Desa Arahan Kidul Gelar Bimtek untuk 63 Anggota KPPS Jelang Pemilihan Kuwu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menjelang pemilihan Kuwu, Desa Arahan Kidul menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi 63 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kesiapan anggota dalam menjalankan tugas selama proses pemilihan.

Bimtek yang dilaksanakan pada Sabtu (15/11/2025) di Balai Desa setempat menghadirkan narasumber berkompeten. Materi yang diberikan mencakup prosedur pemungutan dan penghitungan suara, hingga penanganan kendala yang mungkin muncul di lapangan.

Ketua Panitia Pemilihan Kuwu, Nasir, menekankan pentingnya netralitas bagi seluruh anggota KPPS. “Saya ingatkan kepada seluruh anggota KPPS untuk menjaga sikap netral dan tidak memihak calon manapun. Hal ini krusial demi terselenggaranya pemilihan Kuwu yang adil dan demokratis,” ujarnya.

Nasir juga menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan agar setiap anggota KPPS dapat bertugas secara transparan, profesional, dan sesuai aturan. Desa Arahan Kidul sendiri memiliki tiga calon Kuwu, yakni Supardi, Dulyanto, dan Eroh.

Selama bimtek, peserta diajak berdiskusi interaktif serta melakukan simulasi penghitungan suara agar lebih memahami teknis pencoblosan. Dengan persiapan matang dan komitmen menjaga netralitas, panitia optimistis pemilihan Kuwu berjalan lancar dan demokratis.

Acara diakhiri dengan pembagian materi cetak dan penyerahan perlengkapan kerja bagi anggota KPPS sebagai bekal menjalankan tugas di lapangan.

(Andika/Sbr/Uncu)

Kadis PUPR Kembali Bungkam: Sorotan Menguat Usai Temuan Retakan di Proyek Irigasi Caringin

BOGOR.radarinformasi.com – Sorotan terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor kembali menguat setelah Kepala Dinas PUPR, Suryanto, tak memberikan respons atas temuan keretakan di proyek Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigasi D.I. Ciderum, Kecamatan Caringin. Sikap bungkam ini menambah panjang daftar persoalan PUPR yang tak kunjung mendapat klarifikasi dari sang kadis.

Proyek bernilai Rp429.180.000 tersebut menuai kritik setelah awak media menemukan keretakan pada Tembok Penahan Tanah (TPT), padahal pembangunan masih berjalan. Selain itu, tidak ditemukannya Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar teknis di lokasi memperkuat dugaan minimnya transparansi dalam pelaksanaan proyek.

Sayangnya, upaya konfirmasi kepada Kadis PUPR Suryanto justru lagi-lagi tak membuahkan hasil. Sejumlah awak media yang menghubunginya berulang kali tidak pernah mendapatkan jawaban. Bahkan beberapa jurnalis mengaku nomor mereka diblokir setelah mencoba meminta penjelasan. Fenomena bungkam ini bukan pertama kali terjadi, sebab dalam sejumlah persoalan PUPR sebelumnya, Suryanto juga diketahui kerap tidak memberikan tanggapan meski masalah menyangkut kepentingan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor utama, Rizal, belum menyampaikan keterangan resmi. Masyarakat menilai diamnya Kadis PUPR hanya memperburuk persepsi publik terhadap transparansi dan pengawasan proyek di Kabupaten Bogor. Warga pun mendesak agar pemerintah daerah mengambil langkah tegas dan memastikan setiap persoalan PUPR mendapat penanganan terbuka, bukan dibiarkan tanpa penjelasan.

Dewi

Video Percobaan Pencurian di LPK Seoul Viral, Polsek Lohbener Turun Tangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebuah rekaman video percobaan pencurian sepeda motor di LPK Seoul, Jalan Raya Lohbener, Kabupaten Indramayu, mendadak viral di media sosial pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Menyikapi hal tersebut, Unit Reserse Kriminal Polsek Lohbener Polres Indramayu Polda Jabar langsung melakukan langkah penyelidikan.

Insiden bermula ketika seorang siswa mendapati dua orang asing dengan gerak-gerik mencurigakan di area parkir. Keduanya tampak berusaha memindahkan sepeda motor Yamaha Jupiter.

