Ikatan Keluarga Besar SMK Dwi Dharma Open Donasi untuk Korban Banjir Cicurug

Ikatan Keluarga Besar SMK Dwi Dharma Open Donasi untuk Korban Banjir Cicurug

Sukabumi.radarinformasi.com – Ikatan Keluarga Besar Alumni SMK Dwi Dharma melakukan penggalangan dana untuk donasi korban banjir bandang yang terjadi di Kampung Cibuntu pada Minggu, (27/09/2020).

Dalam acara penggalangan dana dilaksanakan oleh para Alumni SMK Dwi Dharma yang mendapatkan dukungan penuh dari Staf Guru dan juga Staf Yayasan Sekolah.
Acara donasi ini berjalan dengan kondusif serta tetap menjaga protokoler kesehatan yang berlaku selama masa pandemi COVID19.

Ilham Nugaraha S.E selaku Kepala Sekolah mengatakan ” Saya mendukung kegitan sosial yang dilaksanakn oleh para alumni, selama kegitan itu positif dan dapat menjaga nama baik sekolah”.

Sementara itu, Yudis selaku perwakilan panitia kegiatan Ikabasda Open Donasi
mengatakan, “Saya sangat merasa puas karena sudah mampu membantu sesama meski dengan nominal yang tidak seberapa”.

Bahkan selain untuk membantu para Korban bencana alam ini, pihak sekolah pun berharap semoga kedepanny SMK Dwi Dharma bisa menciptakan bibit generasi negara yang lebih peduli untuk kegiatan sosial.

Maka dari tujuan tersebut Dewan Guru dan Ikatan Keluarga Besar Alumni SMK Dwi Dharma selalu aktif untuk memberikan contoh – contoh sosial yang lebih baik terhadap Siswa – siswi yang masih aktif.

(Yonkoctavia)

Sosialisasi Pengamanan Pilkades Tahun 2020 demi Kenyamanan Bersama

Sosialisasi Pengamanan Pilkades Tahun 2020 demi Kenyamanan Bersama

Bogor.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor – Jawa Barat, menggelar sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 66 Tahun 2020 mengenai Pilkades serentak 20 Desember 2020, yang dipimpin langsung oleh Adi Hendryana selaku Camat, Selasa ( 22/09/2020).

Sosialisasi ini ditunjukan untuk Panitia, Anggota BPD dan Pejabat Sementara Desa, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat pesta Rakyat Pemilihan Kepala Desa nanti, Adi Henryana Selaku Camat Ciawi memaparkan aturan dari Perbup NO 66 tahun 2020 itu yang isi nya mulai dari syarat-syarat Administrasi Bakal Calon Kepala Desa hingga kesiapan mental bagi para Bakal Calon karena jelas pada aturan Perbup setiap Bakal Calon yang sudah ditetapkan menjadi Calon itu tidak boleh mengundurkan diri menjadi Calon Kepala Desa karena dapat menghambat jadwal yang telah ditentukan.

Selain itu Pilkades di tahun 2020 ada beberapa perubahan aturan didalam tata cara pemungutan suara karena adanya pandemi Covid-19, sehingga harus menggunakan Protokol Kesehatan, selanjutnya Camat Ciawi meninjau lokasi yang akan menjadi TPS yang berada di Desa Banjarwangi untuk memastikan luasnya lokasi sehingga tidak terjadi kerumunan dan tetap bisa menjaga jarak.

“Pemerintahan Kecamatan berharap agar Panitia tingkat desa harus lebih berhati-hati didalam persyaratan administrasi dan memilih Tempat Pemungutan Suara yang cukup luas agar tidak menjadi Cluster penyebaran COVID-19 karena yang sangat dikhawatirkan setelah Pilkades angka positif makin meningkat”, ujar Adi Henryana.

(Acil)

Longsor Meluluhlantakan Sebagian Wilayah Desa Cileungsi

Longsor Meluluhlantakan Sebagian Wilayah Desa Cileungsi

Bogor.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor akhir – akhir ini mengakibatkan beberapa wilayah terendam banjir dan longsor, diantaranya terjadi di Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi, ada tiga titik yang mengalami kerusakan parah dan mengakibatkan kerugian material yang belum bisa diprediksi, Selasa (29/09/2020).

Kejadian terjadi sekitar pukul 18:00 WIB saat curah hujan sedang tinggi dan mengakibatkan dua (2) rumah mengalami kerusakan berat akibat longsor yang menimpa rumah Warga tersebut. Pemerintahan Desa berkerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan mendata seluruh kerugian dan kebutuhan agar tidak ada longsor susulan, karena dikhawatirkan curah hujan yang meningkat dan tidak menutup kemungkinan adanya longsor susulan.

Camat Ciawi pun langsung turun tangan didalam menanggulangi Bencana ini dan mengarahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah tingkat Desa untuk segera mengajukan Perbaikan dan mempertegas agar dipercepat.

Sementara itu, Baban Sobandi selaku Kepala Desa menjelaskan bahwa titik tersebut telah ditetapkan sebagai rawan longsor akan tetapi terkendala akibat wabah Covid 19.

“Saya menghimbau agar masyarakat selalu waspada apalagi yang Rumah nya berada di titik rawan longsor dan saya selaku Kepala Desa akan mengusahakan perbaikan sesegera mungkin kepada Instansi terkait” ujar Baban Subandi.

(Acil)

Pemdes Ciadeg Tidak Pampang Nama KPM BLT DD

Pemdes Ciadeg Tidak Pampang Nama KPM BLT DD

Bogor.radarinformasi.com – Guna menghindari adanya stigma negatif dari masyarakat, pihak Pemerintah Desa harusnya memasang data atau papan informasi nama – nama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, hal tersebut bertujuan agar tidak ada kontroversi dan kesan tidak transfaran bisa dihilangkan.

Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten  Bogor – Jawa Barat adalah salahsatu desa yang sampai saat ini belum membuat Banner daftar Penerima BLT DD, padahal sudah masuk dalam tahap tiga (3) pendistribusian, sehingga menimbulkan berbagai persepsi dikalangan masyarakat, bahkan diduga adanya kebijakan oleh Oknum RT dengan dalih pemerataan.

Namun pihak RT sendiri menyangkal hal tersebut, Ia mengatakan bahwa BLT DD diterima langsung oleh Masyarakat dan sebagai bentuk kepeduliaan terhadap Warga yang belum mendapatkan sama sekali, para KPM dengan sukarela membagi (600:2) kepada yang belum menerima, hal tersebut dijelaskan oleh Ketua RW.08.

” Warga yang mendapat BLT DD sebesar Rp.600.00 dibagi dua yaitu dengan nominal Rp.300.000.00 diberikan kepada yang belum menerima sama sekali, bahkan saya tidak mengetahuinya, itu kemauan Warga sendiri, bahkan untuk bantuan yang Kemensos mereka dengan sukarela datang ke saya untuk memberikan uang sebesar Rp.100.000.00 yang nantinya akan kita bagikan, jujur uang masih di saya karena uangnya belum mencukupi dan nanti akan ada tambahan dari donatur biar bisa kebagian semua”, ungkap Ketua RW.

Ketua RW juga menegaskan sampai saat ini dirinya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk Warganya bahkan berusaha mencari donatur agar semua Warganya tercover. Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Ciadeg, Asep menjelaskan, bahwa Penyaluran dan penerimaan BLT kepada masyarakat Desa Ciadeg dilakukan secara transfaran dan sesuai prosedur. Mengenai Banner yang belum terpasang disebabkan karena banyaknya data yang tumpang tindih.

” Kita belum bikin Baner karena kemarin mau bikin Banner itu keburu datang bantuan yang Kemensos, banyak nama di BLT DD dan dia juga muncul di bantuan Kemensos dan hasil dari Musdesus kemarin itu bagi Penerima itu dapat 2 bantuan, maka yang BLT DD itu akan dialihkan agar tidak tumpang tindih, makanya kita belum bikin baner”, jelas Asep.

 

( Red )

Desa Wanakaya Salurkan BLT DD secara Door to Door untuk Meminimalisir Penyebaran Covid 19

Cirebon.radarinformasi.com – Untuk membantu Warga yang terdampak Covid 19, Pemerintah Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon menyalurkan anggaran Dana Desa untuk membantu Masyarakat melalui Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Bantuan Langsung Tunai tersebut diberikan kepada Masyarakat yang tidak mendapat bantuam dari pintu manapun, meskipun Dana Desa tidak bisa mengcover semua akan tetapi setidaknya BLT DD diberikan tepat sasaran kepada yang benar – benar terdampak.

“Ada sekitar 1042 Kepala Keluarga yang mendapat kan bantuan covid19, yang terdiri dari bantuan Kemensos , Bantuan Gubernur, Bantuan Kabupaten. Dana Desa sendiri hanya mampu mengcover 622 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kita sudah berusaha mendata melalui RT/RW dan mudah – mudahan tepat sasaran”, ungkap Handoko Sekdes Wanakaya kepada Radar Informasi.com.

Masih menurutnya, “Untuk sistem pembagian kita lakukan secara door to door, hal ini untuk mencegah adanya kerumunan dan meminimalisir penyebaran Virus Corona”.

(Iyonk)

246 KPM Apresiasi Pemerintah Desa, Kutamaneuh Dalam hal Pembagian BLT DD

246 KPM Apresiasi Pemerintah Desa, Kutamaneuh Dalam hal Pembagian BLT DD

Karawang.kadarinformasi.com – Pemerintah Desa Kutamaneuh, Kecamatan Tegal Waru, Kabupaten Karawang, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sebesar Rp.600.000.00 tahap ketiga kepada Warga yang terdampak Covid-19.

Pembagian BLT di Kantor Desa Kutamaneuh berlangsung tertib dan lancar serta mengindahkan imbauan pemerintah untuk menjaga jarak dan menghindari kerumunan atau physical distancing.

Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut, beberapa Awak Media yang meliput kegiatan, Adang Esan Kades Kutamaneuh, Babinsa dan Babinkamtibmas yang ikut menyaksikan pembagian BLT DD tahap Tiga 2020,

“Secara keseluruhan penerima BLT DD di Desa Kutamaneuh ini sebanyak 246 KK yang bersumber dari Dana Desa sebesar 30%. Data ini merupakan hasil verifikasi dan finalisasi dalam Musdes beberapa hari yang lalu, sehingga sasarannya akurat,” kata Kades Kutamaneuh, Adang Esan yang didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Adang Esan mengatakan, “ Tahapan demi tahapan pelaksanaan program BLT DD dapat berjalan dengan lancar. Dirinya mengaku, BLT DD yang dicanangkan Pemerintah tentu tidak bisa mengcover seluruh data yang diusulkan.

“Kami berharap Warga dapat memahami proses dan mekanisme yang ditetapkan sehingga BLT DD ini dapat menyasar tepat kepada Masyarakat yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan,” ujar Kades Kutamaneuh, Rabu (26/8/2020).

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Warga Masyarakat Desa Kutamaneuh yang mentaati aturan saat pembagian. Tak lupa dirinya juga berterimakasih kepada Pemerintah yang telah menyalurkan bantuan kepada Masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Terimakasih kepada Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah Kabupaten Karawang, BLT DD tahap Tiga sudah cair, sehingga bisa didistribusikan kepada masyarakat yang berhak sesuai kriteria yang diatur Kemendesa,” ungkap Adang Esan.

Adang Esan juga menjelaskan, “Pihaknya berharap BLT DD ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima BLT DD, khususnya untuk membeli kebutuhan pokok, bukan untuk di salah gunakan atau difoya – foyakan, mudah -mudahan dengan adanya BLT DD ini dapat meringankan beban ekonomi Masyarakat yang terdampak Covid -19.

Ditempat terpisah, Masyarakat yang menerima BLT DD menyampaikan ungkapan terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah atas komitmen dan dedikasi terhadap penyaluran BLT DD bagi Warga terdampak Covid-19, kami berharap BLT DD ini sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terdampak.

Penulis : A Hanafi

Sinergitas Iwo Sukabumi dan Komunitas Cobra di acara Pelantikan PC IWO Kota Sukabumi

Sinergitas Iwo Sukabumi dan Komunitas Cobra di acara Pelantikan PC IWO Kota Sukabumi


Sukabumi.radarinformasi.com – PD IWO Sukabumi semakin memperluas organisasi dengan terbentuknya PC IWO Sukabumi kota dan menjalin sinergitas bersama komunitas COBRA kota sukabumi. Acara dilanjutkan dengan pelantikan dan peresmian kantor PC Iwo Kota Sukabumi bertempat di Jalan Stasiun Kereta Api Kota Sukabumi, Selasa (25/8/2020)

Ketua PD IWO Sukabumi mengatakan alhamdulilah hari ini IWO PD sukabumi telah melantik Rudi Cahyadi sebagai ketua PC IWO Sukabumi Kota dan dengan semangat Rekan-rekan semua IWO semakin maju, semakin kompak dan selalu bersinergitas.

Heryadi pun mengucapkan, “Selamat kepada Rudi Cahyadi yang sudah dilantik, karena dia selalu peduli dan memperhatikan apa yang kami kerjakan ” pungkas nya

Heryadi pun mengharapkan semoga ketua PC IWO Kota Sukabumi dapat menjalankan tugas nya dengan amanah, dapat membantu Masyarakat dan Ia pun dapat mempublikasikan segala sesuatu yang sesuai dengan fakta dan data, tanpa ada hoax dan sara.
Sesuai dengan salam kami “No Hoax No Sara “, jelasnya

Hal senada disampaikan Ketua PC IWO Kota Sukabumi, Rudi Cahyadi mengucapkan sangat berterima kasih atas kepercayaan Rekan-rekan IWO Sukabumi kepada saya dan semoga saya bisa menjalankan jabatan ini dengan amanah dan saya yang mewakili komunitas COBRA mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berapresiasi di acara ini

Sementara itu, Ktua Panitia pelantikan PC IWO Kota Sukabumi, Edis Wijaya mengucapkan terimakasih kepada komunitas Cobra yang selalu mendukung acara ini dan terimakasih juga kepada Rekan-rekan Media yang telah hadir dan tergabung di Ikatan wartawan Online (IWO) ini.

Diacara tersebut telah terjalin sinergitas antara Ikatan wartawan online (IWO) dengan Komunitas Cobra Kota Sukabumi.

Acara dilanjutkan dengan pembagian masker gratis dan hiburan, diantaranya Organ Tunggal dan panjat pinang serta diakhir acara dengan sesi foto bersama.

(reni)

Kades Lemah Duhur diduga tidak Merealisasikan Dana Stunting

 

Karawang.radarinformasitvnews.com – Pemerintah Pusat telah menggelontorkan trilyunan anggaran untuk kesejahteraan Masyarakatnya, dimana anggaran tersebut selain untuk pembangunan Infrastruktur juga dapat digunakan untuk penunjang kesehatan, hal tersebut juga ditegaskan oleh Ketua Komisi IX DPD, Felli Estelita Runtuwene.
” Dana Desa tak hanya di gunakan sebagai ekselerasi pembangunan insfraktruktur, dibidang kesehatan, Dana Desa bisa digunakan untuk pengentasan masalah stunting, boleh sekian persen (Dana Desa) untuk kesehatan Masyarakat”, ungkap Felli kepada Awak Media.

Akan tetapi Desa Lemah Duhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang diduga tidak merealisasikan Dana yang telah dianggarkan untuk pelaksanaan Stunting, seharusnya dimasa pandemi Covid 19 Stunting tidak boleh dikesampingkan, selain itu juga dana untuk percepetan pencegahan Stunting tidak boleh direalokasikan dengan alasan apapun, Sabtu (22/08/2020).

Hal tersebut jelas – jelas Stunting tidak boleh dinomorduakan mengingat resiko terjadinya Lost Generation (generasi hilang) dalam jangka panjang dan akan mengancam produktifitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, sebab akan rentan diserang oleh berbagai penyakit gagal tumbuh, mengingat angka urutan Stunting di Indonesia menduduki urutan ke 4 dunia.

Saat dikonfirmasi Andus selaku Kepala Desa Lemah Duhur tidak bisa memberikan jawaban yang pasti, padahal sesuai UU nomor 14 tahun 2018, segala sesuatu anggaran yang bersumber APBN/APBD harus transfarasi.

(Iman/Red)

Guna Menghindari Penularan Covid 19, Perayaan HUT RI ke 75 Kecamatan Mande hanya dihadiri Kepala Desa

Guna Menghindari Penularan Covid 19, Perayaan HUT RI ke 75 Kecamatan Mande hanya dihadiri Kepala Desa

Cianjur.radarinformasinews.com – Perayaan HUT RI ke 75 yang digelar Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, pasalanya di 17 Agustus 2020 ini hanya mengundang para Kepala Desa tanpa melibatkan Masyarakat luas, hal tersebut tak lain bertujuan untuk mencegah adanya kerumunan masa sehingga mampu memininalisir adanya penularan Covid 19 , Senin (17/08/2020).

Untuk memeriahkan pihak Kecamatan mengadakan berbagai lomba dengan pesertanya meliputi unsur Kepala Desa se-Kecamatan, diantaranya lomba makan kerupuk dan lomba bernyanyi serta lomba – lomba yang lainnya, situasi seperti ini tentu saja sangat berbeda pada perayaan HUT RI pada tahun – tahun sebelumnya.

“Biasanya dalam perayaan HUT RI pasti melibatkan Masyarakat luas, Pedagang juga banyak yang berjualan, akan tetapi karena Pandemi Covid jadi perayaan tak semeriah tahun sebelumnya”, ujar salahsatu Warga.

Pihak Kecamatan sendiri bukan tidak mau melibatkan Warga, akan tetapi menjaga hal – hal yang tidak diinginkan terutama untuk menghindari adanya kerumunan.

(Iman)