Menanggulangi Gelombang Ketiga Dengan Strategi Selektif Dan Self-Assesment Screening

Menanggulangi Gelombang Ketiga Dengan Strategi Selektif Dan Self-Assesment Screening

 
JAKARTA.radar informasi.com – Mencermati perkembangan pandemi Covid-19 khususnya sejak pemerintah mengumumkan temuan kasus varian Omicron pada 16 Desember 2022, Dewan Pimpinan Pusat Partisipasi Kristen Indonesia (DPP PARKINDO) melalui Sekjendnya Besli Pangaribuan,S.E.,Ak.,CA yang di dampingi oleh dr. Adele Hutapea Ryta Tiur Sidabutar,S.E Ketua Bidang Kesehatan Sekretaris Fungsi Kesehatan DPP Parkindo  menyampaikan lima temuan hasil analisis deskriptif berbasis data-data sekunder. Poin-poin temuan fakta ilmiah terkait pola pandemi varian Omicron tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Transmisi varian Omicron memiliki ciri khas sangat cepat dibandingkan varian Delta.
  2. Studi di Afrika Selatan dan negara-negara Uni Eropa menemukan lima (5) gejala penting yang dapat digunakan sebagai skrining awal atau Self-Assessment Screening yaitu :
    Berkeringat di malam hari. Mengeluarkan keringat meskipun tidur di ruangan ber-AC.
    Batuk kering dengan frekuensi yang sangat sering.
    Nyeri tenggorokan, keluhan nyeri meningkat ketika menelan, Merasa sangat kelelahan seperti kehabisan tenaga, Nyeri otot ringan
  3. Pengalaman menghadapi wabah Omicron di Eropa dengan berbasis data yang kuat menunjukkan bahwa prevalensi Omicron mencapai 69,4% Hanya 1,14% dirawat di rumah sakit; 0,16% memerlukan perawatan ICU/dukungan pernapasan, dan 0,06% meninggal.

Sementara di Indonesia hingga 31 Januari 2022, kasus bertambah rerata 1,499 per hari. Kasus meninggal 17 orang per 29 Jan22 atau 1 orang / hari atau nilai proporsinya kisaran 0.066% (1 kasus meninggal berbanding 1,499 kasus terkonfirmasi positif harian). Sehingga proporsi angka risiko kasus meninggal di Indonesia dan negara-negara Uni Eropa tampaknya sama yaitu 0.06%.

Sebuah laporan penelitian di Washington University (Desember 2021) menyebutkan, varian Omicron utamanya menyerang fungsi saluran pernafasan atas dan bukan organ paru-paru seperti varian Delta. Kedarurat klinis berat hingga mengalami kematian akibat infeksi Omicron dilaporkan terjadi pada kelompok usia lansia dengan status kesehatan buruk dan kelompok dengan kondisi kesehatan yang sulit (underlying health condition) akibat penyakit-penyakit sistemik kronis.

Beban penyakit komorbid sistemik di Indonesia sangat tinggi, sesuai Laporan JKN 2014-2018). Situasi ini menambah beban risiko kejadian kasus meninggal akibat wabah varian Omicron.

Berdasarkan lima fakta ilmiah tersebut DPP PARKINDO menyampaikan masukan-masukan kepada Pemerintah dan Masyarakat secara luas.

Kepada Pemerintah

Risiko berat wabah varian Omicron Indonesia utamanya dipengaruhi oleh beban populasi pendudukan yang sangat besar yaitu 273,5 juta. Angka “peak” di Gelombang Ketiga akibat varian Omicron yang bisa sampai dua kali lebih besar dibandingkan angka “peak” pada saat Gelombang Kedua bulan Juni-Juli 2021 lalu. Jika mengandaikan kasus terkonfirmasi sampai mencapai 200.000 orang maka risiko kasus meninggal bisa mencapai 13,200 orang (pengalinya nilai proporsi kasus meninggal 0.066%). Selain itu, wabah varian Omicron akan menguras anggaran pengobatan Rawat Jalan, Isolasi sentralistik, penurunan kinerja bagi pekerja, dan gangguan kegiatan belajar bagi siswa di sekolah, pondok – pondok pesantren, maupun perguruan tinggi.
Rekomendasi skenario pengendalian untuk dipertimbangkan oleh Pemerintah :

  1. Segera melakukan pengetatan mobilitas mulai minggu I Februari 2022 sampai kasus terkonfirmasi menunjukkan tanda melandai terkendali. Berikut uraian skema teknisnya:

Pembatasan ketat mobilitas lintas /antar kota di Jawa-Bali 
Pembatasan ketat jalur penerbangan domestik antar kota  Pembatasan ketat jalur penerbangan internasional,
Penutupan taman-taman kota area gathering, kolam renang, dan pusat olahraga komunitas Pembatasan jam operasional mall, tempat hiburan, dan aktivitas perkantoran hingga 25%,
Pembatasan kegiatan berkumpul hingga 25%,
Pengawasan ketat aktivitas berkumpul (kapasitas 25%) dan pelaksanaan Prokes ketat di semua lokasi ruang publik khususnya Jawa-Bali
Aktivitas belajar PTM di Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Pondok Pesantren dihentikan dan kembali ke PJJ berbasis online khususnya Jawa-Bali

  1. Segera mengaktifkan Puskesmas/FKTP melaksanakan pengecekan dan monitoring langsung berbasis data atas pasien JKN KIS dengan riwayat KERENTANAN di wilayahnya masing-masing, sebagai bentuk tanggap darurat mengendalikan dampak buruk kecepatan transmisi varian Omicron. Sasaran kelompok dengan riwayat KERENTANAN tersebut meliputi :

Pasien Diabetes Mellitus dengan riwayat kedaruratan/tidak terkendali, jarang kontrol
Pasien dengan riwayat serangan gagal jantung dan tindakan operasi jantung
Pasien gagal ginjal penerima terapi perawatan hemodialisis
Pasien penyakit stroke dan kanker dengan proses pengobatan kemoterapi
Pasien penerima terapi perawatan ARV dan pasien TBC Resisten Obat / Multidrug Resisten
Semua Ibu hamil, Bayi Neonatus, dan Balita di wilayah setempat

3.Mendorong Akselerasi Vaksinasi Anti Covid-19 Booster yang diprioritaskan pada pelaku usaha UMKM, pedagang pasar, driver/kurir layanan online, dan guru-guru.

4.Mendorong Pemerintah segera memberlakukan aturan penurunan standar biaya Tes Swab Antigen nasional hingga maksimal Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) per pax, dengan demikian masyarakat lebih mudah melakukan skrining mandiri, sekaligus mengurangi beban kerja laboratorium di Puskesmas / FKTP. Kebijakan ini diperlukan sebagai respon kedaruratan pengendalian risiko Gelombang Ketiga akibat varian Omicron.

5.Mendorong Pemerintah konsisten menyediakan layanan promotif dan edukatif terkait situasi pandemic Covid-19 dan aspek-aspek risiko klinis yang perlu diperhatikan oleh masyarakat. Dalam hal wabah varian Omicron, ada lima gejala utama sebagai skrining awal (self-assessment screening) yang harus diketahui oleh masyarakat, yaitu :

Berkeringat di malam hari. Mengeluarkan keringat meskipun tidur di ruangan ber-AC.
Batuk kering dengan frekuensi yang sangat sering.
Nyeri tenggorokan, keluhan nyeri meningkat ketika menelan
Merasa sangat kelelahan seperti kehabisan tenaga
Nyeri otot ringan

Kepada Masyarakat

Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali disiplin melaksanakan Prokes ketat dan mewaspadai adanya lima gejala utama infeksi wabah varian Omicron sebagai skrining awal (self-assessment screening).
Jika mengalami lima gejala skrining, segera melakukan Tes Swab Antigen mandiri. Jika hasilnya negative (-) ikuti prosedur pengobatan dan patuh Isoman. Jika hasil positif (+) dilanjutkan prosedur pengobatan, dan Tes PCR di Puskesmas/FKTP dan pengobatan/perawatan sesuai prosedur.

DPP PARKINDO mengapresiasi dan bangga dengan adanya upaya-upaya persiapan kewaspadaan kedaruratan yang sudah dipersiapkan oleh Pemerintah, khusus melalui Kementerian Kesehatan dan Komite Penanggulangan Pandemi Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Akselerasi Pemulihan Ekonomi harus tetap diutamakan, namun penanggulangan Pandemi Covid-19 harus efektif dan efisien dengan pendekatan rasional dan selektif. Uraian rekomendasi ini kami usulkan sebagai bentuk Partisipasi dan Dukungan Masyarakat Kristen di Indonesia bagi kerja keras Pemerintah selama ini tutup Sekjend mengakhiri press con.

(Red) 

Kapolda Kalbar Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan di Lingkungan Polda Kalbar

Kapolda Kalbar Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan di Lingkungan Polda Kalbar

PONTIANAK.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali memutasi dan merotasi sejumlah anggotanya. Kebijakan mutasi dan rotasi disebut bagian dari penyegaran dalam organisasi.

Salah satu yang terkena mutasi adalah Kabid Humas Polda Kalimantan Barat ( Kalbar ) Kombes Pol Dirmanto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabid Humas Polda Jawa Timur dan digantikan oleh Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.

Serta para Kapolres di jajaran Polda Kalbar yaitu Kapolres Kayong Utara AKBP Bambang Sukmo Wibowo, diangkat dalam jabatan baru Kabagwassidik Ditreskrimum Polda Kalbar dan digantikan oleh AKBP Arief Hidayat.

Selanjutnya, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagbekum Rolog Polda Kalbar, digantikan oleh AKBP France Yohanes Siregar.

Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Siregar, menduduki jabatan baru sebagai Kabag Rbp Rorena dan digantikan AKBP Tommy Ferdian.

Upacara serah terima yang digelar di ruang Balai Kemitraan ini di Pimpin oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro dan dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Polda Kalbar beserta Kapolres/Ta jajaran Polda Kalbar, Rabu (02/02/2022).

Dalam amanatnya Kapolda Kalbar berpesan, “Pejabat yang baru dilantik harus cepat menyesuaikan dan segera menyerap ilmu dari pejabat yang lama dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, dalam mengambil kebijakan harus sesuai norma dan hukum yang berlaku”.

“Sebagai semangat baru terus gencarkan capaian vaksinasi di seluruh jajaran Polda Kalbar, terutama daerah yang belum mencapai 70% dosis pertama,” ucapnya.

Dalam Operasi Liong Kapuas ini Pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat menciptakan kelancaran dan kenyamanan perayaan hari raya Imlek ditengah situasi pandemi Covid-19.

“Segera antisipasi titik panas atau hotspot agar tidak terjadi bencana Karhutla di musim kemarau yang akan datang,” tutup Kapolda Kalbar.

Sumber Humas Polda Kalbar
Penulis : Aipda D. Priyono
Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H.
Kabidhumas Polda Kalbar

Email: bidhumaspoldakb@gmail.com
Twitter : @BidhumasKalbar
FB : Bidhumas Polda Kalbar
IG : @pnc_poldakalbar
YouTube : PNC_PoldaKalbar

Polsek Jonggol Lakukan Cek TKP Kejadian Penyerangan Terhadap Pegawai DP Barbershop

Polsek Jonggol Lakukan Cek TKP Kejadian Penyerangan Terhadap Pegawai DP Barbershop

BOGOR.radarinformasi.com – Kepolisian Sektor Jonggol mendatangi TKP DP Barbershop terkait adanya penyerangan terhadap pegawai DP Barbershop oleh seorang laki-laki tidak dikenal, pada Minggu (30/01/2022).

Korban yg berinisial S menjelaskan terkait video kejadian yang sempat viral di dunia maya itu terjadi pada tanggal 23 Januari 2022, sekitar pukul 17.30 Wib. DP Barbershop mendapatkan pelanggang seorang laki-laki yang tidak diketahui identitasnya.

Kemudian laki-laki tersebut menunjukan contoh potongan rambut yang ada di ponselnya lalu korban S melakukan pemangkasan hingga selesai.

Merasa potongan rambut yang tidak sesuai laki-laki tersebut pun tidak terima dan mengambil senjata tajam celurit didalam mobil miliknya kemudian mengacungkannya kepada korban S sambil memarahinya karna hasil potongan rambut yang tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Korban S pun langsung menuju kantor Polsek Jonggol meminta untuk didampingi oleh anggota Polsek Jonggol untuk memediasikan kejadian tersebut.

“Selanjutnya Kanit Sabhara dan anggota Patroli mendampingi Korban S untuk mediasi bersama dengan laki-laki tersebut bertempat di Pos Security Bukit Orcid Perumahan Citra Indah dan akhirnya Korban S memutuskan untuk menyelesaikan permasalahan secara musyawarah dan kekeluargaan”, tutup Kapolsek Jonggol Kompol Sularso, SH.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Akibat Arus Pendek, Sebuah Gudang Distributor Makanan Terbakar

Akibat Arus Pendek, Sebuah Gudang Distributor Makanan Terbakar

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran hanguskan gudang distributor makanan PT. DKSH Wicaksana yang berada di Jalan raya Karadenan Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin malam (31/01/2022).

Kejadian kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh Rizky yang merupakan security yang sedang melakukan patroli melihat kobaran api yang membakar tumpukan makanan ringan yang berada di pojokan gudang.

Melihat kejadian tersebut Rizky pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polsek Cibinong dan Pemadam kebakaran Kabupaten Bogor, tak lama berselang pihak kepolisian dan pemadam kebakaran yang datang ke lokasi pun langsung melakukan pemadaman terhadap kobaran api yang sudah menghanguskan sebagian gudang.

Kapolsek Cibinong Kompol Bayu Tri Nugraha S.E., S.I.K., M.M mengungkapkan, “Bahwa dari informasi yang kita dapat bahwa kejadian kebakaran ini terjadi sekitar Pukul 18.30 WIB. Tadi kita sudah lakukan penanganan dengan melakukan pemadaman bersama dinas pemadam kebakaran, yang mana kobaran api dapat dipadamkan sekitar 2 Jam kemudian”.

“Dari kebakaran ini di tafsir pemilik gudang mengalami kerugian kurang lebih sebesar 150 juta rupiah. Sementara itu dari hasil penyelidikan yang kita lakukan penyebab kebakaran tersebut disinyalir akibat adanya konsleting arus listrik”, tutupnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Polsek Citeureup Cek Tempat Penyimpanan Limbah di Lahan Bekas Pabrik Kanisatek

Polsek Citeureup Cek Tempat Penyimpanan Limbah di Lahan Bekas Pabrik Kanisatek

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Citeureup melakukan pengecekan tempat penyimpanan limbah yang dugaan sementara limbah B3 yang berlokasi Kp. Lemper RT 04/06 Desa Citeuruep, Kabupaten Bogor, pada Senin (30/01/2022).

Berawal dari adanya informasi masyarakat tentang adanya penyimpanan limbah B3 di lahan bekas pabrik Kanisatex Citeureup milik sdr. S (52).

Pihak Kepolisian Sektor Citeureup yang dipimpin Iptu Yayan Sofyan, S. Pd melakukan pengecekan dan ditemukan 3 bak tempat penyimpanan cairan dan beberapa toren/tabung plastik putih yang berisi cairan berjumlah kurang lebih 40 toren.

“Berdasarkan keterangan sementara dari pemilik bahwa cairan dimaksud adalah cairan CSL (Corn Steep Ligour) sebagai salah satu bahan untuk pembuatan pakan ternak dan pembuatan pupuk cair yang dikirim dari PT. Tereos FKS Cilegon.”, ungkap Kapolsek Citeureup Kompol Eka Candra Mulyana, SH, SIK.

“Berdasarkan keterangan pemilik dirinya dibawahi CV. putra Lemu Jaya Freedmill Sukahati Citeureup Bogor yang memiliki kegiatan usaha pembuatan pakan ternak, selanjutnya tentang limbah/cairan yang berada ditempat tersebut belum mendapatkan izin lingkungan sekitar hanya mendapatkan izin dari sdr. D sebagai warga”, tutupnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Cegah Varian Omicron, Warga Binaan & Petugas Lapas Divaksinasi

Cegah Varian Omicron, Warga Binaan & Petugas Lapas Divaksinasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 99 orang penghuni Lapas Indramayu, yakni Petugas & Warga binaan divaksinasi, dengan rincian vaksinasi dosis 1 dan 2 sebanyak 15 warga Binaan dan 84 Petugas Lapas divaksinasi dosis 3 (booster) dari total 101 orang, pada senin 31/01/2022.

Menurut Kalapas Indramayu Beny Hidayat, Warga binaan akan dijadwalkan vaksinasi Booster pada bulan Maret 2022 mendatang, untuk mencegah varian Omicron masuk wilayah Lapas.

“Sebanyak 80 persen dari 580 Warga binaan Lapas telah divaksinasi dosis 1 dan 2, ada yang tidak bisa divaksin karena penyakit penyerta dan ada juga yang tidak bisa divaksin karena NIK tidak ditemukan”.

“Harapan dari pelaksaan Vaksinasi ini adalah memberikan perlindungan kesehatan kepada Petugas dan Warga binaan agar terbebas dari penyebaran Covid-19,” ungkap Beny.

Vaksinasi tersebut dikatakan Beny sebagai bentuk pelaksaan janji kinerja yaitu menjaga kesehatan agar para Petugas maupun Warga binaan bisa produktif dan terhindar dari Covid-19 Varian baru Omicron.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Polres Bogor Ungkap Kasus Penipuan Bermodus Investasi, Korbannya Alami Kerugian Hingga Milyaran Rupiah

Polres Bogor Ungkap Kasus Penipuan Bermodus Investasi, Korbannya Alami Kerugian Hingga Milyaran Rupiah

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor berhasil lakukan pengungkapan terhadap kasus tindak pidana penipuan atau penggelapan bermodus Investasi, Dimana para korbannya mengalami kerugian hingga milyaran rupiah.

Kapolres Bogor AKBP Dr Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa dalam pengungkapan kasus penipuan ini berhasil kita amankan seorang pria berinisial LY (26) warga Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Kasus penipuan ini berawal pada tahun 2018 tersangka LY ini mengadakan sebuah arisan dengan keuntungan bagi para pesertanya sebesar 7% setiap kloternya hingga tahun 2020.

Seiring berjalannya waktu para peserta arisan ini banyak yang telat waktu membayar, sehingga tersangka LY ini memiliki ide investasi yang di peruntukan sebagai dana talangan bagi para peserta arisan yang telat membayar dan juga untuk membayar keuntungan 7% dengan mendirikan koperasi serba usaha jalin Ummah yang tidak memiliki izin hingga tahun 2021, Serta pembayaran keuntungan bagi para Investor di berikan dari keuntungan arisan.

Pada bulan April 2021 dana yang harus di bayarkan untuk keuntungan investasi lebih besar dari keuntungan yang di dapat dari arisan, yang membuat tersangka LY ini mencari kembali nasabah atau investor baru, namun hal tersebut tidak dapat menutupi keuntungan yang harus di bayarkan kepada investor sebelumnya.

Para Nasabah yang terus melakukan tagihan pun dijanjikan oleh LY akan dilakukan pembayaran dengan cara mencicil dan memberikan cek. Namun cek tersebut tidak dapat dicairkan karena tidak sesuai dengan spesimen. Dan tersangka pun hingga saat ini tidak bisa mengembalikan modal maupun keuntungan para nasabahnya, yang membuat para nasabahnya mengalami kerugian 5 Milyar 720 Juta rupiah.

Dari pengungkapan tersebut pihak Polres Bogor pun berhasil mengamankan barang bukti beberapa Surat Form Pemasukan dan Pengeluaran, 1 lembar Cek BCA, 4 lembar surat perjanjian, 1 lembar surat kesepakatan, 5 lembar surat pernyataan jaminan, dan 1 buah handphone merek Vivo.

“Atas perbuatannya tersebut tersangka LY pun akan di jerat dengan Pasal 46 UU No.10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas UU No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan dan atau 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara 15 tahun”, tutur Kapolres.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Bantuan Sapi untuk KTD Pasundan Berkah Jaya dalam sebulan 3 Ekor Raib dari Kandang

Bantuan Sapi untuk KTD Pasundan Berkah Jaya dalam sebulan 3 Ekor Raib dari Kandang

BOGOR.radarinformasi.com – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPPT) dan DPR RI khususnya komisi IV, telah menyerahkan bantuan kepada para kelompok tani yang berada di wilayah Kota Bogor-Jawa Barat, salahsatu penerima bantuan sapi tersebut adalah Kelompok Tani Dewasa (KTD) Pasundan Berkah Jaya yang beralamat di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Minggu 30/01/21.

20 Sapi Bantuan yang diterima oleh KTD Pasundan Berkah Jaya tersebut hingga saat ini telah berkurang dan hanya tersisa 17 sapi, karena menurut Muhidin 3 ekor sapi yang Ia pelihara telah dipotong dan dagingnya dijual karena sapi tersebut sakit.

Namun ada yang janggal, karena proses pemotongan sapi tidak diketahui oleh pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), pihak dinas mengetahui setelah sapi dipotong dan dagingnya diperjual belikan, hal tersebut berbeda dengan apa yang diucapkan oleh Muhidin Ketua (PJS) KTD Pasundan Berkah Jaya.

Saat ditemui dikediamannya Muhidin mengatakan bahwa, “Untuk saat ini sapi di kandang saya ada 11 ekor sapi, 6 berada di kandang anggota dan 3 ekor lagi disembelih karena sakit”.

“Sebenarnya saya bukan ketua KTD, tapi hanya meneruskan karena Ketua Kelompok meninggal beberapa hari yang lalu, waktu itu setelah sapi sakit kemudian di visum, lalu dilakukan pengobatan, akan tetapi karena kondisinya tidak membaik dan takut mati akhirnya para medis dari pihak dinas membawa sapi tersebut untuk di potong, dinas yang motong, dinas juga yang menjual, untuk satu sapi saya dikasih uang sebesar Rp 3.000.000,00 jadi semua yang saya terima sebesar Rp.9.000.000,00”, ujar Muhidin.

Masih menurutnya, “Hingga saat ini uang masih saya pegang karena uang Rp 9.000.000,00 tidak akan cukup untuk membeli sapi lagi”.

Terkait 6 sapi yang dititipkan kepada anggota KTD, Muhidin berkesan ogah-ogahan saat tim media berusaha mengkroscek keberadaan sapi tersebut.

Sementara itu H.Anas Raswana Kadis DKPP saat ditemui diruangannya memaparkan bahwa, “Sapi di potong oleh Ketua TKD sendiri bukan sama orang dinas, bahkan Ketua KTD memberikan laporan sapi dipotong setelah sapi ga ada ya, bukan sebelum pemotongan”.

Begitu juga yang dituturkan oleh dokter hewan yang berada di DKPP, Ia menjelaskan bahwa Ia sebagai dokter hewan yang bertugas-pun tidak mengetahui akan hal tersebut, tidak ada laporan bahwa sapi sakit atau koordinasi dan sebagainya”.

Sementara itu Hendrik selaku tim para medis, yang turun ke lapangan sebagai team yang mengidentifikasi sapi tersebut mengalami sakit BF, akan tetapi para medis tidak dapat memperlihatkan hasil visum, hanya menerka-nerka bahwa sapi tersebut sakit BF atau ngorok. Sangat jelas disini ada kejanggalan-kejanggalan dan dugaan penyalahguanaan bantuan yang telah diterima.

Red

Tindak Lanjut MoU Datun dengan Pemda, Kejari Indramayu Sosialisasi Tugas Pokok & Fungsi JPN Kepada SKPD

Tindak Lanjut MoU Datun dengan Pemda, Kejari Indramayu Sosialisasi Tugas Pokok & Fungsi JPN Kepada SKPD

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu lakukan Sosialisasi Tugas Pokok & Fungsi JPN kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Indramayu, Kamis (27/01/2022), di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu.

Sosialisasi tersebut berkaitan dengan rapat koordinasi tindak lanjut MoU Bupati dan JPN Kejari Indramayu mengenai pendampingan keperdataan terhadap program-program pembangunan tahun 2022 di Indramayu.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha (Kasi Datun) Kejari Indramayu, Nopridiansyah mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2002 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

“Dimana Kejaksaan tidak hanya memiliki fungsi penuntutan namun juga diberikan kewenangan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, melakukan penegakan hukum, Bantuan hukum, Pendampingan hukum tindakan hukum lain dan pelayanan hukum dibidang Perdata dan tata usaha Negara,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa Kejaksaan yang merupakan bagian dari instrument Pemerintahan, dengan kewenangan yang diamanahkan wajib mendukung program Kinerja pada Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu.

“Saat ini sedang digalakkan dari pusat adalah penyelamatan keuangan Negara yaitu kegiatan yang dilakukan oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam memberikan bantuan hukum atau pertimbangan hukum di bidang Perdata saat menghadapi permasalahan potensi adanya klaim tuntutan dari pihak lain,” lanjutnya.

Dia berharap, adanya kerjasama di bidang Perdata dan Tata Usaha ini dapat membantu permasalahan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu di bidang Keperdataan sekaligus mewujudkan visi dan misi Kabupaten Indramayu yaitu “Indramayu Bermartabat”.

Reporter   : Slamet Hidayat
Redaktur   : Dewi Pelangi

Pelaku Penimbunan BBM Solar Bersubsidi di Gulung Polres Bogor

Pelaku Penimbunan BBM Solar Bersubsidi di Gulung Polres Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Pengungkapan terhadap pelaku penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar bersubsidi diungkap jajaran Sat Reskrim Polres Bogor. Dimana dalam pengungkapan tersebut seorang pelaku berinisial AS (32) berhasil diamankan.

Kapolres Bogor AKBP Dr Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H, mengatakan bahwa pengungkapan   kasus ini berawal dari Tim gabungan kawal BUMN dan Satreskrim Polres Bogor melakukan penyelidikan terkait adanya penyalahgunaan minyak subsidi pemerintah yang berada di wilayah Gunung Putri.

Modus pelaku AS yaitu dengan cara melakukan pembelian solar di pom-pom bensin yang berada di wilayah Kabupaten Bogor, Cibubur dan Depok dengan menggunakan 5 unit mobil box yang telah di modifikasi, dimana masing-masing mobil berisi 2 kempu  yang dapat menampung Solar hingga 2000 liter, serta di lengkapi dengan alat sedot.

Kemudian hasil pengangkutan solar-solar tersebut di pindahkan ke tangki berkapasitas 8000 liter dan 30 kempu masing-masing berkapasitas 1000 liter yang berada di lokasi penimbunan.

“Pelaku AS ini melakukan penjualan solar kepada mobil tangki biru PT MPP berkapasitas 8000 liter, yang mana mobil tersebut nantinya keluar dengan menggunakan surat jalan untuk melakukan penjualan ke pabrik atau industri dengan harga 8.300 per liter. Tersangka pun di perkirakan dapat melakukan penjualan solar sekitar 20 ribu liter perhari , dengan meraup keuntungan per hari mencapai 46 juta hingga 50 juta rupiah. Sehingga mengakibatkan kerugian negara selama 2 bulan sebesar 3 Milyar”.

“Tersangka AS ini akan kita jerat dengan pasal 55, dan atau pasal 53 huruf b,c,d Jo. Pasal 23 UU RI Nomor 22 tahun 2001 dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun dan denda 60 milyar rupiah”, pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red