Jalin Kerjasama, Perumdam Tirta Darma Ayu Alirkan Air Bersih untuk Komplek Perumahan PT KPI Unit Balongan

Jalin Kerjasama, Perumdam Tirta Darma Ayu Alirkan Air Bersih untuk Komplek Perumahan PT KPI Unit Balongan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Penandatanganan perjanjian kerjasama jual beli air bersih antara PT. Kilang pertamina Internasional RU VI Balongan dengan Perumdam Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu, bertempat di gedung Patra Ayu Perumahan Bumi Patra Indramayu, Jawa Barat, Kamis (15/12/2022).

General Manager PT. KPI RU Vl Balongan Diandoro Arifian mengatakan kerjasama ini merupakan salah satu amanah Kementerian BUMN untuk menerapkan Akhlak, yaitu Amanah Kolaboratif Kompeten dan Royal, salah satu itemnya adalah Kolaboratif.

“Lewat Kolaboratif antara Perusahaan BUMN dan Perusahaan BUMD akan terjadi kerjasama yang bagus dan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Indramayu,” ujar Diandoro, Kamis (15/12/2022).

Sementara itu Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Ady Setiawan, dalam keterangannya menyampaikan dengan adanya MOU antara PT. KPI RU VI Balongan dengan Perumdam diharapkan bisa menjadi mitra strategis.

“Dengan tercapainya kesepakatan tersebut kita mendapatkan keuntungan meningkatan penjualan air, kita bisa menyuplai produksi air ke Perumahan Bumi Patra dan akan bisa masuk ke kilang dan masuk ke Pertamina yang lainnya,” ungkap Ady.

Lebih lanjut, Ady menambahkan dengan kerjasama ini bisa menjadi Mitra Strategis untuk melapis agency problem, artinya agency problem yang ada di Kabupaten Indramayu mulai dari permasalahan terkait kesehatan dan penyediaan air minum, dan bisa menjadi Mitra strategis untuk berdiskusi membangun kebersamaan menjadikan Indramayu lebih bermartabat.

“Pihak Pertamina tidak perlu kuatir bekerjasama dengan Perumdam Tirta Darma Ayu, karena kita sudah sehat Walafiat sudah diaudit akuntansi keuangan kita, dan kita meraih penghargaan ISDA tahun 2022 kemaren,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina dalam kegiatan tersebut menyampaikan, kerjasama jual beli air bersih ini juga turut memiliki benefit, diantaranya meningkatkan pendapatan penjualan air Perumdam Tirta Darma Ayu setiap bulannya, menambah mitra strategis BUMN sebagai solusi pelapis agency problem, dan meningkatkan profesionalisme pelayanan air minum utamanya tuntutan keberlangsungan kualitas pelayanan air minum.

“Sinergi ini semoga tetap terjaga dan semakin meningkat menuju Indramayu yang lebih baik dan bermartabat”, ungkap Bupati Nina

Pada tahap pertama implementasi kerjasama ini, Perumahan Pertamina Bumi Patra akan mendapat pasokan air bersih sebesar 20 meter kubik perjam, dan akan mengalami peningkatan pada kuartal satu tahun 2023 nanti menjadi 70 meter kubik perjam.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi

Masyarakat Keluhkan Proyek Siluman Desa Ciburuy Sampai depan Pintu Rumah Ketua RT Setempat

Masyarakat Keluhkan Proyek Siluman Desa Ciburuy Sampai depan Pintu Rumah Ketua RT Setempat

BOGOR.radarinformasi.com- Kabupaten Bogor melalui program unggulan Pancakarsa yang terdiri dari Bogor sehat, cerdas, maju, membangun dan berkeadaban, bertekad melaksanakan peningkatan percepatan pembangunan, dengan Mutu dan kwalitas yang baik untuk kesejahteraan dan memudahkan masyarakat desa dalam kehidupan sehari-hari, khususnya untuk wilayah desa dipercayakan kepada Kepala Desa, Kecamatan dan DPMD, Kamis (15/08/22).

Begitu pula anggaran yang telah digelontorkan oleh Kabupaten Bogor melalui Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor -Jawa Barat, anggaran tersebut dimaksudkan untuk kelancaran perputaran roda perekonomian selain itu juga untuk mendongkrak dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, namun sangat disayangkan pembangunan Jalan Lingkungan (jaling) tersebut berkesan asal-asalan dan hanya sekedar menggugurkan kewajiban pihak desa semata.

Bagaimana tidak, di lokasi pembangunan Jaling tidak tampak terpasang papan proyek, bahkan hingga berita ini ditayangkan, asal muasal anggaran tidak diketahui, sedangkan masyarakat mengeluhkan kualitas aspal yang dinilai tidak sesuai, aspal yang baru sehari dikerjakan tersebut tampak mengelupas di beberapa titik, bahkan mulai rontok tergerus air, sehingga banyak asumsi negatife yang beredar, entah dari bahan yang digunakan kurang baik, tehknis dan metode pengerjaan yang salah dengan cara mengulangi volume atau karena penyebab lain.

Masyarakat sendiri tidak bisa memastikan penyebabnya, yang jelas proyek siluman tersebut sudah jelas melanggar Undang-undang (UU) No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, tidak hanya sampai disitu, di lokasi seorang warga menunjukan kepada radarinformasi.com bahwa rumah Ketua RT di aspal sampai depan pintu.

“Coba aja cek ke dekat Mushola, disana tampak aspal mulai ngelupas di tambah lagi itu rumah pak RT di aspal sampai depan pintu, padahal itu bukan jalan umum, jelas itu jalan pribadi ke rumahnya”, ujar Warga yang tengah berkerumun di lokasi pengaspalan.

Sementara itu, H. Nurdin yang ditunjuk sebagai Tenaga Ahli saat di konfirmasi mengatakan bahwa, “Saya hanya diperbantukan sebagai Tenaga Ahli, untuk anggaran saya tidak tahu, takut salah menjawab, untuk lebih jelasnya silahkan konfirmasi ke Ketua TPK atau wakilnya saja”.

“Mengenai aspal yang sampai depan rumah RT itu kan hanya sedikit, ibaratnya sebagai tanda terimakasih karena sudah berswadaya dalam pembangunan ini, dari kopi dan juga makanan ringan”, ujar H.Nurdin.

Namun sangat di sayangkan Dede (Ketua TPK) atau yang akrab disapa Ongcuy saat dikonfirmasi melalui seluler diem seribu bahasa, Whaatshap dari media hanya sekedar dibaca tanpa memberikan informasi apapun.

Reporter : Dewi/Yonk

Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Perkebunan Sawit Cigudeg Diduga ODGJ

Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Perkebunan Sawit Cigudeg Diduga ODGJ

BOGOR.radarinformasi.com – Penemuan mayat tanpa identitas di Desa Cigudeg Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada senin 12 Desember 2022 mengejutkan warga sekitar, dimana mayat berjenis Pria tersebut ditemukan di area perkebunan kelapa sawit. Rabu (14/12/2022).

Penemuan mayat Pria tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja kelapa sawit yang hendak memulai pekerjaannya mendapati sosok mayat yang tergeletak di area kebun sawit.

Kejadian yang langsung dilaporkan kepada pihak Kepolisian Polsek cigudeg Polres Bogor pun langsung direspon dengan cepat. Adapun personil Kepolisian yang datang ke lokasi kejadian langsung menggelar olah TKP.

Kapolsek cigudeg Kompol Wagiman S.H menjelaskan, “Dari gelar olah TKP yang kita lakukan diduga Pria tersebut memang tinggal di area perkebunan kelapa sawit dan diduga juga mengalami gangguan kejiwaan”.

“Selain itu dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, saat ini jenazah korban pun masih berada di RSUD Leuwiliang”, ungkap Kompol Wagiman.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Pembangunan Gedung SDN 01 Tajur Halang Bagaikan Proyek tak Bertuan

Pembangunan Gedung SDN 01 Tajur Halang Bagaikan Proyek tak Bertuan

BOGOR.radarinformasi.com – Pendidikan dasar adalah hal terpenting dalam satu negara. Karena sumber daya manusia yang baik berawal dari pendidikan dasar yang baik. Untuk itu pemerintah pusat mewajibkan pendidikan dasar 12 tahun, agar SDM Indonesia lebih baik hingga kedepanya bangsa ini semakin berkembang lebih baik lagi.

