Perhutani Bogor Dukung BPS dalam Indepth Interview Perhutanan Sosial 2024

BOGOR.radar informasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendukung Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor dalam Indepth Interview Perhutanan Sosial 2024 terhadap Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Puncak Lestari pada Selasa (05/03) di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Turut serta pada kegiatan tersebut Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata Moh. Edwin Hafidz mewakili Administratur/KKPH Bogor, Kepala Subseksi Agrowisata Endang Rosadi Mulya beserta jajaran lapangan lingkup BKPH Bogor dan RPH Cipayung.
Sementara dari BPS hadir Direktur Statistik Peternakan, Perikanan dan Kehutanan Adhi Wiriana dan Tim Direktorat Statistik Peternakan, Perikanan dan Kehutanan Kantor Pusat, Kepala BPS Kabupaten Bogor Daryanto beserta Tim BPS Kabupaten Bogor.
Dalam keterangannya Edwin Hafidz mengatakan bahwa pihaknya mendukung dan memfasilitasi kegiatan yang dilakukan BPS Kabupaten Bogor untuk Indepth Interview Perhutanan Sosial kepada LMDH Puncak Lestari yang lokasinya berada di RPH Cipayung BKPH Bogor dalam rangka menyediakan data statistik kehutanan.
“Kami berkolaborasi dan mendukung kegiatan ini guna kelancaran dalam pelaksanaannya. Hasil interview PS ini, ke depan akan bermanfaat bagi penyediaan data statistik dan implementasi serta implikasi dari PS agar lebih baik lagi dalam kebijakan serta teknis pelaksanaan di lapangan sehingga kebermanfaatannya lebih signifikan”, tuturnya.
Sedangkan Daryanto mengatakan bahwa kegiatan Indepth Interview PS 2024 bertujuan untuk menyediakan data produk atau hasil pertanian termasuk perikanan dan kehutanan dari Program PS serta mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan.
“Hasil sementara menunjukkan bahwa dengan program PS adanya kontribusi pendapatan masyarakat sekitar hutan yang cukup signifikan meskipun pendapatan secara total per Kepala Keluarga masih di bawah Upah Minimum Kabupaten Bogor. Data ini nanti akan bermanfaat bagi instansi khususnya Perum Perhutani KPH Bogor dalam pengambilan keputusan dengan hasil analisis data secara empiris”, jelasnya.
Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi
