Openi Publik : Treasury Management adalah Pengelolaan Aset dalam Perusahaan, Ini Fungsinya!

Oleh :
ANISAH
Mahasiswi ITB Ahmad Dahlan –Jakarta

Subang.radarinformasi.com – Dalam sebuah perusahaan, sektor finansial atau keuangan sangat penting keberadaannya. Pasalnya, kondisi keuangan adalah hal yang sangat menentukan jalan operasional sebuah perusahaan. Oleh karena itu, perlu adanya sebuah bagian yang berperan/berfungsi mengelola keluar dan masuknya aliran kas (cashflow) perusahaan.

Fungsi pengelolaan ini lah yang bisa dilakukan oleh Treasury Management, yang juga memiliki peran sangat vital dalam menjaga aset likuiditas perusahaan dengan cara memastikan kecukupan kas untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya.

Hingga secara umum, bisa dikatakan Treasury Management adalah proses yang bertujuan agar sebuah perusahaan dapat memperkirakan kondisi keuangannya untuk saat ini atau masa yang akan datang.

Berikut secara singkat tugas yang harus dilaksanakan oleh bagian Treasury Management dalam pengelolaan keuangan perusahaan :

Pertama, Treasury Management bertugas untuk membuat peramalan kas atau istilahnya cash forecasting. Yang merupakan awal dari semua peran yang dijalankan oleh bagian Treasury. Tim Treasury yang disebut juga dengan treasurer bertugas untuk mengambil data yang telah dimasukan oleh staff akunting ke dalam sistem (dalam organisasi termasuk anak perusahaan jika ada), kemudian mengkompilasikannya untuk menghasilkan perkiraan kas (cash forecast) baik jangka pendek dan jangka panjang. Perkiraan dan semua komponen yang terdapat pada peramalan kas diperlukan untuk :
 Menentukan apakah perusahaan membutuhkan lebih banyak uang tunai. Jika itu terjadi, maka mereka bisa membuat rencana pendanaan (financing) baik melalui penggunaan hutang atau ekuitas.
 Membuat rencana investasi, jika hasil ramalan surplus dimana ada kelebihan kas (excess) yang akan timbul.
 Membuat rencana operasi yang dapat melindungi nilai tukar mata uang perusahaan dengan mata uang asing.

Kedua, tugas Treasury Management adalah mengelola modal kerja atau diistilahkan working capital management. Perlu Anda ketahui bahwa modal kerja merupakan kunci dari peramalan kas dalam sebuah perusahaan. Oleh karena itu dalam hal penggunaan kas untuk modal kerja, maka treasurer berfungsi memberikan masukan bagi manajemen tentang dampak kebijakan yang diambil. Terutama mengenai bagaimana modal kerja digunakan, dan apa saja pengaruh dan kaitannya dengan elemen-elemen keuangan lainnya.

Ketiga, Treasury Management bertugas mengelola kas atau cash management. Dengan mengontrol aliran kas masuk dan aliran kas keluar, juga menggabungkan informasi dalam perkiraan kas dan pengelolaan modal kerja. Dengan tujuan, menjamin ketersediaan dana yang cukup untuk kebutuhan operasional perusahaan.

Keempat, tugas Treasury Management, adalah mengelola investasi atau diistilahkan investment management. Pada saat perusahaan mengalami kelebihan dana dalam kasnya, maka dana tersebut harus diinvestasikan dengan benar dan tepat sasaran. Dengan tujuan, hasil dari investasi tersebut dapat bermanfaat bagi perusahaan.

Dalam menginvestasikan dana berlebih tersebut harus diperhatikan tiga faktor berikut :

 Tingkat pengembalian dana investasi yang maksimal.
 Kecocokan antara tanggal jatuh tempo dana investasi dengan kebutuhan kas perusahaan.
 Jangan pernah menginvestasikan dana perusahaan pada resiko tinggi.

Kelima, Treasury Management juga bertugas mengelola resiko atau diistilahkan (risk management). Bertanggung jawab dari segala macam resiko keuangaan dalam sebuah perusahaan. Oleh karena itu, harus menerapkan strategi manajemen resiko dengan melakukan strategi Hedging. Hal ini dapat dilaksanakan saat suku bunga pasar merangkak tinggi melebihi suku bunga obligasi perusahaan tempat mereka bekerja. Selain itu, manajemen resiko dilaksanakan saat posisi kurs tiba-tiba memburuk.

Keenam, tugas Treasury Management selanjutnya adalah menjaga hubungan baik dengan bank atau bank relation. Hubungan saling menguntungkan antara sebuah perusahaan dengan sebuah bank atau lebih harus dibangun secara baik. Pasalnya, perusahaan sangat membutuhkan bank terkait pemodalan, kondisi keuangan, atau sebagai perantara untuk yang lain. Begitu juga bank membutuhkan dana kas dari perusahaan untuk ditanam atau diinvestasikan ke dalam bank yang bersangkutan.

Ketujuh, Treasury Management yaitu melakukan penggalangan dana atau diistilahkan fund raising. Penggalangan dana dengan tujuan untuk pengelolaan kas dan investasi itu sangat penting dilakukan sebuah perusahaan agar operasionalnya tetap berjalan. Dana dapat digalang dari broker atau bankir investasi, hingga para investor dengan menanamkan modalnya. Dengan penggalangan dana tersebut, perusahaan dapat melakukan manajemen terkait pengelolaan dana yang dimilikinya. Oleh karena itu, tugas dari Treasury Management dalam mengelola kondisi keuangan sebuah perusahaan memang sangat vital.

Itulah sekelumit pembahasan mengenai apa itu treasury management, beserta tugas dan fungsinya. Yang merupakan salah satu solusi yang dapat mengelola keuangan perusahaan dengan baik. Karenanya, penting untuk memperhatikan proses ini dalam perusahaan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *