Begal Sadis di Indramayu Diringkus, Terlibat Kasus Pelecehan Seksual

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tim Resmob Polres Indramayu berhasil menangkap seorang begal sadis yang kerap beraksi di wilayah Indramayu. Pelaku berinisial A (25), warga Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, ditangkap di kediamannya pada Rabu (12/3/2025) setelah dilakukan penyelidikan mendalam. Sabtu (15/3)

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kasat Reskrim AKP Hillal Adi Imawan, mengungkapkan bahwa pelaku menggunakan modus memepet pengendara motor sebelum menjatuhkan korban. Setelah itu, korban diseret ke area persawahan, dipukuli hingga tak berdaya, lalu barang berharganya dirampas.

“Pelaku mengambil sebuah ponsel merek Oppo dan kalung emas milik korban. Akibat serangan brutal ini, korban mengalami luka parah di wajah, mata, dan leher hingga harus menjalani operasi,” ungkap AKP Hillal dalam keterangannya, Jumat (14/3/2025).

Selain mengalami luka serius, korban juga mengalami kerugian materi sekitar Rp 5 juta. Investigasi lebih lanjut mengungkap bahwa pelaku telah melakukan aksi serupa di lokasi lain sedikitnya tiga kali. Tak hanya merampas harta benda, pelaku juga diketahui sering melakukan pelecehan seksual terhadap korbannya.

“Pelaku kerap menyasar perempuan yang melintas di Kecamatan Widasari dan Tukdana. Selain membegal, ia juga kerap melakukan pelecehan seksual,” tambah AKP Hillal.

Polisi juga mencatat bahwa pelaku sering melakukan aksi begal payudara di beberapa titik di Indramayu, sehingga membuat warga resah. Kini, pelaku telah diamankan bersama barang bukti hasil kejahatannya, sementara polisi terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan korban lainnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama saat berkendara sendirian pada malam hari, serta segera melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan kriminal serupa. Dengan tertangkapnya pelaku, diharapkan keamanan di Indramayu kembali kondusif.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Miris, Bidan Puskesmas Nyaris Menjadi Korban Pelecehan Seksual

Miris, Bidan Puskesmas Nyaris Menjadi Korban Pelecehan Seksual

MUNA BARAT.radarinformasi.com- Sepandai-pandainya Tupai melompat suatu saat pasti akan terjatuh pula, begitu pepatah yang sering terdengar dan sepintar-pintarnya kita menyimpan bangkai pasti akan tercium pula, hal tersebut terjadi kepada SG pemuda usia 29 tahun yang mencoba melakukan tindak kejahatan seksual terhadap Bidan desa setempat, Senin, (21/02/22).

Peristiwa naas menimpa seorang Bidan di wilayah Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan memanjat tembok belakang SG nekat hendak melakukan aksi bejadnya, Ia memanfaatkan keadaan, diman sang Bidan malam itu hanya sendiri berada dalam gedung Puskesmas Pembantu (Pustu).

Menurut keterangan korban, pelaku menodongkan sebilah pisau dapur dan mencoba untuk melampiaskan nafsu bejadnya, dengan sekuat tenaga Bidan melakukan perlawanan meskipun Ia harus menderita luka lebam dan memar di seluruh tubuhnya.

“Meskipun saya harus mati saya tak sudi kehormatan saya direnggut oleh orang yang tidak berhati nurani”, ujar Bidan S.

Pelaku yang berdomisi di Desa Lawada Jaya Kecamatan Sawerigadi, Selain mencoba melakukan kejahatan seksual, SG juga membawa kabur uang korban sebesar Rp.500.000,00.

Sementara itu, JT selaku Kepala Puskesmas berharap agar kejadian tersebut tidak terulang lagi dan jangan sampai menimpa Bidan-bidan yang lain, hingga berita ini ditayangkan, pelaku masih dalam proses pencarian.

Reporter : Laode Abu Bakar
Redaktur : Dewi Pelangi