ASDP Bersama IWO Lampung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

BANDAR LAMPUNG.radarinformasi.com – PT ASDP Cabang Bakauheni Lampung bersama Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung memantau korban banjir pasca bencana yang melanda Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung pada Jumat, 17 Januari 2025.

Pihak ASDP Syaiful Harahap bersama pengurus IWO Lampung turun, Kamis (23/1) ke berbagai titik, hal ini berkomitmen untuk berkolaborasi dalam menyalurkan bantuan bagi para korban yang nantinya dapat sesuai kebutuhan.

Syaiful dalam kesempatan tersebut menyampaikan pihaknya prihatin dengan kondisi yang dihadapi warga Way Lunik. Sebagai bagian dari perusahaan yang peduli terhadap sesama, ASDP berkomitmen untuk membantu dengan segala kapasitas yang dimiliki.

“Kami akan bekerja sama dengan IWO Lampung untuk memastikan bantuan dapat sampai dengan tepat waktu kepada mereka yang membutuhkan,” kata Syaiful.

Dilain pihak, Wakil Ketua IWO Lampung, Riki Erta, sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh ASDP untuk membantu korban banjir. IWO Lampung memang telah memobilisasi anggotanya untuk menggalang bantuan dan menyalurkannya dengan transparan dan tepat sasaran.

Kolaborasi ini adalah wujud nyata solidaritas kami kepada sesama yang sedang mengalami kesulitan. Terlebih, IWO pascabanjir sudah beberapa kali turun langsung dalam memberikan bantuan kepada korban mulai memberikan nasi bungkus, obat-obatan, makanan ringan dan bahkan baju layak pakai di Way Lunik dan Teluk Betung Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, baik pihak ASDP maupun IWO Lampung sepakat untuk segera mendistribusikan berbagai bantuan, mulai dari makanan, pakaian, hingga obat-obatan untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana alam ini.

Kolaborasi antara ASDP dan IWO Lampung diharapkan dapat memberikan dampak positif dan membantu mempercepat pemulihan warga yang terdampak banjir.

Red

IWO Lampung Terima Penghargaan Anugerah Be Strong dari Universitas Lampung

BANDARLAMPUNG.radarinformasi.com – Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung mendapat penghargaan Anugerah Be Strong dari Universitas Lampung (Unila) kategori mitra organisasi pers. Penghargaan itu diterima langsung oleh Ketua IWO Lampung Aprohan Saputra dari Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng. Jumat (17/1)

Penghargaan bergengsi ini diberikan dalam ajang Be Strong Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air 2025, yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Unila pada Kamis, 16 Januari 2025, yang dihadiri oleh Pj. Gubernur Lampung, Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd.

Kemudian hadir pula berbagai tokoh penting yakni Direktur Sejarah dan Permuseuman Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Prof. Dr. Agus Mulyana, Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Dr. Beny Bandanadjaja, anggota DPD RI asal Lampung, Bustami Zainudin, tokoh budaya, jurnalis, dan pejabat universitas lainnya.

Aprohan mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas penghargaan yang diterimanya. “Ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh rekan-rekan jurnalis yang telah berjuang bersama dalam mengembangkan dunia jurnalistik di Lampung,” ujarnya.

Penghargaan yang diberikan, katanya, akan menjadi dorongan untuk terus menjaga komitmen dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. “Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus mendukung perkembangan media online dan memperkuat peran jurnalis sebagai pilar demokrasi,” ucap alumni Unila ini.

Rektor Unila Prof. Lusmeilia dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran semua elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi, dalam melestarikan budaya Lampung.

“Kebudayaan Lampung adalah salah satu kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya. Warisan ini mencerminkan jati diri masyarakat Lampung yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kearifan lokal, dan kebersamaan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa di era modern ini, budaya Lampung menghadapi tantangan besar untuk tetap relevan di tengah globalisasi. Oleh karena itu, Unila terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam melestarikan dan mempromosikan budaya lokal melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Unila memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menjaga keberlanjutan budaya ini, tetapi juga mengintegrasikannya ke dalam kehidupan modern tanpa menghilangkan esensinya,” tambahnya.

Kegiatan yang dihelat Unila tersebut bertemakan, Acara ini dirancang sebagai upaya memperkokoh nilai budaya di tengah arus globalisasi yang semakin deras.

Di sisi lain, Pj. Gubernur Samsudin dalam sambutannya, menekankan pentingnya pelestarian budaya Lampung sebagai bagian dari identitas daerah. Seperti siger, tapis, dan tradisi nyeruit yang menjadi identitas kultur masyarakat Lampung.

“Lampung memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, seperti seni tradisional, adat istiadat, dan bahasa daerah. Tugas kita bersama adalah melestarikan dan memperkenalkan warisan ini kepada generasi muda agar budaya Lampung tetap hidup dan berkembang di tengah modernisasi,” ujarnya.

Pj. Gubernur juga mengapresiasi Universitas Lampung atas penyelenggaraan acara yang mengangkat tema kebudayaan dan cinta tanah air. “Melalui acara seperti ini, kita tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga memberikan inspirasi kepada masyarakat untuk lebih mencintai daerahnya. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan di masa mendatang,” tambahnya.

Acara tersebut turut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan bertema kebudayaan, seperti pertunjukan tari tradisional Lampung, pameran seni lokal, dan seminar kebangsaan. Dengan tema menguatkan identitas bangsa melalui kebudayaan di era globalisasi. Acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga momentum penting untuk mempromosikan nilai-nilai budaya lokal di tengah arus globalisasi.

Red

IWO Lampung Terima Penghargaan dari Kejati 

BANDARLAMPUNG.radarinformasi.com — Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung menerima penghargaan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Rabu (4/12)

Piagam penghargaan diterima langsung oleh Ketua PW IWO Lampung Aprohan Saputra, M.Pd dari Kepala Kejati Lampung Dr. Kuntadi, S.H., M.H., di Kantor Kejati setempat, Selasa, 3 Desember 2024. 

“Terima kasih atas piagam penghargaan yang diberikan kepada IWO Lampung. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memajukan kewartawanan di Bumi Lampung,” kata pria asal Muaradua ini. 

Aprohan berharap kepada Kepala Kejati Lampung sebagai insan Adhyaksa yang dapat mewujudkan lembaga penegak hukum yang semakin handal, humanis, dan terpercaya. 

Kepala Kejati Lampung Kuntadi menyampaikan, kerjasama dengan insan pers merupakan jantung lembaga dalam menyampaikan informasi. 

Menurutnya, tanpa ada dukungan dari media, semua pekerjaan yang dilakukan Kejati Lampung tidak akan pernah diketahui oleh masyarakat. 

“Jadi, dukungan media itu merupakan jantung kami, karena masyarakat tidak akan mengetahui hasil kerja yang kami lakukan tanpa adanya ekspos dari media,” ujarnya. 

Dia berharap kerja sama antara insan pers dengan kejaksaan terus terjaga. Sehingga, para insan pers bisa mengontrol Kejati, agar pihaknya bisa melakukan hal-hal yang tepat sasaran yang menjadi kemauan masyarakat. 

“Media juga yang mengawasi setiap sudut dan sisi penegakan hukum, agar dapat berjalan on the track (taat asas),” ucapnya. 

Menurutnya, Kejati Lampung selain menjalankan restorative justice terus berinovasi dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan hukum kepada masyarakat. 

“Hal itu bertujuan untuk membangun kesadaran hukum masyarakat, membantu masyarakat atas akses terhadap hukum, mencegah terjadinya pelanggaran hukum, sekaligus menerima pengaduan hukum dari masyarakat,” tandasnya. 

Hadir dalam acara Asisten Intelijen Kejati Lampung Dr. Fajar Gurindro, S.T., S.H., M.H., dan Para Asisten, Kabag TU, Para Koordinator dan Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Ricky Ramadhan, S.H., M.H.

Red

Ketua PW IWO Lampung dan Yayasan Langit Sapta Kolaborasi Dukung Pemberdayaan Difabel

BANDARLAMPUNG.radarinformasi.com – KETUA PW IWO Lampung Aprohan Saputra, MPd. bersama jajaran berkunjung ke @lubi.co_space dan @bengkeldifabel dibawah binaan Yayasan Langit Sapta, di Jalan P. Tirtayasa No. 200, Sukabumi Indah, Bandarlampung, Selasa, 3 Desember 2024. Rabu (4/12)

Kehadiran mereka disambut langsung oleh Founder Yayasan Langit Sapta Dr. Veronika Saptarini, S.H., M.M., MIIArb. dan Ketua Yayasan Rafli Pramudya, S.H., MH.

Rini, sapaan akrab Veronika Saptarini, berharap kehadiran pengurus IWO Lampung dapat memberikan semangat baru dalam menebar manfaat, dan kedepan bisa berkolaborasi disetiap kegiatan-kegiatan.

Lubi.co merupakan singkatan dari Luar Biasa Community, sebagai wadah belajar dan berkarya yang dikelola langsung para penyandang disabilitas, terutama bagi teman tuli (sebutan tunarungu, red) dalam bidang kuliner. Selain Lubi.co Cafe-Coworkingspace, ada pula  Bekal Lubi (Bengkel Kreasi Lubi) dan Nuwo Lubi.

“Rumah belajar” ini merupakan kelanjutan dari program @Dapurdif_able yang telah mengasilkan alumni-alumni difabel yang memiliki kemampuan dibeberapa bidang, diantaranya: keahlian memasak, kerajinan, elektronik, dan tanaman.

Keseluruhan penyandang disabilitas yang pernah tergabung dalam “rumah belajar” baik Lubico dan Bekal, sudah banyak tersebar, dan beberapa diantaranya telah mandiri. Ada yang membuka usaha sendiri, ada yang bekerja di hotel dan juga perusahaan,” terangnya.

Menurut Rafli, penting bagi kita semua untuk mengubah cara pandang bahwa disabilitas bukanlah suatu kekurangan, melainkan suatu “keistimewaan”.

Teman-teman penyandang disabilitas butuh mendapat semangat, dukungan lebih, dan kesempatan untuk tampil serta diperlakukan setara dengan yang lainnya.

“Dengan memberi kesempatan, para penyandang disabilitas dapat menunjukkan potensinya dengan maksimal,” ringkasnya.

Di sisi lain, Aprohan menyebutkan, kedepannya IWO Lampung akan menggelar kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bersama Yayasan Langit Sapta, baik pelatihan, podcast, maupun kegiatan sosial lainnya.

“Teman-teman penyandang disabilitas bisa kita latih menulis, yang dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan dan tingkatan dari masing-masing peserta,” ucap Pemimpin Redaksi Lampung Newspaper ini.

Red