Selain dikeluhkan Warga, Jembatan Extrim Kp.Ciomas banyak Menelan Korban
Selain dikeluhkan Warga, Jembatan Extrim Kp.Ciomas banyak Menelan Korban
BOGOR.radar.informasi.com – Saat menyeberang di jalan memang tidak boleh dilakukan sembarang tempat. Pasalnya, hal tersebut merupakan hal yang salah dan berisiko tinggi mengalami kecelakaan jika pejalan kaki menyeberang di sembarang tempat, selain membahayakan diri sendiri juga beresiko membahayakan orang lain, Selasa (04/05/21).
Akan tetapi, berbeda dengan JPO yang baru saja dibangun diatas pelintasan Kereta Api Indonesia (KAI) di wilayah Kp. Ciomas, Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan – Kota Bogor, JPO yang dibangun tersebut kondisinya sangat curam dan tentu saja membahayakan, baik untuk pejalan kaki ataupun kendaraan roda dua. Kondisi jalan yang menanjak dan menurun begitu tajam membuat sebagian Pengendara memilih jalur lama demi keselamatan meskipun harus memutar agak jauh, bahkan JPO yang belum lama bisa dilintasi tersebut sudah menelan beberapa Korban.
Sebut saja Ujang, penyebrang penguna jalan roda 2 mengatakan kepada radar.informasi, Senin(03/02/21), “Iya penyebrangan jalan ini baru saja di buka sekitar satu minggu kemarin untuk penyebrangan orang juga pengendara roda dua (2), tapi sangat disayangkan kondisinya sangat membahayakan untuk pengguna roda dua (2) karena pelintasannya yang cukup curam”.
Lebih lanjut Ia mengatakan, “Penyebrangan ini juga merupakan akses penghubung dengan Desa Cibalung, Desa Cipicung, Kelurahan Rancamaya dan Kelurahan Kertamaya, jadi mengingat pentingnya pelintasan tersebut, saya harap agar di ulang kontruksinya atau di aspal agar tidak terlalu licin, karena kalau ga dibetulin saya rasa akan sangat membahayakan pengguna jalan dan korban berjatuhan akan terus bertambah”.
“Kemarin juga suami istri, Asyah dan Hamzah Warga Kp. Pangrasan Rt.05 Rw.05 Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten bogor, ketika hendak pulang, motor yang mereka bawa tergelincir di tanjakan, dari atas ke bawah, sampai kaki suaminya luka lecet – lecet dan istrinya keseleo”, terangnya
Di tempat terpisah saat tim radar.informasi.com mencoba konfirmasi ke pihak korban, Hamzah pun menuturkan, “Ya pak baru aja saya pulang dari rumah sakit habis berobat, kejadiannya kemarin sore habis Adzan Magrib mau arah pulang ke rumah sama istri saya, namun tiba-tiba begitu mau turun saya terpeleset sampe motor jatuh kebawah, istri saya juga terpental ke bawah nyusul motor. Ya saya sih berharap ada perbaikan takutnya ada korban makin banyak lagi”, keluhnya.
Hingga saat ini korban masih dalam kondisi sakit, kaki Hamzah sebelah kanan lecet parah dan istrinya merasa sakit di bagian sebelah kiri bahu tanggan.
Reporter : TBW
Redaktur : Dewi Pelangi


