Harvick, Apabila Ada Penyalahgunaan Wewenang Laporkan Saja
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kunjungan kerja wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi di Desa Malangsari Kecamatan Bangodua Indramayu – Jawa Barat, Senin 21/02/2022.
Harvick dan Perwakilan para Petani Indramayu berdiaolog secara langsung tentang permasalahan yang di hadapi oleh para Petani khususnya di Desa Malangsari.
“Kami akan serap semua Aspirasi para Petani dan itu bagus buat masukan untuk Pemerintah, dan kami akan bekerja keras demi kesejahteraan para Petani,” katanya.
Di tambahkan, “Apabila ada permasalahan penyalahgunaan wewenang atau apapun tinggal lapokan saja,” ucapnya.
Adapun soalnya kegiatan Kementerian Pertanian karena memang anggaran kita di pertanian akan kita kembalikan lagi kemasyrakat khususnya para Petani.
Harvick Juga menyinggung program KUR yang belum bisa terserap dengan baik di Kabupaten Indramayu.
Padahal KUR Nasional target pencapaian sebesar 70 triliyun Lebih di tahun 2021, “Dan Saya sendiri di target oleh Persiden 79 sampai 80 triliyun di tahun 2021, Alhumdulilah bisa tercapai,” pungkasnya.
Bupati Nina Agustina Bawa Pulang Anugerah Kebudaya’an Saat HPN Di Kendari
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar menjadi Kepala daerah perempuan satu-satunya yang menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan (AK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari Tahun 2022.
Selain dirinya, terdapat 8 bupati/walikota yang ditetapkan sebagai penerima penghargaan AK PWI Pusat dalam rangka memperingati HPN Tahun 2022 yang dilangsungkan di lapangan Masjid Al-Alam Kendari Sulawesi Tenggara, Rabu (9/2/2022).
Dihadapan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyaksikan langsung secara virtual penghargaan AK PWI Pusat dalam rangka memperingati HPN Tahun 2022 telah diterima Bupati Indramayu Nina Agustina bersama 8 bupati dan walikota lainnya yang disaksikan langsung oleh Ketua PWI Pusat, Ketua Dewan Pers, sejumlah gubernur se-Indonesia dan para duta besar negara sahabat.
Penghargaan AK PWI Pusat yang diterima Bupati Indramayu Nina Agustina merupakan perjalanan selama beliau duduk memimpin Kota Mangga yang dimana beliau sangat peduli terhadap kesenian dan kebudayaan khas Indramayu.
Tercatat dalam pantauan Diskominfo Indramayu, Bupati Indramayu Nina Agustina begitu peduli manakala melihat langsung kegiatan temuan arkeolog di Desa Sambimaya, bermain Film Ngarot dan pernah meninjau Sanggar Tari Topeng Kelana Gandrung Mimi Rasinah di Desa Pekandangan Indramayu.
Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, penghargaan AK PWI Pusat yang diraihnya dipersembahkan untuk masyarakat Indramayu dan menjadi upaya kebangkitan seni kebudayaan dan perekomian masyarakat Indramayu.
“Alhamdulillah, akhirnya kita (Red: Indramayu) dapat anugerah yang saya sebut sebagai momentum kebangkitan seni, budaya dan ekonomi masyarakat,” katanya.
Dalam penyerahan penghargaan AK PWI itu Bupati Indramayu Nina Agustina mengenakan Pakaian Adat Gadis Ngarot Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu. Adat Ngarot menjadi kebudayaan asli Indramayu yang telah diakui oleh UNESCO atau Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menyampaikan selamat kepada 9 bupati dan walikota penerima AK PWI dalam rangka memperingati HPN Tahun 2022. Menurutnya, penghargaan tersebut tidak semudah diperoleh oleh kepala daerah maupun walikota di Indonesia.
“Karena tidak semua orang tidak semua bupati/walikota itu bisa menerima penghargaan anugerah kebudayan dari kawan-kawan PWI, hanya panjenengan 9 orang yang hari ini yang menerima dari sekian bupati dan walikota. oleh karena itu saya sampaikan your the best,” kata Muh Nuh pada acara Dialog Kebudayaan kemarin.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) 2009-2014 itu berpesan kepada Insan pers di seluruh Indonesia untuk harus melakukan perubahan melalui karya jurnalistik yang berbobot dan beralih yang dulunya fisik, sekarang harus mengambil peran di dunia maya.
“Kami sangat yakin, insan pers bisa menjadi mesin melakukan perubahan. Karena tanpa pers rasanya tak akan jadi apa-apa. Karena nggak mungkin suatu pemerintahan itu menyampaikan satu per satu,” pesannya.
Sementara itu Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari, memaknai peringatan Hari Pers Nasional 2022 merupakan momentum yang mempertegas peran pers Indonesia sebagai pilar keempat demokrasi.
“Beragamnya kegiatan HPN menyadarkan kita bahwa pers sebagai pilar keempat demokrasi yang bertugas mengawal berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tandasnya.
BANDUNG.radar informasi.com – Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi menggelar kegiatan tradisi penyambutan Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P., dan Ketua Persit KCK Daerah III/Slw yang baru Ny. Mia Kunto Arief Wibowo, serta pelepasan Mayjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., dan Ny. Evi Agus Subiyanto, di Makodam III/Slw Jalan Aceh No. 69 Kota Bandung, Rabu (02/02/2022).
Kapendam III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto mengatakan, acara tradisi tersebut diawali penyambutan Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo bersama istri, disambut oleh Kasdam III/Slw Brigjen TNI Darmono Susastro, S.I.P., beserta istri dengan pengalungan bunga sebagai tanda ucapan selamat datang di Makodam III/Slw serta menerima ucapan selamat datang dari segenap pejabat utama Kodam III/Slw.
Kemudian melaksanakan foto bersama, dan Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo menerima paparan dari Irdam III/Slw dan dari Asrendam III/Slw di ruang Kosasih. Juga dilaksanakan penyerahan risalah serah terima jabatan Pangdam III/Slw dari Mayjen TNI Agus Subiyanto kepada Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo.
Usai penyerahan risalah Sertijab, dilanjutkan upacara penyerahan pasukan dari Mayjen TNI Agus Subiyanto dan diterima oleh Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo ditandai dengan pembacaan naskah Serah Terima Penyerahan Pasukan.
“Di tempat terpisah, di Gedung Graha Tirta Jalan Lombok No. 10 Kota Bandung, dilaksanakan pelepasan dan pengukuhan Ny. Mia Kunto Arief Wibowo sebagai Ibu Raksakarini Sri Sena III/Siliwangi,” terang Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto.
Di hari yang sama dilaksanakan acara tradisi kenal pamit Komandan Garnisun Tetap II/Bandung (Dangartap II/Bandung) dari Mayjen TNI Agus Subiyanto kepada Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, bertempat di Aula Kogartap II/Bandung, Jalan Nias No. 03 Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.
Prosesi tradisi Kodam III/Slw dilanjutkan Lepas Sambut bertempat di Taman Pule Makodam III/Slw, yang dihadiri Pangdam III/Slw, Mayjen TNI Agus Subiyanto, Gubernur Jabar beserta Forkopimda Jabar dan Banten, Kasdam III/Slw, Wakapolda Jabar, Kabinda Jabar, para Danrem jajaran Kodam III/Slw, Danseskoau, Danlanud Husein Sastranegara, Danlanud Sulaiman, Danlanal, PJU Kodam III/Slw masing-masing beserta istri, serta pejabat lainnya.
Sementara itu, acara paturay tineung merupakan rangkaian acara terakhir tradisi penerimaan dan pelepasan Pangdam III/Slw dilakukan tradisi penciuman Pataka Kodam III/Slw dan penulisan pesan dan kesan oleh Mayjen TNI Agus Subiyanto, diakhiri penyerahan Pusaka Kujang dari Mayjen TNI Agus Subiyanto kepada Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo.
“Pada acara pelepasan Mayjen TNI Agus Subiyanto yang akan menjabat Wakasad dan Ny. Evi Agus Subiyanto diiringi pedang pora dan diakhiri menerima jajar kehormatan dari jaga Kesatrian Kodam III/Slw,” pungkas Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto. (Pendam III/Siliwangi).
Bantuan Sapi untuk KTD Pasundan Berkah Jaya dalam sebulan 3 Ekor Raib dari Kandang
BOGOR.radarinformasi.com – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPPT) dan DPR RI khususnya komisi IV, telah menyerahkan bantuan kepada para kelompok tani yang berada di wilayah Kota Bogor-Jawa Barat, salahsatu penerima bantuan sapi tersebut adalah Kelompok Tani Dewasa (KTD) Pasundan Berkah Jaya yang beralamat di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Minggu 30/01/21.
