Cegah Penyakit Menular, Kilang Balongan Gelar Seminar Kesehatan Reproduksi Bersama Dr. Boyke

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan melalui Health-HSSE menggelar seminar kesehatan reproduksi. Acara ini menghadirkan pakar seksologi ternama, dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, yang berlangsung di GOR Perumahan Pertamina Bumi Patra, Indramayu, pada Selasa (4/2/25). Kamis (6/2)
Seminar ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri dari pekerja, mitra kerja, dan keluarga besar Kilang Pertamina Balongan. Dalam pemaparannya, dr. Boyke menekankan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas kerja. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan organ intim, menghindari perilaku berisiko, serta menerapkan pola hubungan seksual yang sehat adalah langkah utama dalam mewujudkan kesehatan reproduksi yang optimal.
Lebih lanjut, dr. Boyke mengajak peserta untuk lebih peduli terhadap pencegahan penyakit menular seksual, termasuk kanker serviks, kanker penis, dan kutil kelamin. Salah satu upaya pencegahan yang disarankan adalah vaksinasi HPV quadrivalent, yang mampu melindungi dari empat tipe virus penyebab penyakit tersebut.
“Vaksin ini mengandung empat tipe HPV, yaitu 6, 11, 16, dan 18. Tipe 6 dan 11 menjadi penyebab 90% kasus kutil kelamin, sementara tipe 16 dan 18 bertanggung jawab atas 70% kasus kanker serviks,” jelas dr. Boyke.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa kesetiaan terhadap satu pasangan dan menjaga keharmonisan rumah tangga turut berperan dalam mencegah penularan penyakit seperti HIV/AIDS, sifilis, dan gonore. Dengan gaya khasnya yang penuh humor, dr. Boyke juga berbagi tips mengenai hubungan seksual yang sehat, yang disambut dengan gelak tawa para peserta.
Pjs GM PT KPI RU VI Balongan, Eko Nurcahyono, menegaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi masih sering dianggap tabu, padahal memiliki dampak signifikan tidak hanya bagi individu, tetapi juga lingkungan kerja secara keseluruhan.

“Seminar ini penting untuk meningkatkan kesadaran akan risiko penyakit menular yang dapat muncul akibat pergaulan bebas,” ujar Eko.
Melalui seminar ini, diharapkan para peserta, khususnya orang tua, dapat membagikan edukasi yang diperoleh kepada anak-anak mereka agar lebih memahami risiko kesehatan reproduksi serta pentingnya menjalani pola hidup sehat sejak dini.
Reporter : Andika
Redaktur : Rizal
