Polsek Parung Polres Bogor Gelar Penyelidikan Aksi Pencurian Dengan Senjata Api

Polsek Parung Polres Bogor Gelar Penyelidikan Aksi Pencurian Dengan Senjata Api

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah aksi pencurian di salahsatu rumah warga Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 18 Februari 2023 gagal usai korban mengetahui aksi pelaku.

Pelaku diketahui korban saat setelah masuk ke kamar dan telah berhasil mengambil tas yang berisikan sebuah laptop, aksi pelaku yang diketahui tersebut pun membuat pelaku panik hingga mengeluarkan pisau dan sebuah senjata api, korban yang melakukan perlawanan pun akhirnya dapat mengagalkan aksi pencurian tersebut hingga membuat pelaku kabur dan meninggalkan pisau dan senjata api yang pelaku bawa. Minggu (19/2/2023).

Terkait aksi kejadian pencurian tersebut saat ini masih dalam penanganan Polsek Parung Polres Bogor, Kapolsek Parung Kompol Sularso S.H mengatakan bahwa, “Hingga saat ini proses penyelidikan pun masih terus dilakukan dengan menggelar olah tempat kejadian perkara dan mencari bukti bukti lainnya”, ungkapnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Dahan Pohon Tua dan Lapuk Dekat Talang Ratna Makan Korban Pengendara Motor

Dahan Pohon Tua dan Lapuk Dekat Talang Ratna Makan Korban Pengendara Motor

BOGOR.radarinformasi.com –
Seorang pengendara sepeda motor tertimpa ranting pohon yang roboh di dekat sebuah lapak buah yang berada dekat Persimpangan Talang Ratna Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Jumat pagi 17 pebruari 2023.

Korban diketahui bernama Ihsanudin (39) warga Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor tersebut tertimpa ranting pohon yang kondisinya sudah cukup tua saat melintasi Jalan raya Nasional Ciawi-Sukabumi, akibat kejadian tersebut korban pun mengalami luka pada bagian pelipis mata hingga punggung. Sabtu (18/02/2023).

Warga yang mengetahui kejadian tersebut pun langsung melakukan pertolongan dengan mengevakuasi korban ke rumah sakit Ciawi.

Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat SH mengatakan bahwa, “Akibat kejadian tersebut korban langsung diberikan pertolongan oleh warga yang mengetahui kejadian tersebut, dan saat ini korban pun sudah diberikan penanganan secara medis di Rumah sakit Ciawi akibat luka yang dialami pada bagian pelipis, punggung, serta leher yang tidak bisa menengok ke bagian kiri akibat tertimpa ranting pohon yang cukup besar”, jelasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Korban Gantung Diri Di Gubuk Kebun Sayur, inilah Identitasnya ….

Korban Gantung Diri Di Gubuk Kebun Sayur, inilah Identitasnya ….

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di sebuah gubuk kebun sayur yang berada di Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Pada Jum’at pagi (10/02/2023).

Pria yang diperkirakan berusia 35 tahun tersebut memiliki ciri-ciri yakni memiliki kulit sawo matang , dan mengenakan pakaian celana Levis berwarna biru serta sweater berwarna hitam. Korban sendiri pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang menyiram sayuran di perkebunan.

Kapolsek Ciampea Kompol Beben Susanto SH., mengatakan bahwa, ” Dari hasil penyelidikan yang kita lakukan identitas dari jenazah yang ditemukan dalam keadaan gantung diri tersebut ialah Ismail, warga yang beralamat di Desa Kalong Kecamatan Leuwisadeng”.

Dari pemeriksaan luar yang telah lakukan di RSUD Leuwiliang terhadap jenazah korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Sementara itu pihak keluarga sendiri menolak untuk dilakukannya otopsi, sehingga jenazah korban pun langsung kita serahkan pada pihak keluarga untuk langsung dimakamkan.

“Menurut keterangan yang kami dapat dari pihak keluarga, diketahui bahwa korban ini mengidap sakit beban mental yang telah di mengidap cukup lama”, ungkap Kapolsek Ciampea Kompol Beben Susanto.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Hujan Disertai Angin Kencang Hancurkan Rumah Warga Di Jonggol Bogor

Hujan Disertai Angin Kencang Hancurkan Rumah Warga Di Jonggol Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan disertai angin kencang yang terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Bogor pada Kamis siang (09/02/2023), Akibatkan pohon tumbang serta kerusakan pada rumah warga, Seperti halnya yang terjadi di Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Jum’at (10/02/2023).

Salahsatu warga yang rumahnya mengalami kerusakan yakni rumah Kemin warga Kampung Babakan halibah, Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol Mengalami kerusakan pada bagian atap dan tembok rumahnya runtuh akibat diterjang hujan disertai angin yang cukup kencang.

Menindaklanjuti kejadian tersebut pihak kepolisian dari Polsek Jonggol yang datang ke lokasi pun melakukan evakuasi terhadap keluarga Kemin ke lokasi yang lebih aman, mengingat kerusakan yang terjadi pada rumahnya yang cukup parah.

Kapolsek Jonggol Kompol Mulyadi Asep Fajar SH Mengatakan bahwa akibat terjadinya kejadian hujan disertai angin kencang pada Kamis siang tidak sampai menelan korban jiwa, “Hanya saja salahsatu rumah milik warga mengalami kerusakan pada bagian dinding dan atap rumahnya akibat terpaan angin yang kencang. terkait kejadian tersebut kami bersama Koramil Jonggol dibantu masyarakat pun telah melakukan penanganan”, ungkap Kompol Mulyadi Asep Fajar.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Aksi Tawuran Antar Pelajar Menggunakan Sajam Bikin Resah Warga Cicurug

Aksi Tawuran Antar Pelajar Menggunakan Sajam Bikin Resah Warga Cicurug

SUKABUMI.radarinformasi.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi tercoreng kembali dengan adanya aksi tawuran antar pelajar dari dua sekolah, dimana kali ini pelajar dari sekolah yang berada di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dengan pelajar dari sekolah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Aksi tawuran bentrok pelajar dari dua sekolah tersebut terjadi di Jalan Raya Bogor – Sukabumi, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, pada Minggu 05/02/2023, pukul 01.0 WIB dini hari, Minggu (05/02/23).

Akibat dari aksi tawuran tersebut, salahsatu korban yang diketahui  beralamat di Kp. Susukan RT 03 RW 07, Desa Bojongkokosan Kecamatan Parungkuda, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti Medicare Cicurug oleh ketiga temannya yang juga ikut serta dalam kejadian tersebut, akan tetapi hingga saat ini korban belum bisa dimintai keterangan secara pasti akibat luka bacok yang di deritanya.

“Saya gak tau kalo mereka mau tawuran saya hanya di ajak teman saya aja,” ujar SP (salahsatu teman korban).

Warga di sekitar  lokasi kejadian pun mengaku sangat resah atas adanya kejadian tawuran tersebut yang kerap kali terjadi di area dekat pabrik Pocari Sweat, karena ini bukan yang pertama kalinya.

“Kami pedagang makanan dan bengkel di sekitar sini sangat khawatir adanya tawuran seperti ini, kejadian begini sering terjadi namun memang sudah lama tidak terjadi baru ini terjadi lagi dan setiap ada kejadian seperti ini selalu ada korban. Yang kami takutkan mereka salah sasaran atau lain sebagainya terus kena orang yang lewat atau kami yang jadi korban. Apa lagi liat mereka bawa senjata tajam besar – besar gitu,” ujar salahsatu Pedagang Kaki Lima.

Reporter  : Yonk
Redaktur  : Dewi Pelangi

Ditengah Masyarakat Sibuk dengan Persiapan Pilkades, HL Warga Sukamanah Sibuk dengan Aksi Bejatnya Lakukan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Ditengah Masyarakat Sibuk dengan Persiapan Pilkades, HL Warga Sukamanah Sibuk dengan Aksi Bejatnya Lakukan Pencabulan Anak di Bawah Umur

BOGOR.radarinformasi.com- Kasus dugaan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, kali ini terjadi di Kp.Pasir Muncang Rt.02/01, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, lebih mirisnya lagi Pelaku adalah tetangga dan teman baik dari ayah korban pencabulan, bahkan menurut info dari masyarakat sekitar korbannya mencapai 3 anak, dimana semuanya masih di bawah umur, Minggu (29/01/23).

Pelaku yang berinisial HL (53 tahun) dan berprofesi sebagai pedagang makanan anak-anak tersebut, mengiming-imingi korban dengan uang senilai Rp.5000,00 dan di bujuk agar mau ikut ke rumah kosong yang lokasinya tak jauh dari tempat tinggalnya, saat korban sudah termakan bujuk rayunya, HL langsung melancarkan aksi bejatnya.

Saat radarinformasi.com mencoba mengklarifikasi hal tersebut, Ismail selaku Kepala Desa Sukamanah membenarkan dengan adanya kejadian tersebut.

“Iya benar telah terjadi kasus pencabulan anak di bawah umur, akan tetapi tolong jangan disangkut-pautkan dengan adanya persiapan Pilkades di Desa Sukamanah, karena kasus tersebut kembali ke personal pelaku”, ujar Ismail via seluler.

Sementara itu, Ipda Wawan selaku Kanit Reskrim Polsek Megamendung juga tidak membantah desas-desus yang tengah beredar di masyarakat, ia juga mengatakan Pelaku dijemput Babhinmas desa setempat atas perintah dari Polres Bogor (anggota PPA).

“Untuk saat ini Pelaku sudah diamankan oleh pihak Polres, karena kasus ini langsung di tangani oleh PPA Polres Bogor, mengingat korban masih di bawah umur, dengan adanya kejadian ini pihak Polsek juga menghimbau kepada seluruh masayrakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga buah hatinya, karena kejahatan bisa terjadi kapan dan dimana saja bahkan oleh orang terdekat yang kita kenal”, ujar Ipda Wawan saat ditemui di ruangannya.

Bule

Polsek Jonggol Gelar Olah TKP di Temukannya Mayat Pria di Dalam Rumah Kosong

Polsek Jonggol Gelar Olah TKP di Temukannya Mayat Pria di Dalam Rumah Kosong

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang Pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah kosong yang berada di perumahan Citra Indah Bukit Asri Besok, Singajaya Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor, pada Sabtu (28/01/2023).

Korban bernama George Nocke (42) tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petugas PLN yang melakukan pengecekan listrik di rumah tersebut, Petugas PLN bernama Budi tersebut curiga akan bau yang bersumber dari dalam rumah, yang mana setelah dilakukan pengecekan dikejutkan dengan adanya sesosok mayat yang terletak di ruang bagian kamar mandi rumah tersebut.

Kapolsek Jonggol Kompol Mulyadi Asep Fajar S.H., mengatakan bahwa, “Digelar dan hasil olah TKP yang kita lakukan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Korban dan untuk memastikan kematian korban, Korban kita bawa ke RSUD untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut”.

“Sementara itu dari keterangan pihak keluarga maupun kerabat korban, bahwa Korban ini mengidap penyakit yang sudah cukup lama”, ungkap Kapolsek Jonggol Kompol Asep Fajar.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Polsek Cicurug Selidiki Kronologi Anak Pingsan Depan Pintu Rumahnya Sendiri

Polsek Cicurug Selidiki Kronologi Anak Pingsan Depan Pintu Rumahnya Sendiri

SUKABUMI.radarinformasi.com – Maraknya kejahatan terhadap anak kecil belakangan ini memang sedang menjadi sorotan Masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Banyak motif yang menjadi alasan para pelaku kejahatan terhadap anak. Bahkan beberapa waktu belakangan ini wilayah Bogor hingga Sukabumi, Jumat (27/01/2023).

Diduga salahsatu kejahatan terhadap anak tersebut terjadi pada Kamis (26/01/2023) malam sekitar pukul 20.00 WIB yang berlokasi di Kampung Nangklak, Rt.01 Rw.06, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat.

“Pada saat kejadian saya lagi berada di Rumah Sakit Bhakti Medicare mendampingi istri yang sedang sakit dan dirawat inap di rumah sakit tersebut. Sekitar pukul 20.00 WIB, saya mendapat kabar dari teman saya Adit yang saya titipkan anak saya yang kecil, mengabarkan bahwa beliau menemukan anak saya N (10) yang tergeletak di depan pintu rumah sendirian. Saya langsung pulang dan membawa anak saya ke IGD RS Bhakti Madicare malam itu juga kemudian pihak RS langsung mengobservasi anak saya”, ujar S (ayah dari N).

“Setelah anak saya N sadar dan bisa ditanya saya langsung menanyakan apa yang terjadi hingga menyebabkan dia tergeletak pingsan, anak saya menceritakan kronologinya meskipun masih dengan terbata-bata karena nafasnya masih sesak”, imbuhnya.

“Tadi ada orang gak dikenal bertiga dan 1 orang dimotor tidak turun, 2 orang masuk keteras rumah lalu nanya (bapak nya ada ?) Dijawab gak ada, tiba-tiba langsung dibekap pakai handuk kecil terus merasa pusing dan gak sadar lagi”, ujar N (korban).

S menambahkan, “Saya bersyukur karena anak saya masih bisa terselamatkan meskipun saat ini kondisinya masih belum benar-benar stabil. Namun saya harap apa yang terjadi dengan anak saya bisa menjadi perhatian untuk semua orang agar lebih berhati-hati lagi dalam menjaga buah hati, karena banyak kejahatan yang terjadi terhadap anak dengan berbagai motif pelaku”, pungkasnya.

Adapun dalam kejadian ini Kapolsek Cicurug Polres Sukabumi menjelaskan, “Dari pihak kepolisian kami sudah melakukan penyelidikan dan olah TKP, sejauh ini kami belum menemukan adanya tindak kekerasan atau adanya motif penculikan atau tindak kriminal lainya. Jadi kami belum bisa memutuskan apa yang sebenarnya terjadi malam itu, kami pun tidak bisa menemukan saksi di lokasi kejadian yang bisa dimintai keterangan. Namun kami akan terus melakukan penyelidikan sampai kasus ini benar-benar jelas seperti apa kronologinya”, tutupnya.

Reporter : Yonk
Redaktur : Dewi Pelangi

Gegara Memotret Tanpa Izin, Karyawan Kawah Ratu Dilaporkan dan Dipecat dari Pekerjaannya

Gegara Memotret Tanpa Izin, Karyawan Kawah Ratu Dilaporkan dan Dipecat dari Pekerjaannya

BOGOR.radarinformasi.com – Aksi pelecahan terjadi di Pamijahan, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, kejadian yang terjadi di lokasi Wisata Kawah Ratu Taman Nasional Gunung Halimun Salak tersebut dilakukan oleh seorang Pelaku berinisial A (38), pada Minggu 22 Januari 2023.

Pelaku yang merupakan karyawan yang bekerja di wisata kawah ratu tersebut melakukan pelecehan terhadap pengunjung wanita dengan memotret seorang wanita yang sedang duduk secara diam-diam dengan handphone miliknya, kejadian yang diketahui teman Korban pun sempat mengakibatkan keributan. Kamis (24/1/2023).

Terkait kejadian tersebut pihak kepolisian dari polsek Cibungbulang Polres Bogor pun melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan pada saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.

Kapolsek Cibungbulang Kompol Agus Permana SH, mengatakan, “Terkait kejadian tersebut kami sudah melakukan tindakan kepolisian dengan mempertemukan antara kedua belah pihak, pihak Korban dan juga Pelaku, yang mana dalam pertemuan tersebut dilakukan mediasi di kantor Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Adapun dari hasil mediasi yang digelar tersebut Pelaku minta maaf kepada Korban atas kejadian yang telah terjadi tersebut”.

“Dari hasil permintaan maaf tersebut pihak Korban pun memaafkan kejadian tersebut dan diselesaikan secara kekeluargaan (RJ) Restostice Justice. Selain itu terhadap Pelaku pun telah diberikan sanksi dengan diberhentikan dari pekerjaannya selaku pengelola wisata Kawah Ratu”, ungkap Kapolsek Cibungbulang Kompol Agus Permana.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Satu Unit Pompa Pengisian BBM Terbakar di Gunung Sindur Kabupaten Bogor

Satu Unit Pompa Pengisian BBM Terbakar di Gunung Sindur Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran terjadi di salahsatu SPBU yang berada di Jalan Raya Gunung Sindur, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Selasa siang tanggal 24 Januari 2023. Dimana kebakaran tersebut menghanguskan satu unit pompa pengisian BBM dan satu Unit Sepeda motor.

Diduga penyebab terjadinya kebakaran tersebut ialah adanya konsleting listrik dari sebuah motor yang baru selesai melakukan pengisian BBM. (24/1/2023)

Kapolsek Gunung Sindur Kompol Birman Simanullang S.H mengatakan bahwa kebakaran tersebut bersumber dari percikan api yang timbul dari bawah tangki salah satu motor yang baru selesai melakukan pengisian BBM.

“Saat itu pemilik motor terkejut dan menjatuhkan motornya hingga api menjalar pompa mesin pengisian BBM. Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya saja menyebabkan kerugian material yang dialami oleh pihak SPBU. Sementara itu pencarian pun kami lakukan terhadap pemilik motor yang melarikan diri pasca kejadian tersebut”, tutup Kapolsek Gunung Sindur Kompol Birman Simanullang.

Red