Kecelakaan Maut di Tol Pandaan KM 77: Bus Pelajar SMP IT Darul Quran Mulia Putri Tabrak Truk, 4 Tewas dan Puluhan Luka-Luka

MALANG.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Tol Pandaan KM 77+100, Malang, Jawa Timur, Senin (23/12/2024) sore. Bus yang mengangkut rombongan pelajar SMP IT Darul Quran Mulia Putri, Bogor, terlibat tabrakan dengan truk. Kecelakaan ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, menyatakan bahwa petugas gabungan masih melakukan proses evakuasi dan pendataan korban. “Hingga kini, tercatat empat orang meninggal dunia, sementara korban luka telah dilarikan ke beberapa rumah sakit di Malang. Kami juga mengatur pengalihan arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran,” ujar Putu.

Korban Meninggal Dunia
Berdasarkan data awal, empat korban meninggal dunia adalah:

1. Sopir bus (baju hitam)

2. Kernet bus (baju putih)

3. Tutor dari Kampung Inggris (baju coklat)

4. Seorang perempuan yang diduga ibu salah satu penumpang (baju pink).

Korban Luka-Luka yang Dirawat di Rumah Sakit

RS Lawang Medika

1. Reisa Zaskia Nur, 13 tahun.

2. Kinaura Arifannisa, 13 tahun.

3. Laila Syakira, 13 tahun.

4. Ilma Navia, 13 tahun.

5. Raisya Zaskia Nur, 13 tahun.

6. Thalita Oratu Ain, 13 tahun.

7. Silmy Agnia, 14 tahun.

8. Siti Hajar Arofatussyifa, 14 tahun.

9. Zilfi Maliha, 13 tahun.

10. Keisha Aulia, 14 tahun.

11. Nayaka Najlay Syah A, 14 tahun.

12. Nadifa, usia tidak diketahui.

13. Rahma Filza Maulina, 13 tahun.

14. Syaira Princesya Aulia, 13 tahun.

15. Tabriz Arifah Ashari, 13 tahun.

16. Yumna, usia tidak diketahui.

17. Talitha Zahra, 13 tahun.

18. Dua balita laki-laki (identitas belum diketahui).

19. Seorang anak perempuan (identitas belum diketahui).

RSUD Lawang

1. Alkoni, 31 tahun, Serang, Banten.

2. Cilla, 13 tahun, Rawa Lumbu, Kota Bekasi.

3. Nadhifa, Bukit Hijau, Tangerang.

4. Ismaini Nur, Pondok Kopi, Jakarta Timur.

5. Firda Aulia, Serang Banten.

6. Afifa Nur Aini, Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah.

7. Haura Lubna, Cluster Paradise III, Tangerang.

8. Mr. X (identitas belum diketahui).

9. Lia (identitas belum diketahui).

10. Syifa (identitas belum diketahui).

11. Frona (identitas belum diketahui).

12. Hilma (identitas belum diketahui).

13. Nefertiti (identitas belum diketahui).

14. Suma (identitas belum diketahui).

15. Farras (identitas belum diketahui).

RS Prima Husada Sukorejo

1. Khairunnisa Afifa, 13 tahun, anak dari Lina Puji Lestari, berdomisili di Permata Depok Regency.

2. Fiorenza Aruna Nafeeza, 14 tahun, anak dari Silvia, berdomisili di Komplek Pondok Pucung 2 Tangerang Selatan.

3. Hafsa Faliha, 13 tahun, anak dari Kurniasih, berdomisili di Puri Harapan, Bekasi.

4. Nabilla Ayyasy Azzahra, 13 tahun, anak dari Puji Rustanti, berdomisili di Perum Mustika Gandaria Blok B No 1, Bekasi.

5. Zalfa Imania Uzhma, 13 tahun, anak dari Fifin Hilda Silviyani, berdomisili di Batu Ceper, Tangerang.

6. Fathiyya Zahra Maulida, 13 tahun, anak dari Lailan Syafrina, berdomisili di Taman Royal 3 Cluster Edelweis 4 No 9, Cipondoh, Tangerang.

RSSA Kota Malang

1. Hanifa Arrauzha, 14 tahun, pelajar kelas 8 (luka di kaki dan tangan).

2. Hisan Afiffah, 27 tahun, guru Fiqih (luka di wajah, kaki, dan tangan).

3. Rafa, anak Ustaz Al-Qoni (ketua pelaksana acara study tour).

4. Mr. X, pelajar perempuan (identitas belum diketahui).

Korban Sopir Truk
Sopir truk bernama Sigit Winarno (64), asal Bojonegoro, juga mengalami luka berat berupa fraktur humerus kiri dan kini dirawat di RS Prima Husada. Selain Sigit, 2 orang murid bernama Qanita Naya Syach Putri (12 tahun) dan Darinnajah (13 tahun) juga dirawat di Rumah Sakit yang sama.

Penyelidikan dan Evakuasi Berlanjut
Pihak kepolisian dan tim gabungan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, para korban yang selamat mendapat penanganan intensif di rumah sakit. Kecelakaan ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar SMP IT Darul Quran Mulia Putri dan masyarakat luas.

Reporter : Rizal

Polsek Megamendung Tangani Cepat Kesalahpahaman Antara Pengatur Jalan dan Pengendara di Jalur Alternatif Puncak

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Megamendung, Polres Bogor, menangani insiden kesalahpahaman antara seorang pengatur jalan (Pak Ogah) dan warga Jakarta di jalur alternatif Puncak, tepatnya di Jalan Cihanjawar, Villa Pondok Salam, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Minggu (22/12/2024) pukul 15.49 WIB.

Kapolsek Megamendung, AKP Dedi Hermawan, S.H., menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Kronologi Kejadian
Menurut keterangan, korban, IH, bersama istrinya sedang melintasi tanjakan Cihanjawar dalam kondisi jalur yang padat. Ketika mencoba menghindari mobil yang mogok di depannya, mobil korban menyenggol seorang pria dan menyentuh kaca spion. IH kemudian berhenti untuk memeriksa kondisi orang yang tersenggol.

Saat itu, beberapa orang, di antaranya J, D, dan R, mengetuk kaca bagian belakang mobil korban secara keras. Istri korban, V, turun dari mobil untuk menanyakan alasan ketukan tersebut, yang kemudian memicu cekcok mulut. Percekcokan tersebut berujung pada pemukulan terhadap Sdr. IH oleh ketiga pelaku, menyebabkan luka memar pada pelipis mata kanan korban.

Identitas Korban dan Pelaku
Korban dalam insiden ini adalah IH, seorang karyawan swasta kelahiran Jakarta, berusia 34 tahun, yang berdomisili di Jalan Sunter Hijau II Blok C No. 4/3, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta. Sementara itu, pelaku terdiri dari tiga orang, yaitu D, kelahiran Bogor, berusia 25 tahun, yang beralamat di Kampung Cinangka, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor; RPR, kelahiran Bogor, berusia 25 tahun, yang tinggal di Kampung Cihanjawar, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor; dan J, kelahiran Bogor, berusia 20 tahun, yang juga berdomisili di Kampung Cihanjawar, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Penanganan Cepat oleh Polsek Megamendung
Pada pukul 17.00 WIB, korban bersama istrinya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Megamendung. Anggota piket langsung menerima laporan dan mengamankan ketiga pengatur jalan (Pak Ogah) ke Mapolsek Megamendung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang terlibat, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara musyawarah, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bersama dengan pendampingan dari pihak kepolisian.

Situasi Aman dan Kondusif
Hingga berita ini diturunkan, kasus ini telah selesai dengan cara musyawarah yang difasilitasi oleh Polsek Megamendung. Kedua belah pihak, baik korban maupun pelaku, telah menandatangani surat pernyataan bersama. Proses penyelesaian berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

Polsek Megamendung berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di jalur alternatif Puncak, terutama saat musim liburan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pastikan Keamanan Objek Wisata Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Kapolsek Caringin Pimpin Patroli Dialogis

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolsek Caringin, Polres Bogor, AKP Hendra Kurnia, S.H., M.M., memimpin patroli dialogis untuk memastikan keamanan dan kenyamanan di wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, selama liburan Natal dan Tahun Baru 2025, Senin (23/12/2024).

Patroli ini dilakukan bersama anggota patroli dan Bhabinkamtibmas dengan mengunjungi objek wisata Rafting Cisadane Adventure (RCA) dan Rafting Alamanda Indonesia yang berada di wilayah Caringin.

AKP Hendra Kurnia menjelaskan bahwa patroli ini bertujuan menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, menjalin kemitraan dengan masyarakat, serta menyampaikan pesan-pesan keamanan kepada pengelola dan pengunjung tempat wisata.

“Kami mengimbau semua pihak untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan, seperti cuaca ekstrem, banjir bandang, atau ancaman kriminal lainnya. Jangan ragu untuk segera melaporkan kepada Polsek Caringin jika mengetahui adanya tindak kriminal atau gangguan Kamtibmas,” ujar Hendra.

Antisipasi Kejahatan di Libur Akhir Tahun

AKP Hendra juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah jenis kejahatan yang marak terjadi, seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), tawuran pelajar dengan membawa senjata tajam (sajam), serta aksi kejahatan jalanan atau geng motor. Ia meminta masyarakat untuk melaporkan keberadaan sindikat atau tempat penampungan tenaga kerja ilegal yang berpotensi terlibat dalam TPPO.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bogor, IPTU Desi Triana, S.H., mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan segala hal yang berpotensi mengganggu situasi Kamtibmas, termasuk tindak kriminal dan praktik perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar tanpa dasar hukum yang jelas.

“Warga dapat melaporkan tindakan tersebut melalui call center (021) 110 yang beroperasi 24 jam, atau melalui nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5577,” kata IPTU Desi.

Patroli dialogis ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan liburan akhir tahun sekaligus meminimalkan potensi gangguan keamanan di wilayah Kecamatan Caringin. Polres Bogor terus berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama musim liburan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Gelar Pemeriksaan Senjata Api dan Amunisi untuk Pengawasan dan Pengendalian Personel

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor, Polda Jawa Barat, melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) dan amunisi terhadap seluruh personel pemegang senjata api dinas. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (23/12/2024) di Lobby Gedung Utama Polres Bogor. Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Bogor, Kompol Bayu Tri Nugraha, S.E., S.I.K., M.M., dengan dihadiri sejumlah pejabat utama Polres serta personel pemegang senjata api. Senin (23/12)

Dalam apel kesiapan, Kompol Bayu menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk memastikan senjata api yang dimiliki personel dalam kondisi layak pakai dan sesuai standar keamanan. “Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan senjata api digunakan sesuai dengan peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian, sekaligus mencegah penyalahgunaan senjata api di lingkungan Polri,” jelasnya.

Peningkatan Pengawasan dan Pengendalian

Kasi Propam Polres Bogor, AKP Ketut Lasswarjana, S.H., M.M., menambahkan bahwa pemeriksaan ini menjadi bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan senjata api oleh personel. “Tujuannya adalah memastikan senjata api digunakan sesuai prosedur dan dilengkapi administrasi yang sah, seperti Kartu Tanda Anggota Pemegang Senjata Api, serta memastikan kelayakan personel melalui tes psikologi,” ujar AKP Ketut.

Ia juga menegaskan bahwa personel dengan catatan pelanggaran disiplin, pidana, atau indikasi penyalahgunaan narkoba tidak akan diberikan izin memegang senjata api. Pemeriksaan ini melibatkan pengecekan fisik senjata api, amunisi, serta kelengkapan administrasi. Seluruh personel diwajibkan menjalani tes psikologi secara berkala sebagai syarat kepemilikan senjata api.

Hasil Pemeriksaan

AKP Ketut menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh senjata api genggam jenis revolver telah disimpan aman di gudang logistik Polres Bogor dengan total 789 pucuk. Selain itu, terdapat 57 pucuk senjata api jenis pistol yang masih berada di tangan personel, dengan rincian sebagai berikut: 23 pucuk telah digudangkan, sedangkan 34 pucuk tersebar di beberapa satuan kerja, yaitu Sat Intelkam (2 pucuk), Sat Reskrim (9 pucuk), Sat Narkoba (10 pucuk), Sat Samapta (1 pucuk), Sat Lantas (10 pucuk), dan Polsek (2 pucuk).

Komitmen Polres Bogor

Kegiatan yang dimulai pukul 08.25 WIB ini berlangsung lancar hingga selesai pada pukul 09.00 WIB tanpa kendala. Dalam konferensi pers, AKP Ketut menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pemegang senjata api demi menjaga profesionalisme anggota Polri. “Proses hukum akan diterapkan kepada setiap anggota yang terbukti menyalahgunakan senjata api, baik secara sengaja maupun tidak sengaja,” tegasnya.

