SLB Negeri Pahlawan Hadirkan Kelas Jauh, Cegah Anak Berkebutuhan Khusus Putus Sekolah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya mencegah anak putus sekolah di kalangan penyandang disabilitas terus dilakukan oleh SLB Negeri Pahlawan. Melalui program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, sekolah ini menghadirkan layanan pendidikan khusus berupa kelas jauh atau unit layanan yang tersebar di beberapa desa di Kabupaten Indramayu.

Slb negri pahlawan kabupaten indramayu jl.pahlawan no.89 kelurahan lemahmekar kecamatan indramayu,” pada sabtu (23/08/25).

Kepala SLB Negeri Pahlawan, Siti Komariah, M.Pd, menjelaskan bahwa pihaknya sudah lebih dulu bergerak sejak tiga tahun lalu dengan membuka tiga kelas jauh. Lokasinya berada di Desa Sukareja Kecamatan Balongan, Desa Tenajar Kidul Kecamatan Kertasemaya, dan Kecamatan Karangampel.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian kami agar anak-anak berkebutuhan khusus yang berada di pelosok desa tetap bisa bersekolah tanpa harus menempuh jarak jauh. Kami berusaha mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Siti Komariah.

Ia menambahkan, anak-anak berkebutuhan khusus yang mengikuti program ini mayoritas berasal dari keluarga tidak mampu. Kondisi tersebut membuat mereka memiliki keterbatasan dalam mendukung kebutuhan pendidikan, terutama sarana dan prasarana.

Meski demikian, para guru tetap menunjukkan dedikasi penuh dengan mengajar secara ikhlas, kompeten, dan sepenuh hati.

“Walaupun sarana terbatas, guru-guru kami tidak pernah mengeluh. Mereka justru semakin bersemangat karena bisa hadir langsung di tengah masyarakat dan melayani anak-anak yang benar-benar membutuhkan perhatian,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, SLB Negeri Pahlawan juga bekerja sama dengan pemerintah desa setempat. Aparat desa memberikan dukungan penuh dengan menyediakan tempat untuk kegiatan belajar.

Reporter : Andika

Komitmen Dalam Inklusi, Polres Indramayu Berikan Materi Saat MPLS di Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam suasana yang penuh semangat dan kekhusyukan, puluhan peserta didik baru di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 2 Indramayu tampak menyimak serius materi yang disampaikan oleh kepolisian. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar pada Rabu (16/7/2025), dengan mengusung semangat inklusi dan kesetaraan dalam dunia pendidikan.

Materi edukasi disampaikan langsung oleh Kaur Bin Ops Sat Binmas Polres Indramayu, Ipda Tasim, S.IP, yang hadir mewakili Kasat Binmas Polres Indramayu AKP Suprihati Setyaningsih. 

Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi disabilitas mendapat penyuluhan mengenai pentingnya menghentikan perundungan (bullying), bahaya penyalahgunaan narkoba, serta kedisiplinan dalam berlalu lintas.

Dengan pendekatan yang komunikatif dan visual yang disesuaikan dengan kondisi siswa, petugas kepolisian menyampaikan pesan-pesan moral dan hukum secara inklusif. 

Suasana menjadi hangat ketika siswa-siswi diajak berinteraksi langsung melalui pertanyaan dan simulasi ringan.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjangkau seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak penyandang disabilitas. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan dan edukasi tentang hukum serta kehidupan sosial yang sehat,” jelas Ipda Tasim.

Lebih lanjut, Ipda Tasim menegaskan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus berhak atas ruang aman dan adil dalam lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, Polres Indramayu menaruh perhatian khusus pada pendidikan inklusi dan memastikan pesan-pesan kamtibmas bisa diterima oleh seluruh lapisan, tanpa terkecuali.

“Kami ingin anak-anak SLB ini tumbuh sebagai generasi yang tangguh, teredukasi, dan mampu membela dirinya dari bahaya seperti perundungan dan penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Kegiatan ini disambut baik oleh pihak sekolah yang merasa terbantu dengan kehadiran kepolisian sebagai mitra edukatif. Guru dan tenaga pendidik mengapresiasi pendekatan yang digunakan karena sesuai dengan metode pembelajaran yang ramah disabilitas.

Terpisah Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasat Binmas AKP Suprihati Setyaningsih menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digalakkan ke sekolah-sekolah, khususnya yang memiliki kebutuhan khusus, sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang adil, aman, dan berpengetahuan.

Melalui langkah konkret seperti ini, Polres Indramayu menunjukkan bahwa inklusi bukan hanya wacana, tapi nyata dalam pelayanan dan pengabdian kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak istimewa yang layak mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno juga mengajak masyarakat untuk tetap aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing, termasuk lingkungan pendidikan.

“Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp di nomor 081999700110 atau call center 110,” ujar AKP Tarno.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal