BOGOR.radarinformasi.com- Dilaporkan bahwa pencarian korban bernama Asep alias Ambon bin Husein yang diduga hanyut dan masih belum membuahkan hasil di Sungai Ciaruten Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten BogorSabtu, tanggal 30 Maret 2024. Minggu (31/03/2024).
Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkarnaidi,S.SOS,MM., menjelaskan pencarian yang dilakukan sejak pukul 08.00 – 18.00 WIB melibatkan berbagai pihak, termasuk BPBD Kabupaten Bogor, Polsek Cibungbulang, Koramil Cibungbulang, Kecamatan Pamijahan, Staf Desa Cimayang, keluarga korban dan masyarakat setempat.
“Meskipun pencarian telah dilakukan secara intensif, hingga pukul 16.00 WIB, korban belum juga berhasil ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan pada Minggu 31 Maret 2024, sekitar pukul 08.00 WIB dengan melibatkan bantuan tambahan dari tim SAR dan pemadam kebakaran, adapun kami berharap doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk bisa sama – sama memanjatkan doa untuk petugas di lapangan segara bisa berhasil menemukan dengan segala usaha serta upayanya”, ujar Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkarnaidi.
BOGOR.radarinformasi.com– Polsek Ciampea Polres Bogor lakukan gelar olah TKP tenggelamnya seorang anak di aliran Sungai Curug Hordeng Kp. Bojong Rangkas Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, Jumat 1 Desember 2023 sekitar pukul 13.30 WIB, diketahui keterangan para saksi korban sedang bermain sambil berenang di Curug tersebut. Sabtu (2/12/2023).
Kapolsek Ciampea Kompol Suminto ,SIP,.MH. membenarkan bahwa Korban diketahui bernama Muhammad Raja Bin Sahri (8) bersama 2 orang temannya, dimana Korban Muhamad Raja Bin Sahri langsung meloncat dimana air sedang deras dan langsung tenggelam tidak timbul kembali, kemudian kedua orang temannya langsung memberitahukan kepada orangtua nya di rumah, setelah itu orangtua korban dan dibantu warga mendatangi lokasi dan melihat karena arus air sangat deras sekali semua berusaha mencari bantuan dan menghubungi Dinas Pemadam dan pihak kepolisian juga instansi terkait BPBD.
“Dari hasil penelusuran serta pencarian semua pihak akhirnya korban Muhamad Raja Bin Sahri (8) berhasil ditemukan pada pukul 16.30 WIB, bahwa benar korban tenggelam akibat berenang di arus yang sangat deras, kemudian pihak Kepolisian langsung menyerahkan kepada pihak keluarga duka dan pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai takdir atau sebuah musibah dan tidak berkenan dilakukan otopsi jenazah di RS, dimana dijelaskan pada saat ditemukan awal korban diperiksa seluruh tubuh tidak mengalami ada bekas luka luka ataupun memar”, ujar Kaposlek Ciampea Kompol Suminto.
BOGOR.radarinformasi.com– Pencarian terhadap petugas Jasa Marga dengan inisial YR (49), yang hilang setelah terseret arus air saat membersihkan aliran sungai Cibalok, telah membuahkan hasil. Rabu (15/11/2023).
Korban berhasil ditemukan oleh seorang warga di Kampung Perca, RT.03/RW.01, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Rabu 15 November 2023, sekitar pukul 06:00 WIB.
Teofilo Patrocinio Freitas, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, mengungkapkan bahwa informasi penemuan mayat di wilayah Sindangsari telah diterimanya.
“Ya, betul ada informasi penemuan korban di Gang Kp Perca RT 003 RW 001, ditemukan oleh warga yang bernama Ustadz Ujang warga RT 002 di saluran irigasi pukul 06.00 WIB kurang lebih 300 meter dari titik kejadian,” ungkap Theo kepada wartawan.
Lebih lanjut, Theo menjelaskan bahwa dipastikan identitas jenazah adalah korban yang hanyut sebelumnya dan pihaknya telah menurunkan anggotanya ke lokasi penemuan.
” Menurut keterangan dari pihak PT Jasa Marga dan saksi bahwa jenazah adalah korban atas nama YR (49) yang hanyut pada Senin 13 November 2023 di sekitar gorong dekat Ciawi, Tim Sar Gabungan mengevakusi ke RSUD Ciawi, guna dilakukan otopsi,” jelas Theo.
Pihak terkait masih melakukan proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden yang menimpa petugas Jasa Marga ini dan menurut informasi akan diserahkan kepada pihak keluarganya.
BOGOR.radarinformasi.com– Polsek Cileungsi Polres Bogor lakukan gelar olah TKP tenggelamnya seorang pria di aliran Sungai Cileungsi yang berada Kampung Kirab, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, pada Selasa 14 November 2023. Korban berinisial K (22) tenggelam saat berenang di aliran sungai bersama tiga orang temannya. Selasa (14/11/2023).
Kapolsek Cileungsi AKP Yohannes Redhoi Sigiro, S.H., S.I.K., M.H.Li.I menjelaskan bahwa awalnya korban bersama tiga temannya ini sedang menurunkan bambu dari mobil dan setelah selesai, mereka berenang di Sungai Cileungsi yang berada di samping salahsatu rumah temannya.
“Namun korban tidak bisa berenang sedangkan Sungai Cileungsi sendiri memiliki kedalaman yang sangat dalam dan arus sedang kencang, sehingga korban tengelam dan hanyut”.
“Saat ini kami bersama Tim BPBD dibantu Damkar Cileungsi dan dinas terkait masih berupaya untuk melakukan pencarian terhadap korban yang hingga saat ini keberadaannya belum dapat ditemukan”, jelas Kapolsek Cileungsi AKP Yohanes Ridhoi Sigiro.
BOGOR.radarinformasi.com – Seorang petugas Jasa Marga yang sedang membersihkan saluran air di aliran sungai Cibalok tepatnya RT 01 RW 01, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor dinyatakan hilang usai terbawa arus air bah. Senin (13/11/2023).
Danru BPBD Kota Bogor, Maruli Sinambela mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 12.00 WIB dengan keterangan ada seorang petugas Jasa Marga yang hanyut masuk ke gorong-gorong saat bekerja membersihkan sampah dan lumpur.
“Informasi dilapangan korban bernama Rizal (49) saat itu bersama rekannya dua orang sedang bekerja membersihkan sampah dan lumpur, namun tiba-tiba datang air bah hingga mendorong korban masuk kedalam gorong-gorong, sedangkan dua orang rekan kerjanya selamat,” ucapnya pada Senin, 13 November 2023.
Lantaran korban belum ditemukan, Maruli menyebut pihaknya bersama tim SAR gabungan langsung membentuk tim dan menyisir area aliran air tersebut dengan membagi beberapa titik lokasi pencarian.
“Sekarang tim SAR gabungan lintas instansi sedang melakukan pencarian di sekitaran aliran sungai tersebut. Kita bagi menjadi beberapa titik lokasi pencarian yakni titik awal sampai Mall Ramayana Tajur, dari situ dilanjut ke Sukasari, kemudian dari Sukasari ke Gang Aut, Suryakencana,” ungkapnya.
Selain pencarian dengan menyusuri aliran air, tim SAR gabungan berkoordinasi dengan warga sekitar dan Aparatur wilayah untuk memantau dan memonitor apakah melihat ada orang terbawa arus air pada pukul 13.00 WIB.
“Kendalanya disini banyak gorong-gorong yang dilintasi aliran air tersebut, kami akan memastikan terlebih dahulu kepada saksi-saksi, apakah korban ini betul-betul terbawa arus dan berkoordinasi dengan aparatur wilayah, RT, RW yang dilintasi aliran air untuk melakukan pemantauan visual,” jelasnya.
Kendati demikian, menurut Maruli, setelah ditelusuri aliran air saat korban bekerja ternyata di hulu tepatnya aliran air Simpang Ciawi sedang dilakukan normalisasi sehingga Maruli menilai ada miss komunikasi antara petugas yang bekerja di lokasi kejadian dan di Simpang Ciawi.
“Setelah ditelusuri, adanya air bah ini berasal dari aliran air di Simpang Ciawi, setelah di cek ke lokasi memang benar sedang ada pekerjaan normalisasi. Mungkin tidak ada koordinasi antara yang dibawah (korban) dan diatas (Simpang Ciawi),” katanya.
BOGOR.radarinformasi.com – Pencarian korban hanyut dialiran sungai Ciliwung Desa Pondok Rajeg Cibinong, Kabupaten Bogor, terhadap seorang anak berinisial A (9) tahun yang dilakukan tim gabungan dari Polsek Cibinong Polres Bogor, Basarnas Kabupaten Bogor, Basarnas Pusat, PMI Kabupaten Bogor, Relawan dan Masyrakat akhirnya membuahkan hasil. Minggu (19/06/2023).
Korban yang hanyut terbawa arus pada Sabtu sore 18 Juni 2023 kemarin, berhasil di temukan tim gabungan pada minggu pagi 19 Juni 2023 di jembatan Oren, Kampung Kebon Duren Kotib Depok, yang mana korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.
Kapolsek Cibinong Polres Bogor AKP Waluyo S.H,.M.H mengtakan bahwa pencarian yang dilakukan sejak kemarin akhirnya membuahkan hasil pada hari ini, Korban A (9) ditemukan berjarak 2 kilometer dari lokasi awal kejadian.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukannya ada luka pada tubuh korban, jasad korban sendiri langsung kita bawa kerumah korban dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan”, ungkap Kapolsek Cibinong Polres Bogor AKP Waluyo.
Akhirnya Perjuangan Tim Gabungan Membuahkan Hasil, Korban Terakhir Hanyut Curug Cikembar Ditemukan
BOGOR.radarinformasi.com – Pencarian korban hanyut terbawa arus aliran Curug Cikembar Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor yang di lakukan oleh Tim Gabungan akhirnya membuahkan hasil, satun korban berinisial A (15) pelajar SMP IT AL- Hikmah Depok akhirnya ditemukan di Kp. Batu Kasur Desa Batulayang Cisarua, Pada Senin (17/10/2022).
Penemuan korban A (15) tersebut pertama kali ditemukan oleh para pelajar SD yang melintas di sekitaran lokasi melihat ada sesosok mayat di aliran sungai yang tersangkut di bebatuan. Tim gabungan dari Polres Bogor bersama TNI, SAR, BPBD, Sat Pol PP, PMI dan Relawan yang menerima informasi kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi dan setalah dilakukan pemeriksaan bahwa mayat tersebut merupakan A pelajar SMP IT AL- Hikmah Depok yang hanyut terbawa arus aliran sungai Cikembar.
Kapolsek Megamendung AKP Eddy Santosa S.Pd., M.H mengatakan, “Bahwa Pelajaran SMP Al Hikmah Depok yakni A (15) yang menjadi salah satu korban hanyut di aliran Curug Cikembar yang terjadi pada 12 Oktober 2022 berhasil ditemukan di hari ke lima pencarian korban sekitar pukul 10.25 WIB dengan kondisi telah meninggal dunia, korban terbawa arus sejauh 3 kilometer dari titik awal kejadian. Jadi 4 Pelajar SMP IT AL- Hikmah yang terbawa arus Curug Cikembar seluruhnya berhasil diketemukan”.
“Jenazah Korban langsung kita evakuasi ke RSUD Ciawi untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan, kemudian nantinya kita akan serahkan ke pihak keluarga korban untuk di makamkan”, ungkap Kapolsek.
Pencarian Korban Hanyut di Leuwiliang akhirnya Membuahkan Hasil
BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor. Pencarian korban hanyut Sofi Luna (11 th), warga Gunung Tangkil timur Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Kabupaten Bogor, yang hanyut di bantaran sungai Gunung Tangkil akhirnya membuahkan hasil.
Kejadian hilangnya korban bermula Pada Minggu 21 Maret 2021 pada pukul 16.30 WIB, korban Sofi Luna bersama tiga orang lainnya yaitu Aan Anisa Wati, Cantika dan Eka menuju sungai Gunung Tangkil dengan maksud untuk membersihkan rambutnya setelah sebelumnya Sofi Luna merayakan ulang tahun dengan cara dilempar telor ke kepalanya.
Pada saat di sungai Korban Sofi Luna bersama temannya yaitu Aan Anisa Wati bercanda dengan saling dorong sehingga membuat keduanya terjatuh dan terseret oleh arus sungai, yang mana sebelumnya sungai tersebut sedang dalam kondisi banjir setelah di guyur hujan lebat.
Teman lainnya yaitu Cantika dan Eka yang mengetahui kejadian tersebut pun berteriak meminta tolong, lalu kemudian tak berselang lama warga berdatangan dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Leuwiliang.
Polsek Leuwiliang yang datang ke lokasi bersama Tagana dengan dibantu warga pun langsung melakukan pencarian dan berhasil menemukan Aan Anisa Wati, yang diketemukan sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian dalam keadaan lemas kemudian korban langsung di bawa ke rumah sakit Assyifa dan dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Sementara itu Pencarian korban Sofi Luna yang di lakukan oleh Polsek Leuwiliang, Tim Tagana dan dibantu warga akhirnya membuahkan hasil pada Senin (22/03/2021), korban Sofie Luna (11 th) ditemukan di sungai Cikanniki Kp. Karekel Kecamatan Leuwiliang dan selanjutnya korban di bawa ke RS untuk di lakukan pemeriksaan namun korban dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal. “Atas kejadian ini keluarga korban pun menerima dengan ikhlas, bahwa kejadian ini merupakan sebuah musibah yang menimpa anaknya”, ungkap kapolsek Leuwiliang Kompol Ismet Inono S.H.