
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Masyarakat diimbau tidak mengabaikan kondisi kesehatan yang berpotensi berkaitan dengan infeksi HIV. Pasalnya, infeksi HIV pada tahap awal belum tentu menunjukkan gejala khas sehingga pemeriksaan medis menjadi langkah penting untuk mengetahui status kesehatan secara pasti.
Mengutip informasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, sejumlah kondisi yang perlu diwaspadai antara lain demam berkepanjangan, mudah merasa lelah, berat badan menurun tanpa alasan yang jelas, pembengkakan kelenjar getah bening, diare berkepanjangan, keringat malam, serta infeksi yang terjadi secara berkelanjutan.
Namun demikian, munculnya gejala tersebut tidak otomatis berarti seseorang terinfeksi HIV. Gejala serupa dapat disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan lainnya sehingga tidak dianjurkan melakukan diagnosis sendiri hanya berdasarkan kondisi fisik.
“Mengetahui status HIV tidak bisa hanya mengandalkan perkiraan atau melihat kondisi fisik semata. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk memastikannya,” demikian pesan edukasi kesehatan yang disampaikan melalui materi informasi tersebut.
Jangan Menunda Pemeriksaan
Bagi masyarakat yang merasa pernah melakukan aktivitas yang berisiko terhadap penularan HIV, langkah yang dianjurkan adalah segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan melakukan tes HIV sesuai rekomendasi medis.
Pemeriksaan dapat dilakukan di Puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas pelayanan kesehatan yang menyediakan layanan tes HIV.
Di Kabupaten Indramayu, upaya penanganan HIV/AIDS juga terus diperkuat. Pemkab Indramayu pada 2025 memperluas layanan antiretroviral (ARV) ke 16 puskesmas untuk mendekatkan akses pengobatan kepada masyarakat. Sebelumnya, layanan ARV tersedia di RSUD Indramayu dan RS Bhayangkara Losarang.
Masyarakat juga diingatkan untuk tetap menjaga privasi serta tidak merasa takut atau malu menjalani pemeriksaan.
Temukan, Periksa, Tangani
Langkah sederhana yang dapat dilakukan apabila seseorang merasa khawatir pernah terpapar HIV, yakni berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, menjalani tes HIV sesuai anjuran, kemudian mengikuti pengobatan dan pendampingan medis apabila memang diperlukan.
Pemeriksaan sedini mungkin dinilai penting agar seseorang memperoleh informasi yang benar mengenai kondisi kesehatannya dan dapat memperoleh penanganan yang sesuai.
Jangan mendiagnosis diri sendiri. Lebih baik mengetahui kondisi kesehatan secara pasti daripada terus berada dalam keraguan.
Sumber: Diskominfo Kabupaten Indramayu.
