Bogor Barat Penuhi Syarat menjadi DOB, sayang Ibukota masih Terkendala

Bogor Barat Penuhi Syarat menjadi DOB, sayang Ibukota masih Terkendala

 

Bogor. radarinformasi.com – Bogor Barat merupakan wilayah yang potensi Sumber Daya Manusia dan ekonominya sangat luar biasa, dengan terpenuhinya syarat admintransi, teknis dan lainnya, maka untuk itu sebaiknya Pemprov Jabar meminta Pemerintahan Pusat membuka Morotarium pemekaran wilayah hingga Bogor Barat, Sukabumi Utara dan Garut Selatan menjadi Kabupaten atau Kota baru, Rabu (26/08/2020).

 

Sekertaris Komisi I DPRD Jabar sekaligus Politisi PKS, Sadar Muslihat kepada Radar Informasi.com di gedung Setda Kabupaten Bogor, mengatakan, “Keinginan memekarkan wilayah, juga merupakan keinginan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar suntikan Pemerintah pusat untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tingkat I dan II ada peningkatan jumlah rupiahnya”

 

“Mengaca Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur dimana jumlah penduduknya lebih sedikit dan luas daerahnya lebih kecil namun suntikan APBD nya tinggi, maka agar seimbang suntikan dana dari Pemerintah pusat, maka Jawa Barat harus memiliki 40 – 42 Kabupaten dan Kota. Saat ini apabila Bogor Barat, Sukabumi Utara dan Garut Selatan menjadi DOB maka jumlah Kabupaten dan Kota di Jawa Barat baru 30 jumlahnya”, terangnya.

 

Sadar pun menuturkan mengenai usullan review Ibukota calon Bogor Barat, maka tim Independen Pemerintah pusat yang akan mensupervisinya.

 

“Usulan bupati Bogor Ade Yasin agar Kecamatan Rumpin dikaji menjadi calon Ibukota dari Kabupaten Bogor Barat, itu bisa dilakukan nanti oleh tim Independen Pemerintah pusat yang akan mensupervisi agar hasil kajian bener -bener Objektif”.

 

Ditempat yang sama, bupati Bogor Ade Yasin berpendapat banyak alasan hingga dirinya mengusulkan Kecamatan Rumpin menjadi Ibukota calon Kabupaten Bogor Barat.

 

“Saya mengusulkan Kecamatan Rumpin menjadi Ibukota karena Kecamatan Rumpin lebih aman dari bencana alam dan juga sudah bayak Investor yang menanamkan modalnya ke kecamatan tersebut, selain itu bagi saya Kecamatan Rumpin itu letaknya strategis dimana dekat dengan DKI Jakarta, Kota Tangerang Selatan dan juga wilayah di Provinsi Jawa Barat sendiri ,”ucap Ade.

 

Ketua DPW PPP jawa barat ini menjelaskan untuk persiapan kabupaten bogor barat, jajarannya sudah menyiapkan Rp 75 Miliar untuk anggaran persiapan selama tiga tahun

 

“Kami menyiapkan anggaran Rp 75 Miliar tersebut agar kapanpun morotarium pemekaran wilanyah dibuka oleh Pemerintah Pusat, maka kita sudah siap hingga Bogor Barat lekas menjadi kabupaten baru”, jelasnya.

 

Ketua Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) Yana Nur Heryana” mengungkapkan usulan pengkajian atau review Ibukota calon Kabupaten Bogor Barat ada mekanismenya tersendiri, sementara untuk calon Ibukota sebelumnya yaitu Kecamatan Cigudeg sudah melewati kajian itu.

 

“Saya belum bisa komentar lebih lanjut,namun bagi saya Kecamatan Cigudeg sebelumnya sesuai kajian ilmiah dari ITB (INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG), memang layak menjadi calon Ibukota Kabupaten Bogor Barat,” ugkap Yana.

 

(Cahya/ iman)

Upacara HUT RI ke- 75 Tingkat Kecamatan Ciampea Berjalan Khidmat

 

Bogor. radarinformasi.com – Ada yang berbeda dalam pelaksanaan upacara HUT RI yang ke- 75 di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tidak seperti tahun – tahun sebelumnya, dimana upacara perayaan kali ini dilaksanakan di perataran Kecamatan Ciampea dan hanya dihadiri beberapa instansi, Senin ( 17/08/2020).

Dalam upacara tersebut dihadiri Kapolsek, Danramil, Babhinmas, Babhinsa, Staff Kecamatan, MUI, para Kepala Desa serta perwakilan dari sekolah .

Upacara dipimpin oleh Instruktur Upacara Chaerudin Felani selaku Camat Ciampea, berlangsung khidmat dan lancar meskipun tamu undangan tahun ini di batasi .

“Akibat pandemi Covid – 19 serta arahan dari Bupati Bogor untuk membatasi kerumunan sehingga upacara ini hanya dilakukan oleh beberapa instansi serta membatasi undangan untuk anak sekolah yang ada di Kecamatan Ciampea”, ujar Camat.

Meski begitu lanjut camat Ciampea, “Upacara ini berlangsung aman dan lancar tidak ada kendala, di HUT RI ke- 75 ini semoga negeri kita tercinta bisa secepatnya normal kembali sehingga semua aktivitas bisa berjalan seperti sedia kala”.

Diakhir acara Kecamatan Ciampea mengelar acara tasyakuran, berharap serta memohon agar wabah Covid – 19 bisa cepat berlalu.

( Cahya )

Pemdes Cipicung Tolak Tegas Adanya Pemotongan BLT DD

Dana BLT DD tahap 1 Desa Cipicung Kecamatan Cijeruk yang disinyalir dipangkas oleh Ketua RT setempat dibantah secara langsung oleh Ketua RW dan pihak Desa Cipicung, hal tersebut dijelaskan oleh Holik selaku Sekdes desa Cipicung, pihak Pemerintah Desa-pun telah membuat surat pernyataan yang isi nya setiap RT/RW dilarang keras memungut atau memangkas dana BLT DD tersebut dengan alasan apapun pada acara Musdesus dan di sepakati oleh seluruh RT/RW dengan Tanda tangan di atas materai.

Sementara itu pihak RT dan RW menjelaskan bahwa yang terjadi sebenarnya bukan pemotongan, akan tetapi dikarenakan BLT DD tidak bisa mengcover semua sehingga terjadi kecemburuan sosial maka KPM berinisiatif sendiri untuk memberikan sebagian hak nya kepada yang membutuhkan dengan iklhas dan tanpa ada paksaan atau penggiringan dari pihak RT dan Rw.

 

 

Kesbangpol Gelar Rakor untuk Matangkan Persiapan HUT RI ke – 75

Kesbangpol Gelar Rakor untuk Matangkan Persiapan HUT RI ke – 75

BOGOR.radarinformasi – Tidak lama lagi , Bangsa Indonesia akan memperingati hari Kemerdekaan RI yang ke – 75 tahun, berbagai persiapan untuk menyambut perayaan itu-pun telah dipersiapankan dengan melaksanakan Rapat Koordinasi ( Rakor ) dengan semua unsur Masyarakatan oleh Pemerintah melalui Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ) Kabupaten Bogor , pada Jumat ( 07/08/2020).

Kesbangpol beserta semua unsur kemasyarakatan di Kabupaten Bogor menggelar Rapat Koordinasi di ruang aula kantor Kesbangpol, agendanya membahas persiapan menyambut hari Kemerdekaan RI ke -75 tahun, pada 17 Agustus mendatang .

” Karena ini hari besar , maka kita tentu berupaya agar semuanya berjalan lancar dan sempurna , dan tetap pada pelaksanaan nanti, kita bersama sama menciptakan iklim yang kondusif serta tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi covid saat ini”, harap Kepala Kantor Kesbangpol H. Eday Zarkasih saat memimpin Rapat Kordinasi.

Dalam rapat tersebut , para Peserta membahas banyak hal, mulai dari rangkaian dan pelaksanaan nanti Kepala Kesbangpol Kabupaten Bogor meminta masukan dari masing – masing unsur, dalam rapat tersebut juga di sepakati beberapa hal yang tujuannya untuk peyeragaman .

” Rapat Koordinasi hari ini merupakan kesepakatan bersama dengan peyeragaman kegiatan di kabupaten Bogor untuk memperingati HUT RI – 75 di Kabupaten Bogor “, sebut Kepala Kesbangpol.

Pada peringatan HUT RI ke- 75, Agustus mendatang salahsatunya dan sudah merupakan suatu keharusan di Republik
Indonesia harus memasang Bendera Merah Putih di masing – masing rumah.

Menurut Kepala Kesbangpol , peringatan hari Kemerdekaan RI, di Kabupaten Bogor tahun ini dapat berjalan lancar dan maksimal . Untuk itu, Ia menghibau kerjasama seluruh pihak demi kelancaraan dan kesuksesan acara.

” ini acara kita bersama, harapan saya seluruh elemen Masyarakat di Kabupaten Bogor bisa merayakan dengan suka cita dan melakukan renungan bersama, apa lagi kita saat masih dilanda musibah Pandemi CORONA “, ujarnya.

” Tak hanya pengibaran Bendera Merah Putih kita juga berharap agar peringatan HUT RI ke – 75 dilaksanakan do’a kebangsaan termasuk renungan kehormatan kebangsaan “, pungkas
H. Enday Zarkasih menutup Rakor .

( Cahya )

PPD 1 Kabupaten Bogor Menghimbau agar Memahami Fungsi dan Tugas Pendamping Desa

PPDI Kabupaten Bogor Menghimbau agar Memahami Fungsi dan Tugas Pendamping Desa

BOGOR. radarinformasi – Pendamping Desa adalah sebuah jabatan dibawah Kementrian Desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi Indonesia yang pembentukannya berdasarkan UU Desa, yang bertugas untuk meningkatkan keberdayaan Masyarakat disebuah Desa, Minggu (08/08/2020).

Bendahara Persatuan Perangkat Desa Indonesia Kabupaten Bogor, Ujang Munawar disela – sela kegiatan memberikan keterangan dengan adanya Pendamping Desa , diharapkan bisa membantu Pemerintah Desa dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemerintah desa diantaranya, mendampingi desa dalam perencanaan , pelaksanaan , dan pemantuan terhadap pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Fungsi Pendamping Desa yaitu mendampingi desa dalam melaksanakan pengelolaan pelayanan sosial dasar, pengembangan usaha ekonomi desa , pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi tepat guna , pembangunan sarana prasarana desa dan pemberdayaan masyarakat desa serta melakukan peningkatan kapasitas bagi pemerintahan desa, lembaga ke masyarakatan desa dalam hal pembanguna dan pemberdayaan masyarakat desa”, ujarnya.

Masih menurutnya, tugas Pendamping Desa juga melakukan pengorganisasian didalam kelompok – kelompok masyarakat desa , melakukan peningkatan kapasitas bagi Kader . pemberdayaan masyarakat desa dan mendorong terciptanya Kader – kader pembangunan desa yang baru.

Selain itu juga mendampingi desa dalam pembangunan kawasan perdesaan secara partisipatif dan melakukan koordinasi pendampingan di tingkat Kecamatan dan memfasilitasi laporan pelaksanaan pendampingan oleh Camat kepada Pemerintah daerah Kabupaten / Kota .

Maka dari itu fungsi Pendamping Desa harus di ketahui oleh masyarakat terutama Pemerintahan Desa.

( Cahya )

Pemdes Lemah Duhur Tetap Jalankan Protokol Kesehatan dalam Penyaluran BLT DD Tahap III

Untuk menghindari adanya kerumunan dan penyebaran Virus Covid 19, Pemerintah Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahap 3 dengan cara penjadwalan dalam pengambilannya.

Sehingga tidak terjadi antrian yang signifikan, selain itu juga tiap Keluarga Penerima Manfaat diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk ruangan. Ujang Najmudin selaku Kepala Desa mengatakan bahwa Masyarakatnya hampir 100% tercover Bantuan Sosial yang terdiri dari beberapa pintu.

Warga Pasir Muncang sangat Antusias dalam Pengambilan BLT DD Tahap III

Dampak di Masyarakat Desa pasir Muncang, Kecamtan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat di era Pandemi Covid 19 ini begitu terasa, hal itu terlihat dari antusias Warga saat Bantuan Langsung Tunai tahap tiga (3) mulai disalurkan, mereka rela mengantri untuk menunggu namnya dipanggil oleh Petugas Penyalur.

Yudi Wahyudin selaku Kepala Desa sudah menegaskan kepada Warganya agar saat proses pengambilan Masyarakat diharapkan mematuhi protokoler kesehatan untuk mencegah adanya penularan Covid 19, bahkan melibatkan Linmas, Babinsa dan juga Bhabinmas agar tidak terjadi kerumunan massa

Sekdes Caringin : Bagi RT dan RW Tidak Boleh Ambil Kebijakan dengan Alasan Pemerataan Penyaluran BLT

Masyarakat Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tampak sumringah dengan adanya Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahap 3 yang disalurkan di Aula Kantor Desa. Untuk pengambilannya mereka tetap memperhatikan protokoler kesehatan.

Faisal Akmali selaku Sekretaris Desa, yang mendampingi Masyarakat saat pengambilan bantuan berpesan kepada para RT dan RW agar tidak mengambil kebijakan sendiri apapun itu alasannya untuk menghindari adanya tumpang tindih bagi para Penerima,

Ia juga berharap agar Masyarakat yang belum sama sekali mendapat bantuan agar bersabar dan secepatnya ada solusi sehingga benar – benar ada pemerataan, karena sampai saat ini masih ada Warga yang belum tersentuh dan pihak Pemerintah Desa memilih Warga yang benar – benar harus masuk Skala Prioritas.

RTLH Desa Lemah Duhur mulai di Realisasikan

Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya untuk mengentaskan kemiskinan agar Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju, salahstu strategi kunci untuk pengurangan kemiskinan dan inisiatif pembangunan perdesaan dengan pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat, diantaranya menyediakan rumah yang layak untuk Masyarakat.

Sejak tahun 2009 program Rumah Tidak Layak Huni telah diluncurkan dengan tujuan agar Masyarakat berpenghasilan Rendah dapat menempati rumah yang nyaman, aman dan bersih.

Kali ini tujuh (7) Kepala Keluarga di Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tampak sumringah karena bantuan yang mereka harapkan sudah bisa direalisasikan. Antusias mereka terlihat dari besarnya rasa gotong – royong yang ada di Masyarakat.

Sosialisasi Pelatihan Aplikasi Desa Melawan Covid 19 Guna Menginput Data Real Time Kondisi Desa

Guna membantu tim Relawan Desa dalam melaksanakan kegiatan dan aktifitasnya, serta memberikan edukasi dan informasi secara real time tentang Covid-19 kepada Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat dalam menentukan kebijakan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, Kementrian Desa meluncurkan Aplikasi Desa Melawan Covid 19 (eDMC-19).

Kali ini dua Kecamatan yang berada di Kabupaten Bogor, yaitu Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Megamendungpun mengikuti pelatihan eDMC -19 dengan tujuan agar dapat memonitor proses dan hasil penginputan data sekaligus mengetahui kondisi desa dan Operator untuk menginput data pada aplikasi.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan Operator Desa mampu menahami fitur-fitur Aplikasi eDMC, karena dalam setiap fitur-fitur yang ada terdapat beberapa isian yang harus diisi oleh operator aplikasi.