Uji Obyek Vital, Danrem 063/SGJ Tinjau PLTU 1 Sumuradem

Uji Obyek Vital, Danrem 063/SGJ Tinjau PLTU 1 Sumuradem

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Danrem 063/SGJ Kolonel Inf. Elkines Villando Dewangga bersama Jajaran Kodim 0616/Indramayu melakukan kunjungan kerja Ke PT. PJB UBJOM PLTU 1 Sumuradem Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu. Pada Rabu (05/01/2022).

Dalam kunjungan itu Danrem yang didampingi Dandim 0616/Indramayu Letkol Inf Teguh Wibowo beserta jajaran disambut langsung oleh GM PT. PJB UBJOM PLTU I Sumur Adem Indramayu, Ir. Ubaedi Susanto.

Danrem mengatakan, kegiatan kunjungan kerja tersebut untuk menguji objek vital yang ada di wilayahnya, dengan demikian pihaknya bisa mengetahui bahwa PT. PJB UBJOM PLTU 1 Sumuradem adalah suatu objek vital yang harus dijaga.

“Memang kalau kita lihat potensinya sangat baik dan harus dijaga agar perjalanan produksi yang disiapkan untuk kebutuhan masyarakat luas, Ini merupakan salah satu objek vital yang harus dijaga”, ucap Danrem.

Sehingga kata Danrem, kewajiban TNI karena sudah di amanahkan dalam Undang-Undang TNI No. 34 Tahun 2004 yang menyatakan bahwa salah satu tugas TNI adalah melaksanakan pengamanan objek vital nasional.

Reporter     : Slamet Hidayat
Redaktur     : Dewi Pelangi

Aset TNI-AD Di Pagar, Danrem 063/SGJ : Agar Tidak Terjadi Sengketa

Aset TNI-AD Di Pagar, Danrem 063/SGJ : Agar Tidak Terjadi Sengketa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga K. S.A.P didampingi Dandim 0616/Indramayu Letkol Inf Teguh Wibowo, S.Sos beserta Perwira Staf Kodim 0616/Indramayu, Tinjau langsung pemagaran sekeliling batas Asrama TNI-AD di Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Kabupate Indramayu. Selasa (21/12/2021).

Disela-sela kegiatan itu, Danrem berpesan kepada anggota Kodim 0616/Indramayu untuk menjaga dengan baik aset tanah dan bangunan TNI-AD.

Oleh sebab itu, Danrem menambahkan, dibuatlah pagar Asrama Penganjang Kodim 0616/Indramayu sepanjang 1.059,76 Meter sebagai upaya untuk menjaga aset tanah milik TNI-AD khususnya tanah Kodim 0616/Indramayu.

“Sehingga batas Tanah TNI-AD dengan warga sipil juga dapat terjaga dan menghindari sengketa di kemudian hari.” tegasnya kepada wartawan.

Danrem juga menambahkan, pada Aset TNI-AD tersebut tidak boleh dibuatkan surat perjanjian apapun bagi warga sipil yang menempati atau membangun rumahnya di asrama.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Danrem 063/SGJ Targetkan 70%, Tinjau Vaksinasi di Sumuradem Indramayu

Danrem 063/SGJ Targetkan 70%, Tinjau Vaksinasi di Sumuradem Indramayu

INDRAMAYU.radar informasi.com – Tanpa lelah dan didasari niat tulus juga ikhlas berpegang Sapta Marga, Komandan Resort Militer (Danrem) 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga K, S.A.P lakukan serbuan vaksin di Desa Sumur Adem Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu, Selasa (21/12/2021).

Serbuan vaksin ini merupakan upaya mendukung Pemerintah dan percepatan program vaksinasi sehingga dapat membentuk herd immunity masyarakat.

Danrem 063/SGJ di sela kegiatan mengatakan, TNI harus mendukung dan mensukseskan vaksinasi agar mencapai target sebesar 70% dari populasi penduduk yang menerima vaksin dosis pertama. Ia berharap target itu dapat dicapai pada Desember 2021.

“Kegiatan ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo No. 6 tahun 2020 menyatakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus terlibat dalam pengawasan penerapan protokol kesehatan. Salah-satu dasar hukum yang memperkuat pelibatan TNI dalam penanganan pandemi yakni Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia,” jelas Danrem.

Ia juga menambahkan, menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 aturan mobilitas dalam negeri masih merujuk ke Surat Edaran (SE) Satgas No. 22 Tahun 2021.

“Pada prinsipnya pemerintah menimbang perkembangan kasus Covid-19 yang dinamis. Jika diperlukan akan dilakukan penyesuaian butir kebijakan dengan menimbang pula peluang penularan lainnya untuk dapat diantisipasi semaksimal mungkin,” terangnya.

Danrem 063/SGJ juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah dan tidak panik meski telah ditemukan tiga kasus Covid-19 varian Omicron.

“Masyarakat harus mau di vaksin karena ini aman & halal, senjata yang paling ampuh untuk terhindar dari paparan virus Covid-19 itu memakai masker, mengikuti prokes jaga kebersihan lingkungan sekitar,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada para Komandan Satuan Jajaran Korem 063/SGJ untuk lebih meningkatkan peran aktif Babinsa-babinsa dalam penanganan Covid 19 dan Siaga Bencana.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi