Festival Kaulinan Sunda dan Kreatifitas Guru PAUD/TK Meriahkan Hari Jadi Bogor ke-544 di Ciawi

BOGOR.radarinformasi.com — Festival Kaulinan Sunda dan Kreatifitas Guru PAUD/TK dalam rangka rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544 Tahun 2026 digelar meriah di Ballroom Chevilly Resort & Camp, Kecamatan Ciawi, Kamis (21/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh seluruh guru PAUD dan TK se-Kecamatan Ciawi.

Acara turut dihadiri Camat Kecamatan Ciawi, Saeful Jack Peter, S.Sos., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Dr. Rusliandy, S.STP., M.Si., M.E., Anggota DPRD Kabupaten Bogor KH. Ading Ahmad Nadzir, S.Ag., Ketua PKG Kecamatan Ciawi Hj. Tini Suhartini, S.Pd., unsur Forkopimcam, serta para tamu undangan lainnya.

Kegiatan diawali dengan pembacaan tilawah Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Tegar Beriman. Setelah itu, acara diteruskan dengan sambutan dari para tamu undangan yang menyampaikan apresiasi terhadap pelestarian budaya Sunda melalui dunia pendidikan anak usia dini.

Ketua PKG Kecamatan Ciawi Hj. Tini Suhartini, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru PAUD dan TK yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan festival budaya tersebut.

“Festival ini bukan hanya menjadi ajang kreativitas antar gugus, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menanamkan kecintaan terhadap budaya Sunda kepada anak-anak sejak usia dini,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Camat Ciawi yang menyampaikan bahwa kaulinan Sunda tidak hanya menjadi bagian dari budaya daerah, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi anak-anak sejak usia dini.

“Melalui kaulinan Sunda, anak-anak diajarkan nilai kebersamaan, sportivitas, serta kecintaan terhadap budaya daerah. Kegiatan seperti ini penting untuk terus dilestarikan di tengah perkembangan teknologi dan budaya modern,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Dr. Rusliandy menegaskan pentingnya kreativitas guru PAUD dan TK dalam membangun pendidikan berbasis budaya lokal.

“Guru PAUD dan TK memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. Festival ini menjadi wadah kreativitas sekaligus bentuk nyata pelestarian budaya Sunda di lingkungan pendidikan,” katanya.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Bogor KH. Ading Ahmad Nadzir, S.Ag. Menurutnya, budaya Sunda harus terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak tergerus zaman.

“Kegiatan ini sangat positif karena mampu menggabungkan unsur pendidikan, budaya, dan kreativitas. Kami berharap festival seperti ini dapat terus didukung dan menjadi agenda rutin,” ungkapnya.

Dalam festival tersebut, sejumlah gugus dari Kecamatan Ciawi menampilkan hasil karya kreatif masing-masing. Selain memamerkan karya, setiap gugus juga menampilkan permainan tradisional “Kaulinan Sunda” yang menjadi ciri khas budaya Sunda dan sarat nilai edukasi bagi anak-anak.

Suasana acara semakin semarak dengan berbagai hiburan bernuansa budaya Sunda, seperti tari jaipong, penampilan lagu-lagu Sunda, hingga permainan alat musik angklung. Penampilan tersebut mendapat antusias dari para peserta dan tamu undangan yang hadir.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan cinderamata kepada perwakilan Chevilly Resort & Camp atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan festival dapat berlangsung dengan lancar.

Acara ditutup dengan pengumuman para pemenang lomba antar gugus PKG Kecamatan Ciawi serta pembacaan doa penutup. Festival ini diharapkan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antar guru PAUD/TK sekaligus melestarikan budaya Sunda di kalangan generasi muda.

Reporter : Bule

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *