Tak Ada BOP, Warga Pasirmuncang Kesulitan Akses Ambulans Desa untuk Rujukan Medis

BOGOR.radarinformasi.com — Seorang warga Kampung Selaawi RT 03 RW 04, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mengaku mengalami kesulitan mendapatkan layanan ambulans desa saat membutuhkan rujukan medis darurat.

Peristiwa tersebut dialami keluarga pasien berinisial E pada Senin, 15 Desember 2025. Pasien E diketahui harus segera dirujuk ke RS Dharmais, Jakarta. Dalam kondisi mendesak, pihak keluarga meminta bantuan ambulans desa sebagai fasilitas layanan darurat yang seharusnya dapat diakses warga.

Namun, menurut pengakuan keluarga, permintaan tersebut tidak mendapat respons sebagaimana diharapkan. Aparatur Desa Pasirmuncang disebut menyampaikan bahwa tidak tersedia biaya bensin, sehingga ambulans desa tidak dapat digunakan. Pihak keluarga juga mengaku telah menyampaikan kondisi ekonomi mereka yang terbatas dan ketidakmampuan menyediakan biaya tambahan.

Dalam komunikasi melalui pesan singkat, keluarga pasien menyebut menerima balasan “kumaha atuh kang” (gimana lagi pak), yang mereka nilai sebagai bentuk ketidakpastian layanan dan minim empati di tengah kondisi darurat.

Karena tidak memperoleh solusi, keluarga pasien akhirnya mencari bantuan ke Kepala Desa Cijeruk, H. Asep Saepul Rohman (Kang Pahad). Meski pasien bukan warga Desa Cijeruk dan berasal dari kecamatan berbeda, Kepala Desa Cijeruk disebut langsung merespons dan mengerahkan ambulans desa.

Ambulans Desa Cijeruk kemudian membawa pasien menuju rumah sakit rujukan, dengan pengemudi Jejen, sopir ambulans desa setempat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Desa Cijeruk yang telah membantu kami tanpa melihat asal desa dan kondisi ekonomi,” ujar perwakilan keluarga pasien E.

Peristiwa ini menimbulkan perhatian publik terkait akses dan mekanisme layanan ambulans desa, khususnya bagi warga dengan keterbatasan ekonomi. Layanan darurat yang bersumber dari fasilitas negara diharapkan dapat berjalan tanpa diskriminasi, terutama dalam situasi yang menyangkut keselamatan warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Pasirmuncang terkait mekanisme operasional ambulans desa dan alasan penolakan sebagaimana dikeluhkan pihak keluarga.

Rizal

Polsek Caringin Bersama Team INAFIS Polres Bogor Cek Olah TKP Lokasi Penemuan Bayi Di Kp. Cipopokol

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Caringin Polres Bogor, dimana mendapatkan laporan aduan warga adanya penemuan bayi, Polsek Caringin langsung datang ke lokasi lakukan cek TKP bersama team INAFIS Polres Bogor, Di Kp. Pasir Muncang Rt 03 Rw 02 Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, disamping tempat pembuangan sampah pinggir jalan Cipopokol. Selasa (25/03/2024), sekitar pukul 09.30 WIB.

Kapolsek Caringin AKP Ketut Laswarjana, SH, MM., menjelaskan  didasari oleh anggota piket Polsek Caringin yang mendapatkan laporan melalui Medsos bahwa ditemukannya bayi berjenis kelamin laki-laki, ditemukan pertama kali oleh Akmal. Bayi tersebut ditemukan dalam kotak kardus yang sengaja disimpan oleh seseorang menggunakan sepeda motor pada pukul 02.00 WIB dini hari, kemudian diselidiki oleh Akmal yang berputar arah kembali ke arah TPU untuk memastikan isi dari kotak tersebut. Dimana ternyata isinya adalah seorang bayi dan orang yang meletakan kardusnya tersebut langsung menghilang pergi. 

Adapun saat itu Akmal langsung membawa bayi tersebut kerumahnya kemudian membawanya ke bidan Dewi pada pukul 05.00 WIB yang berlokasi dekat kantor Desa Lemah Duhur guna mengecek keadaan sang bayi, akan tetapi naasnya bayi tersebut sudah meninggal dunia, kemudian Akmal dan Yanti kembali kerumah untuk memandikan mayat bayi tersebut dan segera meakamkan pada pukul 07.00 WIB dan melaporkan kepihak Kepolisian Polsek Caringin. 

“Kami masih nenyelidiki kasus ini dan akan mencari orangtua biologis sang bayi guna bertanggungjawab dan nemberikan keterangan”, ucap AKP Ketut Lasswarjana.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pembuangan Sampah Jadi Prioritas Dalam MusrembangDes Pasir Muncang

BOGOR.radarinformasi.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) ialah musyawarah yang diselenggarakan guna diperuntukan untuk menetapkan prioritas, program, kegiatan, dan kebutuhan pembangunan desa yang didanai oleh anggaran pendapatan dan belanja desa, swadaya masyarakat desa dan anggaran pendapatan belanja daerah kabupaten/kota, Jum”at (29/09/2023)

Atas alasan tersebut Pemdes Pasirmuncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor – Jawa Barat mengadakan MusrembangDes di aula kantor desa yang dihadiri oleh pihak kecamatan, BPD, Babinsa, Babinkamtibnas, RT, RW serta parah Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat.

Dalam MusrembangDes kini yang mungkin akan menjadi prioritas adalah air bersih dan sampah. Karena meskipun selama ini sudah selalu di gencarkan masalah sampah namun ternyata masih saja belum bisa ditangani secara maximal.

” Untuk 2024 nanti mungkin kita akan fokus ke sarana air bersih dan juga sampah, karena meskipun kamu sudah sediakan TPS namun ternyata dirasa masih kurang maximal. Banyak hal yang menjadi kendala dalam penanganan sampah diantaranya kurang armada pengangkut sampah. Selain itu kita juga akan rencanakan adanya pelatihan perbengkelan untuk warga yang berminat dan ingin membuka usaha sendiri agar menjadi warga yang mandiri tidak selalu terfokus bekerja di pabrik”, ucap Yudi Wahyudin (Kepala Desa Pasirmuncang).

Reporter   :   Dahlia
Redaktur   :    Dewi