Realisasikan Bankeu, Tugu Utara Benahi Jalan dan Kembangkan Wisata

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, mengalokasikan Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Desa Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026 untuk pengaspalan jalan desa dan pembangunan Dayeuh Pajajaran di Kampung Pondok Rawa, RT 03/RW 04, dengan total anggaran mencapai Rp937,6 juta.

Berdasarkan papan informasi kegiatan, pengaspalan jalan desa mendapatkan anggaran sebesar Rp637.600.000 untuk pekerjaan sepanjang 797 meter, lebar 4 meter, dan ketebalan aspal 3 sentimeter. Sementara itu, pembangunan Dayeuh Pajajaran memperoleh alokasi Rp300.000.000 dengan cakupan satu wilayah RW.

Kepala Desa Tugu Utara, Asep Mamun Nawawi, S.H., menjelaskan bahwa pembangunan Dayeuh Pajajaran telah berjalan sekitar tiga bulan sebelum bantuan keuangan tersebut tersedia.

Menurutnya, lokasi Dayeuh Pajajaran juga memiliki peran strategis karena berada di jalur alternatif yang digunakan pengguna jalan ketika rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) diberlakukan di kawasan Puncak.

Asep mengatakan, pembangunan Dayeuh Pajajaran tidak hanya ditujukan untuk mendukung sektor pariwisata, tetapi juga untuk menjadikannya ikon wisata desa sekaligus tempat berswafoto bagi masyarakat setempat maupun para pendatang.

“Di samping menjadi wisata, Dayeuh ini juga diharapkan menjadi ikon wisata, tidak hanya sebagai simbolis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Desa Tugu Utara merencanakan penyelenggaraan car free day (CFD) pada 2027 setelah penataan kawasan selesai. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelaku seni dan budaya, serta berbagai komunitas setempat.

“Rencananya, ketika nanti penataan sudah selesai, pada 2027 kami akan mengadakan car free day yang melibatkan UMKM setempat, pelaku seni dan budaya, serta komunitas-komunitas setempat,” ujar Asep.

Ia menambahkan, setelah Lebaran 2027 diharapkan menjadi momentum pelaksanaan CFD, dengan catatan seluruh penataan kawasan telah rampung dan siap digunakan.

Rencana tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi kreatif, mempromosikan produk lokal, serta memperkenalkan seni dan budaya kepada pengunjung.

Melalui pembangunan infrastruktur dan penataan Dayeuh Pajajaran, Pemerintah Desa Tugu Utara berharap dapat menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tak hanya memperbaiki akses jalan, pengembangan kawasan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menghidupkan potensi wisata, menggerakkan UMKM, serta melestarikan seni dan budaya lokal.

Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, Dayeuh Pajajaran diharapkan tumbuh menjadi kebanggaan desa sekaligus ruang kebersamaan yang membawa dampak positif bagi perekonomian warga.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *