Ketua TAP3MD Kabupaten Bogor akan Sidak Pembangunan Rabat Jalan Desa Ciadeg yang diduga tidak sesuai RAB

BOGOR.radarinformasi.com- Proyek Betonisasi Jalan, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor Jawa Barat saat ini menjadi buah bibir di masyarakat, pembangunan yang berlokasi di Kp.Gembrong RW. 008 tersebut selain diduga dikerjakan asal-asalan juga tidak sesuai dengan RAB yang telah ditentukan, sehingga masyarakat menyesalkan pembangunan yang dinilai gagal dalam mutu dan tidak sesuai dengan spek, pasalnya Betonisasi yang sudah selesai dikerjakan tersebut sudah mulai terlihat rusak di beberapa bagian, Kamis (02/03/23).

Selain hal tersebut diatas dari segi volume diduga tidak sesuai dengan yang tercantum di papan proyek, dalam papan proyek tertera dengan volume 361m x 2m x 0,15m untuk Rabat Beton dan 12m x 3-5m x 0,30-0,60m untuk TPT, dengan nilai anggaran yang sangat fantastis sebesar Rp. 720.000.000,00, akan tetapi fakta di lapangan tinggi beton bervariatif antara 5-10 cm saja.

Sangat disayangkan, program Samisade yang dianggarkan dari APBD tersebut seharusnya dapat direalisasikan dengan mengutamakan kualitas sehingga masyarakat dapat menikmati dalam jangka waktu yang panjang sehingga memperlancar mobilitas bukan malah dijadikan ajang untuk berlomba-lomba meraup keuntungan pribadi ataupun pihak Pemdes.

Menanggapi hal tersebut, Dadan Syarif selaku Ketua TAP3MD mengatakan sangat menyayangkan pekerjaan tersebut apabila benar tidak sesuai dengan RAB.

“Terimakasih atas infonya, saya akan sidak langsung ke lapangan untuk kroscek pembangunan yang ada di Desa Ciadeg, seandainya benar tidak sesuai kita akan tindak lanjuti, infokan juga buat desa-desa yang lain apabila ada pekerjaan yang tidak sesuai mutu ataupun RAB-nya”, ujar Dadan via seluler.

Pembangunan Samisade Desa Ciadeg diduga Berkesan Amatiran tanpa Mengedepankan Mutu dan Kualitas

BOGOR.radarinformasi.com- Program Satu Milyar Satu Desa (samisade) merupakan program percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor sebagai bentuk akselerasi dari bantuan keuangan yang diberikan kepada desa-desa untuk pembangunan dalam bidang infrastruktur, setelah sukses di gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menggelontorkan anggaran Samisade gelombang kedua di tahun 2022, Senin (27/02/23).

Salahsatu penerima anggaran tersebut adalah Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, namun sangat disayangkan pembangunan yang dialokasikan di Kp.Gembrong RW.008 tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan, pembangunan yang direalisasikan untuk Rabat Beton dengan volume P. 210m x L. 2,5m x TB. 0,15m dan TPT dengan P. 139m x T. 3m x TB. 50 tersebut diduga kuat tidak sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.

Minimnya pengawasan dan adanya dugaan pembiaran dari pihak terkait sehingga menjadi pemicu dalam pengerjaannya berkesan amatiran, anggaran sebesar Rp.720.800.000,00 yang terbilang cukup fantastis seharusnya pihak pelaksana mengedepankan mutu dan kualitas dari pekerjaan sehingga dapat bermanfaat dalam jangka waktu yang panjang dan tidak berkesan jauh dari azas manfaat.

Wahyu Rahayu selaku Kepala Desa Ciadeg saat dikonfirmasi melalui seluler enggan memberikan jawaban dan memilih bungkam seribu bahasa, hingga berita ini ditayangkan belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi.

Reporter : Dewi/tim

10 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Kp.Tegal Kopi berharap Ada Perhatian

10 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Kp.Tegal Kopi berharap Ada Perhatian

BOGOR.radar.informasi.com – Warga Kp. Tegal Kopi, Rt.03/10, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, mengeluhkan jalan lingkungan yang masih tanah, pasalnya kurang lebih hampir 10 tahun jalan tersebut diduga belum pernah tersentuh oleh Pemerintah Desa Ciadeg. Jalan sepanjang kurang lebih 100 meter tersebut menurut Lahem warga Rt.03/10 sama sekali belum tersentuh oleh Pemdes Ciadeg, Rabu (05/05/21).

“Sempat kami mengajukan beberapa kali pada Rt, Rw dan kepala Desa belum ada respone sama sekali.
Padahal jalan ini akses satu – satunya untuk warga disini dan kalo hujan jalan sangat licin makanya jalan tersebut saya taburi pakai pecahan genteng agar tidak licin sebab disini banyak motor Warga yang melintas melalui jalan itu,” ujar Lahem kepada radar.informasi.com.

Masih kata Lahem, “Kami selaku Warga Kp. Tegal Kopi, khususnya Rt.03/10 kepada Pemerintah Desa Ciadeg agar cepat memperbaiki jalan lingkungan tersebut, karena hampir 10 tahun jalan ini belum pernah tersentuh sama sekali”.

Sementara itu Kepala Desa Ciadeg Wahyu, mengatakan, ” Rt.03/10 kebetulan itu domisili saya, jadi anggaran yang sekarang untuk Covid -19, tidak ada pembangunan dulu, cuma nanti kata saya yang termen kedua mungkin ada pengerjaan, nah kemarin begitu, saya jelaskan kepada warga R.03/10″.

“Pada intinya begini tarolah disitu kampung baru sebelumnya warga juga baru beberapa rumah, karna terdampak satu jalan tol dan PJKA Double Track, jadi pindahlah Warga kesitu, jadi gini initinya itukan tetangga saya logikanya masa saya tidak memperhatikan”, ujar Kades.

Masih kata Wahyu saya menjabat baru satu tahun pas Covid -19, jadi termen kedua untuk Covid -19 kan dan termen kesatu dibangunkan ke jembatan, turap dan pengaspalan, jadi saya fokuskan dulu pembangunan ke wilayah Nagrog, persatu tahun kita bangun perwilayah dulu, Insya Allah saya sudah komitmen semua pasti akan tersentuh”, ucapnya.

Reporter : Pajar Rahayu
Redaktur : Dewi Pelangi