BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif serta menindaklanjuti arahan Presiden RI untuk memberantas premanisme, Polsek Ciawi Polres Bogor menggelar operasi di sepanjang jalur alternatif dari Tol Ciawi hingga Gadog, Bogor, pada Senin 12 Mei 2025. Rabu (14/5)
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ciawi, AKP Dede Lesmana Jaya, S.H., M.H., didampingi Kanit Samapta IPTU Dede Suhaya beserta anggota, berhasil mengamankan 10 orang yang diduga berperan sebagai “joki” dan pak ogah di ruas jalan tersebut.
Mereka kemudian diberikan pembinaan dan imbauan agar tidak melakukan praktik pungli maupun tindakan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Ciawi, menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung kebijakan Presiden, Wakil Presiden, dan pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
“Kami akan terus lakukan langkah preventif guna menciptakan kondisi wilayah hukum Polsek Ciawi yang aman, tertib, dan bebas dari praktik premanisme,” ujar AKP Dede Lesmana.
BOGOR.radarinformasi.com – Selasa, 13 Mei 2025, pukul 10.00 WIB. Kapolsek Dramaga, IPTU Desi Triana, S.H., M.H., bersama Kanit Reskrim, Ps Kanit Intel, dan Danpos Koramil, melaksanakan Operasi Premanisme dan Pungutan Liar (Pungli) di wilayah hukum Polsek Dramaga. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memberikan arahan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pelayanan Polri. Rabu (14/5)
Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan arahan Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan kepada seluruh jajaran Polres Bogor untuk menjaga kondusivitas di wilayah masing-masing, serta bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Dramaga memberikan pembinaan kepada seorang warga yang diduga melakukan pungli, yaitu W (51), warga Gg Mesjid, Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp5.000 (lima ribu rupiah).
Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat membawa dampak positif, sekaligus menunjukkan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana menjelaskan, “Kita semua wajib menjaga keamanan dan ketertiban umum. Hindari tindakan yang menimbulkan keresahan, seperti pungli jalanan, premanisme berbasis ormas atau LSM, maupun aktivitas debt collector yang meresahkan. Kami akan terus melakukan penertiban dan penindakan tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran ini,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kedekatan antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif. “Kami berharap pola komunikasi seperti ini terus ditingkatkan demi kebaikan bersama. Sesuai arahan Bapak Kapolres, langkah ini diharapkan dapat memperkuat ikatan antara polisi dan warga dalam menjaga kamtibmas,” harapnya.
“Dengan demikian, warga dapat lebih mudah berkolaborasi dengan kepolisian serta aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Informasi dari masyarakat pun akan lebih mudah diperoleh dan segera ditindaklanjuti,” terang IPTU Desi.
Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat merasakan langsung kehadiran POLRI dalam memberikan rasa aman.
Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, IPDA Yulista Mega Stefani, SH, mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan gangguan kamtibmas, tindakan kriminalitas, atau perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki dasar hukum yang sah. Hal tersebut termasuk dalam kategori Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Masyarakat dapat menghubungi Call Center (021) 110, yang aktif 24 jam, atau nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin terus berkomitmen untuk memberantas pungutan liar (pungli) yang meresahkan masyarakat. Rabu (14/5)
Komitmen tersebut ditunjukan dengan menerjunkan Tim Saber Pungli terhadap aktivitas pungutan yang terjadi di wilayah Kecamatan Jatibarang.
Tim Saber Pungli mengumpulkan puluhan orang yang diduga melakukan pungli terhadap aktivitas perekonomian yang kemudian dikumpulkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jatibarang, Rabu (14/5/2025).
Wakil Bupati Indramayu Syaefudin mengatakan, pihaknya melakukan penindakan dan pembinaan terhadap puluhan orang untuk dimintai keterangan oleh Saber Pungli. Aktivitas ini diharapkan tidak mengganggu usaha dan perekonomian masyarakat yang ada di Jatibarang.
Syaefudin menambahkan, wilayah Jatibarang ini menjadi magnet perekonomian daerah di Kabupaten Indramayu. Untuk itu segala bentuk pungli dan premanisme harus segera diatasi.
“Kami sudah ada tim gabungan baik Saber Pungli yang ada di Inspektorat maupun Tim Sapu Premanisme. Tim ini merupakan gabungan antara Pemkab Indramayu, Polri, TNI, dan Kejaksaan,” kata Wabup Syaefudin.
Menurutnya, pemerintah desa harus membuat regulasi sebagai pengatur di tingkat desa sehingga hal bisa dijadikan solusinya.
Sementara itu Kuwu Jatibarang, Agus Darmawan mengatakan, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang peduli dengan situasi dan kondisi Jatibarang khususnya sektor usaha yang dapat mendukung perekonomian warga.
“Terima kasih pa wabup yang sudah benyak memberikan arahan dan masukan kepada kami termasuk usulan memberikan regulasi di tingkat desa. Kami akan terus bersinergi untuk mewujudkan Indramayu REANG,” kata Agus.
Pada pembinaan tersebut turut hadir Forkopimcam Jatibarang dan mendapatkan pengamanan dari TNI, Polri, dan Satpol PP.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Satuan Tugas Saber Pungli Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Indramayu menyatakan kesiapannya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) dan premanisme. Jumat (28/2)
Hal tersebut diungkapkan Kepala Posko Unit Pelaksana Percepatan (UPP) Saber Pungli Indramayu, AKP Nandang usai mengikuti Apel Siaga Satgas Pemberantasan Premanisme yang digelar di Alun Alun Indramayu, Kamis (27/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, AKP Nandang menegaskan komitmen Satgas Saber Pungli untuk bersinergi dengan seluruh pihak guna menindak tegas pelaku pungli dan premanisme.
“Kami siap bergerak cepat merespons keluhan masyarakat. Tujuan utama kami adalah menciptakan lingkungan yang kondusif dan mendukung salah satu visi Indramayu REANG, yakni aman dan nyaman, ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati H. Syaefudin yang memimpin Apel Siaga Satgas Pemberantasan Premanisme menyampaikan, aksi premanisme yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab merupakan sebuah yang merugikan serta meresahkan masyarakat. Dengan demikian diperlukan langkah proaktif serta sinergi seluruh pihak guna menjaga kondusifitas serta memberikan rasa aman ditengah-tengan masyarakat.
Wakil Bupati Syaefudin juga menekankan bahwa pemberantasan premanisme dan pungli merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan publik serta mendorong iklim investasi dan pembangunan di Indramayu.
“Pemberantasan premanisme ini melibatkan seluruh elemen. Kami berharap hadirnya satgas pemberantasan premanisme ini dapat menjadi motor penggerak pemberantasan premanisme di Kabupaten Indramayu. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ajaknya.