Diduga Proyek Siluman, Ada Aroma Bau Korupsi, Pembangunan Jembatan & TPT Di Desa Leuwisadeng Terbengkalai

BOGOR.radarinformasi.com- Diduga proyek siluman, pembangunan Jembatan dan kelengkapannya yaitu Tembok Penahan Tanah (TPT) yang di kerjakan Pemerintah Desa Leuwisadeng mangkrak alias terbengkalai hingga saat ini belum di selesaikan. Selasa, (02/07/2024).

Patut diduga proyek pembangunan jembatan dan kelengkapannya yang di kerjakan oleh pihak desa itu adanya aroma-aroma berbau Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh oknum Kades yang meraup keuntungan dengan memperkaya diri atau kelompoknya.

Mirisnya Proyek pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh pemerintah Desa itu, hingga kini belum juga jadi diselesaikan. Pasalnya, pengerjaan proyek yang dimulai sekitar bulan Januari 2024 yang berlokasi di wilayah Pasir Salam, RT 03 RW 07, Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Belum diketahui secara jelas dari program apa pembangunan jembatan dan berapa besaran anggaran yang di gunakan.

Kepala Desa Leuwisadeng Rohim Hidayatullah saat dihubungi melalui telepon selulernya via WhatsAp enggan memberikan keterangan atau menjawab pesan ketika di konfirmasi, dan saat ditemui awak Media di kantor desanya, Kades pun terkesan menghindar dari wartawan ia secara tiba-tiba menghilang. Senin (24/06).

Ditemui di hari berikutnya untuk yang ke dua kalinya oleh wartawan, Saat awak media menanyakan keberadaan Kades, Sekdes dan Kasi Kesejahteraan (Kesra) pada salah satu pegawainya, dari ketiganya yang ditanyakan dan ingin ditemui tidak ada di tempat, Selasa (25/06).

“Kadesnya ngak ada pak, Sekdes langsung kelapangan soalnya lagi tugas di luar sama orang BPN karna ada pengukuran. Kalau Kesra belum datang pak infonya katanya lagi sakit”, terangnya salah satu Staf Desa Leuwisadeng kepada awak Media.

Ditanyai kembali oleh awak media salah satu pegawai desa untuk mendapatkan sedikit informasi soal proyek dari program apa dan tidak adanya papan kegiatan, ia pun tidak mau mengatakan dengan menjawab tidak mengetahui dengan mengarahkan langsung ke Kades.

“Saya tidak tau pak, klo mau nanya langsung aja ke Pak Kades”, ujar pegawai desa.

Mangkraknya proyek itu hingga kini menimbulkan keluhan dan tanda tanya dari berbagai kalangan masyarakat, yang mana bagi warga setempat menjadi akses yang penting dalam aktivitas kebutuhannya sehari-hari. 

Dari data sementara yang berhasil dihimpun menurut keterangan warga (red-) yang identitas tidak mau di sebutkan, ia mengatakan pembangunan jembatan itu menggunakan dana talang dari kepala desa Leuwisadeng.

“Itu dana desa bang klo ngak salah, kalau kata Sekdesnya dana desa kan belum cair, makanya itu pake dana Galang (dana talang) dia pake uang sendiri katanya. Makanya itu belum selesai-selesai kata dia, kalo misalkan udah cair baru selesai gitu kata dia”, jelas Warga (red-) menirukan ucapan sekdes yang di ceritakan kepada wartawan.

Diceritakan kepada wartawan, warga (red) yang sudah merasa kesal sempat ingin melakukan aksi demo didepan kantor Desa Leuwisadeng, menurutnya kata kades yang ucapnya ditirukan warga mengatakan kades mempersilahkan untuk demo, sehingga rencana aksi itu di urungkan warga.

Dari pantauan awak media di lapangan, kondisi demikian dibuktikan memang benar belum di selesaikan dan tidak adanya terpampang papan kegiatan pembangunan proyek tersebut, diduga tanpa dilengkapi adanya papan nama sehingga jelas menyalahi aturan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012.

Untuk diketahui, dimana UU tersebut mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek sebagai bentuk transparansi pertanggung jawaban terhadap publik mengingat sumber dana yang digunakan dalam melakukan pembangunan proyek tersebut dari negara yang dihimpun dari uang rakyat sehingga harus kembali pada rakyat sesuai peruntukannya.

Ditempat terpisah, Kasie Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Roro ketika dikonfirmasi suarapubliktvnews.com ditemui diruang kerjanya, terkait jembatan yang belum diselesaikan ia membenarkan pembangunan tersebut menggunakan dana talang.

“Itu kan kena bencana di tahun 2023,sedangkan itu sudah di usulkan untuk Bankeu yang dulu disebut Samisade, terus pak lurah konsultasi kesana. Terus di benerin dulu yang pake dana talang, kalo dana talangnya dari mana saya ngak tau”, terangnya Roro kepada awak media.

Lanjut Roro, ia juga mengatakan sudah melakukan pengecekan ke lokasi proyek pembangunan jembatan dan kelengkapannya yang sudah diketahui menggunakan anggaran dana talang.

“Kemarin saya juga udah survei, kan sudah di TPT untuk menghindari banjir itu yang diujung kan. Sekarang mungkin lagi di ajukan. kalau Bangkeu nya baru maksudnya baru di ajukan itu di tahun yang lalu”, jelasnya Kasie Ekbang Kecamatan Leuwisadeng.

Masih kata dia, Roro menjelaskan yang ia ketahui jumlah sebesar 400juta melalui Rencana anggaran biaya dalam proyek pembangunan jembatan dan Tembok Penahan Tanah.

“Kalo anggaran TPT nya saya ngak tau sih itu, kalau menurut RAB itu sekitar 400 juta an untuk jembatan sama dengan sisi kiri dan sisi kanan. Ya sekitar segitulah RABnya”, ujarnya.

Sambung Roro memaparkan ketika ditanya berapa lama waktu dalam pengerjaan proyek itu, ia mengatakan bergantung dengan anggarannya dan sistem di tahun ini menggunakan non tunai yang berbeda dengan tahun yang lalu.

“Ya kalau target pengerjaan sih tergantung uangnya, lagian juga sebetulnya sekarang uangnya belum ada. Sekarang itu menggunakan sistem Panda,jadi sistem itu ngak kaya SPJ yang di ACC, di akui, trus ke DPMD, ke bagian keuangan lalu cair. Klo sekarang ngak uang ngak Cash sekarang non tunai”, imbuhnya.

Ketika ditanyakan soal data identitas dan tanda tangan beberapa warga yang di minta oleh pihak pemdes, yang menurut keterangan warga di minta untuk persetujuan dalam percepatan pembangunan jembatan dan jalan.

“Oh itu mungkin itu persetujuan jalan, maksudnya persetujuan warga yang lahannya ke pakai pembuatan jalan”, tukasnya.

(Red/Firman)

Polres Bogor Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-78

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78, Polres Bogor menggelar upacara pada Senin pagi 1 Juli 2024 di Lapangan Apel Mako Polres Bogor. Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.0 WIB berlangsung khidmat, dengan Inspektur Upacara Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, A.P., M.Si., didampingi oleh Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. dan Dandim 0621/Kab. Bogor, LETKOL Kav Gan Gan Rusgandara, S.Hub.,Int.

Perwira Upacara Kabag Ops Polres Bogor, KOMPOL Bayu Tri Nugraha S.E., S.I.K., M.M dan Komandan Upacara Kasubbag Dal Ops Bag Ops Polres Bogor, AKP Jony Handoko S.H, turut hadir dalam acara ini. Turut hadir pula sejumlah pejabat daerah Forkompinda Kabupaten Bogor, tokoh masyarakat, termasuk Kepala Dinas Pembinaan Potensi Kedirgantaraan Lanud ATS, KOLONEL Tek Guftor Sidik, A.Md.S.T., Kajari Kabupaten Bogor, Dr. Irwanuddin Tadjuddin, S.H., M.H., Pj. Sekda Kabupaten Bogor, Ir. Suryanto Putra M.Si., Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Renaldi Yushaf Fiansyah, S.Sos., Kasat Pol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasit, S.E., M.Si., Kepala BNN Kab. Bogor, AKBP Renny Puspita, Dansubdenpom III Cibinong, Kapten CPM Gugun Gumelar, Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia, Panmud Pidana H. Nurjaman, S.H., M.H., PLH Kadishub Kabupaten Bogor, Dr. Mustakim, S.Pd., M.M., serta perwakilan KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi.