Saksi kemudian meminta petugas kebersihan untuk memastikan kondisi kendaraan. Saat rekaman CCTV diperiksa, salah satu orang dalam video terlihat mencoba membobol motor tersebut. Ketika saksi mencoba menghampiri, salah satu pelaku diduga mengarahkan benda menyerupai senjata api.

Merasa situasi berbahaya, saksi memutuskan mundur. Tak lama kemudian, keduanya melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna abu-abu.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Lohbener KOMPOL G. Sumantri membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya kini masih mendalami petunjuk rekaman CCTV serta meminta keterangan tambahan dari sejumlah saksi.

“Kami masih menyelidiki dan memverifikasi apakah benda yang digunakan pelaku benar senjata api atau bukan,” ujarnya.

Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas kedua pelaku dan keberadaannya.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sekaligus melaporkan segera jika menemukan aktivitas yang dianggap mencurigakan.

Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno turut menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. “Jika menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” imbaunya.

(Andika/Sbr/Humas).

Kasie Humas Polres Indramayu Pimpin Upacara di SMPN 2 Sindang, Sampaikan Pesan Moral dan Disiplin

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu Polda Jabar melanjutkan agenda pembinaan rutin ke sekolah-sekolah pada setiap awal pekan. giliran SMPN 2 Sindang menjadi lokasi kegiatan tersebut, dengan Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, SH, bertindak sebagai pembina upacara, Senin pagi (17/11/2025).

Upacara yang dimulai pukul 06.30 WIB itu diikuti oleh seluruh unsur sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga ratusan pelajar yang memenuhi lapangan upacara.

Dalam amanatnya, AKP Tarno yang hadir mewakili Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menekankan pentingnya kedisiplinan, etika, dan semangat belajar sebagai bekal masa depan generasi muda.

Ia menyoroti pentingnya hubungan harmonis antara guru dan siswa yang menurutnya idealnya tercipta layaknya hubungan orang tua dan anak, penuh kasih sayang, saling menghormati, dan saling mendukung dalam proses belajar.

“Guru mendidik dengan tulus, sementara siswa wajib menghormati dan disiplin. Itu bagian dari proses membangun karakter,” tuturnya di hadapan peserta upacara.

AKP Tarno juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi perilaku menyimpang, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, geng motor, minuman keras, hingga perilaku perundungan yang belakangan masih ditemukan di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, tindakan-tindakan tersebut bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak moral dan masa depan pelajar itu sendiri.

Tak hanya itu, ia turut menyoroti maraknya penggunaan media sosial di kalangan remaja. Para siswa diminta lebih bijak dalam mengakses dan menyebarkan informasi agar tidak terseret kasus penyebaran kabar bohong maupun pelanggaran etika digital.

Memasuki pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025, AKP Tarno juga mengajak pelajar yang sudah berkendara agar mematuhi aturan lalu lintas.

“Gunakan helm, patuhi rambu, dan siapkan surat kendaraan. Keselamatan adalah prioritas,” pesannya menutup amanat.

(Andika/Sbr/Humas).

Kapolres Indramayu Pimpin Apel Operasi Zebra Lodaya 2025, Fokus Tertibkan Lalu Lintas Menjelang Akhir Tahun

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu Polda Jawa Barat menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2025 di halaman Mapolres Indramayu, Senin (17/11/2025).

Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., dan diikuti jajaran Forkopimda, sejumlah instansi terkait, serta personel gabungan.

Apel dimulai dengan laporan kesiapan pasukan, dilanjutkan pembacaan amanat Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini difokuskan pada peningkatan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sebagai langkah awal menuju pelaksanaan Operasi Lilin akhir tahun.

Operasi Zebra Lodaya 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, dengan total 2.088 personel yang diterjunkan di tingkat Polda hingga Polres jajaran.

“Prioritas tahun ini adalah menekan angka fatalitas kecelakaan, mengurangi pelanggaran lalu lintas, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” bunyi amanat yang dibacakan Kapolres.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan agar pelaksanaan operasi tetap mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif, serta menjauhkan tindakan yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik.

Usai apel, Kapolres bersama unsur Forkopimda meninjau kesiapan pasukan dan armada operasional dari berbagai unit seperti Satlantas, Dishub, Satpol PP, BPBD, hingga Senkom.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Rizky Aulia Pratama mengatakan bahwa penindakan selama Operasi Zebra akan difokuskan pada pelanggaran yang terlihat jelas dan berpotensi membahayakan pengendara.

“Kami akan menindak pelanggaran kasat mata seperti pengendara tanpa helm, melawan arus, maupun kendaraan tanpa kelengkapan standar,” tegasnya.

AKP Rizky menekankan bahwa setiap anggota wajib mengedepankan etika dan pendekatan persuasif dalam bertugas.

“Penegakan hukum tidak harus dilakukan dengan cara keras. Komunikasi yang baik akan membuat masyarakat lebih memahami pentingnya keselamatan,” tambahnya.

Sebanyak 38 personel Satlantas akan disebar di titik rawan kecelakaan dan ruas jalan dengan kepadatan tinggi.

Kasat Lantas juga mengajak masyarakat berperan aktif mendukung operasi ini. “Kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Gunakan helm, cek kendaraan, dan utamakan keselamatan karena keluarga menunggu di rumah,” pesannya.

Pada bagian lain, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan situasi yang berpotensi mengganggu kamtibmas. “Silakan laporkan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” ujarnya.

Dengan digelarnya Operasi Zebra Lodaya 2025 ini, diharapkan kondisi lalu lintas di Kabupaten Indramayu semakin tertib dan angka kecelakaan dapat ditekan menjelang libur akhir tahun.

(Andika/Sbr/Humas).

Polemik Proyek Irigasi di Caringin: Pembangunan Belum Rampung Namun Sudah Ada Keretakan

BOGOR.radarinformasi.com – Proyek Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigasi D.I. Ciderum di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, kembali menuai kritik tajam setelah awak media menemukan sejumlah kejanggalan saat melakukan kontrol sosial di lokasi pekerjaan. Salah satu temuan yang paling mencolok adalah Tembok Penahan Tanah (TPT) yang sudah mengalami keretakan, padahal proyek tersebut masih berjalan dan belum memasuki tahap penyelesaian. Senin (17/11/2025)

Proyek dengan anggaran Rp429.180.000 ini dikerjakan oleh PT Joskrindo Hutama Sinergy dengan pengawasan PT Gumilang Sajati, dan memiliki waktu pengerjaan 90 hari kalender. Namun, fakta di lapangan menimbulkan tanda tanya besar mengenai kualitas konstruksi dan transparansi proyek.

Awak media tidak hanya menemukan retakan pada TPT, tetapi juga mencatat tidak adanya Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar perencanaan (rancangan teknis) yang biasanya dipasang untuk memastikan keterbukaan informasi publik. Ketidakhadiran dokumen-dokumen tersebut memperkuat dugaan minimnya transparansi dan potensi pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

Ketika dikonfirmasi, salah satu pelaksana proyek, Asep, memberikan pengakuan mengejutkan. Ia menjelaskan bahwa keretakan terjadi karena TPT tersebut merupakan pekerjaan pemborong lama dan bagian yang dikerjakan saat ini hanyalah sambungan dari konstruksi sebelumnya.

“TPT itu kan pemborong lama yang buat, ini sambungan. Jadi kami hanya memperbarui bagian yang kurang, bukan dibongkar dan dibuat baru,” ujar Asep dengan terbata-bata.

Selain retakan, awak media juga menemukan genangan air di sekitar pondasi awal yang dikhawatirkan dapat melemahkan struktur bangunan. Pemasangan pondasi pada kondisi tanah basah sangat berisiko menyebabkan retakan dini serta mengurangi kekuatan konstruksi secara keseluruhan.

Fakta-fakta tersebut menimbulkan pertanyaan serius: mengapa proyek dengan nilai hampir setengah miliar rupiah justru hanya melakukan tambal-sulam, bukan rehabilitasi total? Padahal tujuan rehabilitasi adalah memperbaiki keseluruhan struktur agar kembali berfungsi maksimal, bukan memperbarui bagian tertentu saja.

Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat bahwa proyek dilakukan dengan pola asal jadi, tanpa memastikan standar teknis terpenuhi dan tanpa dokumentasi perencanaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga berita ini diterbitkan, Rizal(pihak kontraktor) belum memberikan keterangan resmi terkait rangkaian temuan tersebut meskipun awak media sudah mencoba untuk berkomunikasi.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh agar potensi kerugian anggaran dan kegagalan konstruksi dapat dicegah.

Dewi

Indramayu Siap Kawal Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Nasional 3 Juta Rumah

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendukung agenda nasional penyediaan tiga juta hunian bagi masyarakat.

Komitmen tersebut tercermin melalui keikutsertaan Pemkab Indramayu dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III serta Evaluasi Program 3 Juta Rumah yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting di Indramayu Command Center (ICC).

Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, itu melibatkan seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. Dari Indramayu hadir Kepala Bagian Perekonomian Setda, Iing Kuswara, bersama Imam Mahdi dari DKPP serta Sutrisno dari Bappeda Litbang.

Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya kontribusi pemerintah daerah dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) tersebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Hingga kini, realisasi nasional baru mencapai 451.516 unit atau 15,05 persen dari total target. Dari jumlah tersebut, 156 daerah telah menerapkan kebijakan PBG dan pembebasan BPHTB, sementara 20 daerah memberi insentif PBG nol rupiah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain sektor perumahan, Rakor juga menyoroti kondisi perekonomian nasional dan inflasi. Target inflasi tahun 2025 ditetapkan sebesar 2,5 ± 1 persen. Di wilayah Ciayumajakuning, inflasi Kota Cirebon yang mencakup Kabupaten Indramayu mencapai 2,90 persen pada Oktober 2025, lebih tinggi dari rata-rata Jawa Barat namun masih di bawah inflasi nasional 2,86 persen.

Sementara itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Indramayu pada minggu pertama November tercatat -0,69 persen. Sejumlah komoditas seperti daging ayam ras, beras, dan udang basah menjadi penyumbang perubahan harga. Capaian tersebut menunjukkan kemampuan daerah dalam menjaga kestabilan bahan pangan melalui kerja aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Secara nasional, pertumbuhan ekonomi pada Triwulan III masih dipimpin wilayah Jawa dengan 5,17 persen. Namun, pertumbuhan tertinggi dicapai wilayah Sulawesi dengan 5,84 persen, didorong sektor hilirisasi tambang di Maluku Utara yang melonjak hingga 39,10 persen year on year.

Mengikuti tren nasional, Indramayu terus memperkuat sektor unggulan seperti pertanian dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Melalui strategi pengendalian inflasi serta dukungan nyata untuk PSN 3 Juta Rumah, daerah ini berharap pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan berkelanjutan.

Kabag Perekonomian Setda Indramayu, Iing Kuswara, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

“Indramayu siap berkontribusi dalam penyediaan hunian bagi masyarakat serta pengendalian inflasi. Kolaborasi antarinstansi sangat penting untuk menjaga daya beli dan memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya.

Dengan langkah terukur dan strategi adaptif tersebut, Pemkab Indramayu menargetkan menjadi daerah yang semakin tangguh secara ekonomi, responsif terhadap kebijakan nasional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom).

Gelar CFD dan Senam Bugar Bersama, FOKBI Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Tingkatkan Kebugaran Tubuh Agar Selalu Bahagia

BOGOR.radarinformasi.com- Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) dan Senam Bugar Bersama di Jl. Raya Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong pada Minggu, 16 November 2025 .

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.30 – 08.00 WIB ini, diikuti oleh 64 orang peserta dari masyarakat pengunjung yang antusias untuk berolahraga dan meningkatkan kebugaran tubuhnya.

Ketua FOKBI Kabupaten Bogor Ria Khusti Safriana mangatakan, kegiatan CFD dan Senam Bugar Bersama ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar tubuh lebih bugar, fresh dan selalu bahagia.

“FOKBI akan selalu mendukung program KORMI Kabupaten Bogor bersama pihak pemerintah setempat, dalam hal ini Pemerintahan Kabupaten Bogor,” kata Ria Khusti Safriana.

Ria yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia pada kegiatan tersebut mengungkapkan, bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berolahraga dan menjaga kesehatan tubuh.

“Dengan berolahraga, kita dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh, sehingga kita dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik,” ungkapnya.

Ria menambahkan, dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berolahraga dan menjaga kesehatan tubuh. FOKBI Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ria berharap, dengan kegiatan CFD dan Senam Bugar Bersama ini, FOKBI Kabupaten Bogor berharap dapat mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kebugaran masyarakat sekitar.

“Olahraga menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Ria.

FOKBI Kabupaten Bogor, lanjut Ria Khusti Safriana, juga berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk mengadakan kegiatan serupa. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya berolahraga dan menjaga kesehatan tubuh.

“Dalam jangka panjang, FOKBI Kabupaten Bogor berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Kabupaten Bogor. Dengan demikian, masyarakat dapat hidup lebih sehat, bugar, dan bahagia,” tuturnya.

Red

Security Kilang Pertamina Balongan Salurkan Santunan untuk 50 Anak Yatim

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Momentum Jum’at Berkah kembali menjadi wadah kepedulian sosial bagi Kilang Pertamina Balongan. bagian Security-HSSE PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan menyalurkan santunan kepada 50 anak yatim dari wilayah sekitar operasional perusahaan,” Jum’at (14/11/2025).

Kegiatan berbagi ini merupakan agenda rutin yang digelar Kilang Balongan sebagai bentuk tanggung jawab sosial serta kepedulian terhadap masyarakat, khususnya kaum dhuafa, lansia, dan anak yatim.

Dalam kegiatan tersebut, santunan diberikan secara simbolis kepada 13 anak yatim oleh Manager HSSE RU VI, Mochamad Arifin, didampingi para section head fungsi HSSE. Seluruh penerima berasal dari Desa Majakerta, Desa Sukaurip Blok Wismajati, serta Desa Balongan Blok Kesambi.

Mereka menerima bantuan berupa uang tunai dan paket bingkisan berisi makanan ringan.

Arifin menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bentuk dukungan materi, tetapi juga perhatian moral untuk menumbuhkan semangat belajar bagi para anak yatim.

“Doa anak yatim memiliki keistimewaan dan menjadi sumber keberkahan. Kami berharap mereka turut mendoakan agar kilang dapat beroperasi dengan aman, lancar, serta seluruh pekerja diberikan keselamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kelancaran operasional kilang sangat berpengaruh terhadap pasokan BBM nasional dan stabilitas perekonomian.

Santunan ini juga merupakan arahan VP HSSE PT KPI untuk memperkuat kedekatan perusahaan dengan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan kondusif.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation and CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Ini adalah bentuk silaturahmi sekaligus komitmen perusahaan untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Semoga bantuan yang disalurkan membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan keberkahan bagi pekerja maupun operasional kilang,” tuturnya.

(Andika/Hms).

Akses Jalan ke Kilang Balongan Ditutup, Arus Kendaraan Dialihkan ke Sukaurip–Sukareja

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi menyetujui penutupan akses jalan di depan Kilang Balongan. Sebagai gantinya, arus lalu lintas dialihkan menuju jalur Sukaurip–Sukareja.

Keputusan tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi bersama manajemen PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan pada Rabu (12/11/2025).

Area Manager Communication, Relation and CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli menyampaikan bahwa jalur alternatif sepanjang 2,4 kilometer telah selesai diperlebar dan ditingkatkan kualitasnya sehingga siap dilalui publik.

“Target kami, 31 Desember 2025 semua pekerjaan buffer zone tahap pertama rampung. Mulai 1 Januari 2026, kendaraan dari Indramayu menuju Cirebon maupun sebaliknya wajib melalui Sukaurip–Sukareja,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, tahap penyelesaian akhir seperti pemasangan rambu lalu lintas dan perapian bahu jalan masih berlangsung. PT KPI juga tengah berkoordinasi dengan Forkopimcam Balongan serta menyiapkan agenda sosialisasi kepada masyarakat.

Zulkifli menambahkan, pihaknya juga tengah melengkapi dokumen lingkungan seperti AMDAL, Andalalin, hingga UKL–UPL sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ir. Aep Surahman yang hadir mewakili Bupati Lucky Hakim menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan buffer zone tersebut.

Aep menilai kawasan tersebut harus steril dari aktivitas publik demi mengantisipasi potensi keadaan darurat di area industri strategis tersebut.

“Kami berharap jalur Sukaurip–Sukareja dapat dimanfaatkan maksimal dan masyarakat tetap aman,” ujarnya.

Pemkab Indramayu juga memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Indramayu yang turut mengawal aspek hukum dalam proses pembangunan buffer zone agar tidak menimbulkan persoalan ke depan.

“Kolaborasi ini harus terus berjalan. Kami berharap Kilang Balongan segera memenuhi seluruh persyaratan demi keselamatan warga, khususnya dengan meningkatnya volume kendaraan di jalur baru,” tutup Aep.

(Andika/Sbr/Hms).