20 Sapi Bantuan yang diterima oleh KTD Pasundan Berkah Jaya tersebut hingga saat ini telah berkurang dan hanya tersisa 17 sapi, karena menurut Muhidin 3 ekor sapi yang Ia pelihara telah dipotong dan dagingnya dijual karena sapi tersebut sakit.
Namun ada yang janggal, karena proses pemotongan sapi tidak diketahui oleh pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), pihak dinas mengetahui setelah sapi dipotong dan dagingnya diperjual belikan, hal tersebut berbeda dengan apa yang diucapkan oleh Muhidin Ketua (PJS) KTD Pasundan Berkah Jaya.
Saat ditemui dikediamannya Muhidin mengatakan bahwa, “Untuk saat ini sapi di kandang saya ada 11 ekor sapi, 6 berada di kandang anggota dan 3 ekor lagi disembelih karena sakit”.
“Sebenarnya saya bukan ketua KTD, tapi hanya meneruskan karena Ketua Kelompok meninggal beberapa hari yang lalu, waktu itu setelah sapi sakit kemudian di visum, lalu dilakukan pengobatan, akan tetapi karena kondisinya tidak membaik dan takut mati akhirnya para medis dari pihak dinas membawa sapi tersebut untuk di potong, dinas yang motong, dinas juga yang menjual, untuk satu sapi saya dikasih uang sebesar Rp 3.000.000,00 jadi semua yang saya terima sebesar Rp.9.000.000,00”, ujar Muhidin.
Masih menurutnya, “Hingga saat ini uang masih saya pegang karena uang Rp 9.000.000,00 tidak akan cukup untuk membeli sapi lagi”.
Terkait 6 sapi yang dititipkan kepada anggota KTD, Muhidin berkesan ogah-ogahan saat tim media berusaha mengkroscek keberadaan sapi tersebut.
Sementara itu H.Anas Raswana Kadis DKPP saat ditemui diruangannya memaparkan bahwa, “Sapi di potong oleh Ketua TKD sendiri bukan sama orang dinas, bahkan Ketua KTD memberikan laporan sapi dipotong setelah sapi ga ada ya, bukan sebelum pemotongan”.
Begitu juga yang dituturkan oleh dokter hewan yang berada di DKPP, Ia menjelaskan bahwa Ia sebagai dokter hewan yang bertugas-pun tidak mengetahui akan hal tersebut, tidak ada laporan bahwa sapi sakit atau koordinasi dan sebagainya”.
Sementara itu Hendrik selaku tim para medis, yang turun ke lapangan sebagai team yang mengidentifikasi sapi tersebut mengalami sakit BF, akan tetapi para medis tidak dapat memperlihatkan hasil visum, hanya menerka-nerka bahwa sapi tersebut sakit BF atau ngorok. Sangat jelas disini ada kejanggalan-kejanggalan dan dugaan penyalahguanaan bantuan yang telah diterima.
Dandim 0616/Indramayu Dampingi Bupati Dalam Kunker Dirjen PDSPKP RI
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dandim 0616/Indramayu Letkol Inf Teguh Wibowo, S.Sos hadiri Kunjungan Kerja (Kunker) Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan & Perikanan (PDSPKP) RI, Artati Widiarti, dalam rangka Ground Breaking pembangunan gudang Beku di area pangkalan pendaratan ikan Karangsong, Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, (24/01/2022).
Selain Dirjen PDSPKP, kunker tersebut juga dihadirioleh Direktur Logistik PDSPKP RI Perry, Inspektorat Jenderal PDSPKP RI Lina Herlina, Kepala Dinas Perikanan & Kelautan (Diskanla) Provinsi Jawa Barat Ir. Hermansyah, M,Si & Bupati Indramayu Nina Agustina serta jajaran Forkopimda Indramayu.
Dalam kesempatan itu, Letkol Inf Teguh Wibowo mengaku pihaknya mendukung didirikannya Cool Storage tersebut demi memajukan perekonomian di Indramayu khususnya pada bidang perikanan.
“Kodim 0616/Indramayu mendukung Gedung Beku atau Cool Storage di wilyah Indramayu untuk memajukan perekonomian bidang perikanan,” tuturnya.
Sedangkan Artati Widiarti mengungkapkan, bahwa sebelumnya sudah pernah dibangun Cold Storage Gudang Beku dengan kapasitas 150 ton & 200 ton. Ia berharap hal ini dapat bermanfaat & membantu kelancaran bisnis kelautan dan perikanan.
