BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kebakaran terjadi di bengkel Nicky Motor yang berada di Jalan Raya Sirkuit Sentul, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor dini hari tadi pada hari Kamis 20 Juli 2023.
Menurut saksi mata yang merupakan seorang penjaga warung di dekat lokasi kejadian, awal mula terjadinya kebakaran tersebut bermula saat adanya suara letupan dan disusul dengan suara ledakan dari dalam bengkel disertai keluarnya asap dan api.
Sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Bogor yang di datangkan ke lokasi kejadian pun dapat memadamkan kobaran api 45 menit kemudian.
Kapolsek Babakan Madang Polres Bogor AKP Susilo Tri Wibowo S.H., M.H mengatakan bahwa, “Dari hasil Penyelidikan yang kita lakukan diduga penyebab terjadinya kebakaran tersebut berasal dari adanya konsleting arus listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun pemilik bengkel mengalami kerugian sebesar Rp. 500.000.000,- akibat kebakaran tersebut”, ungkapnya.
BOGOR.radarinformasi.com – Beredar viral video seorang pengendara sepeda motor yang merasa di peras oleh sebuah bengkel di kawasan Sentul Kabupaten Bogor, yang mana aksi pemerasan tersebut terjadi saat korban yang hendak berlibur ke kawasan Sentul motornya mengalami mogok, hingga mendatangi sebuah bengkel yang bernama Hen’s motor yang berada di wilayah Sentul Kecamatan Babakan Madang, pada Jum’at 28 April 2023.
Korban yang bernama Echa dan suaminya tersebut berniat mengganti oli akibat kehabisan oli pada motornya, namun mekanik dibengkel tersebut membongkar mesin motor tersebut dengan alasan ada masalah. Namun setelah dilakukan pembongkaran korban terkejut karena di minta untuk membayar uang sebesar 2, 7 juta rupiah untuk perbaikan motornya dengan menunjukkan bon onderdil yang harus di ganti.
Merasa keberatan dengan harga perbaikan yang begitu mahal, Korban pun meminta untuk memasang kembali mesin yang telah dibongkar, namun dimintai biaya sebesar 450 ribu rupiah dengan penjelasan biaya ganti bongkar pasang, Karena korban tak mau membayar biaya untuk pemasangan kembali mesin motornya tersebut, akhirnya korban pun memilih mengangkut motornya dengan menyewa mobil pick up. Adapun saat korban pergi pun diminta uang sebesar 200 ribu rupiah sebagi upah mekanik bengkel, korban tidak bersedia.
Kejadian yang viral di media sosial tersebut pun saat ini telah di tindaklanjuti oleh pihak kepolisian dari Polsek Babakan Madang Polres Bogor, yang mana pihak kepolisian telah mendatangi bengkel tersebut untuk melakukan konfirmasi perihal kejadian tersebut.
Kapolsek Babakan Madang AKP Susilo Tri Wibowo S.H,.MH saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut megatakan, “Bahwa kami telah mendatangi bengkel tersebut untuk melakukan klarifikasi terkait kejadian viral tersebut”.
“Yang mana dari hasil komunikasi yang kami lakukan dengan pihak bengkel, hal tersebut terjadi karena kurangnya komunikasi saja sejak awal antara konsumen dan pihak bengkel, mengenai pengerjaan bongkar pasang onderdil dari kendaraan yang sudah terlanjur di bongkar tersebut”.
“Jadi menurut keterangan yang diberikan pemilik bengkel bahwa motor tersebut mengalami over headting akibat kehabisan oli mesin dan kerusakan tersebut sudah di jelaskan berikut tindaklanjut yang harus dilakukan untuk perbaikan motor tersebut dari pihak bengkel kepada pihak konsumen, namun pihak konsumen merasa keberatan dengan harga perbaikan motor yang di nilainya terlalu mahal tersebut”, jelas AKP Susilo.
“Mengenai hal tersebut kami meminta kepada pihak konsumen yang masih tidak puas perihal kejadian tersebut bisa mendatangi Polsek Babakan Madang untuk sama-sama menyelesaikan masalah ini, kami tunggu di Polsek Babakan Madang dan kami siap membantu menyelesaikan permasalahan ini”, tutup Kapolsek Babakan Madang Polres Bogor AKP Susilo Tri Wibowo.
BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah pom mini pengisian bahan bakar yang berada di Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor hangus terbakar, Pada Senin 3 April 2023 diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Sementara itu sebuah bengkel sepeda motor yang berada di sebelahnya pun ikut terbakar.
Akibat kejadian tersesebut mesin pom mini, sparepart motor, 20 tabung gas 3 Kg, 50 liter pertamax dan 200 liter pertalite hangus terbakar. Adapun dugaan sementara peneyebab kebakaran tersebut ialah adanya konsleting arus listrik.
Kapolsek Rumpin Polres Bogor Polda Jabar Kompol Sumijo S.H mengatakan bahwa awal mula terjadinya kebakaran tersebut baru diketahui oleh saksi sandi yang merupakan pemilik bengkel motor yang berada di sebelah pom mini, melihat adanya kobaran api di atas mesin pom mini. Saksi pun mencoba memadamkan api tersebut dengan tangan kosong, akan tetapi api tidak dapat dijinakkan untuk padam.
“Namun upaya tersebut dilakukan pun gagal, karena kobaran api pun dengan cepat menjalar ke bawah tempat penyimpanan BBM dan mengenai tangan saksi bernama Sandi. Hingga warga yang mengetahui kejadian tersebut pun mencoba memadamkan api dengan alat seadanya hingga pada akhirnya mobil tangki air isi ulang yang datang ke lokasi pun dapat memadamkan kobaran api”.
“Saat ini korban bernama sandi yang mengalami luka bakar sudah dievakusai ke puskesmas rumpin untuk di lakukan penanganan secara medis, sementara itu dari penyelidikan yang kita lalukan penyebab kebakaran tersebut diduga akibat adanya konleting arus listrik”, tutup Kapolsek Rumpin Kompol Sumijo.