Polsek Gunungsindur Gelar Operasi Premanisme, Amankan Seorang Juru Parkir Liar

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Polsek Gunungsindur, Polres Bogor, menggelar Operasi Premanisme 2024 pada Senin (19/5/2025). Operasi tersebut menyasar sejumlah lokasi rawan di wilayah Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor.

Operasi dipimpin oleh perwira pengawas (Pawas) Polsek Gunungsindur bersama dua personel, Bripka Raditiya dan Aipda Kadar Endang. Sasaran operasi meliputi praktik premanisme, termasuk juru parkir liar, calo, serta kepemilikan senjata tajam dan senjata api ilegal.

Sekitar pukul 09.30 WIB, razia digelar di kawasan Pasar Prumpung, lokasi yang kerap dikeluhkan masyarakat karena aktivitas parkir liar. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial A, warga Kampung Prumpung, Desa Gunungsindur.

Hasil interogasi di lapangan mengungkapkan bahwa A tidak memiliki pekerjaan tetap dan telah beberapa kali memungut uang parkir secara ilegal. Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa lima lembar uang pecahan Rp2.000 dan satu buah peluit yang digunakan untuk mengatur parkir.

Kapolsek Gunungsindur, Kompol Budi Santoso, S.H., M.H., dalam keterangannya menjelaskan bahwa terhadap pelaku telah dilakukan pendataan, interogasi, pembinaan, serta penandatanganan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari atensi pimpinan dalam rangka menindak praktik premanisme yang meresahkan masyarakat. Kami akan terus melakukan penertiban, terutama di area publik seperti pasar, untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Polres Bogor juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu melaporkan praktik premanisme. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Polri di nomor 110 yang aktif 24 jam, atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Tengah Asik Terlelap, Warga Gunung Sindur Dikejutkan Oleh Suara Ledakan

BOGOR.radarinformasi.com – Peristiwa kebakaran terjadi di gudang penyimpanan gas elpiji di Kampung Dan, Desa Pabuaran RT 01/RW 03, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Minggu (24/11/2024) sekitar pukul 23.00 WIB. Laporan diterima oleh Polsek Gunung Sindur, yang langsung menurunkan tim ke lokasi kejadian. Senin (25/11)

Kapolsek Gunung Sindur, Kompol Budi Santosa, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kebakaran tersebut bermula ketika saksi T mencoba menyalakan kompor gas untuk memasak. Api tiba-tiba menyambar hingga merambat ke gudang penyimpanan gas elpiji, diduga akibat kebocoran tabung gas.

“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 23.00 WIB. Tim yang dipimpin oleh Pawas AKP Rus Oktavianto langsung menuju lokasi. Setibanya di lokasi, kobaran api sudah terlihat besar. Dalam waktu yang bersamaan, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Parung tiba, diikuti dua unit mobil damkar dari Tangerang Selatan,” ujar Kapolsek. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Pemilik gudang diketahui bernama MY alias Jimi, warga Tangerang berusia 48 tahun, yang berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di Perumahan BPP Cogreg, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Adapun saksi-saksi yang telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian adalah M. Yunus (48 tahun), warga Perumahan BPP Cogreg, Kecamatan Ciseeng; T (30 tahun), warga Kampung Pasir Madang, Desa Cilangkap, Kecamatan Maja; AS (30 tahun), warga Kampung Cimeong, Kecamatan Ciseeng; dan A (17 tahun), warga Cogreg, Kecamatan Ciseeng.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang terbakar, di antaranya 270 tabung gas ukuran 3 kg, 20 tabung gas ukuran 12 kg, 6 tabung gas ukuran 50 kg, satu unit mobil pickup Suzuki Tayo (B 9051 NAO), dan beberapa alat suntik gas. Barang bukti yang tidak terbakar meliputi satu unit mobil truk engkel Dhyna (B 9979 DC) berwarna biru yang memuat sekitar 100 tabung gas ukuran 12 kg.

Hasil penyelidikan awal menyimpulkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas dari tabung elpiji yang tersambar api dari kompor gas. Hingga berita ini diturunkan, lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi, dan investigasi lebih lanjut tengah dilakukan untuk memastikan tidak ada penyebab lain dalam kebakaran ini. Pihak Polsek Gunung Sindur mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas guna menghindari insiden serupa di masa mendatang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Gunung Sindur Bersama Instansi Terkait Olah TKP Kebakaran Pabrik PT Olympic

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran hebat melanda pabrik PT Harves Olympic yang berlokasi di Kampung Cikoleang, Desa Pabuaran, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Minggu malam, 8 September 2024. Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 23.15 WIB dan baru berhasil dipadamkan pada pukul 02.00 WIB setelah enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Senin (9/9)

Menurut keterangan saksi, Sri Bimo, api pertama kali muncul di ruang cutting yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Ruang tersebut dipenuhi barang-barang kardus yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat menyebar ke seluruh area pabrik. Saat kejadian, tidak ada aktivitas produksi di pabrik karena karyawan sedang libur.

Pemilik pabrik, Rusli, yang tinggal di Apartemen Casa de Facto, BSD, Kota Tangerang Selatan, diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 5 miliar akibat kebakaran tersebut. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material cukup besar karena sebagian besar barang di dalam pabrik habis dilalap api.

Petugas pemadam kebakaran dari BRIN, Pemadam Depok, dan Pemadam Kabupaten Bogor bekerja sama untuk memadamkan api. Setelah tiga jam, api berhasil dikendalikan dengan bantuan total enam unit mobil pemadam kebakaran.

Kapolsek Gunung Sindur, Kompol Budi JB Santoso, S.H., M.H., memimpin tim dalam melakukan cek lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, serta melaporkan insiden kepada pimpinan Polres Bogor. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lokasi kejadian dilaporkan kondusif setelah kebakaran. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule