Pemerintah Desa Balongan Gelar Musdesus, Pastikan BLT Dana Desa 2025 Tepat Sasaran

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Balongan menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) guna menetapkan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun anggaran 2025 serta membahas program ketahanan pangan dan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sabtu 8/3)

Musyawarah yang berlangsung di Aula Kantor Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (6/3/2025), dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, ketua RT/RW, serta perwakilan dari kecamatan. Kuwu Balongan, Radi Bin Tjasmad, menegaskan bahwa Musdesus ini bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

Seleksi Ketat untuk Penerima BLT

Dalam musyawarah ini, pemerintah desa bersama ketua RT dan RW melakukan verifikasi langsung di lapangan guna memastikan kondisi ekonomi warga yang akan menerima bantuan. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa warga yang telah meninggal dunia atau mengalami perbaikan ekonomi tidak lagi masuk dalam daftar penerima BLT tahun ini.

“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar diterima oleh mereka yang masih berada dalam kondisi sulit dan membutuhkan,” ujar Radi Bin Tjasmad.

Sementara itu, Sekretaris Camat Balongan, Baman, yang mewakili Camat Opik Hidayat, menyampaikan bahwa dengan adanya perubahan kepemimpinan daerah, terdapat penyesuaian dalam kebijakan bantuan sosial. Evaluasi data penerima dilakukan agar BLT lebih tepat sasaran, sehingga sebagian penerima tahun lalu akan digantikan oleh warga yang lebih membutuhkan.

Mendorong Kemandirian Ekonomi

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Balongan, Imron, menekankan bahwa keputusan dalam Musdesus ini diambil melalui proses musyawarah yang melibatkan berbagai pihak, sehingga transparan dan dapat diterima oleh masyarakat.

Pendamping Kecamatan Balongan, Muzayyin Haris, menambahkan bahwa Musdesus ini juga selaras dengan visi pembangunan daerah serta program Asta Cita Presiden Prabowo. Ia mengingatkan pentingnya menggali potensi ekonomi desa agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.

“Pemerintah desa perlu menggali dan mengembangkan potensi yang ada agar masyarakat dapat mandiri secara ekonomi. Ketika masyarakat memiliki daya saing, mereka tidak lagi bergantung pada bantuan sosial,” ujarnya.

Musdesus ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Dengan keterlibatan berbagai elemen, diharapkan program yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak positif bagi warga Desa Balongan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

KPM Desa Sukakarya kembali Terima BLT- DD selama 3 Bulan

KPM Desa Sukakarya kembali Terima BLT- DD selama 3 Bulan

BOGOR.radarinformasi.com- Sebanyak 135 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) Warga Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor terlihat sumringah, karena dipenghujung tahun 2022 ini mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang disalurkan di Aula kantor desa, pada Minggu (25/12/2022).

Nominal sebesar Rp. 900.000,00 yang di distribusikan oleh Pemerintah Desa Sukakarya dapat diterima KPM secara utuh tanpa adanya potongan apapun, penyaluran Dana Desa tersebut dihadiri oleh Iwan Darmawan selaku Kasi Pelayanan Masyarakat, Hasan Sukandi ( Kepala Desa ) yang diwakilkan , Ketua BPD, Babhinmas dan Babhinsa serta para Ketua RT dan RW.

Iwan Darmawan berharap BLT Dana Desa ini bermanfaat bagi KPM, ” Semoga uang tersebut bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhannya, karena uang disalurkan 3 bulan sebesar Rp. 900.000,- “.

“Saya atas nama Pemerintah Kecamatan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang sudah memprogramkan BLT Dana Desa dan semoga di tahun 2023 program ini masih ada dan masyarakat masih bisa mendapatkannya”, pungkasnya.

Selanjutnyasalahsatu KPM yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Alhamdulilah ini sebuah keberkahan buat kami penerima, karna uang ini bisa meringankan beban kehidupan kami, kami tak lupa ucapkan terimakasih buat pemerintah desa maupun pemerintah pusat”, ujarnya dengan bahagia.

Red

Masyarakat Cipayung Girang Sumringah, BLT-DD 3 Bulan telah diterima

Masyarakat Cipayung Girang Sumringah, BLT-DD 3 Bulan telah diterima

BOGOR.radarinformasi.com – Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT – DD), kepada warganya, bantuan yang digelontorkan kepada Masyarakat tersebut di harapkan bisa bermanfaat untuk warga penerima, terlebih lagi untuk masyarakat yang terkena dampak dari pandemi Covid-19, terutama yang terdampak dalam bidang perekonomian, mengingat tidak sedikit warga yang kehilangan pekerjaan bahkan banyak pula yang usahanya gulung tikar, Selasa (08/11/22).

Ada 130 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) dari BLT – DD tersebut, data penerima bantuan tentunya diperoleh dari hasil peninjauan RT / RW setempat yang langsung turun dari pintu ke pintu agar bantuan tersebut tepat pada sasaran yaitu keluarga yang memang kurang mampu. Bantuan yang diberikan Rp.300.000,00 per bulan, kali ini diberikan langsung untuk 3 bulan, yaitu Oktober, November dan Desember hingga total yang di berikan menjadi Rp.900.000,00 per KPM.

” Saya harap dengan bantuan BLT – DD yang kami salurkan kepada warga, mampu untuk sedikit membantu warga yang kekurangan secara financial. Dan saya harap keluarga penerima manfaat bisa menggunakan bantuan tersebut dengan bijak sesuai dengan kebutuhan hidup mereka”, ujar Srie Budi Sayekti selaku Kepala Desa Cipayung Girang.

Reporter : Yonk/Herlina
Redaktur : Dewi

Desa Wanakaya Salurkan BLT DD secara Door to Door untuk Meminimalisir Penyebaran Covid 19

Cirebon.radarinformasi.com – Untuk membantu Warga yang terdampak Covid 19, Pemerintah Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon menyalurkan anggaran Dana Desa untuk membantu Masyarakat melalui Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Bantuan Langsung Tunai tersebut diberikan kepada Masyarakat yang tidak mendapat bantuam dari pintu manapun, meskipun Dana Desa tidak bisa mengcover semua akan tetapi setidaknya BLT DD diberikan tepat sasaran kepada yang benar – benar terdampak.

“Ada sekitar 1042 Kepala Keluarga yang mendapat kan bantuan covid19, yang terdiri dari bantuan Kemensos , Bantuan Gubernur, Bantuan Kabupaten. Dana Desa sendiri hanya mampu mengcover 622 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kita sudah berusaha mendata melalui RT/RW dan mudah – mudahan tepat sasaran”, ungkap Handoko Sekdes Wanakaya kepada Radar Informasi.com.

Masih menurutnya, “Untuk sistem pembagian kita lakukan secara door to door, hal ini untuk mencegah adanya kerumunan dan meminimalisir penyebaran Virus Corona”.

(Iyonk)