PORSENITAS XII di Indramayu: Ajang Kebersamaan dan Unjuk Potensi Daerah Perbatasan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kabupaten Indramayu mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Pentas Seni Antar Daerah Perbatasan (PORSENITAS) XII sekaligus Pameran Produk Unggulan KUNCI BERSAMA Tahun 2025.

Ajang tahunan yang mempertemukan kabupaten/kota di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah ini resmi dibuka di Alun-alun Indramayu, Selasa malam (7/10/2025). Tahun ini, pelaksanaan PORSENITAS terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-498 Kabupaten Indramayu.

Selama lima hari, mulai 7 hingga 11 Oktober 2025, Indramayu dipenuhi semarak berbagai kegiatan olahraga, seni, dan pameran potensi unggulan dari daerah peserta.

Sedikitnya sepuluh cabang olahraga dipertandingkan, mulai dari tenis lapangan, bulu tangkis, tenis meja, catur, bakiak, lari balok, pickleball, sepak takraw, bola voli, hingga voli pasir. Tak hanya itu, pameran produk unggulan daerah turut menarik perhatian masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat potensi ekonomi lokal masing-masing wilayah.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 kabupaten/kota anggota KUNCI BERSAMA, yakni Kabupaten Kuningan, Cirebon, Pangandaran, Majalengka, Ciamis, Brebes, Cilacap, Kota Cirebon, Kota Banjar, dan Indramayu sebagai tuan rumah.

Pembukaan berlangsung meriah dengan nuansa budaya yang kental. Tujuh kesenian Warisan Budaya Takbenda (WBTB) ditampilkan, di antaranya Tari Randu Kentir, Berokan, Tari Topeng Kelana Udeng, Sintren, Gong Renteng, Kuda Lumping, dan Bujanggaan — menjadi suguhan memukau bagi tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya. Ia menilai, meski Indramayu merupakan anggota termuda dalam KUNCI BERSAMA, masyarakat menyambut ajang ini dengan antusias tinggi dan keramahan khas Wiralodra.

“PORSENITAS bukan sekadar lomba olahraga atau pentas seni, tapi juga wadah mempererat kebersamaan, bertukar pengalaman, dan memperkuat kerja sama antardaerah. Semoga kegiatan ini memberi manfaat ekonomi dan memperkuat kolaborasi lintas wilayah,” ujar Lucky.

Sementara itu, Ketua KUNCI BERSAMA sekaligus Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar turut mengapresiasi sambutan hangat dari tuan rumah. Ia menyebut, pertemuan di “tanah Wiralodra” ini menjadi simbol semangat kekeluargaan dan kebersamaan antarwilayah.

“PORSENITAS adalah wadah untuk memperkuat sportivitas dan persaudaraan lintas batas. Dengan kebersamaan yang kokoh, KUNCI BERSAMA akan terus melangkah maju,” ujarnya.

Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jawa Barat, Faiz Rahman, mewakili Gubernur Jawa Barat. Ia turut mengucapkan selamat ulang tahun bagi Kabupaten Indramayu sekaligus mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan kegiatan berskala regional ini.

“Di tengah tantangan ekonomi, kegiatan seperti ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana untuk memperkuat potensi budaya, olahraga, dan pariwisata daerah. Siapa pun pemenangnya, yang menang tetap KUNCI BERSAMA,” ungkapnya.

PORSENITAS XII 2025 bukan hanya perayaan olahraga dan seni, melainkan simbol persatuan dan kolaborasi lintas daerah perbatasan. Dengan semangat “KUNCI BERSAMA”, kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi bagi terwujudnya wilayah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera bersama.

(Andika/Diskom).

Daerah Perbatasan Jabar–Jateng Perkuat Kolaborasi Lewat Forum Kunci Bersama

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Sepuluh daerah kabupaten/kota yang berada di wilayah perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah sepakat memperkuat sinergi dan kerja sama lintas daerah untuk menjawab tantangan pembangunan bersama.

Komitmen ini mengemuka dalam Rapat Paripurna Kepala Daerah se-Kunci Bersama yang digelar di Kabupaten Kuningan, Selasa (22/7/2025). Forum ini melibatkan sepuluh daerah anggota yakni: Kabupaten Kuningan, Kabupaten dan Kota Cirebon, Ciamis, Cilacap, Brebes, Kota Banjar, Majalengka, Pangandaran, dan Indramayu.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang mewakili Bupati Lucky Hakim dalam forum tersebut menegaskan pentingnya sinergitas dalam menjawab persoalan-persoalan yang kerap muncul di wilayah perbatasan.

“Persoalan seperti infrastruktur, pengembangan potensi daerah, hingga penanganan pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT), semuanya membutuhkan penanganan lintas wilayah. Forum Kunci Bersama ini adalah ruang strategis untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut secara kolektif,” ujar Syaefudin.

Dalam forum tersebut juga dibahas sejumlah agenda penting, di antaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban sekretariat Kunci Bersama, tanggapan para bupati/walikota, pemilihan ketua forum, serta kesepakatan atas keputusan paripurna.

Syaefudin juga menyampaikan bahwa Kabupaten Indramayu akan menjadi tuan rumah gelaran Pekan Olahraga dan Seni Perbatasan (Porsenitas) pada bulan Oktober 2025. Ajang ini akan menjadi momen strategis dalam mempererat kolaborasi, memperkuat persaudaraan, sekaligus menampilkan potensi masing-masing daerah.

“Indramayu siap menjadi tuan rumah yang baik. Porsenitas ini bukan hanya soal olahraga dan seni, tetapi juga momentum memperkuat ikatan emosional dan kerja sama antar wilayah,” imbuhnya.

Forum Kunci Bersama terus menjadi wadah strategis untuk mendorong solusi kolaboratif dalam membangun daerah-daerah perbatasan yang tangguh dan terintegrasi. 

Reporter   : Andika

Redaktur    : Rizal