Dengan alasan tersebut pemerintah menggelontorkan banyak bantuan kepada sekolah – sekolah agar Masyarakat bisa menimba ilmu dan menjalankan proses belajar-mengajar dengan rasa tenang dan aman, karna tentunya hal tersebut menunjang Siswa /sswi dalam menerima materi yang di berikan oleh Guru.

Layaknya bantuan yang diberikan untuk perbaikan gedung di Sekolah Dasar Negeri 1 Tajur Halang, namun sayangnya pengerjaan tersebut tidak sesuai dengan aturan yang seharusnya. Seperti tidak adanya papan informasi yang seharusnya terpasang di lokasi pekerjaan, dimana hal tersebut sangat jelas melanggar UU KIP, atau UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Seperti yang kita ketahui bersama, UU KIP bertujuan agar setiap orang dapat memperoleh Informasi selain merupakan kewajiban Badan Publik menyediakan dan melayani permintaan Informasi secara cepat, tepat waktu, biaya ringan / proporsional, dan cara sederhana, pengecualian bersifat ketat dan terbatas dan kewajiban Badan Publik untuk mernbenahi sistem dokumentasi dan pelayanan Informasi.

Namun ketika di sambangi oleh Awak media pada Rabu 14 Desember 2022, ternyata bukan hanya tidak adanya papan informasi anggaran, material yang digunakan pun tidak sesuai dengan yang seharusnya, seperti pasir yang digunakan ternyata berwarna merah dan di duga kualitas pasir tersebut sangat buruk. Bahkan para pekerja tidak ada yang menggunakan alat pelindung diri (K3) sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 tahun 1970, K3 wajib diterapkan seluruh tempat kerja (tiap ruangan atau lapangan, tertutup atau terbuka, bergerak atau tetap), di mana pekerja bekerja atau yang sering dimasuki pekerja untuk keperluan suatu usaha dan di mana terdapat sumber bahaya.

” Kalo papan proyek blm selesai di buat dari kantornya, dan untuk material pasir saya mah cuma kasih uang ke pihak penyedia material, jadi saya juga gak tau kenapa yang dikirim pasirnya seperti itu. Karena saat transaksi tidak di sebut jenis materialnya seperti apa. Pasir jenis tersebut sudah 2x turun selama terlaksana pengerjaan”, ujar Wahdi selaku Mandor.

Reporter : Iyonk
Redaktur : Dewi

Anggota Pramuka WBP Lapas Indramayu Lakukan Simulasi Mitigasi Bencana Gempa

Anggota Pramuka WBP Lapas Indramayu Lakukan Simulasi Mitigasi Bencana Gempa

INDRAMAYU.radarinformasi.com –  Anggota Pramuka Gugus Depan Dharma Ambalan Rinangga dan Priyanka Dharmesti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Indramayu, lakukan simulasi mitigasi bencana gempa bumi, Selasa (13/12/2022).

Kegiatan yang dilakukan di Angin-angin Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ini diikuti sebanyak 35 Anggota Pramuka WBP dan dipimpin oleh Caya Toha, Ketua Pramuka Lapas Kelas IIB Indramayu.

Kepala Lapas Kelas II B Indramayu, Beni Hidayat mengatakan bahwa simulasi mitigasi ini dilakukan untuk mengantisipasi hal buruk yang mungkin saja terjadi jika ada bencana alam gempa bumi.

“Simulasi mitigasi ini kami lakukan untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi bencana yang bisa terjadi kapan saja,” katanya. 

Ia berharap, dengan adanya simulasi mitigasi ini, dapat meningkatkan kesiaagaan WBP dalam menghadapi bencana, serta memperkecil dampak yang terjadi.

Reporter     : Slamet H
Redaktur     : Dewi

Kasus Percobaan Pencurian Kotak Amal Mushola Berakhir Secara Kekeluargaan

Kasus Percobaan Pencurian Kotak Amal Mushola Berakhir Secara Kekeluargaan

BOGOR.radarinformasi.com – Aksi percobaan pencurian kotak amal terjadi di mushola Uswatun Hasanah, yang berada di Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Pada Senin dinihari (12/12). Yang mana aksi percobaan pencurian tersebut di lakukan oleh dua orang remaja di bawah umur. Selasa ( 13/12/2022).

