Polres Bogor Terus Bersinergi Bersama Instansi Terkait Cari Korban Longsor Akibat Gempa Bumi di Cugenang Cianjur

Polres Bogor Terus Bersinergi Bersama Instansi Terkait Cari Korban Longsor Akibat Gempa Bumi di Cugenang Cianjur

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor bersama Instansi terkait dari Brimobda Polda Jabar, Sat Samapta Polda Jabar, Baharkam Mabes Polri, Brimob Resimen II Pelopor, Unsur TNI, Basarnas, BPBD, PMI, Relawan dan Instansi terkait lainnya, terus berupaya melakukan pencarian terhadap para korban tanah longsor akibat gempa yang terjadi pada Senin (23/11) di wilayah Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Pencarian para korban terus di lakukan personil gabungan dengan melakukan penyisiran ataupun penggalian terhadap material longsor dengan alat berat dan berbagai alat yang di bawa oleh para personil gabungan, selain ini anjing pelacak dari KO Polda Jabar pun di terjunkan dalam pencarian para korban.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H mengatakan, ” Pencarian para korban hingga saat ini masih terus kita lakukan, bersinergi bersama tim gabungan dari berbagai instansi di lokasi tanah longsor di Cugenang Cianjur ini pasca gempa yang terjadi Senin kemarin. Hingga saat ini total terdapat. 12 Korban yang berhasil ditemukan, sementara itu di duga masih terdapat beberapa korban yang belum berhasil di temukan”.

“Sementara itu terkait arus lalu lintas di wilayah Cugenang ini masih kami tutup untuk kendaraan roda empat ataupun dua akibat proses pencarian korban hingga saat ini sendiri masih terus berlangsung, sehingga kami menghimbau kepada masyarakat yang menuju Cianjur ataupun Bandung dapat melalui jalan alternatif Sukaluyu atau galos”, ungkap AKBP Iman Imanuddin Kapolres Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Bantu Warga Terdampak Gempa Cianjur, Polres Bogor Dirikan Posko dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa Cianjur, Polres Bogor Dirikan Posko dan Dapur Umum

BOGOR.radarinformasi.com – Sebagai upaya memberikan bantuan kepada masyarakat Cianjur yang terkena dampak dari gempa yang terjadi pada Senin (21/11/2022) dua hari yang lalu, Polres Bogor mendirikan dapur umum di Posko Polres Bogor yang berada di Jalan Raya Cugenang, Kabupaten Cianjur. Rabu (23/11/2022).

Kapolres Bogor AKBP Dr. Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H mengatakan, “Melalui Posko Polres Bogor yang kita dirikan ini, kita lengkapi juga fasilitas dapur umum yang di peruntukan bagi masyarakat Cianjur yang terkena dampak dari gempa bumi”.

“Kami siapkan personil Polwan Polres Bogor yang secara langsung menyiapkan hidangan masakan di dapur umum ini, yang kemudian masakan tersebut kita bagikan ke posko-posko pengungsian. Selain itu personil kami juga kita sebar untuk memberikan bantuan paket sembako bagi masyarakat”, ungkapnya.

“Langkah ini merupakan sebagai upaya penanggulangan bencana secara cepat ini kita Siagakan personil 1 x 24 jam, sehingga upaya upaya maupun langkah langkah dapat di ambil dengan cepat dan tepat dalam rangka penanganan bencana ini”, tutup AKBP Iman Imanuddin.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Akibat Tanah Longsor Yang terjadi di Cianjur, Polres Bogor Lakukan Pengalihan Arus Kendaraan di Wilayah Puncak

Akibat Tanah Longsor Yang terjadi di Cianjur, Polres Bogor Lakukan Pengalihan Arus Kendaraan di Wilayah Puncak

BOGOR.radarinformasi.com – Pengalihan arus lalu lintas dilakukan Sat Lantas Polres Bogor bagi masyarakat yang melintas kawasan Puncak menuju Cianjur, hal tersebut dilakukan lantaran gempa yang terjadi pada Senin (21/11/2022) siang tersebut mengakibatkan tanah longsor di Jalan raya nasional Cugenang Cianjur. Selasa ( 22/11/2022).

Selain itu gempa yang terjadi di wilayah Cianjur tersebut pun di rasakan sebagai besar warga Kabupaten Bogor. Hingga mengakibatkan dua rumah warga di wilayah Cisarua Kabupaten Bogor terkena dampak gempa tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Dr. Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H mengatakan pengalihan arus yang kita lakukan ini merupakan sebagai upaya meminimalisir terjadinya penumpukan kendaraan akibat tanah longsor di wilayah Cugenang yang menutupi akses jalan dari Puncak menuju Cianjur. Yang mana hingga saat ini belum dapat dilalui kendaraan roda doa ataupun empat.

“Akan hal tersebut kami pun melakukan pengalihan harus bagi masyarakat yang akan melintas kawasan Puncak menuju Cianjur, dengan kita lakukan pengalihan melalui jalan transyogi Cibubur, Jonggol, Cianjur maupun jalan alternatif Ciawi, Sukabumi, Cianjur. kami menghimbau bagi masyarakat yang akan menuju Cianjur ataupun Bandung dapat melalui jalur alternatif yang kita arahkan”.

“Sementara itu terkait warga masyarakat yang terkena dampak dari gempa bumi ini sudah kita lakukan pertolongan dan penanganan oleh anggota kami”, tutup AKBP Iman Imanuddin.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Pria di Cibanon di Serang Sekelompok Pemuda, Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan

Pria di Cibanon di Serang Sekelompok Pemuda, Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang Pria bernama Gunawan (35) warga Desa Cibanon Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor, menjadi korban penyerangan yang di lakukan oleh sekelompok pemuda pada Rabu dinihari (16/11/2022).

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB tersebut terjadi saat korban sedang live tik tok dihalaman rumah secara tiba-tiba didatangi sekelompok pemuda yang berjumlah 3 orang dan langsung melakukan penyerangan dengan senjata tajam jenis celurit hingga mengakibatkan korban mengalami luka sayatan pada bagian tangan dan punggung. Dalam kejadian tersebut para Pelaku pun membawa kabur handphone milik korban.

Kapolsek Sukaraja Kompol Darmawan S.H menjelaskan, “Bahwa terkait adanya kejadian tersebut kami langsung melakukan gelar olah TKP dengan meminta keterangan dari para saksi dan mengumpulkan barang bukti yang ada di lokasi kejadian. Proses penyelidikan hingga saat ini pun masih terus di lakukan”, ungkapnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Ban Gembos Akibat Besi Coran Betonisasi Jalan Raya Tamansari, Sebuah Mobil Ford Kaget dan Seruduk 3 Angkot

Ban Gembos Akibat Besi Coran Betonisasi Jalan Raya Tamansari, Sebuah Mobil Ford Kaget dan Seruduk 3 Angkot

BOGOR.radarinformasi.com – Kecelakaan beruntun libatkan kendaraan pribadi dan tiga (3) angkot di Jalan raya Ciapus Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, pada Senin siang (09/11/22). Akibat kecelakaan tersebut keempat kendaraan tersebut pun mengalami kerusakan dan seorang penumpang angkot mengalami luka lecet pada bagian kakinya.

Kejadian tersebut bermula saat keempat kendaraan tersebut berjalan dari arah Bogor menuju arah Ciapus di jalan raya Ciapus yang sedang dalam kondisi dilakukan pengecoran. Dimana sebuah mobil Ford yang saat itu melaju di belakang angkot tiba- tiba menabrak belakang mobil angkot secara beruntun.

Kapolsek Tamansari Iptu Agus Hidayat menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP penyebab terjadinya kecelakaan tersebut terjadi akibat pengendara mobil Ford yang kaget saat ban mobilnya tertancap besi pengecoran jalan hingga mobil melaju dan menabrak kendaraan angkot yang ada di depannya.

“Akibat kejadian tersebut tidak ada korban Jiwa hanya saja seorang penumpang angkot mengalami luka lecet pada bagian kakinya dan saat ini sudah di lakukan penanganan medis di puskesmas Tamansari”.

“Sementara itu keempat mobil yang mengalami kerusakan sudah kita lakukan evakuasi, sehingga arus lalu lintas pun dapat berjalan normal kembali”, tutup Kapolsek Tamansari Iptu Agus Hidayat.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Wartawan diintimidasi Oknum Manager BJB, PJI Indramayu Minta APH Tindak Tegas Sesuai UU Pers

Wartawan diintimidasi Oknum Manager BJB, PJI Indramayu Minta APH Tindak Tegas Sesuai UU Pers

INDRAMAYU.radarinformasi. com –  Salah satu Oknum Manager Bank Jabar Banten (BJB) Kabupaten Indramayu, Iyus Riyadi, diduga mengintimidasi dan mengintervensi Tosim,  wartawan bersertifikasi Dewan Pers status kompeten muda yang juga anggota Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia Kabupaten Indramayu (DPC PJI Indramayu).

Oleh karena hal itu, Eka Mardiana, Ketua DPC PJI Indramayu mengecam keras tindakan arogansi Iyus Riyadi yang memaksa dan mengancam agar menghapus rekaman konfirmasi terhadap salah satu anggotanya.

“Jika, Pers/Wartawan/jurnalis menempuh cara profesional dalam mendapatkan informasi/bahan berita dengan mengkonfirmasi narasumber yang sebelumnya sudah menunjukkan identitas diri, itu sudah sesuai kode etik jurnalistik dan Tidak melanggar UU Pers”,  kata eka.

Eka menjelaskan bahwa Konfirmasi kepada narasumber adalah bagian dari wawancara oleh Pers/Wartawan/Jurnalis nasional berbadan hukum dalam mencari, memperoleh, menyebarluaskan gagasan dan informasi.

“Saya menegaskan bahwa yang dilakukan atau dijalankan oleh Saudara Tosim, anggota anggota PJI saat melakukan aktifitas jurnalistik sudah sesuai kode etik jurnalistik dan UU No. 40 Tahun 1999 Tentang pers.” Ujarnya, Minggu (13/11/2022)

PJI Indramayu juga diketahui akan melayangkan surat untuk mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polres Indramayu agar menindak oknum tersebut secara profesional sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Oleh karenanya, kami meminta Saudara M. Lukman Syarif Kapolres Indramayu dan Saudara Fitran Romajimah Kasat Reskrim agar memproses Laporan resmi dari Saudara Tosim secara profesional sesuai payung hukum jurnalistik UU No. 40 Tahun 1999 tentang pers pasal Pasal 18 ayat 1 yang menyebutkan, Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).” Ketus Eka dengan nada geram.

“Dalam pasal 4 ayat (2) dan (3) menyebutkan, Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran, Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.” Tambahnya.

Sebelumnya, Diceritakan Tosim, yang saat itu bersama beberapa saksi jurnalis lainnya, Kejadian tersebut berawal pada Rabu (9/11/2022) sekira jam 10:00 wib, di BJB Indramayu.

Tosim bersama beberapa jurnalis lainnya memperkenalkan diri kepada Iyus Riyadi dan sempat menyerahkan kartu identitas kewartawanannya, selain itu, mereka juga menyampaikan bahwa ingin konfirmasi terkait pemblokiran rekening.

“Semula saat konfirmasi tidak ada masalah, bahkan Iyus Riyadi menjawab apa yang dipertanyakan, akan tetapi usai konfirmasi dan kami beranjak pamit, iyus memaksa saya dan beberapa rekan lainnya untuk menghapus rekaman hasil konfirmasi.” Ucap Tosim.

“Iyus Riyadi dengan nada tinggi terus memaksa saya untuk menghapus rekaman itu, dengan sangat terpaksa saya menghapusnya dan disaksikan 2 orang scurity laki-laki, 1 scurity perempuan dan Dani, karyawan Bank BJB.” Tambahnya.

Tak berhenti sampai disitu, tosim juga menceritakan, usai dipaksa menghapus rekaman, Iyus Riyadi dengan nada keras mengancam “Awas kalau komentar saya dimasukkan dalam pemberitaan akan saya tuntut, dan akan saya laporkan”, sambil meninggalkan ruangan.

“Saya merasa terintimidasi, karena saya sebagai Jurnalis merasa punya Hak, kewajiban dan payung hukum (UU Pers) untuk menggali informasi demi keberimbangan berita yang akan dimuat dalam media saya, maka dari itu saya sudah melakukan pelaporan resmi kepada Aparat Penegak Hukum.” Ujar Tosim.

Sementara itu, Saat diwawancarai beberapa awak media di Kantor BJB Indramayu (10/11). Iyus meminta maaf atas Insident kemarin.

“Saya salah pengertian terkait konfirmasi, konfirmasi menurut saya bukan wawancara. Adapun wawancara harus melalui izin agar kami dapat menyiapkan waktu dan tempat,” jelas Iyus.

“Adapun saya meminta menghapus rekaman tersebut karena teman-teman media belum meminta izin wawancara.” ucap Iyus.

”Mengenai perkataan saya akan melaporkan, maksud saya itu saya akan menggunakan hak hukum saya.” imbuhnya.

Reporter    : Slamet Hidayat/Red
Redaktur    : Dewi Pelangi

SiJago Merah Lahap 1 Unit Rumah Di Pancawati

SiJago Merah Lahap 1 Unit Rumah Di Pancawati

Bogor.radarinformasi.com – Satu unit rumah milik Ibu Ijah yang berlokasi di Kampung Ciherang Satim RT 02 RW 06, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, habis di lahap si jago merah. Sabtu ( 12 /11/ 2022 ).Jago Merah Lahap Satu Unit Rumah Di Pancawati

Diduga adanya konsleting listrik yang menyebabkan kebakaran tersebut terjadi. Pukul 06.15 WIB Unit Pemadam Kebakaran sektor Ciawi mendapat laporan dari warga, para petugas pemadam kebakaran langsunh sigap meluncur ke lokasi kejadian dan tiba di lokasi pukul 06.35 WIB.

Sesampai dilokasi, dengan bantuan warga sekitar dan tidak adanya hambatan berarti tanpa menunggu lama si jago merah berhasil dijinakan oleh 2 unit sektor Ciawi (Merapi 14 & Merapi 45) dan
1 Unit sektor Ciomas, setelah 30 menit di lakukan pemadaman yaitu sekitar pukul 07.05 WIB.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam tragedi tersebut hanya saja kerugian materil yang belum bisa di pastikan, namun diduga kerugian tersebut mencapai puluhan atau bahkan ratusan juta rupiah”, terang Nendri Kepala Unit Damkar sektoe Ciawi.

Tambahnya, ” Kita menerjunkan 3 regu dan 12 anggota dalam memadamkan api dalam kejadian ini, 2 regu dari unit sektor Ciawi dam 1 unit dari sektor Ciomas”.

Red / Dahlia

Polsek Caringin Evakuasi Korban Tersengat Listrik di Atas Pohon

Polsek Caringin Evakuasi Korban Tersengat Listrik di Atas Pohon

BOGOR.radarinformasi. com – Seorang pria meninggal dunia tersengat listrik di atas pohon saat hendak mengambil buah pala di Desa Lemah Duhur Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor, pada Rabu (09/11). Pihak kepolisian Polsek Caringin bersama Koramil Caringin dan pihak PLN yang datang ke lokasi kejadian pun langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah korban.

Kapolsek Caringin AKP Waluyo menjelaskan, ” Bahwa awalnya Korban ini sedang mengambil buah pala dan memegang bagian dahan pohon dan menurut informasi dari seorang saksi di dekat lokasi kejadian bahwa terdengar adanya ledakan kecil dan percikan api dari atas pohon”.

“Dari hasil olah TKP yang kita lakukan penyebab korban meninggal diduga karena tersengat listrik kabel PLN tegangan 2000 Volt saat kejadian tersebut cuaca pun dalam keadaan gerimis. Setelah olah TKP, Jenazah korban langsung kita serahkan ke pihak keluarga dan pihak keluarga memohon untuk tidak dilakukan otopsi maupun melaporkan ke pihak berwajib untuk progres lanjut, pihak keluarga meminta agar segera untuk dimakamkan”, ungkap AKP Waluyo.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Kepolisian Evakuasi Penambang Pasir Tertimbun Longsor di Cijeruk Kabupaten Bogor

Kepolisian Evakuasi Penambang Pasir Tertimbun Longsor di Cijeruk Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang penambang pasir menjadi korban longsornya tanah  yang berada di Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor, pada Minggu  (06/10/2022).

Kejadian bermula saat Korban bernama Mar’ah yang sedang memindahkan pasir  bersama suaminya yang saat itu menggali pasir 15 meter dari lokasi korban tertimbun longsor, tertimpa tebingan tanah setinggi 5 meter yang runtuh.

Suami korban yang mencoba melakukan pertolongan pun tidak dapat menolongnya akibat  longsoran tanah  yang cukup banyak. Warga yang  memberikan pertolongan dalam pencarian korban pun berhasil menemukan korban dalam kondisi telah meninggal dunia.

Kapolsek Cijeruk, Kompol Sumijo mengatakan bahwa atas kejadian ini pihak keluarga menerima dengan ikhlas bahwa hal ini merupakan sebuah musibah dan menolak di lakukan autopsi.

“Jenazah kita langsung serahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan. Kami personil Polsek Cijeruk pun hadir dalam proses pemakaman korban selain kami berikan juga santunan dan bantuan kepada pihak keluarga”, tutupnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Korban Tenggelam di Cariu Bogor Berhasil di Temukan

Korban Tenggelam di Cariu Bogor Berhasil di Temukan

BOGOR.radarinformasi.com – Pencarian terhadap seorang warga bernama Ajum (31) warga Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, yang tenggelam di empang. Pada Kamis pagi akhirnya membuahkan hasil, Korban ditemukan sejauh atau lebih kurang 10 meter dari titik awal dinyatakan hilang, pada Jum’at (21/10/2022).

Sebelum kejadian tersebut Korban sendiri berpamitan kepada istrinya untuk pergi memancing pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Namun hingga menjelang petang Korban tak kunjung pulang, hingga sang istri pun mencoba mencari suaminya tersebut ke lokasi dirinya memancing. Namun saat tiba di lokasi pemancingan hanya di temukan dua buah alat pancing dan sepasang sandal.

Kejadian hilangnya suaminya tersebut pun langsung dilaporkan ke pihak kepolisian Polsek Cariu, yang kemudian langsung di respon oleh pihak kepolisian dengan melakukan pencarian terhadap korban bersama pihak TNI, BPBD, Basarnas dan Relawan, hingga akhirnya di temukan pada Jum’at (21/10) sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan telah meninggal dunia.

Kapolsek Cariu Kompol Yufrialdi mengatakan, “Dari keterangan yang diberikan oleh pihak keluarga, bahwa Korban ini juga mengidap penyakit ayan. Saat ini jenazah Korban langsung kita serahkan kepada pihak keluarga untuk langsung dimakamkan”, jelasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red