Polres Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap personel Polri, khususnya pemegang senjata api, demi menjaga keamanan masyarakat dan profesionalisme institusi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cisarua Tindak Lanjut Video Viral Pungli di Kawasan Puncak

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Cisarua dan Polsek Megamendung, Polres Bogor, menindaklanjuti laporan terkait video viral di media sosial yang menampilkan dugaan tindakan pemerasan (pungli) di kawasan Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok bernama “bylibra” pada 21 Desember 2024. Senin (23/12)

Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, S.Pd., M.H., mengungkapkan bahwa laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh kedua polsek tersebut. Pihaknya melakukan langkah cepat untuk menyelidiki kejadian yang menjadi perhatian publik itu.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban terdiri atas empat orang perempuan asal Tangerang, yaitu NV (penumpang dan perekam video), T (korban yang mentransfer uang kepada pelaku), Aurel (pemilik mobil), dan Windi (pengemudi mobil). Mereka berangkat dari Restoran Padhi, Kota Bogor, pada Kamis, 19 Desember 2024, sekitar pukul 14.30 WIB, menuju kawasan Puncak dengan menggunakan mobil.

Dalam perjalanan, mereka melewati jalur alternatif Sumarecon Bogor-Pasir Angin Megamendung hingga Jalan Terobosan Megamendung. Saat melintas di daerah Cisarua, para korban bertemu dengan seorang pria bernama CN alias Bokep, yang menawarkan rute alternatif menuju objek wisata Petik Stroberi di Tugu Utara, Cisarua. Pada awalnya, pelaku tidak menyebutkan biaya pengantaran. Namun, sesampainya di pom bensin Tugu Utara, pelaku meminta uang sebesar Rp850.000 secara paksa. Para korban akhirnya menyepakati pembayaran sebesar Rp250.000, yang ditransfer dalam dua kali transaksi, masing-masing sebesar Rp150.000 dan Rp100.000.

Identitas pelaku diketahui sebagai CN alias Bokep, seorang pria berusia 40 tahun yang berprofesi sebagai pengemudi ojek dan berdomisili di Cipayung Girang, Megamendung, Kabupaten Bogor. Barang bukti yang berhasil diamankan pihak kepolisian meliputi satu buah topi, satu buah jaket, satu kartu ATM, bukti transfer, dan uang tunai sebesar Rp250.000.

Kasus ini akhirnya diselesaikan melalui pendekatan kekeluargaan. Para korban telah memaafkan pelaku, dan keduanya sepakat menyelesaikan masalah ini dengan pendampingan pihak kepolisian. Kompol Eddy Santosa mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh jajarannya dalam menangani kasus tersebut. Ia juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Korban juga memberikan klarifikasi melalui video yang diunggah di TikTok dan dapat diakses melalui tautan Video Klarifikasi Korban.

Hingga berita ini diturunkan, kasus ini telah selesai dengan damai antara korban dan pelaku. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan segala bentuk tindak kejahatan kepada pihak berwenang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciawi Polres Bogor Tindaklanjuti Video Viral Dugaan Pungutan Liar di Jalur Alternatif Puncak

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Ciawi Polres Bogor menindaklanjuti video viral yang diunggah di aplikasi TikTok melalui akun @youracel terkait dugaan pungutan liar di jalur alternatif arah Puncak, pada Sabtu, 21 Desember 2024.

Video dengan judul “Satu Kata Lucu Alternatif” tersebut menarik perhatian publik, sehingga Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, SH, bersama Kanit Binmas, Kanit Samapta, dan beberapa anggota kepolisian melakukan penyisiran di beberapa jalur alternatif, termasuk wilayah Amaliah, Tipar, hingga Gadog.

Dalam operasi tersebut, sejumlah warga ditemukan tengah melakukan kegiatan membantu kelancaran lalu lintas. Namun, pihak kepolisian memberikan imbauan agar warga tidak melakukan pelanggaran hukum, termasuk praktik pungutan liar (pungli) atau tindakan pemaksaan kepada pengendara. Para warga tersebut didata dan diberikan pembinaan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Meski situasi selama kegiatan berlangsung kondusif, Polsek Ciawi bersama warga terus mencari individu yang muncul dalam video viral untuk dilakukan klarifikasi dan tindak lanjut hukum jika terbukti bersalah.

Kapolsek Ciawi menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus memantau jalur-jalur alternatif guna mencegah praktik pungli yang dapat merugikan masyarakat dan mengganggu kenyamanan pengendara.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Gelar Apel Operasi Lilin Lodaya 2024 dan Musnahkan Barang Bukti Miras

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, Polres Bogor melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2024 pada Rabu (20/12/2024). Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pengamanan ibadah Natal umat Kristiani di gereja-gereja serta pengamanan di pos gabungan TNI, Polri, dan stakeholder lainnya. Operasi berlangsung mulai 20 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

Sebanyak 141.605 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari 75.447 personel Polri, 80.856 personel TNI, dan 52.332 personel dari instansi terkait. Pengamanan difokuskan di berbagai lokasi strategis, termasuk gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan objek vital lainnya. Polri juga mendirikan 2.794 pos pengamanan, yang meliputi 1.852 pos pengamanan (Pospam), 735 pos pelayanan (Posyan), dan 207 pos terpadu yang tersebar di seluruh Kabupaten Bogor.

Fokus Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Pengamanan ekstra diterapkan di 61.452 objek strategis, khususnya pada malam pergantian tahun. Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Bachril Bakri, menyatakan bahwa apel ini merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan seluruh personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan selama Operasi Lilin Lodaya 2024.

“Apel gelar pasukan ini menjadi bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dari Polri, TNI, dan stakeholder terkait lainnya, termasuk kesiapan sarana dan prasarana. Harapannya, pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 dapat berjalan optimal, aman, dan kondusif,” ujar Bachril.

Pemusnahan Barang Bukti Miras
Selain apel, Polres Bogor juga memusnahkan barang bukti minuman keras (miras) hasil razia. Sebanyak 15.250 botol miras dari berbagai merek dan ukuran, 632 bungkus plastik miras jenis ciu, serta 3 jeriken miras jenis ciu dimusnahkan. Operasi ini merupakan hasil kerja sama dengan Satpol PP Kabupaten Bogor dan stakeholder lainnya.

Kapolres Bogor menyampaikan harapan agar Operasi Lilin Lodaya 2024 dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami berharap operasi ini berjalan tertib dan kondusif. Masyarakat diharapkan dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman, baik di tempat ibadah, jalan raya, maupun tempat wisata, tanpa gangguan keamanan,” ujar Kapolres.

Dengan pengamanan yang optimal, diharapkan masyarakat Kabupaten Bogor dapat menikmati liburan dengan damai dan penuh kebahagiaan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Gelar Rekonstruksi Pelaku Pembunuhan COD pamijahan, Kuasa Hukum Korban Minta Ini

BOGOR.radarinformasi.com– Keluarga korban pembunuhan berencana yang terjadi di Kecamatan Pamijahan meminta pendampingan hukum kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Kajian Strategis Karang Taruna Kabupaten Bogor. Jumat (20/12)

Peristiwa tragis ini menimpa Muhammad Rafli, warga Tajur Halang, yang ditemukan meninggal dunia di Kampung Cibunian, Kecamatan Pamijahan, pada 17 November 2024 lalu.

Saat ini, pelaku pembunuhan telah ditahan di Polres Bogor dan kasusnya tengah ditangani oleh Unit Reskrim Polres Bogor.

Nurdin Ruhendi, SH, selaku kuasa hukum keluarga korban, mendesak aparat penegak hukum, termasuk kepolisian dan kejaksaan, untuk memberikan hukuman maksimal kepada pelaku selain itu kita minta untuk membuka motif pelaku yang menguras uang Korban.

“Kami meminta agar pelaku diberikan hukuman yang seberat-beratnya atas perbuatannya yang telah merenggut nyawa korban,” ujar Nurdin Ruhendi saat diwawancarai di Polres Bogor usai menyaksikan rekonstruksi kasus tersebut. 12/20/24

Nurdin memastikan pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas agar keluarga korban mendapatkan keadilan.

“Kami berkomitmen mengawal kasus ini sampai keluarga korban mendapatkan rasa keadilan yang sepenuhnya. Selain itu, kami juga akan melakukan berbagai langkah hukum lain, termasuk melaporkan kasus ini ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas),” tambahnya.

Rekonstruksi yang digelar di Polres Bogor memberikan gambaran jelas mengenai tindakan pelaku saat melancarkan aksi keji tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat bukti untuk mempercepat proses hukum.

Sebelumnya Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan Muhammad Rafli (23), warga Tajur Halang, yang ditemukan tewas di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Senin, 17 November 2024. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah terungkap bahwa pelaku, FLW alias Leo, merupakan kenalan korban dari media sosial Facebook.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, pembunuhan ini bermula dari transaksi gadai sepeda motor antara korban dan pelaku yang dikenalnya melalui grup media sosial.

“Korban mengenal Leo dari grup Facebook ‘Gadai Mobil dan Motor Sentul Bogor.’ Pelaku memposting niat menggadaikan motornya, yang kemudian disepakati oleh korban dengan nilai gadai Rp 8 juta,” jelas AKP Teguh Kumara, Kamis, 21 November 2024.

Namun, beberapa waktu setelah menerima uang dari korban, pelaku berniat merampas kembali motor yang ternyata milik pacarnya. Pelaku memancing korban dengan alasan ingin menebus motor tersebut.

“Keduanya bertemu di Dramaga. Pelaku membawa korban berkeliling hingga tiba di Desa Cibunian. Di lokasi tersebut, pelaku memukul dan mencekik korban hingga tewas,” lanjutnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan korban mengalami luka di kepala. Rekonstruksi yang dilakukan di Polres Bogor memperjelas rangkaian aksi keji pelaku. Polisi berhasil mengamankan pelaku setelah serangkaian penyelidikan dan pengumpulan keterangan saksi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Rutan Kelas IIB Tarutung Perkuat Sinergi dengan TNI/POLRI Tingkatkan Pengamanan Nataru

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Dalam rangka menyambut perayaan Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, James Bond Naibaho jalin koordinasi bersama dengan jajaran TNI dan Polri, Jumat (20/12).

Koordinasi ini melibatkan Kodim 0210/TU dan Polres Tapanuli Utara dengan tujuan utama meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode Natal dan Tahun Baru. “Kami ingin memastikan persiapan pengamanan di Rutan Tarutung berjalan maksimal, terutama menjelang momen penting pada tanggal 25, 26, dan 31 Desember,” ujar James.

Pembahasan dalam koordinasi tersebut meliputi langkah-langkah strategis untuk menghadapi potensi kerawanan, memastikan kesiapan personel, serta optimalisasi pengawasan demi terciptanya situasi yang kondusif. Sinergi antara Rutan, TNI, dan Polri menjadi kunci dalam menciptakan keamanan selama periode perayaan yang akan datang.

James berterima kasih atas sinergi yang terjalin sangat baik selama ini bersama Kodim 0210/TU dan Polres Tapanuli Utara. Ia menyampaikan bantuan pengamanan dari jajaran TNI/Polri sangat membantu deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

“Menyambut Natal dan tahun baru, kami harap sinergi pengamanan ini tetap berjalan dan ditingkatkan. Apalagi, kantor kita berdekatan sehingga sinergi yang dibangun harus lebih erat guna menciptakan situasi aman dan nyaman di Rutan Tarutung,” harap James.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-76 di Polres Bogor Berlangsung Khidmat

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-76 pada Kamis, 13 Desember 2024, di Lapangan Apel Mako Polres Bogor. Kegiatan berlangsung khidmat dengan Wakapolres Bogor, Kompol R. Adhimas Sriyono Putra, S.I.K., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kamis (19/12)

Upacara ini didampingi oleh Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Nur Istiono, S.I.K., sebagai Perwira Upacara, dan IPDA Bayu Nugraha selaku Komandan Upacara. Hadir pula sejumlah pejabat utama Polres Bogor, di antaranya Kabag Ops, Kabag Ren, Kasat Lantas, Kasat Binmas, Kasi Propam, Kasi Humas, Kasium, dan KA SPKT Polres Bogor.

Peserta upacara terdiri dari berbagai elemen Polres Bogor, termasuk perwakilan Pama, staf gabungan, Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Narkoba, Sat Intelkam, Sat Reskrim, serta ASN Polres Bogor. Semua peserta mengikuti jalannya upacara dengan penuh semangat dan disiplin.

Dalam amanatnya, Wakapolres Bogor menegaskan bahwa Hari Bela Negara merupakan momen penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan bangsa sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan. Ia juga mengingatkan bahwa bela negara adalah tanggung jawab seluruh komponen masyarakat, bukan hanya TNI, Polri, atau Kementerian Pertahanan.

Dengan tema “Gelorakan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, upacara ini menjadi pengingat bagi seluruh warga negara untuk terus berkontribusi nyata dalam berbagai aspek kehidupan. Nilai-nilai dasar bela negara, seperti cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan pada Pancasila, rela berkorban, serta kemampuan awal bela negara, diharapkan dapat menjadi landasan kuat dalam menjaga keutuhan bangsa menuju Indonesia emas.

“Semoga nilai-nilai bela negara ini terus terpatri dalam diri setiap warga negara, untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Kompol Adhimas.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule