INDRAMAYU.radarinformasi.com – Semangat jajaran petugas dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu terlihat jelas saat mengikuti kegiatan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Rabu (21/5)
Bertempat di Lapangan Upacara Lapas Kelas IIB Indramayu, kegiatan dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Kasi Adm Kamtib) Topa Maulana, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Pada upacara peringatan Harkitnas ini, Inspektur Upacara membacakan amanat dari Menteri Komunikasi Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid. Dalam amanatnya, Meutya menggelorakan semangat kebangkitan nasional.
“Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah. Perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan. Karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama,” ucap Meutya, dalam amanatnya.
Sementara itu, di waktu yang sama Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, mengikuti Upacara Peringatan Harkitnas ke- 117 bersama Kepala Kantor Wilayah dan Kepala UPT se- Jawa Barat, yang digelar di Lapas Cibinong.
BOGOR.radarinformasi.com — Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Selasa pagi (20/5/2025). Upacara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”, mencerminkan semangat persatuan dan kemajuan bangsa dalam menghadapi tantangan nasional dan global.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, termasuk Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H.
Peserta upacara terdiri dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, dan perwakilan organisasi daerah. Setiap instansi mengirimkan satu satuan setingkat regu (SSR), termasuk Sat Samapta Polres Bogor, Kodim 0621, POM TNI AU Lanud ATS, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, BPBD, ASN Kabupaten Bogor, PGRI, serta pelajar SMA dan SMK.
Dalam amanatnya, Bupati Bogor menekankan pentingnya membangkitkan kembali semangat nasionalisme sebagaimana dicontohkan oleh para pendiri bangsa. Ia juga menyoroti pencapaian 150 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seperti Program Makan Bergizi Gratis untuk 3,5 juta anak, layanan kesehatan digital yang telah menjangkau lebih dari 777.000 warga, serta rencana peresmian Artificial Intelligence (AI) Center di Jayapura sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia di era transformasi digital.
Rangkaian upacara ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa, dilanjutkan pembacaan doa serta laporan penutupan dari Komandan Upacara. Kegiatan selesai pada pukul 08.53 WIB dalam suasana aman dan tertib.
Sebagai penutup acara, peserta disuguhkan penampilan atraktif dari Drumcorps Gala Paroksharta Politeknik Siber dan Sandi Negara, yang menambah semarak suasana peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Kabupaten Bogor.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Di balik dinding tinggi dan pagar kawat yang membatasi kebebasan, semangat untuk bangkit bersama justru menyala lebih terang, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung turut memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 dengan penuh khidmat dan makna. Upacara bendera bukan sekadar seremonial, tapi menjadi simbol bahwa harapan dan semangat membangun negeri bisa tumbuh di mana saja termasuk di dalam Rutan, Selasa (20/5/2025).
Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Sembiring bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakapahan, Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R. Simarmata, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, James Bond Naibaho, Pejabat JFT/JFU dan warga binaan pemasyarakatan. Dalam amanatnya, Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid.
Tepat di tanggal 20 Mei 2025, kita tidak sekadar memperingati sebuah tanggal dalam kalender nasional. Kita sedang membuka kembali halaman penting dari sejarah perjuangan bangsa, halaman yang ditulis bukan dengan tinta biasa, tetapi dengan kebangkitan kesadaran, semangat persatuan, dan keberanian menolak untuk terus terjajah.
Dalam 150 hari pertama Pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran dan Kabinet Merah Putih, kami memulai langkah-langkah yang berangkat dari hal-hal yang paling mendasar, dari kebutuhan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari rakyat. Di bidang kesejahteraan sosial, melalui program makan bergizi gratis, lebih dari 3,5 juta anak Indonesia kini menikmati akses pada makanan bernutrisi.
Di bidang kesehatan, lebih dari 777.000 masyarakat sudah merasakan manfaat layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Di bidang ekonomi, pembentukan Danantara Investment Agency menjadi wujud komitmen untuk mengelola kekayaan nasional secara terarah dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Di bidang pengembangan manusia, mempercepat hadirnya pusat-pusat pelatihan vokasi dan penguatan talenta digital untuk menjawab tantangan besar di era transformasi digital.
Dalam momen Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa. Dan dalam semangat itu, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai kompas utama kebangkitan nasional.
Lebih lanjut, Evan menambahkan bahwa kebangkitan nasional adalah panggilan bagi semua anak bangsa, tak terkecuali para warga binaan dan petugas pemasyarakatan.
Di bawah kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, Pemasyarakatan bukan sekadar urusan penjara, tapi tentang memberikan harapan, membangun kembali jati diri manusia, dan menghadirkan keadilan restoratif bagi masyarakat.
Selaras dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktur Jenderal Pemasyararakatan, Mashudi menyampaikan Pemasyarakatan terus perkuat perannya dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan motto ‘Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat’ sebagaimana perwujudan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas).
Di hari kebangkitan nasional ini, Pemasyarakatan berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dan dampak positif bagi masyarakat sesuai tujuan Sistem Pemasyarakatan sebagaimana Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.
Pemasyarakatan Bukan Penghukuman, Tapi Pembinaan
“Di Rutan ini, kami percaya bahwa setiap manusia punya potensi untuk bangkit dan berubah. Hari Kebangkitan Nasional adalah momentum penting untuk membangkitkan kesadaran, semangat nasionalisme, dan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari Indonesia,” ujar Evan dengan penuh semangat.
Lebih jauh, Evan menjelaskan bahwa semangat Harkitnas sangat relevan dengan tugas utama rumah tahanan negara, yakni membina warga binaan agar kelak kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. Di Rutan Tarutung, nilai-nilai kebangsaan dan karakter terus ditanamkan lewat berbagai program pembinaan, seperti pelatihan keterampilan, pembinaan kerohanian, hingga pendidikan kewarganegaraan.
“Kami ingin membentuk manusia yang tidak hanya bebas secara fisik, tetapi juga merdeka dalam berpikir, berperilaku, dan berkontribusi. Itu esensi dari kebangkitan nasional—membangkitkan nilai dalam diri manusia,” tambahnya.
Bangkit Bersama dari Tempat yang Tak Diduga
Peringatan Harkitnas di Rutan Tarutung juga diisi dengan kegiatan refleksi bersama, pembacaan puisi kebangsaan oleh warga binaan, dan diskusi singkat mengenai arti kebangkitan dalam kehidupan mereka. Antusiasme para warga binaan menunjukkan bahwa semangat nasionalisme tidak pernah mati—ia hanya butuh ruang untuk tumbuh.
“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa di balik jeruji pun, semangat cinta tanah air bisa tetap menyala. Kebangkitan bukan soal tempat, tapi soal tekad,” ujar Evan.
Indonesia Kuat Dimulai dari Kesempatan Kedua
Sebagai penutup, Karutan Tarutung Evan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung proses pemasyarakatan dengan hati dan semangat kebersamaan.
“Bangkit bersama artinya tidak meninggalkan siapa pun. Mari kita bangun Indonesia dari semua lini, termasuk memberi harapan kepada mereka yang sedang menjalani masa pemasyarakatan. Karena Indonesia kuat dimulai dari kebersamaan, dari memberi kesempatan kedua,” pungkasnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan upacara hari kebangkitan nasional di unit pelaksana teknis pemasyarakatan Sumatera Utara telah berjalan dengan baik. “Selamat memaknai dan memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-117 bagi kita semua. Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat, ” pungkas Kakanwil Ditjenpas Sumut.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu gelar upacara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-115, Senin (22/5/2023).
Upacara yang diselenggarakan di lapangan olahraga Lapas Indramayu itu diikuti oleh seluruh pegawai, baik itu pejabat struktural, jajaran staff, dan regu pengamanan.
Pada kesempatan ini, Rastono, Plh. Ka. KPLP Lapas Indramayu bertindak sebagai Inspektur Upacara dan Toto Sugiarto, Kepala Urusan Umum sebagai Komandan Upacara.
Dalam upacara ini, Inspektur Upacara membacakan amanat dari Plt. Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Prof. Mahfud MD.
Dalam amanat yang disampaikan, mengajak kepada seluruh jajaran untuk memaknai Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai perjuangan bersama menerapkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan kebangkitan bangsa dari berbagai krisis global.
“Saya mengajak kepada seluruh yang hadir dalam upacara ini untuk menjadikan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2023 ini sebagai momentum membangun semangat kebangsaan untuk bangkit pasca pandemi covid-19. Selain itu, maknai Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai perjuangan untuk mewujudkan kebangkitan bangsa dan syukur atas langkah kemajuan dari perjuangan,” ucap Rastono membacakan amanat Plt. Menkominfo.
Diakhir amanat yang disampaikan, Inspektur Upacara mengajak kepada seluruh komponen bangsa khususnya jajaran Lapas Indramayu untuk bara api semangat kebangkitan nasional demi kemandirian dan kemajuan bangsa yang berkelanjutan.