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan dalam periode 2022 – 2025 atau sampai dengan adanya Bupati defenitif”, ujar Fajar Hakiki.

Di dalam RPD itu didasari atas permasalahan utama pembangunan yang ada selama ini antara lain :

  1. Rendahnya kualitas SDM
  2. Rendahnya Produksi, Produktivitas dan Nilai Tambah Perekonomian Daerah
  3. Belum optimalnya tata kelola pemerintahan
  4. Belum optimalnya daya saing infrastruktur dan lingkungan.

“Rencana pembangunan tersebut seirama dengan kegiatan komunikasi sosial berupa silaturahim di semua elemen masyarakat termasuk forkopinda, langkah ini adalah bentuk pemahaman sosial dan kultural, karena silaturahim adalah modal sosial dalam pelaksanaan pembangunan daerah Muna Barat (Mubar), Dr. Bahri, sebagai putra daerah dan putra terbaik Muna Barat (mubar) sangat faham soal pembangunan juga kesejahteraan masyarakat”, jelasnya.

“Oleh karena itu, saya berharap energi yang berserakan ini mari kita satukan dan menyulamnya untuk menjadi kekuatan penolong bagi gerak pembangunan di bumi Laworuku, marilah kita beri kesempatan kepercayaan, pada Dr.bahri untuk mewujudkan harapan masayarakat Muna Barat (Mubar) dengan semangat Mubarku, Mubarmu dan Mubar kita semua”,tutupnya Fajar Hariki.

Reporter : Laode Abubakar
Redaktur : Dewi

Jika Masyarakat Mendukung, Ajudan Bupati Muna Barat Nyatakan Sikap Siap Pimpin Daerahnya

Jika Masyarakat Mendukung, Ajudan Bupati Muna Barat Nyatakan Sikap Siap Pimpin Daerahnya

MUNABARAT.radar informasi.com- Untuk saat ini masyarakat mulai ramai memperbincangkan siapa calon Bupati Muna Barat untuk ke depannya, para calonpun mulai bermunculan dan mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, Senin (25/04/22).

Salahsatu calon yang mulai santer diperhitungkan adalah Andreas yang kerap disapa Andri, Ajudan Bupati Muna Barat, dengan tegas Ia menyatakan sikap bahwa dirinya siap maju untuk memimpin Muna Barat, karena menurutnya, siapapun punya hak yang sama untuk memimpin daerahnya.

“Semua orang punya hak yang sama untuk memipin di Kabupaten Muna barat Provinsi Sulawesi Tenggara, selagi itu tidak bertentangan dengan UU, saya sebagai putra Daerah Muna Barat siap untuk Maju sebagai calon Bupati Muna Barat tahun 2024-2029, jika dapat dukungan dari semua elemen Masyarakat Munabarat”, ujar Andri.

Masih menurutnya, “Untuk menjadi calon pemimpin harus mampumengenal dan tahu apa kehendak masyarakat, intinya sebagai pemimpin harus mampu menciptakan persatuan kesatuan dari semua bidang, baik itu bidang ekonomi maupun bidang sosial budaya dan bidang-bidang lainya demi untuk kesejahteraan rakyat Kabupaten Muna barat”.

Reporter : Laode Abubakar
Redaktur : Dewi Pelangi

Kepala Sekolah Nekat Tampar Siswa untuk Berikan Efek Jera

Kepala Sekolah Nekat Tampar Siswa untuk Berikan Efek Jera

MUNABARAT.radarinformasi.com- Peristiwa memalukan kembali mencoreng di dunia pendidikan, kali ini terjadi pada salahsatu siswa SMP 1 ATAP Tikep, Desa Katela, Kecamatan Tikeb, Kabupaten Muna Barat, kejadian memalukan tersebut terjadi pada tanggal 08 Januari 2022 di lingkungan sekolah, dimana Kepala Sekolah menampar siswa yang menurutnya telah mencoreng nama baik sekolah, Selasa (12/02/22).

Menurut Kepala Sekolah kejadian bermula dari tertangkap basahnya siswa yang sedang minum arak dan merokok di mess sekolah, sehingga hal tersebut memicu kemarahan sang Kepala Sekolah.

“Waktu itu kita dapati siswa tersebut tengah minum Arak, serta ditemukan banyak puntung rokok di lokasi, dengan adanya kejadian ini tentu saja bisa merusak citra baik dari sekolah kita, niat saya menampar hanya untuk memberikan efek jera, biar siswa lain tidak mengikuti kebiasaan buruk tersebut”, ujar Kepala Sekolah.

Merasa tidak terima dengan perlakuan kekerasan yang dilakukan oleh pihak sekolah, Laode Junaedi selaku orangtua dari siswa, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib pada tanggal 10 Januari 2022 ke Polsek Sektor Tikep dengan Laporan Polisi nomor Polisi : LP/B/01/1/2022/SULTRA/RES MUNA/SPKT SEK TIKEP, namun sangat disayangkan pihak berwajib sendiri sampai saat ini belum ada tindak lanjut.

Sementara itu MR (siswa), saat ditemui di kediamannya membantah dengan tuduhan bahwa dirinya sudah mengkonsumsi minuman keras.

“Saya tidak minum Arak, saya hanya minum kopi saja koq”, ujar MR.

Reporter : Laode Abu Bakar

Miris, Bidan Puskesmas Nyaris Menjadi Korban Pelecehan Seksual

Miris, Bidan Puskesmas Nyaris Menjadi Korban Pelecehan Seksual

MUNA BARAT.radarinformasi.com- Sepandai-pandainya Tupai melompat suatu saat pasti akan terjatuh pula, begitu pepatah yang sering terdengar dan sepintar-pintarnya kita menyimpan bangkai pasti akan tercium pula, hal tersebut terjadi kepada SG pemuda usia 29 tahun yang mencoba melakukan tindak kejahatan seksual terhadap Bidan desa setempat, Senin, (21/02/22).

Peristiwa naas menimpa seorang Bidan di wilayah Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan memanjat tembok belakang SG nekat hendak melakukan aksi bejadnya, Ia memanfaatkan keadaan, diman sang Bidan malam itu hanya sendiri berada dalam gedung Puskesmas Pembantu (Pustu).

Menurut keterangan korban, pelaku menodongkan sebilah pisau dapur dan mencoba untuk melampiaskan nafsu bejadnya, dengan sekuat tenaga Bidan melakukan perlawanan meskipun Ia harus menderita luka lebam dan memar di seluruh tubuhnya.

“Meskipun saya harus mati saya tak sudi kehormatan saya direnggut oleh orang yang tidak berhati nurani”, ujar Bidan S.

Pelaku yang berdomisi di Desa Lawada Jaya Kecamatan Sawerigadi, Selain mencoba melakukan kejahatan seksual, SG juga membawa kabur uang korban sebesar Rp.500.000,00.

Sementara itu, JT selaku Kepala Puskesmas berharap agar kejadian tersebut tidak terulang lagi dan jangan sampai menimpa Bidan-bidan yang lain, hingga berita ini ditayangkan, pelaku masih dalam proses pencarian.

Reporter : Laode Abu Bakar
Redaktur : Dewi Pelangi

DPPKBP3A Mubar Gelar Rakor bersama PPKBD terkait 8 Fungsi Keluarga

DPPKBP3A Mubar Gelar Rakor bersama PPKBD terkait 8 Fungsi Keluarga

MUNA BARAT.radarinformasi.com- Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Muna Barat (Mubar) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) se Kabupaten setempat, Rabu (12/1/2022).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kepala DPPKBP3A Mubar La Ode Andi Muna dan didampingi oleh Ruhaya selaku kepala Bidang ( Kabid) Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan.
La Ode Andi Muna mengatakan kegiatan tersebut bertujuan agar bagaimana terciptanya keluarga di Mubar yang berkualitas.

“Keluarga yang berkualitas di Mubar, saya kira belum mencapai target, olehnya itu di rakor ini kami bahas hal-hal yang akan menjadi tugas kami kedepannya. harapannya adalah masyarakat kita ini punya masa depan yang lebih baik”, ungkap Andi Muna.

Mantan kepala Badan kesbangpol Mubar ini juga menyebutkan ada 8 fungsi keluarga yang selalu disosialisasikan oleh pihaknya.

“Diantaranya yakni fungsi agama, fungsi kasih sayang, perlindungan, sosial budaya, reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, serta fungsi pembinaan lingkungan. Ini selalu rutin kami sosialisasikan pada masyarakat,” tuturnya.

Senada dengan La Ode Andi Muna, Kabid Pengendalian Penduduk Penyuluhan dan Penggerakan DPPKBP3A Mubar, Ruhaya mengatakan kegiatan tersebut adalah melakukan koordinasi dengan para PPKBD untuk mencapai keluarga yang sejahtera dan berkualitas.

“Tujuan yang kami sepakati pada rakor kali ini adalah penerapan 8 fungsi keluarga dalam masyarakat. Rakor kali ini juga kami gelar untuk mengevaluasi pencapaian dari pihak kami kurang lebih setahun terakhir ini”, pungkasnya.

Redaktur : Dewi Pelangi
Reporter : Laode Abubakar

Peringati Hari Kesadaran Nasional, Bupati Muna Barat gelar Apel Gabungan

Peringati Hari Kesadaran Nasional, Bupati Muna Barat gelar Apel Gabungan

MUNABARAT.radar.informasi.com- Pemerintah Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, diawal hari kerja pasca hari Raya Idul Fitri,1442/Hijriah, melaksanakan kegiatan upacara Apel gabungan Hari kesadaran Nasional, dilapangan Sekertariat Daerah Muna Barat, yang dipimpin langsung oleh Drs. Achmad Lamani,M.Pd. selaku Bupati Muna Barat, Senin (17/05/21).

Dalam sambutannya Drs. Achmad Lamani,M.Pd. menyampaikan, “Pada momentum Hari Raya Idul Fitri kali ini saya mengajak kepada semua untuk saling bermaaf – maafan satu sama lain, karena kita sebagai manusia tak luput dari salah juga hilaf”.

Masih lanjutnya, “Saya sebagai Kepala Daerah, tentunya tak luput salah juga khilaf, untuk itu dengan segala kerendahan hati saya mewakili keluarga, mengucapkan Minal Aidin Walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin,
upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan upaya untuk terus mengunggah kesadaran kita akan pentingnya menata kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, dalam mengemban tugas sehari – hari, serta sebagai wahana membina dan memperkokoh kebersamaan, kekompakan serta persatuan dan kesatuan”.

“Di hari pertama masuk kerja setelah Lebaran ini, sesuai himbauan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah, agar dilakukan pemantauan, untuk memastikan bahwa ASN telah mematuhi anjuran untuk tidak mudik pada saat Idul Fitri, guna mencegah wabah Covid 19, yang sampai hari ini terus mewabah, juga saya tegaskan kepada semua Kepala OPD untuk segera memberikan laporan secara tertulis kepada Bupati melalui Sekda tentang kehadiran ASN pada lingkup kerja masing – masing”, tuturnya.

“Terkhusus kehadiran ASN sebelum dan setelah pelaksanaan cuti bersama Idul Fitri,1442.Hijriah/2021Masehi ini di laporkan secara berjenjang oleh Pemerintah Daerah, kepada Pemerintah Provinsi lalu kepada Pemerintah Pusat, saya berharap laporan yang akan disampaikan oleh masing – masing Kepala OPD menunjukan bahwa para ASN yang ada di Kabupaten Muna Barat, tidak ada yang mudik pada saat lebaran idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi, terkecuali ASN yang diberikan tugas untuk kepentingan penyelenggaraan Pemerintah Daerah”, pungkasnya.

Reporter : Laode Abubakar

Redaktur : Dewi Pelangi