Pasukan Upacara terdiri dari berbagai satuan, termasuk Pama Polres Bogor, Sat Sabhara Polres Bogor, Sat Lantas Polres Bogor, Polwan Polres Bogor, Sat Intelkam Polres Bogor, Sat Reskrim Polres Bogor, Sat Narkoba Polres Bogor, staf Polres Bogor, PNS Polres Bogor, Brimob Resimen I Kedung Halang, dan jajaran Polsek Polres Bogor.

Susunan acara upacara meliputi penghormatan kepada Inspektur Upacara, menyanyikan Mars Polri, laporan Komandan Upacara, mengheningkan cipta, pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya, penyematan penghargaan tanda jasa, pembacaan doa, dan menyanyikan Hymne Polri.

Selain untuk memperingati Hari Bhayangkara, upacara ini juga menjadi momentum untuk mengenang jasa-jasa para anggota Polri terdahulu, memperkuat semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat luas sebagai Polri Presisi menuju Indonesia Emas.

Kegiatan upacara berjalan dengan lancar dan penuh khidmat sampai acara berakhir. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Hut Bhayangkara ke-78 Dihadiahi Ribuan Massa Aliansi “PERMATA” Demo Tuntut Pj Bupati Dimposma Sihombing Mundur

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rekor sejarah pertama terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara dalam rangka memperingati Hut Bhayangkara Ke-78 yang nota bene selalu di rayakan Polres Tapanuli Utara, Ribuan massa menamakan diri Aliansi Pergerakan Masyarakat Tapanuli Utara (PERMATA) memberikan hadiah unjuk rasa di Gedung DPRD Taput, Senin (01/07/2024) siang.

Massa terlebih dahulu berkumpul di Lapangan Terminal Madya Tarutung, kemudian bergerak berjalan kaki (longmarch) menuju gedung dewan.

Tiba di gedung dewan, massa langsung menyampaikan sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada DPRD Taput untuk ditindaklanjuti. Orator aksi secara bergantian menyampaikan tuntutan, sembari mengancam akan menerobos masuk dan menduduki gedung dewan, apabila pimpinan dan anggota dewan tidak menemui mereka serta menindaklanjuti tuntutan massa.

Dengan menggunakan pengeras suara, orator aksi menyampaikan bahwa, menjelang Pilkada Taput 2024 diduga telah terjadi pelanggaran kode etik dan pelanggaran undang-undang yang diduga dilakukan oleh Dimposma Sihombing, terkait tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai Penjabat (Pj) Bupati Taput.

Massa menuding, Pj Bupati Dimposma Sihombing diduga menyalahgunakan wewenang sebagai Pj Bupati, dugaan keberpihakan kepada salah satu bakal calon Bupati, serta dugaan intervensi terhadap pengisian Sekretariat Penyelenggara Pemilu di Kabupaten Tapanuli Utara.

Melihat aksi demontrasi yang mengancam akan menerobos masuk dan menduduki gedung DPRD, Ketua DPRD Taput, Arifin Rudi Nababan, Wakili Ketua Reguel Simanjuntak, Wakil Ketua Fatimah Hutabarat dan beberapa anggota DPRD kemudian menerima massa pendemo.

Massa menuntut agar aspirasi dan tuntutan mereka agar hari ini juga ditindaklanjuti.
Menjawab hal itu, Ketua DPRD Taput, Arifin Rudi Nababan, berjanji akan membahas tuntutan massa pendemo bersama pimpinan dengan lainnya secara kolektif kolegial.

“Kami menerima aspirasi saudara-saudara sekalian, tetapi kami akan terlebih dahulu membahasnya dengan pimpinan dewan, saya tidak bisa memutuskan sendiri,” kata Arifin.

Tak puas dengan hanya menerima aspirasi secara lisan, orator aksi kemudian meminta agar ada serah terima tuntutan massa secara tertulis. Ketua Arifin Rudi kemudian menyanggupi dan ditandatangani.

Adapun tuntutan massa secara tertulis dan diterima Ketua DPRD Taput, Arifin Rudi Nababan yakni

1.Mendesak DPRD Taput untuk mengajukan permintaan evaluasi dan/atau pergantian Penjabat Bupati Tapanuli Utara kepada Mendagri

2.Menuntut agar DPRD Taput menyurati Pj Gubernur Sumatera Utara untuk melakukan evaluasi dan memproses pergantian Pj Bupati Taput, Dimposma Sihombing

3.Mengecam tindakan Pj Bupati Taput atas tindakan yang memaksakan uji kompetensi berdasarkan Instruksi Pj Bupati dengan tujuan melakukan pergantian dan pengisian JPTP yang sebelumnya telah dilaksanakan dan ditetapkan.

4.Menuntut kepada DPRD Taput, agar tidak menyetujui perencanaan anggaran yang telah dialokasikan Pj Bupati.

5.Mendesak DPRD Taput untuk melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) terkait dilaksanakannya kegiatan festival musik, jalan santai dan senam massal, yang melibatkan ASN dan Pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara.

6.Mengecam keras tindakan Pj Bupati Taput, Dimposma Sihombing, terkait intervensi pengisian Sekretariat PPK dan PPS.

7.Mengecam tindakan Pj Bupati Taput atas tindakan mengarahkan beberapa ASN untuk mendukung salah satu bakal calon Bupati

8.Mengecam tindakan tim-tim kecil yang melakukan intervensi dan upaya melakukan pungutan liar (Pungli) kepada Kepala Desa, Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah.

9.Dengan dasar hal tersebut, menuntut agar Pj Bupati Taput, Dimposma Sihombing, mundur dari jabatannya.

Setelah menerima tuntutan massa secara tertulis dan ditandatangani, massa kemudian bergerak menuju Kantor Bupati Taput.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Danramil 0621-11/Ciawi Sambangi Mapolsek Caringin Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-78

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-78, Danramil 0621-11/Ciawi, Mayor Arm.Mohamad Sutrisno beserta anggotanya dan Sekcam Caringin berkunjung ke Mapolsek Caringin untuk memberikan ucapan selamat hari jadi kepada pihak kepolisian, Senin (01/07/24).

Kedatangan Danramil disambut oleh Kapolsek yang diwakilkan oleh Kanit Yuda yang kebetulan belum lama menjabat di Polsek Caringin. Acara potong tumpeng berjalan dengan penuh keakraban dan kehangatan, hal tersebut sebagai bentuk sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayahnya.

“Dalam rangka HUT Bhayangkara ke 78 ini kita sengaja datang kesini untuk memberikan ucapan selamat kepada jajaran Polsek Caringin, mudah-mudahan sinergitas tetap terjalin dalam menjaga NKRI ini, semoga dengan bertambahnya usia semakin kuat, tangguh dan berwibawa”, ujar Danramil 0621-11/Ciawi.

Kanit Caringin juga tak lupa ucapkan rasa terimakasih atas ucapan dan kehadiran Danramil beserta anggotanya, harapan yang samapun Ia sampaikan dalam kesempatan tersebut, sinergitas TNI dan Polri tetap terjaga untuk ke depannya.

Reporter : Dewi

Polsek Ciomas Berhasil Gagalkan Kembali Aksi Tawuran Geng Motor

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Ciomas berhasil menggagalkan tawuran antar geng motor di Gang Abadi Desa Kotabatu, Kecamatan Ciomas pada Minggu, 30 Juni 2024 pagi. Operasi ini merupakan bagian dari giat Operasi Pekat yang dilaksanakan oleh personil Fungsi Reskrim Polsek Ciomas untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukumnya. Minggu (24/06/24)

Operasi yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin oleh AKP Arif Sarkoni (Kanit Lantas Polsek Ciomas) dan melibatkan personil lainnya yaitu, Bripka David Darma (Anggota BKO Reskrim), Aipda Yuri (Bhabinkamtibmas) dan Aiptu Catur (Anggota Patroli Polsek Ciomas). Tim tersebut berhasil mengamankan delapan remaja yang diduga terlibat dalam aksi tawuran. Dua di antara mereka kedapatan membawa senjata tajam berupa pedang.

Para pelaku MIA (19), RR (18), FM (17), MF (16), RKA (17), RS (21), MD (16) dan AA (14) sudah diamankan untuk dimintai keterangan. Para pelaku kebanyakan masih berstatus pelajar yang berdomisili di sekitar lokasi kejadian.

Dalam penangkapan ini, pihak Kepolisian beserta tim mendapatkan bantuan dari warga setempat yang turut mengamankan para pelaku di lokasi kejadian. Barang bukti yang berhasil diamankan dari para pelaku berupa dua senjata tajam berupa pedang.

“Giat ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mencegah terjadinya aksi tawuran dan tindak kriminal lainnya di wilayah Ciomas. Kami akan terus meningkatkan patroli dan operasi serupa untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah kami,” ujar Kapolsek Ciawi Kompol Iwan Wahyudi.

Sampai berita ini diturunkan, kondisi disekitar lokasi kejadian sudah kembali kondusif dan semua pelaku beserta barang bukti sudah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciomas Gagalkan Rencana Tawuran Remaja

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Ciomas berhasil menggagalkan rencana tawuran yang melibatkan sejumlah remaja di Kecamatan Ciomas. Dalam operasi pada Minggu pagi, patroli dipimpin langsung oleh Kapolsek Ciomas Kompol Iwan Wahyudi, S.H., M.H., menemukan dan mengamankan beberapa remaja yang diduga akan melaksanakan aksi tawuran. Minggu (30/06/24)

Operasi tersebut dimulai Minggu 30 Juni 2024 pada pukul 04.00 WIB dengan tujuan mencegah aksi tawuran yang sering terjadi di wilayah tersebut. Tim patroli yang terdiri dari Kanit Patroli AKP Yudi, Bripka Wiwit Eka Putra dan Bripka Hedrajid melakukan pengecekan di tempat-tempat rawan tawuran di Jalan Sami Sade Desa Laladon.

Dalam operasi kali ini, polisi berhasil mengamankan 3 remaja yang diduga hendak terlibat dalam tawuran, 6 buah celurit dan 13 sepeda motor. Para remaja dan barang bukti tersebut kini berada di Polsek Ciomas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Ciomas. Kami akan terus meningkatkan patroli di daerah-daerah rawan untuk mencegah terjadinya aksi tawuran dan menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Kapolsek.

Ia juga menghimbau kepada orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka terutama pada malam hari untuk mencegah keterlibatan mereka dalam tindakan kriminal seperti tawuran.

Operasi yang dilakukan oleh Polsek Ciomas ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa lebih aman dengan adanya patroli rutin yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Dengan adanya tindakan preventif seperti ini, diharapkan angka tawuran dan kriminalitas di wilayah Ciomas dapat berkurang secara signifikan.

Sampai berita ini diturunkan, kondisi disekitar lokasi sudah kembali kondusif serta para remaja beserta barang bukti sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Caringin Bersama TNI dan Instansi Terkait Cek Lokasi Tanah Longsor di Desa Ciderum

BOGOR.radarinformasi.com- Intensitas hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah longsor Kampung Cikereteg Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor pada Sabtu, 29 Juni 2024 pukul 17.30 WIB. Kejadian ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari sehingga menyebabkan jalan lingkungan mengalami retakan dan erosi. Minggu (30/06/24)

Menurut salah seorang warga setempat, Yayan, yang rumahnya tepat di bawah jalan lingkungan, mendengar suara gemuruh dan merasakan getaran tanah. Tidak lama kemudian, longsor pun terjadi dan memutus akses jalan lingkungan di Kampung Cikereteg.

Kapolsek Caringin AKP Hendra Kurnia, S.H., M.M., bersama Bhabinkamtibmas Desa Ciderum, Instansi terkait, serta warga setempat mengambil tindakan dengan mengamankan TKP dan memasang rambu-rambu peringatan agar warga tidak melintasi area longsor. Penghuni rumah di sekitar lokasi juga telah dihimbau untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Selanjutnya Polsek Caringin langsung ber Koordinasi dengan BPBD, Pemerintah Desa Ciderum, Ketua RT/RW, dan tokoh masyarakat setempat untuk mengambil tindakan represif atas kejadian ini. Upaya penanganan lebih lanjut akan terus dilakukan guna memulihkan kondisi di lokasi kejadian. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kapolsek Caringin AKP Hendra Kurnia mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi bencana, terutama saat cuaca ekstrem, dan segera melaporkan apabila kejadian serupa kepada pihak berwenang.

Sampai berita ini diturunkan, kondisi di lokasi kejadian sedang dilakukan penanganan dan masih dalam pemantauan. Karena dikhawatirkan ada longsor susulan mengingat intensitas hujan yang masih tinggi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Laura Lumban Tobing Sukses Gelar Miss Cilik dan Remaja Indonesia Sumatera Utara di Taput

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Ajang Pemilihan Miss Cilik dan Remaja Indonesia Sumatera Utara 2024, berakhir sudah setelah acara malam Crowning pemilihan miss cilik dan remaja Indonesia Sumatera Utara 2024 di digelar Gedung Kesenian Sopo Partungkoan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara pada Sabtu malam (29/6/2024).

Acara yang diselenggarakan oleh Laura Lumbantobing sebagai Regional Director Miss Cilik Remaja Indonesia Sumatera Utara mendapat sambutan hangat dan antusias dari masyarakat Tapanuli Utara hingga berakhir dengan sukses.

Menjadi Miss Cilik Remaja Indonesia tidak melulu hanya mengandalkan kecantikan saja atau hanya sekedar personal branding belaka. Miss Cilik Remaja Indonesia Sumatera Utara 2024 dikenal dengan kemandirian dan kreatifitasnya.

Laura dalam kata sambutannya mengapresiasi tingginya animo peserta dan orangtua pendamping juga seluruh timnya, “Saya mengucapkan terimakasih atas kinerja seluruh tim, sponsor dan partisipasi serta dukungan seluruh masyarakat. Begitu juga kepada adik-adik peserta pemilihan, lakukanlah yang terbaik hal hal baik dalam kehidupan kalian,” ucap Laura.

Laura memiliki Salon yang di labeli La Beauty yang juga sponsor utama dalam perhelatan.

“Saya sebagai seorang MUA dan juga Coach MODELLING yang memiliki Management La Models, makanya karena itu saya sangat tertarik di dunia entertaintment, terkhususnya di Tapanuli Utara, sebagai info nanti, kita akan membawanya untuk mewakili Sumatera Utara,” kata Laura saat di wawancarai awak media di Tarutung. Minggu (30/6/2024).

Laura yang juga saudara kandung Saroha Lumbantobing atlet tinju nasional ini, mengharapkan Sumatera Utara menjadi juara di tingkat Nasional, “Harapan saya di Tahun ini Sumatera Utara dapat menjadi Winner di tingkat Nasional – Jakarta, karena di Tahun 2023 Sumatera Utara menjadi 1st Runner Up Miss Indonesia
Semoga prestasi Miss Cilik Remaja Indonesia Sumatera Utara 2024 semakin meningkat di tingkat Nasional nantinya,” pungkas Laura.

Ditambahkan Laura, even yang di ikuti peserta dari 4 Kabupaten Kota, Tapanuli Utara, Humbahas, Tapteng dan Sibolga.

Adapun sebagai Juara Umum miss remaja Sumatera Utara 2024 adalah sebagai berikut.

Miss Cilik Sumatera Utara 2024, Juara 1. Nisay Koto Nababan (Tapanuli Utara), Juara 2. Monalisa Yohanna Lapian (Humbang Hasundutan) dan Juara 3. Aisyah Depli Adhmaza (Sibolga).

Juara Miss Remaja Indonesia Sumatera Utara, Juara 1. Fitri Isabel Octavia Sihombing (Humbang Hasundutan), Juara 2. XIVITA Atalya Saragih (Tapanuli Utara) dan Juara 3. Rachel Rakesya P Hutabarat (Sibolga).

Dewan juri Manjunjung Hutabarat (Fashion Desainer), Dame seren Silalahi (Runner up putri Nusantara Sumatera Utara) dan Violetha Agryka Sianturi (Miss remaja Sumatera Utara 2023), dengan pembawa acara yang di bawakan oleh Fajar Mirza serta di hibur oleh Ika Manalu.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Bupati Nina Agustina Siapkan Belasan Ribu Hektare Lahan Untuk Kawasan Industri di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali lakukan Studi Banding di kawasan industri. Kali ini Bupati Indramayu beserta jajarannya mengunjungi Jatengland Industrial Park Sayung (JIPS) Kabupaten Demak, Jumat (28/6/2024).

Sehari sebelumnya, rombongan Pemkab Indramayu juga mengunjungi Kawasan Industri Terpadu Batang.

Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, saat ini tengah dilakukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Indramayu yang salah satu perubahan krusial adalah hadirnya Kawasan Peruntukan Industri (KPI) dengan jumlah lahan yang disiapkan mencapai 14 ribu hektare.

Rencana Kawasan Peruntukan Industri sesuai revisi RTRW tersebut yaitu Sukra, Patrol, Kandanghaur, Losarang, Balongan, Juntinyuat, Krangkeng, Tukdana, Terisi, dan Gantar.

KPI tersebut disiapkan oleh Kabupaten Indramayu sebagai kesiapan dalam menghadapi Segi Tiga Rebana Metropolitan. Yaitu suatu kebijakan pertumbuhan ekonomi di wilayah utara dan timur Provinsi Jawa Barat.

“Saat ini para calon investor sudah minat berinvestasi di Kabupaten Indramayu, dengan adanya kawasan industri maka dapat meningkatkan PAD dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Indramayu. atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Indramayu mengucapkan terima kasih sudah diperkenankan untuk melakukan kunjungan ke JIPS,” kata Nina.

Dengan adanya KPI Indramayu, lanjut Nina, pihaknya optimis akan mampu menyerap ribuan tenaga kerja (Naker) sehingga ini menjadi solusi untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Indramayu.

KPI menjadi suatu harapan besar bagi Kabupaten Indramayu untuk membawa kebaikan, diantaranya yaitu bisa meningkatkan ketersediaan lapangan pekerjaan untuk masyarakat Kabupaten Indramayu dan meminimalisir masyarakat untuk tidak menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri.

“Karena dekat dengan Jakarta, Indramayu harus terus menjadi daerah yang berkembang, saatnya kita maju dan tidak boleh khianati kepercayaan yang telah dibangun. Harus kerja baik kerja nyata. Apa yang kita dapatkan di Demak ini kita amati, tiru, dan modifikasi untuk diterapkan di Indramayu,” kata Nina yang didampingi Dandim dan para Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Indramayu.

Sementara itu Presiden Komisaris PT. Jatengland, Edward Sofiananda dalam sambutannya mengucapkan terima kasih sudah datang, dan berharap hal yang diterapkan di Kawasan Industri Kabupaten Demak dapat dikerjakan dan disesuaikan di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, kawasan industri sangat berperan untuk pembangunan perekonomian. Khususnya untuk para masyarakat sekitar, ekonomi akan berputar dengan baik.

“Semoga setelah dari sini akan membuat Kawasan Industri di Kabupaten Indramayu jadi berjalan dengan baik,” harapnya.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Nonon Citra Wulandari mengatakan, dengan adanya kunjungan kerja di 2 Kawasan Industri Demak dan Batang ini akan mendapatkan gambaran tentang penyerapan tenaga kerja dan lainnya.

Nonon menambahkan, adanya KPI di Indramayu akan menumbukan optimisme kebangkitan perekonomian masyarakat melalui penyediaan lapangan pekerjaan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Indramayu.

“Kita optimis akan menyerap ribuan tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di Indramayu,” kata Nonon.

Reporter : Slamet
Redaktur : Dewi

Kapolsek Ciawi, TNI dan Instansi Terkait Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2024

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional, Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat, S.H., bersama TNI dan Instansi terkait menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh LSM, IPLM, GMDM di Kafe Moje dijalan Bitungsari Pesantren, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor pada Sabtu, 29 Juni 2024. Selain kegiatan tersebut, acara ini juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti oleh sambutan dari berbagai tokoh. Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, S.H., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam memerangi narkoba. Beliau menekankan bahwa narkoba harus diberantas hingga ke akarnya untuk melindungi generasi penerus bangsa.

“Para pelaku pengedaran narkoba saat ini sering kali membidik anak-anak sekolah di bawah umur dengan berbagai cara. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi pergaulan dan kegiatan anak-anak mereka,” ujar Kapolsek Ciawi.

Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian. “Jika ada informasi mengenai pengedar narkoba di wilayah tempat tinggal, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Sarda Saefullah, Ketua DPKC, IPWL, GMDM, Iwan Setiawan Sekjen BKN, Dewi Agustini dari BNNK, Tri Joyo dari Bidik Hukum, Aiptu Sutris, Bhabinkamtibmas Desa Bitungsari dan Serda Komarudin selaku Babinsa Desa Bitungsari. Masyarakat dan anak-anak yatim piatu dari Desa Bitungsari juga turut hadir dalam acara tersebut.

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi tentang bahaya narkoba, pemberian santunan kepada anak yatim piatu, doa bersama dan ditutup dengan acara penutup.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba dan pentingnya kerja sama dalam memberantas narkoba untuk menyelamatkan generasi muda bangsa.

Sampai berita ini diturunkan, giat berjalan lancar dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule