Lapas Indramayu Panen Pakcoy Hidroponik Tahap ke-16, Dukung Ketahanan Pangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pemberdayaan warga binaan di bidang pertanian. Pada hari Senin (14/7), Lapas Indramayu melaksanakan panen tahap ke-16 sayuran jenis pakcoy yang ditanam secara hidroponik. Rabu (16/7)

Panen yang berlangsung di area greenhouse dalam lingkungan Lapas ini menghasilkan 15 kilogram sayuran pakcoy berkualitas tinggi.

Pakcoy dikenal sebagai jenis sayuran yang cepat tumbuh dan cocok untuk dibudidayakan dengan metode hidroponik, terutama di lahan terbatas seperti dalam lingkungan Lapas. Dengan teknik budidaya yang tepat, warga binaan mampu menghasilkan tanaman yang sehat dan bernilai jual.

Kegiatan panen dimulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Hasil panen kali ini kemudian diserahkan kepada reseller mandiri yang telah menjadi mitra dalam pemasaran produk hasil pertanian Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yakni pemberdayaan warga binaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian yang produktif, tetapi juga mendukung terciptanya Lapas produktif yang mampu berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Lapas Indramayu akan segera melakukan penyemaian bibit sayuran jenis selada untuk penanaman berikutnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan kemandirian pangan serta membangun keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan setelah mereka kembali ke masyarakat.

Lapas Kelas IIB Indramayu senantiasa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian hidroponik, sekaligus memperluas manfaat program ini bagi pemberdayaan warga binaan dan ketahanan pangan nasional.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Bidang Pertanian Sayur Hidroponik Dijadikan Ketahanan Pangan di Lapas Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu kembali melakukan panen sayuran jenis selada hidroponik, Rabu (11/06/2025). Selada hidroponik hasil dari pemberdayaan warga binaan pertanian kebun Lapas kelas IIB Indramayu ini, berhasil dipanen sebanyak 22 kilogram.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni mengungkapkan, bahwa ini merupakan komitmen Lapas Indramayu dalam mendukung program ketahanan pangan.

“Dalam rangka keberlangsungan program ketahanan pangan, pemberdayaan warga binaan  pertanian kebun Lapas kelas IIB Indramayu kembali melaksanakan panen tahap 15 berupa sayuran jenis Selada hidroponik sebanyak 22 kilogram,” ungkapnya.

Berthoni menjelaskan, selada merupakan jenis varian yang cepat tumbuh dengan dengan perawatan yang tepat, selada hidroponik dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang berkualitas, dengan memanfaatkan lahan area Blok Wanita dalam lapas dengan hasil yang maksimal.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya lapas Kelas IIB Indramayu dalam mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya point kedua yaitu memberdayakan Warga Binaan dalam mendukung ketahanan pangan,” lanjut Berthoni.

Ia menerangkan, sayuran jenis selada  yang sudah di panen akan dilanjutkan penyemaian bibit sayuran yg sama  untuk dilakukan penanaman kembali dan mewujudkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Selanjutnya, hasil panen sebanyak 22 kilogram selada hidroponik ini diserahkan kepada reseller mandiri selaku konsumen.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Hasil Panen Sayuran, Bukti Nyata Kemandirian Warga Binaan Lapas Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Program pembinaan melalui pemberdayaan warga binaan berupa pertanian kebun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu kembali berhasil melakukan panen untuk tahap ke-12, Senin (02/06).

Dalam panen yang dilakukan secara langsung oleh Kalapas Indramayu beserta pejabat pengawas dan pejabat pelaksana lainnya beserta warga binaan menghasilkan 85 kilogram sayur dengan beraneka ragam. Sayuran yang dipanen dari area green house hidroponik Lapas Indramayu ini diantaranya adalah pakcoy, sawi atau cesin, kembang kol dan kangkung. Selasa (3/6)

“Sayuran jenis pakcoy hidroponik sebanyak 10 kilogram, sawi atau cesin 55 kilogram, kangkung dan kembang kol 10 kilogram,” kata Fery Berthoni, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu.

Disampaikan Berthoni, sayuran jenis pakcoy, sawi/cesin, kangkung dan kembang kol yang sudah di panen akan dilanjutkan penyemaian bibit sayuran yang sama untuk dilakukan penanaman kembali dan mewujudkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya lapas Kelas IIB Indramayu dalam mendukung pelaksanaan visi misi Asta Cita Presiden melalui 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya point kedua yaitu memberdayakan Warga Binaan dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Berthoni menegaskan, Lapas Kelas IIB Indramayu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sayuran dari pertanian hidroponik ini. Ia juga menyatakan tidak menutup kemungkinan memperluas pertanian hidroponik dengan menambah variasi jenis sayuran lainnya.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Memberdayakan Warga Binaan, Lapas Indramayu Panen Selada Dengan Teknik Hidroponik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu berhasil memanen sayuran jenis selada yang dikembangkan dengan teknik hidroponik. Selasa (22/4)

Dalam panen yang berlangsung di area Green House Lapas Indramayu ini, petugas berhasil memanen sebanyak 25 kg selada segar dalam 1 (satu) tahap.

Kegiatan ini dilakukan dengan memberdayakan Warga Binaan Lapas Indramayu, sesuai dengan bidangnya yaitu pertanian hidroponik.

Panen ini dipimpin oleh Kepala Lapas Indramayu, Fery Berthoni, dan didampingi oleh Kasubsi Giatja, Apudin, dan regu pengamanan.

“Kegiatan panen sayuran jenis Selada hidroponik ini dilakukan secara bertahap. Saat ini kami memanen sebanyak 25 kg. Hasil panen tersebut dikirim ke CV. Mandiri Titin Srimulya untuk didistribusikan kerumah makan dan dapur Pertamina RU IV balongan Indramayu,” ungkap Berthoni, Selasa (22/4/2025)

Ia menerangkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Indramayu dalam mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya dalam memberdayakan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan.

“Dengan adanya kegiatan pertanian hidroponik ini diharapkan dapat mendorong keterampilan warga binaan, dapat menjadikan mereka aktif dan produktif dalam upaya reintegrasi sosial kembali ke lingkungan masyarakat sebagai individu yang lebih baik,” tutup Berthoni.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Pembinaan Berhasil, Lapas Indramayu Panen Pakcoy Hidroponik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu, melakukan panen sayuran Pakcoy hasil budidaya metode hidroponik bersama warga binaan, Senin (19/06).

Budidaya sayuran metode hidroponik ini merupakan program pembinaan bagi Warga Binaan, hasil kerjasama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Kilang Pertamina International Refinery Unit (RU) VI Balongan.

Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat mengatakan kualitas hasil budidaya hidroponik yang berhasil dipanen saat ini menunjukan keberhasilan jajarannya dalam program pembinaan kepada warga binaan.

“Hasil budidaya sayuran dengan metode hidroponik yang kita laksanakan di Lapas ini memuaskan. Sayur-sayurnya, pakcoynya segar dan pertumbuhannya lebih baik. Ini menandakan warga binaan menyerap ilmu yang diberikan dengan baik,” jelas Beni.

Ia menambahkan kedepan akan menambah jenis sayuran lainnya untuk kembali dikembangkan dengan metode hidroponik untuk mendukung kemandirian pangan.

Untuk saat ini, sudah ada rekanan yang bersedia menampung hasil budidaya sayuran hidroponik dari Lapas Indramayu ini, karena hasil sayurannya dinilai lebih segar dan sehat.

“Hasil sayuran hidroponik dari Lapas Indramayu ini bagus-bagus dan segar. Kualitasnya lebih baik dari tempat lain yang biasa drop hasilnya ke kami,” kata Ade, rekanan penampung hasil budidaya Pakcoy hidroponik Lapas Indramayu.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi