Ahmad Rohani Aktivis Lingkungan Minta Kementrian Tindak PT. Lintas Gemilang Di Hokatutobu

Ahmad Rohani Aktivis Lingkungan Minta Kementrian Tindak PT. Lintas Gemilang Di Hokatutobu

SULAWESI TENGGARA.radarinformasi.com –
Kelompok Tani Tunas Lestari dan Nelayan beserta warga Desa Kampung Baru Hakatutobu terus bergejolak, Pasalnya Mereka menolak aktifitas illegal mining di lokasi hutan rakyat terutama kelompok tani Tunas Lestari, karena berdampak merusak lingkungan yang berlokasi di Hokatutobu Pomala, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kamis (25/11/2021).

Hal tersebut jelas tertuang dalam Peraturan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) menurut UU No 32 Tahun 2009, pasal 1 ayat (2) adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian.

Aktivis Jakarta Ahmad Rohani yang konsen terhadap lingkungan hidup merasa geram terhadap PT. Lintas Gemilang yang diduga tidak mengindahkan Undang-undang No 32 Tahun 2009.

Ahmad Rohani mengatakan Kawasan tersebut merupakan hutan rakyat kelompok tani Tunas Lestari.

“Seharusnya pelaku illegal mining ditindak dikenakan denda 1,5 M serta ditangkap, diproses hukum dan ijinnya pun jangan diterbitkan oleh kementrian, mereka adalah saudara Ziko Yada Putra (PT. DPA) yang diduga mendapatkan SPK Dari PT. Suria Lintas Gemilang dan PT. BAM, dimana saudara Ardi sebagai pelaksana di lapangan”, ujarnya.

“Saya tahu dari dinas kehutanan sudah turun ke lapangan dan menghentikan kegiatan illegal mining tersebut pada Senin 22 November 2021, akan tetapi belum semua pelaku illegal mining tersebut diberhentikan aktivitasnya”, lanjut pria yang akrab disapa Rohan.

Rohan juga mempertanyakan kenapa dan ada apa dengan pihak Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara dan KPH XI Mekongga Selatan yang terkesan tebang pilih dalam melakukan penegakan hukum.

“Kelompok Tani tunas Lestari sangat dirugikan dengan pengrusakan pohon dan tanaman yang dilakukan oleh pemegang IUP dalam hal ini, PT. Dharma Rosadi Internasional Afiliasi PT. Suria Lintas Gemilang”, imbuhnya.

“Saya meminta kepada Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan setempat agar bersikap tegas dalam penegakan hukum terhadap pelaku illegal mining tersebut, saya akan terus kordinasi kepada kementrian terutama ibu Mentri Siti Nurbaya, karena hal ini merupakan jeritan suara rakyat kecil”, tegasnya.

“Asal tau saja kelompok Tani Tunas Lestari sudah mendapatkan piagam penghargaan sebagai juara II dalam rangka Puncak Penghijauan di tahun 1999 dan sekarang tanaman hutan rakyat kelompok tani Tunas Lestari hancur berantakan oleh PT. DRI Afiliasi PT. Suria Lintas Gemilang sebagai kepanjangan tangan para penambang yang mengantongi SPK tersebut.”

“Seharusnya pihak Kementrian LHK tidak serta- merta mengeluarkan IPPKH kepada PT. Suria Lintas Gemilang dikarenakan telah melakukan perusakan hutan rakyat, sehingga tidak adanya hutan resapan akan menimbulkan pencemaran air sungai, terganggunya ekosistem sungai di hilir, saat ini sudah terjadi perusakan garis pantai, biota laut dan nelayan kehilangan mata pencaharian, hutan bakau tercemar limbah lumpur, keramba ikan sunu tercemar, petani Rumput laut gagal panen, nelayan teripang komoditi eksport juga turut tercemar”, pungkasnya.

Red

Perhutani KPH Bogor Salurkan Bantuan Bencana Alam

Perhutani KPH Bogor Salurkan Bantuan Bencana Alam

BOGOR.radarinformasi.com – Intensitas hujan yang cukup besar di wilayah bogor memberikan dampak rawan terhadap bencana alam, tidak terlepas di wilayah Kawasan hutan yang dikelola Perhutani, namun antisipasi telah dilaksanakan oleh jajaran perum Perhutani dilapangan, dengan memberikan plang peringatan dilokasi rawan longsor. Kamis (18/11/2021).

Tetapi kondisi alam memang tidak bisa diprediksi, apalagi dengan cuaca curah hujan yang cukup besar pada minggu (14/11/2021), mengakibatkan pergerakan tanah dan petak 18A Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tinggarajaya Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jonggol terjadi penurunan tanah 200 cm dari titik awal, dan mengakibatkan kerusakan cukup parah pada pemukiman rumah penduduk Kampung Citadel Desa Sukawangi Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor, sedikitnya ada 57 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 198 jiwa terdampak pergerakan tanah, kebanyakan dari mereka mengungsi di gedung SDN Gunungbatu.

Sebagai wujud kepedulian Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor, memberikan bantuan sembako kepada para korban bencana alam yang diserahkan oleh Kepala Sub Seksi SDM dan Umum, Asper KBKPH Jonggol Wawan mewakili Administratur KPH Bogor melalui kepala Desa Sukawangi Budiyono, Selasa (16/11).

Administratur KPH Bogor melalui Kepala Sub Seksi SDM dan Umum, Herniwan menyampaikan, “Bahwa bantuan ini merupakan bentuk keprihatinan Perhutani kepada masyarakat Sukawangi atas musibah bencana alam, semoga bisa membantu kebutuhan pangan masyarakat yang saat ini berada di tempat penampungan sementara”, terangnya.

Kepala Desa Sukawangi Budiyono menyampaikan ungkapan terimakasih atas kepedulian Perhutani terhadap warganya yang saat ini dalam pengungsian.

“Kami menyatakan apresiasi kepada petugas Perhutani dilapangan, sejak awal kejadian bencana Perhutani BKPH Jonggol cepat tanggapan membantu kami mengevakuasi warga Sukawangi”, ungkapnya.

Hamid, warga kampung Cigadel Desa Sukawangi pada kesempatan penyerahan bantuan mengungkapkan, ” Ucapan terimakasih atas kepedulian Perhutani kepada kami, bencana ini memang tidak kami ketahui sebelumnya, hujan yang deras dan suara keras longsoran tanah atas pergerakan tanah, membuat kami panik. Alhamdulillah ada petugas Perhutani yang membantu kami mengungsi ketempat yang aman”, ucapnya.

Red

Tim Wasev Progja Sterdam III/Siliwangi, Aparat Kewilayahan Harus Bentuk Jaring Teritorial

Tim Wasev Progja Sterdam III/Siliwangi, Aparat Kewilayahan Harus Bentuk Jaring Teritorial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai aparat kewilayahan harus dan wajib membentuk jaring teritorial dan mitra karib dengan masyarakat setempat dan diharapkan dengan terbentuk jaring dan mitra karib, agar dapat mengetahui informasi terkecil yang ada di wilayah teritorial masing-masing melalui temu cepat dan lapor cepat.

Demikian yang disampaikan oleh Mayor Kav Kiswanto Yudha Kurniawan (Pabandya Wanwil) selaku ketua tim pada pelaksanaan Wasev Progja Bidang Ter TA 2021 Sterdam III/Slw di Makodim 0616/Indramayu, Selasa (2/11/2021).

Dalam kesempatan itu, turut hadir Dandim 0616/Indramayu Letkol Inf Teguh Wibowo,S.Sos, Kasdim 0616/Indramayu Mayor Inf Ruhiyat, Batih Karbak TNI Serma Sunot, Batimin Komsos Serka Losidin, Batimin Puanter Sertu Suyono, Turmin Wanwil PNS Wawan Suhaya, Keluarga Besar FFKPI Kab. Indramayu, Perwakilan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.

“Pembinaan peta jarak jaring teritorial bertujuan untuk membangun wilayah teritorial kita”, jelasnya.

Dia berharap, apabila ada permasalahan segera dimusyawarahkan dan ditindak lanjuti sehingga tidak ada permasalahan di wilayah yang muncul dibelakang hari.

Dalam hal ini, dia mengajak agar membina jaringan masing-masing wilayah serta jaga sinergitas dengan instansi terkait baik secara langsung maupun melalui media sosial yang ada.

“Semoga ke depan para Babinsa lebih maksimal dan mampu melaksanakan tugas di wilayah binaanya”, harapnya.

Kedatangan Tim Wasev di Makodim 0616/Indramayu ini, dalam rangka melaksanakan pengawasan dan Evaluasi (Wasev) kegiatan bidang Teritorial, khususnya pembinaan perlawanan Wilayah (Binwanwil) yang sudah dilaksanakan Kodim 0616/Indramayu.

Serta menekankan agar pelaksanaan kegiatan bidang Teritorial, khususnya Binwanwil harus dilaksanakan sesuai program kerja berdasarkan ketentuan dan petunjuk dari Komando Atas.

“Komunikasi dan koordinasi antar Bati Staf di Koramil dengan Bati Staf di Staf Ter Kodim 0616/Indramayu agar lebih dimaksimalkan lagi”, tegas Mayor Kav Kiswanto Yudha Kurniawan.

Dia mengajak, antara Danramil Jajaran Kodim 0616/Indramayu dengan Pasiter, dalam setiap penyelenggaraan kegiatan mulai tahap perencanaan, persiapan dan pelaksanaan sehingga target yang dicapai lebih optimal.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Meningkatkan Kualitas Pendidikan, Pemerintah Desa Marobea Menyerahkan 25 Pasang Baju Seragam PAUD

Meningkatkan Kualitas Pendidikan, Pemerintah Desa Marobea Menyerahkan 25 Pasang Baju Seragam PAUD

MUNA BARAT. radarinformasi.com.
Muslimin Salim.S.Pd. selaku Kepala Desa Marobea Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan penyerahan bantuan pakaian seragam Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) bertempat di balai pertemuan Desa Marobea, (Jumat 15/10/2021).

Kepala Desa Marobea yang kerap di sapa Cak Imin menyerahkan bantuan baju seragam gratis Kepada peserta didik PAUD TPQ Muslimah Desa Marobea, jumlah bantuan yang diserahkan sebanyak dua puluh lima (25) pakaian yang terdiri dari seragam TK Nasional, seragam batik dan seragam olahraga. Dimana bantuan yang di serahkan ini bersumber dari Dana Desa 2021 dengan total anggaran Rp.12.500.000.

Cak Imin melalui kesempatan ini sebagai Kepala desa menyampaikan terimakasih kepada orang tua/wali peserta didik yang antusias dalam mengikuti kegiatan yang telah dilaksanakan hari ini. Program pemberian bantuan Ini adalah sebagai realisasi Visi-misi meningkatkan kualitas pendidikan dari pemerintah desa yang telah dibuat di RPJM Des dan bantuan ini akan terus berkelanjutan sampai diakhir periode jabatannya sebagai Kepala desa.

“Pemberian bantuan ini juga sebagai bentuk sinergitas atas program Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat dengan Pemerintah Desa yang mana Pemerintah daerah ada bantuan baju seragam SD, SMP dan Pemerintah Desa Marobea pemberian bantuan baju seragam gratis PAUD. Ini saya lakukan dalam rangka memberikan jaminan pendidikan dari sejak usia dini, sehingga tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak mengikuti jenjang pendidikan di PAUD apalagi dengan alasan karena kendala ekonomi”, jelasnya.

“Saya atas nama Pemerintah Desa Marobea sangat berharap kepda peserta didik untuk terus tingkatkan semangat belajar dan mengikuti pendidikan sejak dini, mereka yang hari ini sebagai peserta didik di PAUD ini adalah sebagai calon Pemimpin dimasa yang akan datang, maka tentunya kita sebagai pemerintah harus memberikan mereka kualitas pendidikan yang lebih baik”, pungkasnya.

Program ini sebagai bentuk dalam pencapaian SDGs yang keempat (4)  secara nasional, dalam Hal Ini desa itu peduli kepada pendidikan.

Reporter  : Laode Abu bakar
Redaktur :  Dewi Pelangi

Janda Muda Gantung Diri di Pohon Jambu, Warga Desa Cibuntu Heboh di Pagi Hari

Janda Muda Gantung Diri di Pohon Jambu, Warga Desa Cibuntu Heboh di Pagi Hari

SUKABUMI.radarinformasi.com – Seorang janda muda berinisial Sl (17) ditemukan tewas gantung diri di depan rumahnya, terikat sarung di atas pohon jambu, di Kampung Cibayur, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin (27/09/21).

Kejadian tersebut awalnya diketahui oleh Tuti bibi korban.Tuti bibi korban mengatakan bahwa, “Minggu malam Sl masih ada, sekitar pukul 20.00 WIB, Sl bilang kepada saya mau ke rumah yang di bawah, saya pun meng iya kannya dan suruh isi air dalam toren, sejak itu saya gak liat Sl lagi”, ujar Tuti.

“Senin pagi sekira pukul 06.00 WIB, saya melihat ada merah-merah di atas pohon jambu, ga di sangka ga di duga Sl udah tergantung”, ungkapnya

Mengetahui adanya penemuan jasad janda muda tersebut, selanjutnya Tuti melaporkan ke Perangkat Desa setempat dan dilanjut dengan melapor ke Mapolsek Simpenan.
Hingga berita ini di tayangkan belum di ketahui motif gantung diri tersebut.

Reporter : Pajar Rahayu

Persiapan PTM, Siswa-siswi MAN 04 ikuti Vaksinasi Tahap 1 dan 2

Persiapan PTM, Siswa-siswi MAN 04 ikuti Vaksinasi Tahap 1 dan 2

BOGOR.radarinformasi- Dengan dihadiri oleh Muspika Kecamatan Cigombong, Bhabinsa, Bhabinmas, Pol.PP, Komite dan guru, ratusan Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 4 Bogor mengikut vaksinasi tahap 1 dan 2 yang bertempat di sekolah, pada hari Selasa ( 21/09/21 ) dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 menjelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Rabu (10/09/21).

Selain itu pelaksanaan vaksinasi terhadap Siswa dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh para Siswa. Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Hj.Ely Nurlaeli S.ag M.Pd mengatakan, “Hari ini kami melaksanakan vaksinasi tahap II bagi Siswa siswi kami, karena 21 hari yang lalu kami sudah melaksanakan vaksinasi yang pertama dan bagi Siswa yang kemarin belum divaksin hari ini mendapat kesempatan mengikuti vaksinasi yang pertama sekaligus ini vaksinasi yang kedua bagi Siswa yang kemarin sudah vaksinasi pertama”.

“Vaksinasi ini adalah bentuk ikhtiar kita agar anak–anak bisa melaksanakan PTM dengan aman juga menjadikan kekebalan bagi tubuh, kuota hari ini 726 siswa untuk dosisi 1 dan 2 sedangkan untuk dosis 1 atau tahap 1 sebanyak 150 orang dan tahap II sebanyak 570 orang, mudah- mudahan dengan vaksinasi yang kedua ini MAN 4 Bogor bisa melaksanakan PTM dengan baik sesuai arahan pemerintah, Vaksinasi ini sebagai ikhtiar bagi anak–anak untuk melaksanakan PTM dan anak- anak kita sehat semua”, tegasnya.

Komite MAN 4 Bogor M.Syarif Hidayat menambahkan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas covid-19 dan tim Nakes serta Bhabinsa, Bhabinmas, Pol.PP dan semua unsur aparat yang telah membantu kelancaran pelaksanaan vaksinasi di MAN 4 ini”.

“Kami juga sangat mengapresiasi kepada wali siswa yang sudah bekerjasama dengan mengijinkan anak-anak mereka untuk ikut vaksinasi, ini menandakan kesadaran masyarakat kita terhadap kesehatan terus meningkat sekaligus telah ikut mendukung program pemerintah dalam hal percepatan vaksinasi, khususnya Pemerintah Kabupaten Bogor yang terus menggalakkan vaksinasi demi memutus mata rantai covid-19 demi kesehatan masyarakat terutama bagi sekolah yang akan melaksanakan PTM”, pungkasnya.

Red

Pengadaan Sabun Cuci Tangan & Tisu Diduga Fiktif, FRAKSI-SULTRA Laporkan Bendahara Pengeluaran Dinas Pendidikan Konut Ke Kejati

Pengadaan Sabun Cuci Tangan & Tisu Diduga Fiktif, FRAKSI-SULTRA Laporkan Bendahara Pengeluaran Dinas Pendidikan Konut Ke Kejati

KONAWE UTARA.radarinformasi.com– Front Rakyat Anti Korupsi – Sulawesi Tenggara (FRAKSI-SULTRA), menemukan bukti dugaan korupsi Bendahara Pengeluaran Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Konawe Utara dari hasil audit BPK RI dengan nomor 31.A/LHP/XIX.KDR/05/2021. Hal ini berkaitan dengan pengadaan fiktif Belanja Pembelian Sabun Cuci Tangan & Tisu isi 900 Pcs tahun anggaran 2020, Kamis (19/08/21).

“Pada halaman 51 buku II (LHP-LKPD Kab. Konawe Utara TA 2020), BPK menemukan belanja fiktif sabun cuci tangan isi 500 ml sebanyak 1.000 unit dan tisu isi 900 Pcs sebanyak 1.000 unit. Konfirmasi pada toko pembelian sebagaimana disebutkan dalam LPJ ternyata tidak pernah ada pembelian sabun tersebut” ungkap Rahmat Kobenteno, Korlap Aksi saat ditemui di Kediamannya, Rabu (18/8/2021).

Pada Surat Perintah Kerja (SPK) bernomor 900/514/DPK, Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kab. Konawe Utara menunjuk CV. PP untuk melaksanakan pengadaan tersebut. Hasil konfirmasi kepada CV. PP tertanggal 16 April 2021 diketahui bahwa pengadaan tersebut dilakukan sendiri oleh Bendahara Pengeluaran Dinas Dikbud, bukan oleh perusahaan.

“Perilaku bendahara pengeluaran tersebut merupakan contoh tidak patut yang dilakukan seorang ASN. Gelagat sifat Korupsi seperti ini harus segera diselidiki oleh APH (Aparat Penegak Hukum)” imbuhnya.

Atas fakta audit BPK tersebut, maka Bendahara Pengeluaran Dinas Dikbud diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP.

“Tim kami telah selesai menyusun Laporan aduan beserta lampiran bukti. Insyaa Alloh besok kalo tidak ada aral melintang kami akan bertandang ke Kejaksaan Tinggi Sultra untuk melaporkan dugaan Korupsi ini. Hal-hal keji seperti ini harus segera diselidiki & saya tegaskan agar APH (Aparat Penegak Hukum) jangan main-main menindaki hal semacam ini” cetus Rizal Patasumowo (Preaidium FRAKSI-SULTRA) yang sedang mendampingi Korlap Aksi.

Selain akan melaporkan dugaan korupsi tersebut, FRAKSI-SULTRA juga mendesak Bupati Konawe Utara untuk segera mengevaluasi Kinerja Dinas Pendidikan & Kebudayaan demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.

“Pak Ruksamin harus segera mengevaluasi Kepala Dinas Pendidikan atas kejadian di instansinya ini dan segera copot Bendahara Pengeluaran dari jabatannya. Jangan sampai Bumi Oheo ternodai hanya karena sikap seorang Bendahara” tutup Rizal dengan tegas.

Reporter : Laode Abubakar
Redaktur : Dewi Pelangi

TPK Cibeureum : Ini sudah Masuk Fitnah dan Pencemaran Nama Baik, tidak Ada Samisade Kita Pihak Ke Tigakan

TPK Cibeureum : Ini sudah Masuk Fitnah dan Pencemaran Nama Baik, tidak Ada Samisade Kita Pihak Ke Tigakan

BOGOR.radarinformasi.com- Karena merasa dirugikan dengan statment yang dilemparkan oleh Kepala Desa Batu Layang terkait tudingan program Samisade yang di pihak ke tigakan, Endang selaku Ketua TPK membantah keras hal tersebut, Ia merasa pihaknya sangat dirugikan dengan adanya statment yang tidak berdasar, Rabu (18/08/21).

Saat dikonfirmasi via telepon seluler dengan geram Endang mengatakan bahwa, “
Soalnya saya ketua TPK tidak pernah memberikan statmen seperti itu ke siapapun juga dan selain ke pihak media ataupun Pemda, saya juga tidak pernah berkomunikasi dengan pihak lain”.

Ia juga sangat menyayangkan kenapa H.Iwan selaku Kepala Desa Batu Layang berstatment seperti itu tanpa ada koordinasi terlebih dahulu.

“Saya akan konfirmasi hal ini kepada Kades Batu Layang, ini sudah pencemaran nama baik dan juga masuk fitnah, seharusnya tidak usah melempar kesalahan kepada orang lain atas kesalahannya”, ujarnya geram.

Masih menurutnya, “Tolong diklarifikasi ya, saya mewakili Kepala Desa dan sebagai TPK saya tetap menggunakan tenaga setempat sesuai dengan program Padat Karya juga sesuai arahan Bupati”.

Red

Hujan Turun tak Mematahkan Semangat Paskibra dalam Pengibaran sang Saka Merah Putih

Hujan Turun tak Mematahkan Semangat Paskibra dalam Pengibaran sang Saka Merah Putih

MUNABARAT.radarinformasi.com.Meskipun Hujan turun, semangat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (paskibra) tak gentar untuk mengibarkan Bendera Pusaka Merah Putih di hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-76 tahun, upacara di laksanakan di Lapangan Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Selasa (17/08/2021).

Dalam Hari Ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-76, pembawa baki pengibaran bendera Merah Putih atas nama Agustina, Siswi SMU Negeri 1 Maginti, Samsul Siswa dari SMU Negeri 1 Lawa sebagai Pengibar Bendera Sang Saka Merah Putih, Irfan Siswa SMU Negeri 1 Sawerigadi dan Fardi siswa SMU Negeri 2 Kusambi.

Sepihan tengah atas nama Amanda Wulan, Siswi SMU Negeri 1 Barangka,
Sepihan kiri atas nama, Cita Warda Cahyani siswi Negeri 1 Kusambi.
Sepihan kanan atas nama Siti Fadilah sabir. Siswi Madrasah Aliyah Asidiq Tikep.

Danton kelompok 17 Andi Muhammad Raka, siswa SMU Negeri 1 Kusambi.
Danton kelompok 45 atas nama LM. Maruf Agil Akbar. Siswa SMU Negeri 1 Tikep.

Pasukan pengibar bendera Merah Putih merupakan, Putra Putri terbaik kabupaten Muna Barat, yang berasal dari 21 Sekolah lanjutan tingkat atas Madrasah, dibawah asuhan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muna Barat.

Reporter : Laode Abu Bakar

HUT RI Ke-76 Masyarakat Desa Dermayu adakan berbagai macam Lomba

HUT RI Ke-76 Masyarakat Desa Dermayu adakan berbagai macam Lomba

INDRAMAYU, radar. informasi.com – Memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 tahun, masyarakat Desa Dermayu Khususnya di RW.04 menggelar berbagai macam perlombaan.

Bertempat di Lapangan Bola Bantar, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu-Jawa Barat, Selasa 17 Agustus 2021.

Meskipun pandemi masih belum berlalu, tapi semangat untuk mengisi Kemerdekaan masih tetep ada, salahsatunya dengan memeriahkan hari kemerdekaan dengan berbagai macam lomba.

Di Desa Dermayu sendiri Masyarakatnya sangat antusias dalam mengikuti perlombaan, khususnya anak-anak, dengan penuh percaya diri mereka berlomba mengalahkan satu sama lainya hanya sekedar menghibur dan merayakan kemerdekaan.

Kris, salahsatu Panitia Lomba mengatakan kegiatan perlombaan ini agenda rutin tahunan dan hiburan tersendiri bagi Masyarakat Dermayu

” Kami Panitia bekerja mencari sumber dana ke Masyarakat dan para Donatur hanya sekedar untuk menghibur Masyarakat dan memeriahkan hari kemerdekaan”, ujar Kris.

Mudah-mudahan Masyarakat Desa Dermayu bisa terhibur dengan diadakannya lomba ini,  dan kami ucapkan terimakasih kepada Masyarakat dan para Donatur yang telah membantu terselenggaranya acara ini dan berjalan aman tanpa ada kendala apapun”, pungkasnya.

Reporter  :  Selamet Hidayat
Redaktur  :  Dewi Pelangi