Meninjak lanjuti kejadian tersebut pihak kepolisian dari Polsek Cileungsi Polres Bogor pun mendatangi lokasi kejadian melakukan penyelesaian terhadap kejadian tersebut, dengan melakukan musyawarah bersama warga Desa Cipenjo dan orang tua dua orang remaja terduga pelaku percobaan pencurian kotak amal tersebut.

Dimana dalam musyawarah yang telah di lakukan tersebut kedua belah pihak bersepakat diselesaikan secara kekeluargaan dengan tidak membawa kasus tersebut ke jalur hukum.

Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen S.H , S.I.K., M.K mengatakan, “Bahwa terkait kejadian tersebut sudah kita selesaikan, dengan melakukan pertemuan terhadap kedua belak pihak yakni warga Desa Cipenjo maupun orang tua dari anak yang melakukan percobaan pencurian”, Jelasnya.

“Kedua belah pihak bersepakat bahwa  kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dan akan di lakukan pembinaan terhadap kedua anak tersebut. Hasil dari musyawarah tersebut pun sudah dituangkan dalam surat perjanjian yang di tandatangani oleh kedua belah pihak”, ungkap Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Kurang dari 24 Jam, Polsek Jasinga Berhasil Ungkap Pelaku Curanmor

Kurang dari 24 Jam, Polsek Jasinga Berhasil Ungkap Pelaku Curanmor

BOGOR.radarinformasi.com – Unit Satreskrim Polsek Jasinga Polres Bogor berhasil melakukan pengungkapan terhadap para Pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, pada Minggu (11/12/2022). Dimana dalam pengungkapan tersebut berhasil diamankan seorang Pelaku AS (22). Senin (12/12/2022).

Kapolsek Jasinga AKP Dedi Hermawan S.H menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berhasil dilakukan berkat adanya laporan dari korban dan warga setempat terkait adanya aksi pencurian kendaraan bermotor pada minggu pagi sekitar pukul 05.00 WIB (11/12) tersebut.

“Dari adanya laporan tersebutlah kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang Pelaku bersinersial AS, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Dalam melancarkan aksinya tersebut pelaku ini melakukan pengrusakan pada kunci kontak sepeda motor dengan menggunakan kunci later T”.

“Sementara itu proses penyelidikan pun hingga saat ini masih kita terus dilakukan, untuk menangkap dua orang Pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran kami”, ungkap Kapolsek Jasinga AKP Dedi Hermawan.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Peninggalan Babah Tiong Gouw Sang Pemilik Pabrik Kerupuk Pertama di Indramayu

Peninggalan Babah Tiong Gouw Sang Pemilik Pabrik Kerupuk Pertama di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Jejak sejarah bangunan Pecinan di Kabupaten Indramayu masih terlihat kokoh dan terawat dengan baik, bahkan salah satu pabrik kerupuk ikan pertama yang di bangun pada tahun 1878 Milik Babah Tiong Gouw masih berdiri nampak kokoh

Banyak yang tidak mengetahui jika di Kabupaten Indramayu dulu sempat berdiri sebuah pabrik kerupuk ikan yang sangat terkenal pada masanya, Pabrik tersebut berada di Kawasan Kota Tua Indramayu, tepatnya di Jalan Cimanuk Kelurahan Karanganyar Indramayu.Jawa Barat.

Hingga saat ini, bangunan pabrik milik keturunan Tionghoa tersebut.masih berdiri kokoh dengan ornamen-ornamen bangunan yang juga masih asli. Oleh masyarakat setempat, bangunan pabrik yang dibatasi oleh pagar tersebut dikenal dengan sebutan pabrik milik Babah Tiong Gouw. Persis disampingnya, merupakan rumah Babah Tiong Gouw yang kondisinya juga masih terawat dengan baik sampai dengan sekarang.

Sementara itu Kepala Museum Bantar Cimanuk Nang Sadewo mengatakan, pabrik milik Babah Tiong Gouw ini adalah pabrik kerupuk ikan pertama yang pernah berdiri di Indramayu.

“Pabrik ini beroperasi kurang lebih pada tahun 1878-1912. Tapi selebihnya pada tahun 1935 juga masih terkenal sebagai pabrik kerupuk ikan pertama di Indramayu,” kata Sadewo, Senin (12/12/2022).

Nang Sadewo yang sekaligus Ketua Yayasan Indramayu Historia Indonesia menambahkan, dalam pembuatan kerupuk ikan tersebut, masih di buat secara sederhana dan manual dibuat dengan cara sangat tradisional, pada masa kejayaannya, kerupuk ikan yang dibuat di pabrik ini diketahui juga memiliki harga yang sangat tinggi.

Banyak pembeli yang menggemari kerupuk ikan yang dibuat di sana. Penjualannya pun diketahui sampai dikirim ke berbagai daerah bahkan ke Eropa.

Walau sempat berjaya. Kata Nang Sadewo, Akan tetapi, sekitar tahun 1912, pabrik kerupuk ikan ini mulai goyah hingga akhirnya benar-benar tutup permanen.

“Salah satu faktor utama tutupnya pabrik karena memang dipengaruhi oleh kondisi zaman yang bergeser, karena memang pada era VOC, kemudian penjajahan lainnya itu kebijakannya berbeda-beda,” ujar dia.

Masih disampaikan Nang Sadewo, hingga sekarang, di pabrik tersebut mulai dari bangunan hingga isi bangunannya masih asli seperti dahulu dan terawat dengan baik.

Bahkan kata Nang Sadewo, peralatan yang dahulu digunakan untuk membuat kerupuk ikan juga masih tersimpan dan terjaga dengan baik di dalamnya, semuanya masih asli, barang-barangnya yang didalam juga tidak ada yang berubah.

” Saya berharap pemerintah daerah dan masyarakat turut ikut menjaga jejak peninggalan serta semangat bersama memajukan Kebudayaan Indramayu baik itu Pembinaan, pengembangan, pelestarian dan pemanfaatan,” ujar Nang Sadewo.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi

Diskanla Sosialisasi Penyuluhan Perikanan & Ketahanan Pangan di Lapas Indramayu

Diskanla Sosialisasi Penyuluhan Perikanan & Ketahanan Pangan di Lapas Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Perikanan & Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu melakukan sosialisasi tentang Penyuluhan Perikanan & Ketahanan Pangan, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu, Senin (12/12/2022).

Sosialisasi ini diikuti oleh Pejabat dan Staf Lapas Kelas 2B Indramayu dan 4 Koordinator Penyuluh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu.

Menurut Sunarto, salah satu koordinator penyuluh dari Diskanla, lingkungan di Lapas Indramayu berpotensi untuk dilakukan kegiatan ketahanan pangan ini.

“Yang pertama dilihat dari sarana dan prasarana, disini sudah ada lahan yang sesuai untuk perikanan, kemudian dilihat dari Sumber Daya Manusia (SDM) serta Sumber Daya Alam (SDA) juga bisa dimanfaatkan,” katanya.

Menurut Sunarto, kegiatan ketahanan pangan ini juga sangat baik dalam rangka pemberdayaan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk peningkatan keahlian, sebagai bekal mereka pasca keluar dari tahanan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Beni Hidayat berharap agar kegiatan ketahanan pangan ini dapat berjalan sesuai rencana.

“Semoga kegiatan ketahanan pangan ini dapat diwujudkan dengan kerjasama serta bantuan dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu,” tutur Beni.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi

Gempa di Sukabumi, Lapas Indramayu Kontrol Fisik Bangunan

Gempa di Sukabumi, Lapas Indramayu Kontrol Fisik Bangunan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pasca gempa berkekuatan magnitudo 5,8 yang terjadi di Sukabumi kemarin, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka KPLP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Indramayu, Bambang Setiawan beserta staffnya melakukan kontrol fisik bangunan di lingkungan Lapas, Rabu (08/12/2022).

Hal ini dilakukan, untuk memastikan apakah Lapas Indramayu terkena dampak dari gempa yang terjadi di Sukabumi itu.

“Setelah dilakukan pengecekan, Lapas Indramayu tidak terdampak dari bencana Gempa yang titik pusatnya berada di Sukabumi,” kata Bambang, usai melakukan pengecekan bangunan.

“Kondisi seluruh bangunan dan tembok-tembok di sekitar Lapas Indramayu terpantau aman,” imbuhnya.

Sedangkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Indramayu Beni Hidayat memerintahkan seluruh jajaran untuk selalu waspada dalam setiap situasi.

“Seluruh jajaran harus selalu waspada dengan segala situasi termasuk peristiwa bencana alam yang mungkin terjadi,” tegasnya.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi