Kebakaran Rumah di Desa Cibedug, Polsek Ciawi dan Warga Berhasil Atasi Situasi

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran melanda rumah warga di Kampung Cibedug, Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Kamis (19/10/2024) sekitar pukul 23.30 WIB. Kejadian ini diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di lantai dua rumah korban. Jumat (18/10)

Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, S.H., menjelaskan bahwa kebakaran bermula saat penghuni rumah, Pipih (62), terbangun dan mendapati atap di lantai dua rumahnya telah terbakar. “Saat itu korban langsung membangunkan anak dan anggota keluarganya yang sedang tertidur lelap untuk segera menyelamatkan diri,” ungkap Agus.

Api dengan cepat membesar, dan asap tebal mulai memenuhi rumah. Korban beserta keluarganya berhasil keluar dengan selamat, sementara warga sekitar berupaya membantu memadamkan api. Sekitar pukul 23.30 WIB, warga menghubungi petugas pemadam kebakaran wilayah Ciawi untuk mendapatkan bantuan.

Korban, Pipih (62), berprofesi sebagai ibu rumah tangga, mengalami luka bakar di bagian wajah serta lengan kiri dan kanan. Ia tinggal di Kampung Cibedug, Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Berdasarkan keterangan polisi, kerugian materi akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp30 juta.

Polisi juga telah meminta keterangan dari dua saksi di lokasi kejadian, yakni Siti Halima dan Linda, keduanya berusia 28 tahun dan merupakan warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi sudah terkendali. Warga bersama pihak kepolisian dan korban masih melakukan evakuasi serta pembersihan sisa-sisa kebakaran.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cijeruk Cek TKP Kebakaran Rumah di Perum Casablanca

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Cijeruk menerima laporan kebakaran rumah di Blok E18, Perum Casablanca, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, pada Selasa (24/9/2024).

Kapolsek Cijeruk, AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. “Benar, telah terjadi kebakaran rumah pada Selasa, 23 September 2024, sekitar pukul 11.05 WIB di Blok E18, Perum Casablanca,” ujarnya.

Berdasarkan hasil olah TKP oleh Polsek Cijeruk, kronologi kebakaran adalah sebagai berikut: Sekitar pukul 11.05 WIB, seorang petugas keamanan bernama Rahmat menerima informasi dari warga bahwa terjadi kebakaran di Blok E18. Rahmat segera menuju lokasi dan mendapati asap hitam tebal keluar dari lantai dua rumah tersebut. Mengetahui bahwa rumah tersebut dihuni oleh seseorang, Rahmat berusaha memanggil penghuni namun tidak mendapat respons. Terpaksa, pintu rumah dijebol. Namun, saat masuk, asap tebal menghalangi pencarian penghuni rumah tersebut.

Pada pukul 11.15 WIB, Rahmat segera melaporkan kejadian ini ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor. Petugas tiba di lokasi pada pukul 11.35 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan dalam waktu 25 menit. Penghuni rumah ditemukan di lantai dasar dalam kondisi sadar dan segera dievakuasi.

Polisi menduga kebakaran terjadi karena penghuni rumah, yang diduga memiliki gangguan kejiwaan, membakar matras kasur di dua kamar lantai dua.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua matras yang terbakar dan dua korek api gas dari penghuni rumah, yang juga ditemukan membawa dua pisau dapur di pinggangnya. Selain itu, beberapa barang seperti satu set kursi tamu, dua unit televisi (TV 21” dan TV 42”), serta sebuah speaker aktif juga ikut terbakar.

Penghuni rumah, SA (46), yang berdomisili di Sukamukti, Sukamaju, Cilodong, Depok, akan dibawa oleh saudaranya yang juga pemilik rumah tersebut.

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Hingga berita ini diturunkan, pelaku sudah diamankan oleh pihak keluarga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Gunung Sindur Bersama Instansi Terkait Olah TKP Kebakaran Pabrik PT Olympic

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran hebat melanda pabrik PT Harves Olympic yang berlokasi di Kampung Cikoleang, Desa Pabuaran, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Minggu malam, 8 September 2024. Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 23.15 WIB dan baru berhasil dipadamkan pada pukul 02.00 WIB setelah enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Senin (9/9)

Menurut keterangan saksi, Sri Bimo, api pertama kali muncul di ruang cutting yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Ruang tersebut dipenuhi barang-barang kardus yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat menyebar ke seluruh area pabrik. Saat kejadian, tidak ada aktivitas produksi di pabrik karena karyawan sedang libur.

Pemilik pabrik, Rusli, yang tinggal di Apartemen Casa de Facto, BSD, Kota Tangerang Selatan, diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 5 miliar akibat kebakaran tersebut. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material cukup besar karena sebagian besar barang di dalam pabrik habis dilalap api.

Petugas pemadam kebakaran dari BRIN, Pemadam Depok, dan Pemadam Kabupaten Bogor bekerja sama untuk memadamkan api. Setelah tiga jam, api berhasil dikendalikan dengan bantuan total enam unit mobil pemadam kebakaran.

Kapolsek Gunung Sindur, Kompol Budi JB Santoso, S.H., M.H., memimpin tim dalam melakukan cek lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, serta melaporkan insiden kepada pimpinan Polres Bogor. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lokasi kejadian dilaporkan kondusif setelah kebakaran. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Rumpin Bersama Instansi Terkait Olah TKP Kebakaran Limbah Busa Spring Bed di Kampung Sawah

BOGOR.radarinformasi.com– Sebuah kebakaran terjadi di Kampung Panoongan, Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 24 Agustus 2024 sekitar pukul 12.30 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan limbah busa spring bed yang berada di sebuah lahan kosong di wilayah tersebut. Sabtu (24/8)

Kapolsek Rumpin, AKP Suyoko, S.H., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran ini diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan. “Dari keterangan yang kami terima dari pemilik lahan, Madropi, puntung rokok yang dibuang sembarangan menjadi penyebab utama kebakaran ini. Kami menghimbau kepada seluruh warga untuk lebih berhati-hati, terutama saat berada di sekitar material yang mudah terbakar,” ujar Kapolsek.

Akibat insiden ini, Madropi mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp10 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Petugas Bhabinkamtibmas Desa Kampung Sawah, Bripka Iwan Abdurahman, bersama anggota Satpol PP dan warga setempat, segera melakukan upaya pemadaman setelah kebakaran diketahui. Api berhasil dipadamkan setelah beberapa saat.

Kapolsek menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan patroli dan pengawasan di wilayah tersebut untuk mencegah kejadian serupa. “Kami akan memperkuat pengawasan, terutama di lokasi-lokasi yang rawan kebakaran, dan kami meminta kerjasama masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat hal-hal yang mencurigakan,” tegas AKP Suyoko.

Bripka Iwan Abdurahman juga menghimbau warga untuk lebih berhati-hati dan waspada, terutama di musim kemarau ini, di mana risiko kebakaran lebih tinggi. Ia menekankan pentingnya menjaga lingkungan, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan yang bisa memicu kebakaran.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi kebakaran sudah terkendali dan petugas terus mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciampea Bersama Instansi Terkait Cek TKP Kebakaran Pasar Ciampea Endah

BOGOR.radarinformasi.com- Pada Senin, 19 Agustus 2024, sekitar pukul 01.00 WIB, terjadi kebakaran di Pasar Ciampea Endah yang beralamat di RT 02/01, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Senin (19/8)

Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto, H.P., S.I.P., M.H., menjelaskan bahwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh petugas keamanan Pasar Ciampea, Fazrin, sekitar pukul 00.45 WIB. Saat melakukan patroli di dalam pasar, ia melihat kepulan asap dan api di Kios Pakaian Blok C.2 No. 145 milik Wandi. Petugas keamanan bersama para pedagang dan warga sekitar segera berusaha memadamkan api dengan menggunakan air sumur yang berada di sekitar lokasi. Pada pukul 01.35 WIB, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

“Dari hasil penyelidikan awal, kami menduga kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik pada kabel di area kilometer. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan hanya satu kios yang mengalami kerusakan,” ungkap Kompol Suminto.

Kapolsek juga menambahkan bahwa kasus ini sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Ciampea untuk penyelidikan lebih lanjut. “Kami akan terus menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini dan memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan. Untuk saat ini, kondisi di lokasi sudah kondusif dan proses evakuasi bagi korban kebakaran dilakukan secara gotong royong dengan saling membantu,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih berada di lokasi untuk menyelidiki lebih lanjut dan memastikan keamanan di sekitar TKP.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Panjang Bersama Instansi Terkait Evakuasi Kebakaran di Pemukiman Penduduk

BOGOR.radarinformasi.com- Telah terjadi sebuah insiden kebakaran rumah penduduk yang berawal dari bagian dapur milik bernama Wahdah di Jalan Jambu raya No.34 Desa Parung Panjang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Selasa 30 Juli 2024, sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolsek Parung Panjang Kompol Dr. Suharto, SH., MH., menjelaskan bahwa awal mula terjadi kebakaran perumahan yang berawal dari arah dapur rumah milik Wahdah, dan Kejadian tersebut diduga akibat dari korsleting listrik yang berasal dari perangkat elektronik Magicom yang terbakar sehingga menyebabkan kebakaran.

“Hasil penyelidikan pemeriksaan pihak Kepolisian Polsek Parung Panjang didapati identitas pemilik rumah sbb :

  • Sdri. WAHDAH, umur 45 tahun, IRT, Islam, Indonesia, Jl. Jambu raya No. 34 Desa Parung Panjang Kec. Parungpanjang Kab. Bogor.
    Dari kebakaran tersebut mengalami kerugian sebagai berikut :
    a. Kerugian Bangunan (atap bagian dapur)
    b. Kerugian Materil (- +) kurang lebih sebesar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah), dan dijelaskan bahwa tidak ada korban jiwa atas kebakaran tersebut”, terang Kapolsek.

“Sampai berita ini diturunkan api sudah padam berkat Unit Pemadam Kebakaran beserta bantuan pihak Kepolisian, TNI dan Warga masyarakat sekitar, situasi sudah kondusif sampai saat ini”, pungkas.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciampea Bersama Instansi Terkait Investigasi Terjadinya Kebakaran Pasar Ciampea Endah

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran hebat melanda pasar Ciampea Indah yang berlokasi di RT 02 RW 01, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 30 Juli 2024, sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto, S.I.P., M.H, menjelaskan bahwa saat ini upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan empat unit pemadam kebakaran dari Ciomas dan Leuwiliang, dibantu oleh warga serta aparat setempat.

Sumber kebakaran belum diketahui. sementara itu, pendataan mengenai ruko/toko yang terbakar belum dapat dilakukan karena kebakaran terjadi sangat besar.

Tindakan yang telah dilakukan oleh Polsek Ciampea Polres Bogor bersama instansi terkait, dibantu warga masyarakat, adalah mengevakuasi lokasi untuk mencegah kebakaran melebar. Hingga saat ini, situasi masih dalam pengawasan bersama.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Tanjungsari Investigasi Kasus Pembakaran Rumah di Desa Pasirtanjung

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Kamis, 25 Juli 2024 sekitar pukul 22.00 WIB, terjadi pembakaran rumah di Kp. Cogreg RT 09/03 Desa Pasirtanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Rumah milik K (43), dibakar oleh tetangganya sendiri, H(25), yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Jumat (26/7/24)

Kapolsek Tanjungsari IPTU Rustami menjelaskan, dari hasil pemeriksaan TKP dan keterangan saksi-saksi, bahwa pada Kamis, 25 Juli 2024 sekitar pukul 22.00 WIB, korban K bersama keluarganya sedang menginap di rumah orang tua di Kp. Cilaya, Desa Bantar Kuning, Kecamatan Cariu.

“Sekitar pukul 23.30 WIB, K mendapat informasi dari AOS bahwa rumah panggung miliknya terbakar. Ketika K pulang, rumahnya sudah terbakar,” jelas Kapolsek Tanjungsari Iptu Rustami.

Informasi dari AOS menyebutkan bahwa yang melakukan pembakaran adalah H, adik ipar K. Pelaku diduga melakukan pembakaran karena permintaannya untuk uang Rp. 2.000,- kepada orang tuanya tidak dipenuhi dan mengancam akan membakar rumah K.

Kebakaran dapat dipadamkan dengan bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dari unit Damkar Cariu. Menurut keterangan keluarga pelaku dan warga sekitar, pelaku memang mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2023.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materil terbakar seperti pakaian, lemari dan perabotan lain diperkirakan sekitar Rp. 20.000.000,-.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah kondusif. Pemilik rumah telah dibantu oleh pihak kepolisian dan warga setempat untuk membersihkan rumah yang terbakar, sementara pelaku telah diamankan dan dibawa ke RS Jiwa.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cileungsi Bersama Instansi Terkait Olah TKP Kebakaran Warung Sembako di Cileungsi

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran hebat melanda Warung Sembako Madura 2 Putra yang terletak di Kampung Cikukulu, Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Musibah ini terjadi pada Selasa, 16 Juli 2024, sekitar pukul 14.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja kerugian materi yang ditimbulkan cukup besar. Rabu (17/7/24)

Menurut keterangan Kapolsek Cileungsi, Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K, M.H, peristiwa bermula saat saksi berinisial D, yang juga penjaga warung, sedang melayani dua orang pembeli yang diketahui membeli satu liter BBM jenis pertalite. “Ketika saksi, D, masuk ke dalam warung untuk mengambil uang kembalian, ia mendapati rak BBM tersebut sudah terbakar. Kedua pembeli sempat berusaha memadamkan api bersama D, namun api semakin membesar dan membakar isi warung,” jelasnya.

Saksi, D, dan warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sekitar 15 menit kemudian, pemadam kebakaran dari Sektor Cileungsi tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api.

Barang-barang yang terbakar antara lain berbagai jenis sembako, rokok, minuman kaleng, dua unit lemari es, satu unit freezer, serta satu unit sepeda motor Suzuki Thunder. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah).

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun diduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh salah satu pembeli BBM tersebut. Saat ini, kedua pembeli yang tidak dikenal tersebut sudah tidak berada di lokasi kejadian dan masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Personel kepolisian yang hadir di TKP, termasuk Kapolsek Cileungsi, Kompol Wahyu Maduransyah Putra, beserta beberapa anggota lainnya, melakukan olah TKP, pemotretan, dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi disekitar lokasi.

Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian akan terus menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini dan mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam penggunaan bahan-bahan yang mudah terbakar.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Nanggung Investigasi Kebakaran Sebuah Mobil SPBU Parakan

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah insiden kebakaran terjadi di SPBU 35.16602 yang terletak di Kampung Lukut, Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor pada Minggu, 23 Juni 2024. Kebakaran ini melibatkan sebuah mobil Carry dengan nomor polisi F 1779 AY.

Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa menjelaskan, “Kejadian ini bermula sekitar pukul 06.30 WIB pagi, disaat mobil Carry tersebut selesai mengisi bahan bakar lalu melanjutkan untuk mengisi angin. Saat itulah percikan api muncul dari bawah mobil dan dengan cepat mengakibatkan kebakaran”.

Piket Kepolisian yang menerima laporan dari masyarakat segera menindaklanjuti dan tiba di tempat kejadian pada pukul 06.45 WIB. Tim pemadam kebakaran dari unit Leuwiliang juga dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api sebelum menyebar lebih luas. Beruntung api berhasil dipadamkan dengan cepat dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kapolsek Nanggung, AKP Ade bersama Kanit Reskrim Polsek Nanggung dan beberapa anggota piket langsung melakukan investigasi dan memintai keterangan dari beberapa saksi yang berada di lokasi kejadian.

Sampai berita ini diturunkan, kondisi disekitar tempat kejadian sudah kembali normal dan pihak Kepolisian terus memantau perkembangan situasi serta melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule