P3-TGAI Tahun 2026 Hadir di Desa Pancawati, Dukung Produktivitas Pertanian

BOGOR.radarinformasi.com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 kembali hadir untuk mendukung peningkatan sektor pertanian di Kabupaten Bogor. Kali ini, pembangunan saluran irigasi dilaksanakan di Daerah Irigasi (D.I.) Citengah, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin.


Program yang berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp195.000.000.

Sesuai informasi pada papan kegiatan, pekerjaan dimulai pada 17 Juni 2026 dengan Nomor PKS HK.02.01/PKS/Bbws4.9.4/VI/2026/417.6. Pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada P3A Mitra Cai Legok Pancawati.

Ketua P3A Mitra Cai Legok Pancawati, Rusdi, mengatakan program P3-TGAI menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan para petani, khususnya dalam penyediaan jaringan irigasi yang lebih baik.

“Program ini sangat bermanfaat bagi kami. Dengan saluran irigasi yang lebih baik, distribusi air ke lahan pertanian akan semakin lancar sehingga para petani bisa lebih optimal dalam mengelola sawahnya,” ujar Rusdi.

Menurutnya, pembangunan dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat melalui pola padat karya. Selain memperbaiki infrastruktur irigasi, program tersebut juga memberikan kesempatan kerja bagi warga selama proses pembangunan berlangsung.

Rusdi berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan menghasilkan bangunan yang berkualitas agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap saluran irigasi ini mampu mendukung produktivitas pertanian di Desa Pancawati. Jika pasokan air lancar, tentu hasil panen petani juga diharapkan menjadi lebih baik dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” tuturnya.

Program P3-TGAI merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas jaringan irigasi melalui pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Dengan dukungan infrastruktur irigasi yang memadai, sektor pertanian diharapkan semakin produktif serta mampu memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Pembangunan Irigasi P3-TGAI di Desa Pancawati Disambut Antusias Petani dan Masyarakat

BOGOR.radarinformasi.com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 kembali dilaksanakan di Kabupaten Bogor. Kali ini, pembangunan saluran irigasi dilakukan di Daerah Irigasi (D.I.) Cilonjong, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin.

Program yang berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane tersebut didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp195.000.000. Pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada P3A Mitra Cai Sugih Mukti 3 dengan Ketua Kelompok Tani Iyus.

Ketua Kelompok Tani, Iyus, mengatakan program P3-TGAI merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung sektor pertanian melalui peningkatan kualitas jaringan irigasi. Menurutnya, keberadaan saluran irigasi yang baik akan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Alhamdulillah Desa Pancawati kembali mendapatkan program P3-TGAI. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Ciliwung Cisadane yang telah memperhatikan kebutuhan petani. Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani,” ujar Iyus.

Ia berharap pembangunan saluran irigasi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap hasil pertanian masyarakat serta menjadi infrastruktur yang bermanfaat dalam jangka panjang.

“Dengan irigasi yang baik, aliran air menuju sawah akan semakin lancar sehingga para petani tidak lagi kesulitan mendapatkan pasokan air, terutama saat musim kemarau. Kami optimistis program ini akan berdampak pada meningkatnya hasil panen dan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Iyus juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar ikut merawat saluran irigasi ini. Jangan membuang sampah ke saluran air dan mari rutin membersihkannya agar tidak terjadi penyumbatan. Infrastruktur ini dibangun menggunakan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat, sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) 03 Desa Pancawati, Asep, yang akrab disapa Daseng, menyampaikan apresiasi dan antusiasmenya atas pelaksanaan program P3-TGAI di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan harapan yang telah lama dinantikan oleh masyarakat dan para petani.

“Kami sangat bersyukur dan menyambut dengan antusias adanya program P3-TGAI ini. Saluran irigasi yang baik sangat dibutuhkan petani untuk menunjang aktivitas pertanian. Semoga pembangunan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Pancawati dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah kami,” ungkap Daseng.

Daseng juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan program sekaligus menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami siap mendukung penuh program ini dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga serta merawat saluran irigasi yang telah dibangun. Dengan semangat gotong royong, kami yakin manfaat program ini akan terus dirasakan oleh para petani dan generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Melalui pola swakelola, masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan. Selain meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan, program ini juga diharapkan memperkuat semangat gotong royong, memberdayakan tenaga kerja lokal, serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin.

Red

Danramil 0621-11/Ciawi Hadiri Acara Final Sepak Bola Pordes di Desa Pancawati

BOGOR.radarinformasi.com- Danramil 0621-11/Ciawi, Mayor ARM. Mohamad Sutrisno, turut menghadiri acara final pertandingan sepak bola dalam rangka Pekan Olahraga Desa (Pordes) yang diselenggarakan di lapangan Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor pada Senin pagi. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat dan para peserta yang antusias mengikuti acara tersebut. Senin (12/8/24)

Pordes Desa Pancawati yang telah berlangsung selama beberapa hari ini merupakan ajang tahunan yang diadakan untuk mempererat tali silaturahmi dan semangat olahraga di kalangan warga desa. Final sepak bola ini menjadi puncak dari serangkaian kompetisi yang diikuti oleh berbagai tim dari seluruh wilayah desa.

Dalam sambutannya, Mayor ARM Mohamad Sutrisno menyampaikan apresiasinya terhadap semangat sportivitas yang ditunjukkan oleh para peserta. Beliau juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat membangun persatuan dan kesatuan di tingkat desa.

“Acara seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat persaudaraan dan kerjasama di antara warga desa. Semoga semangat ini terus terjaga dan dapat memberikan manfaat yang positif bagi kita semua,” ujar Mayor Sutrisno.

Selain menyaksikan pertandingan, Mayor ARM Mohamad Sutrisno juga berkesempatan untuk menyerahkan piala dan penghargaan kepada para pemenang. Acara kemudian diakhiri dengan foto bersama dan ucapan selamat dari seluruh pihak yang hadir.

Pordes Desa Pancawati tahun ini kembali membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap olahraga terus tumbuh di tengah masyarakat.

Reporter : Dewi

Pria Paruh Baya Meninggal Dalam Villa Wilayah Pancawati, Kepolisian Gelar Olah TKP

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di sebuah Villa yang berada di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, pada Rabu 12 April 2023 pukul 08.00 WIB. Kejadian penemuan mayat pria berinisial WG (58) tersebut pun mengejutkan warga sekitar. Rabu (12/04/2023).

Terkait kejadian tersebut saat ini telah dalam penanganan pihak kepolisian Polsek Caringin Polres Bogor Polda Jabar yang langsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Ciawi untuk dilakukan Visum et repertum.

Kapolsek Caringin Polres Bogor Iptu Ketut Lasswarjana,S.H,M.M pun menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP yang telah dilakukan pihak kepolisian, “Dari tubuh korban ini tidak ditemukan adanya tanda-tanda ataupun bekas luka akibat kekerasan, hanya saja dari mulut korban mengeluarkan busa, selain itu barang-barang milik korban pun tidak ada yang hilang”, jelasnya.

“Untuk memastikan penyebab kematian korban berinisial WG (58) yang merupakan warga Desa Pancawati Kecamatan Caringin Kabupaten tersebut pun kami masih menunggu hasil dari Viisum yang di lakukan di RSUD Ciawi”, ungkapnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red