Dirjen PDSPKP ini juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Bupati, Dandim 0616/Indramayu serta seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Indramayu.
Jendral Dudung Abdurachman Apresiasi Kinerja Angkatan Darat
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) memberikan apresiasi & penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit & PNS Angkatan Darat.
Hal ini ia sampaikan dalam amanatnya saat Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih 17 an yang dibacakan oleh Inspektur Upacara Kasdim 0616/Indramayu, Mayor Inf Ruhiyat, Senin (17/01/2022) di Makodim setempat.
“Saya ucapkan terimakasih secara tulus dan penghargaan setinggi-tingginya, atas kerja keras yang ditunjukkan oleh seluruh Prajurit dan PNS Angkatan Darat karena sepanjang tahun 2021 yang lalu berbagai tugas yang diamanatkan oleh negara dapat kita laksanakan dengan baik”, ucapnya.
Ia menambahkan, berbagai tugas seperti pengamanan pembatasan penanggulangan bencana alam dan penanganan pandemi covid -19, tugas perbantuan lainnya telah menjadi bukti nyata pengabdian TNI AD kepada bangsa dan negara.
Lebih lanjut Kasad berpesan kepada seluruh jajarannya agar dapat mempertahankan & meningkatkan kinerja di tahun 2022 ini.
“Untuk menyambut tugas mulia tersebut maka, kesiapan operasional harus dipilih. Disamping itu, program peningkatan profesionalisme prajurit TNI AD harus menjadi prioritas dalam tahun anggaran 2022,” tuturnya.
Tak lupa, ia juga menyampaikan meski banyak keberhasilan yang ditorehkan TNI AD, namun masih ada berbagai kekurangan yang harus segera dipenuhi.
“Salahsatunya adalah masih adanya berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh Prajurit maupun PNS TNI AD. Hal ini harus menjadi koresksi kita bersama agar tidak terjadi di masa mendatang,” katanya.
Diakhir amanatnya, Letjen Dudung menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh jajaran TNI AD diantaranya adalah, meningkatkan keimanan & ketaqwaan kepada Tuhan, sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas maupun di kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kemudian ia juga berpesan untuk implementasi Sapta Marga Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI di manapun bertugas dan berada TNI Angkatan Darat Harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi melakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan rakyat agar mampu menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang rakyat kepada TNI Angkatan Darat.
“Jadilah Pemimpin yang hebat karena Pemimpin yang hebat dicintai anak buahnya akan tetapi lebih hebat lagi. Bila seorang Pemimpin juga mencintai anak buahnya,” pesannya.
“Mantapkan soliditas dan sinergitas internal TNI dengan komponen bangsa lainnya dalam pengabdian kepada bangsa dan negara sekecil apapun kebaikan yang kamu lakukan akan menjadi riak-riak yang tidak berujung namun sebaliknya sekecil apa keburukan yang kamu lakukan akan menjadi awal bagi keburukan-keburukan berikutnya jadi teruslah berbuat kebaikan di manapun berada,” pungkasnya.
13 Organisasi Wartawan di Indramayu Sepakat Tempati Bersama Gedung Eks Pengadilan
INDRAMAYU.radarinformasi.com – 13 organisasi kewartawanan yang ada di Kabupaten Indramayu bersepakat untuk menjadikan eks gedung Pengadilan Negeri (PN) sebagai sekretariatan bersama dengan nama baru yaitu Graha Pers Indramayu (GPI). Kesepakatan tersebut lahir dalam pertemuan yang digagas Pemkab pada Jumat (07/01/2022) di Ruang Ki Sidum, Pendopo Indramayu.
Tiga belas organisasi yang hadir yakni PJI Indramayu, PWI Indramayu, IWO Indramayu, JOIN Indramayu, AJII Indramayu, HIPSI Indramayu PWRI Jaya Indramayu, KWRI Indramayu, AWI Indramayu, IJTI Cirebon, Sekber Biro Indramayu, PPWI Indramayu dan K-JIB.
Dalam musyawarah tersebut juga dilakukan perumusan unsur pengelola GPI, ke 13 organisasi bersepakat menunjuk Ketua PWI Indramayu Dedi Musashi sebagai Ketua Pengelola gedung, Ketua IWO Indramayu Tomi Indra sebagai Sekretaris pengelola gedung dan Ketua AJII Raskana sebagai bendahara Pengelola gedung.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Drs Aan Hendrajana M.M.Si mengatakan Pemkab Indramayu terbuka kepada elemen wartawan di Indramayu.
