Diduga Dana Batuan Pemvrop Jabar (HIBAH) Sarat KKN Oknum Kepala Sekolah MA AL-Ma’arif

Diduga Dana Batuan Pemvrop Jabar (HIBAH) Sarat KKN Oknum Kepala Sekolah MA AL-Ma’arif

SUBANG.radarinformasi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyalurkan program prioritas pembangunan, seperti Bantuan Hibah yang bersumber dari dana APBD Perubahan Tahun 2021 yang telah direalisasikan di Tahun 2022, sementara itu, Pemprov Jawa Barat telah menetapakan 9 prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2022 diantaranya pendidikan agama dan tempat ibadah, infrastruktur konektivitas wilayah, Kamis 27/10/22.

Namun sangat disayangkan ada saja Oknum Kepala Sekolah yang diduga ingin meraup keuntungan dari angaran tersebut, salahsatunya di MA AL-Ma’arif yang berlokasi di Kampung Jungklangdalam, RT 08/03, Desa Mulyasari Kecamatan Binong Kabupaten Subang, yang mendapatkan bantuan untuk pembangunan Ruang Kelas Baru dengan jumlah anggaran Rp.150.000.000,00.

Dari informasi yang kami himpun, Pembangunan RKB AL-Ma’arif tidak sesuai juklak-juknis dan diduga pekerjaan dilaksanakan secara asal-asalan dan yang terlihat haya rehab ringan bukan RKB dan kisaran Angaran tidak akan sampai 150,000,000.00.

‌Saat di konfirmasi, Lukmanul Hakim Kepala Sekolah MA AL-Ma’arif Melalui seluler dan via Whaatshaap Ia tidak menjawab. Hingga berita ini ditayangkan tidak ada jawaban dari pihak Kepala Sekolah MA AL-Ma’arif tentang adanya dugaan Pembangun RKB MA AL-Ma’arif yang asal-asalan dan tidak sesuai juklak-juknis Pemerintah tersebut.

Menanggapi hal itu, Lembaga Swadaya Masyarakat LPI TIPIKOR , Hedi menegaskan, “Kami sangat menyayangkan bantuan pemerintah yang seharusnya dibangunkan dengan baik malah dijadikan ajang untuk meraup keuntungan pribadi dengan pembangunan asal-asalan, jika hal ini di biarkan tidak akan menimbulkan efek jera bagi Oknum-oknum yang tak bertanggungjawab, maka kepada (APH) Aparat Penegak Hukum baik dari kepolisian maupun kejaksaan harus menindak tegas dengan adanya prilaku Oknum Kepala Sekolah yang merugikan uang negara tersebut”.

(team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *