Camat Indramayu dan Satpol PP Tertibkan PKL di Depan Asrama Haji

INDRAMAYU.radarInformasi.com – Untuk menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat, Camat Indramayu Indra Mulyana bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) di area depan Asrama Haji, Jalan Olahraga, Kelurahan Karanganyar, Rabu (11/6/2025).

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin dalam rangka menata pemanfaatan area publik agar tetap tertib, bersih, dan nyaman bagi semua pihak. Dalam penertiban ini, para pedagang tidak dilarang berjualan, namun diarahkan agar menempati lokasi yang sesuai dan tidak mengganggu akses publik.

“Kita tidak melarang masyarakat berjualan, tapi bagaimana aktivitas itu tertata rapi, bersih saat datang, bersih juga saat pulang. Kita ingin sama-sama nyaman, baik penjual maupun masyarakat lainnya,” ujar Camat Indramayu, Indra Mulyana.

Indra menegaskan pentingnya kesadaran bersama dalam memanfaatkan ruang publik. Ia mengimbau para pedagang agar memahami bahwa ada hak masyarakat lain yang juga perlu dihormati.

“Kami berharap ada kesadaran kolektif. Area publik itu milik bersama. Maka, jangan sampai aktivitas berjualan justru menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga lainnya,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, petugas Satpol PP turut memberikan sosialisasi langsung kepada pedagang, serta mengarahkan mereka ke lokasi yang diperbolehkan untuk berjualan.

Pemerintah Kecamatan Indramayu berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan kenyamanan di ruang publik melalui pendekatan humanis dan dialogis bersama masyarakat.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Camat Indramayu Tanggap Banjir, Saluran Irigasi di Perumahan BDI Dibersihkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Indramayu selama tiga hari terakhir menyebabkan sejumlah titik terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Salah satu kawasan terdampak cukup parah adalah Perumahan BDI Indramayu. Selasa (20/5)

Menanggapi situasi tersebut, Camat Indramayu Indra Mulyana turun langsung ke lokasi pada Senin, 19 Mei 2025, untuk memantau sekaligus melakukan aksi cepat tanggap. Bersama tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum) Kabupaten Indramayu, pihaknya melakukan pembersihan saluran irigasi yang tersumbat eceng gondok dan sampah.

Satu unit alat berat ekskavator turut dikerahkan dalam proses normalisasi saluran sekunder sepanjang kawasan perumahan tersebut, guna memperlancar aliran air yang sebelumnya terhambat dan menyebabkan genangan.

“Kami bersama Dinas PUPR dan DLH langsung merespons laporan dari warga. Upaya penanganan ini dilakukan secepat mungkin agar genangan air tidak meluas. Satu alat berat sudah kami turunkan untuk membersihkan eceng gondok dan sampah di saluran irigasi,” ujar Indra Mulyana.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran irigasi, guna mencegah terulangnya banjir akibat saluran tersumbat. Langkah preventif ini, kata Indra, penting agar lingkungan tetap bersih dan saluran air berfungsi optimal saat musim hujan tiba.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Antisipasi Banjir, Pintu Air Im Balas Dikurangi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Indramayu bersama instansi terkait melakukan pengurangan ketinggian pintu air Im Balas untuk mengendalikan aliran Sungai Cimanuk. Langkah ini diambil setelah air dari Blok Sawah Kembar, Desa Pabean Udik, mulai memasuki area pemukiman warga. Minggu (23/2)

Camat Indramayu, Indra Mulyana, AP, M.Si, dalam keterangannya di lokasi, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan pihak terkait. “Kami telah berkoordinasi untuk segera mengurangi ketinggian pintu air di Im Balas. Hal ini penting mengingat air sudah memasuki permukiman warga di Pabean Udik,” ujarnya, Sabtu (22/2).

Pintu air Im Balas berperan sebagai pengendali aliran Sungai Cimanuk yang mengalir ke wilayah Cimanuk Lama, melintasi kawasan perkotaan hingga Pabean Udik dan Brondong. Pengurangan debit air diharapkan dapat mencegah meluasnya genangan dan memastikan keselamatan warga.

Kegiatan ini turut dipantau oleh Bupati Indramayu, Lucy Hakim, dan Wakil Bupati, Syaefudin. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat.

“Langkah ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk mewujudkan Indramayu yang aman dan nyaman,” pungkas Indra Mulyana.

Dengan pengurangan debit pintu air, diharapkan situasi dapat segera terkendali dan masyarakat terhindar dari dampak banjir yang lebih luas.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal