Manajemen KPH Bogor Apresiasi Pencapaian Target Getah Pinus BKPH Jonggol

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor melalui Administratur KPH Bogor Muhadi memberikan apresiasi kepada BKPH Jonggol atas tercapainya pencapaian target dengan syukuran, pemberian sertifikat dan pelatihan peningkatan mutu getah pinus yang berlokasi di Petak 24A RPH Tinggarjaya administratif Kecamatan Jonggol, Kamis (03/10).

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Administratur KPH Bogor Erlandi, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata Moch. Edwin Hafidz, Asper Jonggol Agus Abdurrachman, Kepala Subseksi Produksi dan Pembinaan TPK Sri Retnoningsih, Penguji TK II Isnanto Budiman, Segenap KRPH, Kepala Urusan BKPH, Mandor Sadap/TPG dan para penyadap lingkup BKPH Jonggol.

Dalam kesempatan tersebut Muhadi menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi atas kinerja yang telah dilakukan oleh jajaran BKPH Jonggol utamanya dari Asper, Mandor Sadap dan Para Penyadap atas tercapainya produksi getah pinus sebesar 100,5% pada Bulan September.

Kami jajaran manajemen mengapresiasi atas usaha yang telah dilakukan dan telah nampak hasilnya dengan tercapainya target produksi, diharapkan tidak hanya kuantitas saja atau jumlahnya tetapi juga kualitas agar dapat ditingkatkan dengan teknis yang perlu diterapkan pra dan pasca menyadap agar hasil dari getah pinus berkualitas baik mutunya, maka dari itu kami adakan juga pelatihan mutu getah pinus ini di TPG Tenjo Laut agar selain produksi meningkat kualitas juga bisa ditingkatnya,” jelasnya.

Sementara itu Agus Abdurrachman, mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh manajemen KPH Bogor dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran lapangan BKPH Jonggol yang telah membantu dan berkontribusi dalam pencapaian target, serta pihaknya akan terus berupaya meningkatkan produksi getah pinus dibarengi dengan peningkatan mutunya dengan mengawal proses penyadapannya, terkait teknis penanganan sebelum dan sesudah sadapan.

Reporter : Maulana
Redaktur : Rizal

Perhutani Bogor Bersinergi dengan Masyarakat Sekitar Hutan

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor bersinergi dengan masyarakat desa sekitar hutan tepatnya Kampung Talaga, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, dengan bergotong royong membantu membangun gubuk kerja/saung pada Minggu (09/06/24). 

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jonggol Agus Abdurachman berserta Mandor Sadap RPH Cariu, para penyadap getah pinus petak 5/6 dan warga masyarakat sekitar hutan Kp. Talaga. 

Pada kesempatan tersebut Agus Abdurachman mewakili Administratur/KKPH Bogor menyampaikan rasa bahagianya atas antusiasme warga masyarakat sekitar hutan Kp. Talaga dalam membantu  pembuatan gubuk kerja untuk  penyadap getah pinus. 

“Selama ini penyadap petak 5/6 sementara sudah kami kontrakan rumah di kampung, gubuk kerja ini rencananya digunakan untuk penyadap luar daerah yang menyadap di petak 5 dan 6 RPH Cariu BKPH Jonggol, diharapkan gubuk kerja ini dapat menunjang pekerjaan penyadap sehingga pekerjaan penyadapan getah pinus menjadi lebih lancar dan efektif”, jelasnya. 

Sementara itu, Karna salah satu warga masyarakat Talaga mengatakan bahwa pihaknya beserta warga lainnya turut serta bergotong royong dalam membangun gubuk kerja untuk penyadap karena hubungan yang baik dengan pihak Perhutani.

 “Semoga sadapannya berhasil, getahnya melimpah dan masyarakat dengan perhutani dapat terus bersinergi dengan baik”, ujarnya. 

Reporter    : Maulana

Redaktur   : Dewi

Koordinasi Gukamhut, Perhutani Bogor Kunjungi Koramil Klapanunggal

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Bogor lakukan koordinasi dengan mengunjungi Komando Rayon Militer (Koramil) 0621-04 Klapanunggal dalam rangka antisipasi gangguan keamanan hutan (Gukamhut) wilayah BKPH Jonggol, pada Rabu 7 Februari. Rabu (21/02/2024).

Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jonggol Agus Abdurachman didampingi Perwira Pembina (Pabin) Polhut Komisaris Polisi (Kompol) Supriatna, Komandan Regu (Danru) Polhut KPH Bogor Endi Kuswandi, beserta jajaran ditemui oleh Komandan Koramil 0621-04 Klapanunggal Kapten Inf. Adi Yuhanda beserta anggota.

Dalam keterangannya Agus Abdurachman mewakili Administratur/KKPH Bogor mengatakan bahwa silaturahmi dimaksudkan dalam rangka koordinasi dan menjalin sinergi dalam menghadapi gukamhut yang semakin kompleks, terlebih saat ini transisi pengelolaan dari Perhutani menjadi KHDPK. Dikhawatirkan ada pihak tertentu yang memanfaatkan situasi dan memainkan isu bahwa Perhutani sudah tidak ada peran pengelolaan kawasan hutan dan beralih ke KHDPK.

“Sampai saat ini Perhutani masih sebagai pengelola kawasan hutan yang sah berdasar PP. No. 72 Tahun 2010, adapun implementasi KHDPK berdasar SK. 287 Tahun 2022 belum berlaku sepenuhnya, terkait pedoman teknis karena mengakomodir dinamika dan fakta di lapangan”, jelasnya.

Sementara Adi Yuhanda mengucapkan terima kasih atas kunjungan silaturahmi Perhutani BKPH Jonggol dan pihaknya menyatakan agar Perhutani tidak segan untuk bersama aparat TNI dalam pengamanan kawasan hutan, karena hal ini merupakan tanggung jawab bersama.

“Semoga ke depan TNI khususnya Koramil Klapanunggal dapat turut berperan aktif bersama Perhutani BKPH Jonggol dalam mengamankan kawasan hutan yang merupakan aset negara”, ucapnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Polhut KPH Bogor Lakukan Patroli Gukamhut di BKPH Jonggol

BOGOR.radarinformasi.com- Polisi Hutan (Polhut) Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan patroli Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut) di Petak 13 dan 31 Blok Pareang RPH Tinggarjaya BKPH Jonggol administratif Desa Sirnarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, pada Rabu 30 Agustus 2023. Kamis (31/08/2023).

Dalam keterangannya Komandan Regu Polhut Mobil Endi Kuswandi mewakili Administratur mengatakan bahwa giat patroli ini merupakan agenda rutin Polhut pada lokasi-lokasi rawan perambahan, bibrikan, perencekan, pengembalaan liar, kawasan konflik tenurial, rawan illegal logging (pencurian pohon), rawan kebakaran hutan dan bencana alam serta penambangan illegal. Selanjutnya akan diambil upaya-upaya cepat, terukur, tepat sasaran dan tuntas dalam mengantisipasi dan mengendalikan bentuk-bentuk Gukamhut tersebut.

“Dalam patroli ini kami juga mengecek lokasi kerjasama dengan PT. Yafo yang merupakan kerjasama optimalisasi fungsi kawasan hutan dengan penggunaan alur jalan yang berada pada kawasan hutan Tanah Kosong Tidak Baik untuk Kelas Perusahaan (TKTBKP) pada alur PG”, ungkapnya.

“Pada lokasi patroli saat ini, Alhamdulillah kondisi aman, kondusif dari Gukamhut”, pungkasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Dirut Perhutani Tinjau Lokasi Kawasan Hutan Yang Dimohon PT. Garimca Yomm Indonesia

BOGOR.radarinformasi.com – Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro melakukan kunjungan kerja ke lokasi permohonan penggunaan kawasan hutan melalui  mekanisme persetujuan kerjasama untuk jalan akses PT. Garimca Yomm Indonesia, pada Selasa (20/6/2023).

Lokasi yang dimohon sebagian wilayahnya masuk pada wilayah kerja Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor, tepatnya berada di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jonggol, Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Gunung Karang petak 1D dan 2A1,  administratiff Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Divisi Regional (Kadivre) Jawa Barat dan Banten Asep Dedi Mulyadi beserta jajaran, Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto  dan perwakilan Perencanaan Hutan Wilayah (PHW) I Bogor.

Dalam kesempatan tersebut Wahyu Kuncoro  menyatakan bahwa kunjunganya dalam rangka meninjau secara langsung terkait permohonan yang diajukan oleh PT. Garimca Yomm Indonesia serta memastikan prosedur atau mekanisme yang ditempuh  dilaksanakan dengan baik, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ketentuan tersebut antara lain Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 7 tahun 2021 tentang Perencanaan Kehutanan, Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan dan Perubahan Fungsi Kawasan Hutan, serta Penggunaan Kawasan Hutan.” ujarnya.

lebih lanjut Wayu Kuncoro menyatakan, “Perhutani akan membantu pihak yang mengajukan permohonan penggunaan kawasan hutan sesuai peraturan dan kewenangan serta akan diteruskan kepada Kementerian LHK sebagai pihak yang mengeluarkan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan”, ujarnya.

Reporter  : Maulana
Redaktyr  : Dewi

ADM Bogor Berbagi Bingkisan Kepada Masyarakat Mitra Kerja Penyadap Getah Pinus di Jonggol

RADAR.Informasi.com (6/6). Perum Perhutani Kesatuan Permangkuan Hutan (KPH) Bogor yang memiliki target sadapan getah pinus 281,048 kg dengan realisasi sampai dengan bulan Mei 151,935 Kg, hal tersebut memicu semangat manajemen KPH Bogor untuk terus memberikan support kepada para penyadap, Selasa (06/06), seperti yang dilaksanakan Ade Sugiharto selaku Administratur KPH Bogor pada saat penianjuan lokasi TP. Bantu/hutan di petak 2f RPH Tinggarjaya, pada hari Jum’at (09/06).

Pada kesempatan tersebut Ade Sugiharto didampingi Kepala Seksi Pengelolaan Sumber Daya Hutan (PSDH) Agus Darmaya, Kasi Produksi Edwin Hafidz, Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jonggol Ade Soma dan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Tinggarjaya, Awis.

Ade Sugiharto pada kesempatan tersebut menyampaikan, kegiatan kunjungan kerja ini merupakan salah satu program 100 hari, selain bersilaturahmi kepada mitra penyadap diseluruh wilayah kerja KPH Bogor, juga menampung dan menerima masukan jika ada permasalahan yang dihadapi para penyadap.

“Sadapan getah pinus ini merupakan salah satu andalan pendapatan Perhutani KPH Bogor selain dari pengelolaan destinasi objek wisata, semoga dengan kunjungan ini agar dapat meningkatkan motivasi mereka untuk mencapai target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP)” ungkapnya.

Nusri, tenaga penyadap asal Mejenang menyampaikan terimakasih atas kunjungan pimpinan Perhutani KPH Bogor yang baru.

“Terimakasih juga atas bingkisan dari Pak Adm, saran dan bimbingannya akan kami laksanakan, sebagai pemicu dalam melaksanakan tugas di lapangan”, ujarnya. (

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani KPH Bogor Salurkan Bantuan Bencana Alam

Perhutani KPH Bogor Salurkan Bantuan Bencana Alam

BOGOR.radarinformasi.com – Intensitas hujan yang cukup besar di wilayah bogor memberikan dampak rawan terhadap bencana alam, tidak terlepas di wilayah Kawasan hutan yang dikelola Perhutani, namun antisipasi telah dilaksanakan oleh jajaran perum Perhutani dilapangan, dengan memberikan plang peringatan dilokasi rawan longsor. Kamis (18/11/2021).

Tetapi kondisi alam memang tidak bisa diprediksi, apalagi dengan cuaca curah hujan yang cukup besar pada minggu (14/11/2021), mengakibatkan pergerakan tanah dan petak 18A Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tinggarajaya Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jonggol terjadi penurunan tanah 200 cm dari titik awal, dan mengakibatkan kerusakan cukup parah pada pemukiman rumah penduduk Kampung Citadel Desa Sukawangi Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor, sedikitnya ada 57 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 198 jiwa terdampak pergerakan tanah, kebanyakan dari mereka mengungsi di gedung SDN Gunungbatu.

Sebagai wujud kepedulian Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor, memberikan bantuan sembako kepada para korban bencana alam yang diserahkan oleh Kepala Sub Seksi SDM dan Umum, Asper KBKPH Jonggol Wawan mewakili Administratur KPH Bogor melalui kepala Desa Sukawangi Budiyono, Selasa (16/11).

Administratur KPH Bogor melalui Kepala Sub Seksi SDM dan Umum, Herniwan menyampaikan, “Bahwa bantuan ini merupakan bentuk keprihatinan Perhutani kepada masyarakat Sukawangi atas musibah bencana alam, semoga bisa membantu kebutuhan pangan masyarakat yang saat ini berada di tempat penampungan sementara”, terangnya.

Kepala Desa Sukawangi Budiyono menyampaikan ungkapan terimakasih atas kepedulian Perhutani terhadap warganya yang saat ini dalam pengungsian.

“Kami menyatakan apresiasi kepada petugas Perhutani dilapangan, sejak awal kejadian bencana Perhutani BKPH Jonggol cepat tanggapan membantu kami mengevakuasi warga Sukawangi”, ungkapnya.

Hamid, warga kampung Cigadel Desa Sukawangi pada kesempatan penyerahan bantuan mengungkapkan, ” Ucapan terimakasih atas kepedulian Perhutani kepada kami, bencana ini memang tidak kami ketahui sebelumnya, hujan yang deras dan suara keras longsoran tanah atas pergerakan tanah, membuat kami panik. Alhamdulillah ada petugas Perhutani yang membantu kami mengungsi ketempat yang aman”, ucapnya.

Red