Masyarakat Desa Sukaharja Membutuhkan Sosok Pemimpin yang Bisa Wujudkan Janji

Masyarakat Desa Sukaharja Membutuhkan Sosok Pemimpin yang Bisa Wujudkan Janji

CIANJUR.radarinformasi.com- Lu’man atau yang lebih dikenal Heru, adalah sosok yang ternama di wilayah Desa Sukaharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Ia tanpa pamrih melayani dan mengabdi kepada masyarakat untuk memajukan desa menuju lebih sejahtera dan tentunya berakhlakul qorimah, Minggu (29/05/22).

Dengan memprioritaskan pembangunan jalan desa dan lingkungan desa agar perekonomian dapat meningkat sehingga tercipata masyarakat yang sejahtera, menurutnya untuk memajukan suatu desa membutuhkan sosok pemimpin yang berani dalam mengambil dan mewujudkan impian masyarakat, bukan sekedar janji-janji belaka.

“Apabila kita ingin maju, kita membutuhkan sosok pemimpin yang tegas dan lugas, mampu mewujudkan keinginan masyarakat dan tidak sekedar janji-janji belaka, seandainya masyarakat mempercayakan pucuk kepemimpinan tersebut, insyaallah saya akan mulai dengan pembangunan infrastruktur agar mobilitas dapat berjalan lancar dan diharapkan mampu mendobrak perekonomian ke depannya”, ujar Heru.

Sementara itu tokoh pemuda setempat juga sangat mendukung pencalonan Heru, Ia mengatakan bahwa, “Sosok seperti inilah yang kami butuhkan, pak Lu’man adalah sosok yang baik dan suka menolong kepada yang membutuhkan, kami siap mendukung pencalonan beliu”.

Reporter : Cahya (team)
Redaktur : Dewi Pelangi

Warga Cikaret Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Warga Cikaret Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur Perbaiki Jalan Secara Swadaya

CIANJUR.radar.informasi.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap jalan yang rusak, Warga Cikaret Rt.03/03, Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, memperbaiki jalan di lingkungan tersebut dengan cara swadaya, dengan dipimpin oleh Tokoh Masyarat dan Ketua Pemuda setempat, Jum’at (19/02/21).

Hendri mengatakan, “Perbaikan akses jalan yang berada di wilayah Kampung Cikaret itu merupakan inisiatif warga, sementara biaya dan tenaga untuk segala kebutuhan perbaikan jalan, dilakukan secara swadaya dan gotong royong, Alhamdulilah, berkat peran serta dan partisipasi masyarakat, perbaikan jalan bisa terselesaikan”.

Menurutnya, meski jalan tersebut berada di penghujung desa atau perbatasan dengan desa lain, namun akses jalan tersebut sangat produktif, sehingga, melihat akses jalan mengalami kerusakan dan sulit dilewati kendaraan, maka Warga Kampung Cikaret langsung bermusyawarah untuk memperbaikinya.

“Menyadari akan pentingnya akses jalan yang memadai, warga masyarakat rela mengorbankan harta dan tenaganya”, keluhnya.

Pasalnya, lanjut Hendri, “Jika jalan tersebut rusak maka akan sulit dilalui oleh kendaraan bermotor dan akan menjadi tersendat, namun tentu juga akan memperlambat pertumbuhan ekonomi masyarakat”.

Maka dengan kondisi jalan yang sudah baik, bukan hanya urusan Pemerintahan saja yang akan menjadi lancar, akan tetapi dapat mendongkrak laju roda perekonomian Masyarakat, terutama Masyarakat Kampung Cikaret, akan memudahkan Masyarakat membawa hasil pertanian ke pasar atau para Pedagang Keliling.

“Jadi, baik buruknya akses jalan, akan berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi Masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Iman
Redaktur : Dewi Pelangi