“Mari berembug bersama untuk memanfaatkan eks gedung PN Indramayu untuk kepentingan aktivitas pers di Indramayu. Bupati Indramayu Nina Agustina sangat mengapresiasi keberadaan pers di Indramayu, Pemanfaatan eks gedung PN Indramayu ini akan dilakukan melalui sistem pinjam pakai dengan durasi waktu yang telah ditentukan”, katanya.
Dalam kesempatan ini hadir kepala Dinas PUPR Indramayu, Asep Abdul Mukti S.T.M.Si, perwakilan dari bidang aset badan kepegawaian daerah Kabupaten Indramayu dan perwakilan bagian hukum Pemkab Indramayu.
Ketua DPC PJI Indramayu, Eka Mardiana mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap langkah cepat Pemerintah Daerah dalam menanggapi persoalan penggunaan & pengelolaan gedung yang kini sudah resmi berganti nama ini.
Meskipun begitu, ia mengaku tidak ingin terlibat dalam pengelolaan gedung dan mempercayakannya pada kepengurusan yang sudah ada saat ini.
“Terimakasih kepada ketua PWI dan IWO Indramayu yang sudah menawarkan agar masuk dalam daftar salah satu pengelola gedung, namun saya rasa tiga unsur pengelola yang sudah disepakati bersama sudah cukup, kami dari PJI selalu mendukung penuh bersatunya pers indramayu”, ungkapnya.
Ditegaskan oleh Eka, PJI akan intens mengawasi para pengurus dalam mengelola GPI, jika nantinya Pemda menggelontorkan anggaran, 3 unsur Ketua pengelola gedung harus transparant.
Eka juga berterimakasih kepada ketua IWO & PWI Indramayu yang menyediakan 1 ruangan untuk sekretariat PJI Indramayu di GPI, meskipun pihaknya tidak pernah meminta diberi tempat tersebut.
“Dari awal memang tidak berniat berkantor di Gedung tersebut, karena kami masih mampu memfasilitasi kantor sendiri. Meski demikian, terima kasih kepada ketua IWO & PWI Indramayu yang sudah memberikan tempat untuk PJI,” tuturnya.
Ketua DPRD Indramayu Sepakat Balai Wartawan Tidak Untuk Salah Satu Organisasi
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indramayu, Syaefudin sepakat bahwa balai Wartawan tidak hanya untuk salah-satu organisasi kesamaan profesi melainkan dapat dipakai bersama. Hal ini diungkapkannya saat audiensi bersama perwakilan 7 organisasi kewartawanan, pada Selasa (04/01/2022) di ruangan Ketua DPRD.
Dalam audiensi tersebut, ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Indramayu, Eka Mardiana menyampaikan aspirasinya dihadapan Ketua Dewan. Ia mengatakan bahwa aksi yang dilakukan oleh 7 organisasi ini murni semata-mata hanya untuk keadilan dan pemerataan insan pers yang ada di Indramayu.
Menurutnya, Pemerintah daerah harus segera mengambil langkah tegas dengan memasang plang Balai Wartawan agar status gedung tersebut jelas milik Pemda untuk kepentingan aktifitas seluruh organisasi kewartawanan di Indramayu.
“Sejauh ini kita lihat beberapa organisasi yang ingin menempati Balai Wartawan itu serah terima ruangannya melalui Ketua salah satu organisasi, bukan melalui Pemda, jadi sebenarnya gedung itu aset Pemda atau aset Organisasi?” tandasnya.
Ia melanjutkan, Pemda juga harus turun tangan dalam mengatur ruangan yang ada di dalam Balai Wartawan tersebut dengan seadil-adilnya. Bukan justru diatur oleh salah satu organisasi.
Menanggapi hal tersebut, Syaefudin sepakat agar Balai Wartawan dapat digunakan oleh seluruh organisasi yang ada di Indramayu tanpa terkecuali.
“Gedung tersebut merupakan rumah besar bagi wartawan atau rumah jurnalistik sebagai tempat koordinasi serta komunikasi antar wartawan, ” ucapnya.
Ia juga berharap adanya peran Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati maupun Sekretaris Daerah untuk menjembatani agar terjadi musyawarah & mufakat sehingga persoalan ini dapat terselesaikan.
Notulen hasil audiensi hari ini, menurut ketua DPRD Indramayu akan segera dilayangkan ke Bupati Indramayu & dinas instansi terkait agar segera ditindak lanjuti.
Organisasi Wartawan di Indramayu Minta Balai Wartawan Jadi Kantor Bersama
INDRAMAYU.radarinformasi.com – 7 (tujuh) organisasi kewartawanan di Kabupaten Indramayu meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu agar memfungsikan balai wartawan yang berada di Jalan MT Haryono Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu sebagai lokasi sekretariatan masing-masing organisasi kewartawanan.
Eka Mardiana Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Indramayu mengatakan, Pemkab dalam hal ini harus dapat menegaskan bahwa bangunan tersebut adalah balai wartawan, bukan kantor salah satu organisasi kewartawanan.
“Sehingga tidak ada organisasi manapun yang bisa mengklaim bahwa Balai Wartawan adalah kantor untuk organisasinya sendiri”, ketusnya.
Sedangkan menurut Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Indramayu, Tomi Indra, balai wartawan sepatutnya bisa dijadikan tempat para wartawan dari berbagai organisasi profesi untuk berinteraksi dan berkantor.
“Kami juga ingin bertanya kepada Pemkab Indramayu soal legalitas balai wartawan apakah memang untuk salah satu organisasi ataukah tidak”, kata dia.
Tomi Indra juga meminta agar balai wartawan menjadi kawah candradimuka kehidupan pers di Indramayu.
“Balai Wartawan bisa menjadi simbol keberagaman organisasi profesi wartawan di Indramayu”, kata dia.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua organisasi Aktifitas Jurnalistik Independen Indonesia (AJII) Kabupaten Indramayu, Raskhana Depari.
Demi keadilan dan pemerataan, balai wartawan Indramayu dapat diberdayakan untuk kepentingan aktifitas jurnalistik seluruh elemen organisasi wartawan di Indramayu.
“Kami telah bersepakat untuk meminta kepada Pemkab Indramayu agar balai wartawan bisa digunakan oleh organisasi-organisasi wartawan yang ada di Indramayu,” kata dia.
Selain itu, Ketua DPC PWRI JAYA Indramayu juga bersikeras agar pemangku kebijakan di kabupaten indramayu sesegera mungkin memberikan papan nama pada gedung tersebut yaitu “Balai Wartawan” bukan papan nama salah satu organisasi.
Tujuh ketua organisasi wartawan di Indramayu yakni Tomi Indra dari ikatan wartawan online (IWO), Eka Mardiana dari Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Raskhana S. Depari, Aktifitas Jurnalistik Independent Indonesia (AJII), Arif dari Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI), Soni dari Persatuan Wartawan Reformasi Indonesia Jaya (PWRI Jaya), Custisna dari Jurnalis Online Indonesia (JOIN) dan Solehudin dari Himpunan Penulis Seluruh Indonesia (Hipsi) bersepakat soal usulan tersebut. Ketujuh organisasi wartawan tersebut akan melayangkan surat ke bupati Indramayu dan DPRD Indramayu terkait aspirasi organisasi wartawan di Indramayu dalam waktu dekat ini.
Indramayu.radarimformasi.com – Komite Nasional Pemuda Indonesia Indramayu (KNPI Indramayu) laksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dalam rangka menyusun kembali program-program kerja untuk periode tahun 2022 – 2023, pada Selasa 28 Desember 2021.
Bertempat di gedung Kesenian Mama Soegra Indramayu , proses pembukaan Rakerda di meriahkan dengan aksi Tari topeng dan kesenian Berokan khas Indramayu.
Yoga Rahadiansyah selaku ketua KNPI Indramayu mengatakan, Rakerda ini dalam rangka menyusun kembali program-program kerja untuk periode tahun 2022 – 2023.
“Program terdahulu yaitu bantuan sosial kepada masyrakat yang terdampak Pandemi akan kita lanjutkan dan kita perbaiki”, ucapnya.
Untuk itu para Pengurus DPD KNPI dan Anggota harus mencari ide-ide atau gagasan agar bisa kembali mengeluarkan program dan bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, dalam hal ini pemberi kebijakan.
Di tempat yang sama Januriadi Sekretaris KNPI Jawa Barat berpesan apapun hasil dari Rakerda DPD KNPI Indramayu harus mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, sehingga keinginan pemuda atau aspirasinya bisa jadi masukan untuk kemajuan pemerintahan.