Proyek Siluman Muncul di Desa Cinagara Akibatkan Jalan Licin dan Bahayakan Pengendara

BOGOR.radarinformasi.com – Salahsatu kegiatan pekerjaan pemasangan U-Ditch yang dilaksanakan oleh PUPR Kabupaten Bogor yang berlokasi dekat kantor Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, diduga proyek siluman karena tidak ada Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Senin (30/10/2023).
Proyek yang dikethui menggunakan anggaran Rp.190.731.000,00 yang sempat berjalan beberapa hari dan akhirnya diberhentikan tersebut menyisakan kesan buruk di masyarakat, bagaimana tidak, di lokasi proyek galian tersebut terlihat tanah berceceran di jalan raya dekat kantor desa, sehingga mengganggu akses jalan warga, terlebih belakangan ini hampir setiap hari turun hujan tentunya mengakibatkan jalan aspal menjadi licin dan dapat membahayakan pengendara terutama pengendara kendaraan roda dua.
“Saya selaku warga disini merasa sangat terganggu dengan pekerjaan tersebut karena banyak tumpukan tanah bekas galian dibiarkan begitu saja. Selain mengaganggu lalu lintas karena jalan yang menjadi sempit tanah tersebut juga kerap terbawa air saat hujan hingga jalan menjadi licin”, ucap salahsatu warga.
“Saya sudah berkali-kali menghubungi penanggungjawab pekerjaan tersebut namun tidak juga mendapatkan titik temu bahkan nomer saya malah di blokir oleh pak Arif yang bertanggungjawab atas proyek tersebut. Ini saja warga gotong royong untuk membersihkan tanah yang berceceran”, keluhnya.
Sementara itu ketika Awak Media radar informasi.com mencoba menghubungi Arif yang menurut laporan warga adalah pemegang proyek tersebut, Ia justru menyuruh untuk konfirmasi mandor.
“Ke mandor aja teh saya mah cuma pekerja teh,” ucapnya singkat.
Dan ketika Awak Media menghubungi untuk konfirmasi mandor mengatakan bahwa proyek tersebut tidak ada anggaran untuk Direksi Keet dan juga Kisdam. Ia juga mengatakan bahwa pengerjaan di berhentikan dulu karena masih harus menyelesaikan proyek PUPR di lokasi lain.
” Tidak ada Direksi Keet dan Kisdam karena memang tidak ada anggaran untuk itu di pekerjaan ini, sementara papan proyek sengaja saya buka, bukannya nutup-nutup papan proyek, cuma sekarang ada di kontrakan, takutnya ilang soalnya yang kerja disitu lagi ga ada kegiatan, jadi takut hilang”, tutur mandor.
Reporter : Dahlia
Redaktur : Dewi
